Berita Terbaru
BAZNAS RI dan Bank Indonesia Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Zakat
BAZNAS RI bersama Bank Indonesia (BI) mengajak para kreator konten untuk berperan aktif dalam memperkuat literasi zakat di tengah masyarakat. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas pemahaman publik mengenai pentingnya zakat, infak, dan sedekah (ZIS) melalui pemanfaatan media digital yang semakin dekat dengan kehidupan generasi muda.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Bank Indonesia tersebut menempatkan kreator konten sebagai mitra strategis dalam menyebarluaskan edukasi zakat secara kreatif, informatif, dan mudah dipahami. Kehadiran para kreator dinilai mampu menjangkau audiens yang lebih luas, khususnya generasi muda yang aktif mengakses informasi melalui berbagai platform digital.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa literasi zakat merupakan fondasi penting dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam berzakat. Menurutnya, potensi zakat nasional yang sangat besar perlu didukung oleh pemahaman yang baik mengenai manfaat zakat sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan.
Dalam era transformasi digital saat ini, BAZNAS RI memandang media sosial dan platform digital sebagai sarana efektif untuk membangun kesadaran publik mengenai zakat. Melalui konten yang edukatif dan inspiratif, masyarakat diharapkan semakin memahami tata cara berzakat, dampak sosial zakat, serta pentingnya menunaikan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya.
Bank Indonesia juga menilai bahwa penguatan literasi zakat merupakan bagian dari pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah nasional. Dengan meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap ZIS, diharapkan penghimpunan dana sosial keagamaan dapat semakin optimal dan memberikan kontribusi lebih besar terhadap pembangunan sosial ekonomi umat.
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI berharap para kreator konten dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan pesan-pesan kebaikan kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan literasi zakat, tetapi juga memperkuat budaya berbagi dan kepedulian sosial di Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI dan Bank Indonesia Ajak Kreator Konten Perkuat Literasi Zakat.” Dipublikasikan pada 7 Juni 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir
BAZNAS RI menyalurkan paket daging kurban kepada sekitar 2.500 pengungsi Palestina yang berada di Kairo, Mesir, dalam rangka momentum Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi. Program ini merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan BAZNAS RI untuk menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi warga Palestina yang masih hidup dalam kondisi pengungsian akibat konflik berkepanjangan.
Melalui program kemanusiaan tersebut, BAZNAS RI mendistribusikan bantuan berupa 200 ekor domba dan 5 ekor sapi kurban yang kemudian diolah dan disalurkan kepada para pengungsi Palestina di Mesir. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menghadirkan kebahagiaan pada hari raya bagi para penerima manfaat.
Pendistribusian paket daging kurban ini menjadi wujud nyata amanah masyarakat Indonesia yang telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, dan kurbannya melalui BAZNAS RI. Bantuan tersebut tidak hanya mencerminkan kepedulian sosial, tetapi juga memperkuat ikatan persaudaraan kemanusiaan antara masyarakat Indonesia dan Palestina.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI bekerja sama dengan mitra kemanusiaan di Mesir guna memastikan proses distribusi berjalan lancar dan tepat sasaran. Kolaborasi ini memungkinkan bantuan menjangkau para pengungsi Palestina yang tersebar di berbagai lokasi pengungsian di wilayah Kairo dan sekitarnya.
Program kurban untuk pengungsi Palestina ini merupakan bagian dari rangkaian program kemanusiaan internasional BAZNAS RI yang selama ini aktif menyalurkan bantuan pangan, layanan kesehatan, air bersih, hunian darurat, hingga bantuan pendidikan bagi masyarakat Palestina, baik di Gaza maupun di negara-negara penampung pengungsi.
Melalui penyaluran paket daging kurban tersebut, BAZNAS RI berharap nilai-nilai pengorbanan, kepedulian, dan solidaritas yang terkandung dalam ibadah kurban dapat dirasakan oleh masyarakat Palestina yang tengah menghadapi berbagai keterbatasan. BAZNAS RI juga mengajak masyarakat Indonesia untuk terus mendukung berbagai program kemanusiaan bagi Palestina melalui zakat, infak, sedekah, dan kurban.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Salurkan Paket Daging Kurban untuk 2.500 Pengungsi Palestina di Mesir.” Dipublikasikan pada 5 Juni 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan HIPKA Perkuat Kerja Sama untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem
BAZNAS RI menjalin kerja sama strategis dengan Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) dalam upaya mempercepat pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata untuk mengintegrasikan kekuatan zakat, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat guna menciptakan dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
Sinergi yang dibangun antara BAZNAS RI dan HIPKA tersebut difokuskan pada pengembangan program pemberdayaan ekonomi produktif bagi kelompok masyarakat miskin dan rentan. Melalui kolaborasi ini, kedua lembaga berkomitmen menghadirkan berbagai program yang mampu meningkatkan kapasitas usaha, membuka lapangan kerja, serta memperkuat kemandirian ekonomi mustahik.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan tidak dapat dilakukan oleh satu lembaga saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dan komunitas pengusaha menjadi faktor penting dalam mempercepat transformasi mustahik menjadi pelaku usaha yang mandiri dan produktif.
Melalui kemitraan dengan HIPKA, BAZNAS RI berharap dapat memperluas akses pembinaan kewirausahaan, pendampingan usaha, akses pasar, serta penguatan modal bagi masyarakat penerima manfaat. Pendekatan ini sejalan dengan strategi zakat produktif yang tidak hanya memberikan bantuan konsumtif, tetapi juga menciptakan peluang peningkatan pendapatan secara berkelanjutan.
Kerja sama ini juga sejalan dengan agenda nasional pengentasan kemiskinan ekstrem, yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, lembaga filantropi, dan sektor usaha. Dengan memanfaatkan potensi zakat yang besar serta jaringan pengusaha yang luas, program-program pemberdayaan diharapkan dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.
Melalui penguatan sinergi ini, BAZNAS RI optimistis zakat dapat semakin berperan sebagai instrumen strategis dalam pembangunan ekonomi umat. Kolaborasi bersama HIPKA diharapkan mampu mempercepat lahirnya masyarakat yang mandiri, produktif, dan sejahtera, sekaligus mendukung target nasional dalam mengurangi angka kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI dan HIPKA Kerja Sama Percepat Pengentasan Kemiskinan Ekstrem.” Dipublikasikan pada 5 Juni 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA08/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Raih Empat Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2026
BAZNAS RI kembali menorehkan prestasi nasional dengan meraih empat penghargaan bergengsi dalam ajang Top CSR Awards 2026 yang diselenggarakan di Jakarta. Capaian ini menjadi pengakuan atas komitmen BAZNAS RI dalam mengelola program-program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan melalui pemanfaatan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya.
Dalam perhelatan Top CSR Awards 2026 tersebut, BAZNAS RI berhasil meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 #Star 5, TOP Leader on CSR Commitment 2026, Golden Trophy, serta penghargaan khusus untuk program unggulan pemberdayaan masyarakat yang dinilai memiliki dampak sosial berkelanjutan. Penghargaan ini menunjukkan bahwa tata kelola program sosial BAZNAS RI dinilai unggul dan selaras dengan prinsip keberlanjutan serta pembangunan nasional.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas penghargaan yang diraih. Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh insan BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah dalam menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, kemanusiaan, dan ketahanan pangan.
Pengakuan yang diberikan melalui Top CSR Awards 2026 ini sekaligus mempertegas bahwa pengelolaan zakat dapat berkontribusi besar terhadap pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Berbagai program yang dijalankan BAZNAS RI dinilai berhasil mengintegrasikan aspek sosial, ekonomi, dan lingkungan dalam satu kerangka pemberdayaan yang berdampak luas.
Ajang Top CSR Awards sendiri merupakan salah satu penghargaan nasional yang memberikan apresiasi kepada lembaga dan perusahaan yang dinilai berhasil mengimplementasikan program tanggung jawab sosial secara efektif, inovatif, dan berkelanjutan. Penilaian dilakukan berdasarkan keselarasan program dengan prinsip ESG (Environmental, Social, and Governance) serta kontribusinya terhadap pembangunan masyarakat.
Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan berdampak. Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi untuk menghadirkan lebih banyak program pemberdayaan yang mampu meningkatkan kesejahteraan mustahik serta mempercepat upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Raih Empat Penghargaan di Ajang Top CSR Awards 2026.” Dipublikasikan pada 2 Juni 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan Kitabisa Salurkan Bantuan Iftar Hari Arafah untuk 4.000 Warga Palestina
BAZNAS RI bersama Kitabisa menyalurkan bantuan makanan siap saji melalui program Iftar Hari Arafah bagi 4.000 warga Palestina yang berada di wilayah pengungsian di Jalur Gaza. Program ini menjadi wujud nyata solidaritas masyarakat Indonesia dalam membantu saudara-saudara di Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan.
Bantuan yang disalurkan melalui kolaborasi BAZNAS RI dan Kitabisa tersebut dipusatkan di Kampung Cahaya Zakat BAZNAS yang berlokasi di Deir Al-Balah, Jalur Gaza. Paket bantuan berupa hidangan berbuka puasa berisi nasi dan daging didistribusikan kepada para pengungsi yang saat ini masih tinggal di tenda-tenda darurat akibat dampak konflik.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan bukti kepedulian berkelanjutan masyarakat Indonesia terhadap pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi warga Palestina. Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu para pengungsi menjalankan puasa dan berbuka dengan hidangan yang layak, khususnya pada momentum Hari Arafah yang penuh keberkahan.
Kolaborasi kemanusiaan yang terjalin antara BAZNAS RI dan Kitabisa juga menitikberatkan pada penyediaan makanan hangat yang dimasak langsung melalui dapur umum setempat. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan yang diberikan dapat segera dikonsumsi dan memberikan manfaat langsung bagi para penerima manfaat di kamp pengungsian.
Kampung Cahaya Zakat BAZNAS sendiri merupakan program kemanusiaan hasil dukungan masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui BAZNAS RI dan Kitabisa. Selain menyediakan bantuan pangan, program tersebut juga menghadirkan fasilitas hunian darurat, sanitasi, sarana ibadah, pendidikan, serta layanan air bersih bagi ribuan warga Palestina yang terdampak konflik.
Salah seorang pengungsi Palestina penerima manfaat, Malak, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan masyarakat Indonesia melalui BAZNAS RI. Bantuan makanan hangat tersebut dinilai sangat berarti dalam meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan menghadapi berbagai keterbatasan akibat konflik yang berkepanjangan.
Melalui program Iftar Hari Arafah ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia bagi rakyat Palestina. Sinergi bersama Kitabisa diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan serta menghadirkan harapan bagi warga Palestina yang tengah berjuang menghadapi situasi sulit.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI dan Kitabisa Salurkan Bantuan Iftar Hari Arafah untuk 4.000 Warga Palestina.” Dipublikasikan pada 31 Mei 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA05/06/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Dirikan Tenda Sekolah Darurat bagi Anak-Anak Gaza untuk Jaga Akses Pendidikan di Tengah Krisis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam aksi kemanusiaan global dengan mendirikan tenda sekolah darurat bagi anak-anak di Gaza sebagai upaya menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah krisis. Inisiatif ini menjadi bagian dari ikhtiar Badan Amil Zakat Nasional dalam memastikan bahwa anak-anak tetap memiliki akses terhadap ruang belajar yang aman dan layak, meskipun berada dalam situasi darurat yang penuh keterbatasan.
Melalui program tersebut, BAZNAS menghadirkan fasilitas belajar sementara yang dilengkapi dengan sarana pendukung seperti meja dan kursi, sehingga anak-anak dapat mengikuti kegiatan belajar dengan lebih nyaman. Seperti disampaikan oleh Badan Amil Zakat Nasional, keberadaan tenda sekolah ini tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan pendidikan, tetapi juga memberikan dukungan psikososial bagi anak-anak yang terdampak konflik berkepanjangan di wilayah Gaza.
Program ini dirancang untuk menjangkau ratusan anak yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses pendidikan akibat kondisi darurat. Dengan sistem pembelajaran yang disesuaikan, fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi ruang tumbuh yang memberikan harapan baru serta menjaga semangat belajar anak-anak di tengah situasi yang menantang.
Lebih dari sekadar penyediaan fasilitas pendidikan, langkah ini mencerminkan peran zakat sebagai instrumen kemanusiaan yang mampu memberikan dampak nyata lintas batas negara. Melalui dukungan masyarakat Indonesia, BAZNAS terus menghadirkan berbagai program bantuan yang tidak hanya bersifat darurat, tetapi juga berorientasi pada pemulihan dan masa depan generasi muda.
Inisiatif ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pendidikan merupakan hak dasar yang harus tetap dijaga dalam kondisi apa pun. Dengan semangat solidaritas dan kepedulian global, BAZNAS RI berupaya memastikan bahwa harapan anak-anak Gaza tetap hidup, serta masa depan mereka tetap memiliki peluang untuk tumbuh dan berkembang secara lebih baik.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Dirikan Empat Tenda Sekolah untuk Ratusan Anak di Gaza.” Dipublikasikan pada 4 Mei 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
KIP Apresiasi Pendekatan Epistemik BAZNAS dalam Penguatan Keterbukaan Informasi Publik
Komisi Informasi Pusat (KIP) memberikan apresiasi terhadap komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam memperkuat keterbukaan informasi publik melalui pendekatan berbasis pengetahuan (epistemik) yang terintegrasi dengan riset dan data. Apresiasi ini mencerminkan pengakuan atas langkah progresif Badan Amil Zakat Nasional dalam membangun tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap dinamika masyarakat modern.
Pendekatan epistemik yang dikembangkan BAZNAS menegaskan pentingnya pengelolaan informasi yang tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga berbasis kajian ilmiah yang mampu memperkuat kepercayaan publik. Melalui pemanfaatan riset, data, serta penguatan literasi informasi, BAZNAS berupaya menghadirkan sistem pengelolaan zakat yang semakin kredibel dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di era keterbukaan informasi.
Dalam perspektif kelembagaan, sinergi antara BAZNAS dan Komisi Informasi Pusat menjadi fondasi penting dalam mendorong praktik keterbukaan informasi yang berkelanjutan. Prinsip transparansi, partisipasi, dan akuntabilitas terus diperkuat sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menghadirkan layanan publik yang berkualitas serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Lebih dari sekadar pemenuhan kewajiban regulatif, upaya ini mencerminkan transformasi pengelolaan zakat menuju tata kelola modern yang berbasis kepercayaan. Dengan mengedepankan nilai-nilai profesionalisme dan integritas, BAZNAS berupaya memastikan bahwa setiap informasi yang disampaikan mampu memberikan pemahaman yang utuh, membangun keyakinan publik, serta memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan sosial.
Melalui pendekatan ini, BAZNAS RI terus meneguhkan posisinya sebagai lembaga pengelola zakat yang tidak hanya amanah, tetapi juga visioner dalam menghadapi tantangan zaman. Diharapkan, penguatan keterbukaan informasi berbasis riset ini mampu mendorong partisipasi masyarakat yang lebih luas serta menghadirkan dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan umat.
Sumber: BAZNAS RI. “KIP Apresiasi Pendekatan Epistemik BAZNAS dalam Keterbukaan Informasi Publik.” Dipublikasikan pada 1 Mei 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Tanggap Bencana Kota Mataram Gelar Sosialisasi Kebencanaan untuk Perkuat Kesiapsiagaan Generasi Muda
Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana, BAZNAS Kota Mataram melalui program BAZNAS Tanggap Bencana menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kebencanaan pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Rapat Kantor BAZNAS Kota Mataram dengan tujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan terhadap potensi bencana, khususnya di lingkungan pendidikan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Mataram, H. Djaswad, serta jajaran pimpinan, di antaranya Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan, H. Mujahid Doni Supanra, dan Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, H. Saiful Mukmin. Turut hadir sebagai narasumber Sekretaris BPBD Kota Mataram, Ahmad Muzani, S.Pt.
Peserta kegiatan terdiri dari para siswa SMP dan MTs di lingkungan pendidikan Kota Mataram yang diundang secara khusus untuk mendapatkan edukasi kebencanaan sejak dini. Hal ini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang tanggap, sigap, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap risiko bencana di sekitarnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diisi dengan pemberian materi sosialisasi terkait kebencanaan, khususnya yang relevan dengan lingkungan sekolah. Materi meliputi pengenalan jenis-jenis bencana, langkah mitigasi, serta tindakan yang harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat. Penyampaian dilakukan secara komunikatif dan interaktif sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Mataram menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya pengurangan risiko bencana, tidak hanya melalui bantuan tanggap darurat, tetapi juga melalui edukasi preventif. Sinergi dengan BPBD Kota Mataram diharapkan terus diperkuat guna menciptakan masyarakat yang lebih tangguh dan berdaya dalam menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
Ketua BAZNAS Kota Mataram Resmi Membuka Sosialisasi Kebencanaan dalam Rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana
Pembukaan Sosialisasi Kebencanaan dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi dan kepedulian di Aula Rapat Kantor BAZNAS Kota Mataram pada Senin, 4 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kesadaran serta kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana, khususnya di wilayah Kota Mataram.
Acara secara resmi dibuka oleh Ketua BAZNAS Kota Mataram, H. Djaswad, melalui sambutan yang menekankan pentingnya peran lembaga sosial dan masyarakat dalam membangun budaya tanggap bencana. Dalam sambutannya, beliau mengajak seluruh peserta untuk tidak hanya memahami teori kebencanaan, tetapi juga mampu mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari sebagai bentuk kesiapan menghadapi situasi darurat.
Kegiatan sosialisasi ini menghadirkan narasumber dari BPBD Kota Mataram, yang diwakili oleh Sekretaris BPBD, Ahmad Muzaki, S.Pt. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan berbagai langkah strategis dalam mitigasi bencana, mulai dari identifikasi risiko, kesiapan individu dan keluarga, hingga pentingnya koordinasi antar lembaga dalam menghadapi situasi darurat.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan edukatif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang disampaikan, mencerminkan tingginya kesadaran dan komitmen bersama dalam memperkuat ketahanan masyarakat terhadap bencana.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kota Mataram menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pengelola zakat, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan. Sinergi dengan BPBD Kota Mataram diharapkan terus terjalin guna mewujudkan masyarakat yang lebih tangguh, sigap, dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang.
BERITA05/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
Dukung Kemandirian Umat, BAZNAS RI Luncurkan Program Microfinance Majelis Taklim
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program BAZNAS Microfinance Majelis Taklim (BMMT) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kemandirian ekonomi umat, khususnya melalui pemberdayaan perempuan di lingkungan majelis taklim. Program ini menjadi wujud komitmen Badan Amil Zakat Nasional dalam mengoptimalkan peran zakat tidak hanya sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga sebagai instrumen produktif yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peluncuran program ini menandai hadirnya akses permodalan berbasis syariah yang lebih inklusif bagi masyarakat kecil yang selama ini menghadapi keterbatasan dalam memperoleh pembiayaan. Melalui skema yang berkeadilan dan bebas dari praktik riba, BAZNAS berupaya memberikan solusi atas permasalahan ekonomi yang kerap menjerat masyarakat, seperti ketergantungan pada pinjaman berbunga tinggi.
Program BMMT juga dirancang untuk mengubah peran majelis taklim menjadi lebih produktif, tidak hanya sebagai pusat pembinaan spiritual, tetapi juga sebagai wadah pengembangan usaha kreatif dan mandiri. Dengan dukungan permodalan serta pendampingan usaha, para anggota majelis taklim diharapkan mampu meningkatkan kapasitas ekonomi sekaligus memperluas manfaat zakat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam implementasinya, program ini telah menunjukkan capaian yang signifikan dengan terbentuknya puluhan unit layanan di berbagai daerah serta menjangkau ribuan penerima manfaat di Indonesia. Hal ini mencerminkan bahwa pengelolaan zakat secara produktif mampu memberikan dampak nyata dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Lebih dari sekadar program pemberdayaan, inisiatif ini menghadirkan semangat transformasi sosial, di mana zakat menjadi kekuatan yang mendorong perubahan dari ketergantungan menuju kemandirian. Melalui sinergi dengan berbagai organisasi masyarakat, BAZNAS berupaya memastikan bahwa setiap langkah yang diambil tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga membangun fondasi ekonomi umat yang lebih kokoh di masa depan.
Sumber: BAZNAS RI. “Dukung Kemandirian Umat, BAZNAS RI Luncurkan BAZNAS Microfinance Majelis Taklim.” Dipublikasikan pada 30 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA04/05/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Melalui BAZNAS RI, BPRS Tunaikan Zakat Perusahaan Rp890 Juta untuk Dukung Pemberdayaan Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima penyaluran zakat perusahaan dari Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) dengan nilai mencapai Rp890 juta sebagai bentuk komitmen dunia usaha dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui instrumen zakat. Penyaluran ini mencerminkan sinergi yang semakin kuat antara sektor keuangan syariah dan lembaga pengelola zakat dalam menghadirkan manfaat yang luas bagi masyarakat.
Melalui Badan Amil Zakat Nasional, dana zakat perusahaan tersebut akan dikelola dan disalurkan ke berbagai program prioritas, khususnya dalam bidang sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi. Langkah ini menunjukkan bahwa zakat perusahaan tidak hanya menjadi kewajiban keagamaan, tetapi juga bagian dari tanggung jawab sosial yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan umat.
Penyaluran zakat ini juga menjadi wujud kepercayaan BPRS terhadap BAZNAS sebagai lembaga resmi yang memiliki sistem pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan pengelolaan yang terstruktur, dana zakat diharapkan dapat disalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Lebih dari itu, kontribusi zakat perusahaan seperti ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk turut berpartisipasi dalam ekosistem zakat nasional. Dengan semakin banyaknya perusahaan yang menunaikan zakat melalui lembaga resmi, potensi zakat nasional dapat dioptimalkan sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan sosial dan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “Melalui BAZNAS RI, BPRS Tunaikan Zakat Perusahaan Rp890 Juta.” Dipublikasikan pada 29 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA30/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Program Zmart di Purworejo untuk Perkuat Kemandirian Ekonomi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan program Zmart di Kabupaten Purworejo sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik melalui penguatan sektor usaha mikro. Program ini menjadi wujud nyata komitmen Badan Amil Zakat Nasional dalam mendorong transformasi mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi dan berkelanjutan.
Melalui program Zmart, BAZNAS menyalurkan bantuan kepada puluhan mustahik yang menjalankan usaha kecil, khususnya di sektor ritel. Bantuan tersebut tidak hanya berupa modal usaha, tetapi juga pendampingan dan penguatan kapasitas usaha agar para penerima manfaat mampu mengelola bisnisnya secara lebih profesional dan berkembang. Berdasarkan informasi yang disampaikan, program ini menyasar 40 mustahik dengan total nilai bantuan mencapai ratusan juta rupiah sebagai bagian dari kolaborasi pemberdayaan ekonomi.
Pendekatan yang dilakukan dalam program ini menitikberatkan pada pemberdayaan, bukan sekadar bantuan konsumtif. Dengan konsep Zmart, para pelaku usaha didorong untuk meningkatkan kualitas layanan, tata kelola usaha, serta daya saing di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis. Hal ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem usaha mikro yang lebih kuat dan mandiri di tingkat lokal.
Selain itu, program ini juga mencerminkan upaya integratif dalam pengelolaan zakat, di mana dana zakat tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi jangka panjang. Dengan demikian, zakat berperan sebagai katalisator dalam menciptakan perubahan sosial yang lebih luas, khususnya dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui inisiatif ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program inovatif yang mampu mendorong kemandirian mustahik. Diharapkan, para penerima manfaat tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang dan pada akhirnya bertransformasi menjadi muzaki yang turut berkontribusi bagi masyarakat.
Sumber: BAZNAS RI. “Tingkatkan Kemandirian Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Hadirkan Program Zmart di Purworejo.” Dipublikasikan pada 29 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA30/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Beri Santunan bagi 15 Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI memberikan santunan kepada 15 keluarga korban meninggal dunia akibat kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur sebagai bentuk kepedulian dan respons kemanusiaan terhadap musibah yang terjadi. Santunan tersebut disalurkan langsung kepada keluarga korban guna membantu meringankan beban yang ditinggalkan, sekaligus menegaskan komitmen Badan Amil Zakat Nasional dalam hadir memberikan dukungan pada situasi darurat.
Ketua Badan Amil Zakat Nasional, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa bantuan santunan ini merupakan wujud empati dan solidaritas sosial kepada keluarga yang terdampak. Penyaluran bantuan dilakukan beriringan dengan upaya penanganan korban, di mana sebelumnya BAZNAS juga telah mengerahkan tim layanan kesehatan dan kemanusiaan untuk membantu proses evakuasi serta penanganan awal di lokasi kejadian.
Selain bantuan santunan, BAZNAS turut membuka peluang dukungan lanjutan bagi keluarga korban, termasuk perhatian terhadap anak-anak yatim yang ditinggalkan. Berbagai program pemberdayaan seperti bantuan pendidikan, perbaikan rumah layak huni, hingga dukungan ekonomi menjadi bagian dari upaya berkelanjutan agar keluarga terdampak dapat bangkit dan menjalani kehidupan secara lebih mandiri.
Langkah ini menegaskan bahwa zakat tidak hanya memiliki dimensi ibadah, tetapi juga menjadi instrumen sosial yang mampu memberikan respons nyata dalam kondisi krisis. Dengan pendekatan yang terintegrasi antara bantuan darurat dan pemberdayaan, BAZNAS berupaya memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan mampu memberikan dampak jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Beri Santunan Bagi 15 Keluarga Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di Bekasi.” Dipublikasikan pada 28 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Rumah Sehat BAZNAS Respons Cepat Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melalui layanan Rumah Sehat BAZNAS menunjukkan respons cepat dalam menangani kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam, 27 April 2026. Peristiwa yang melibatkan kereta api jarak jauh dan KRL Commuter Line tersebut segera direspons dengan penerjunan tim medis untuk membantu proses evakuasi serta memberikan penanganan kesehatan darurat bagi para korban. Sebagai bagian dari komitmen kemanusiaan, Badan Amil Zakat Nasional langsung mengirimkan tenaga medis yang terdiri dari satu dokter dan didukung dua unit ambulans guna memastikan korban mendapatkan pertolongan secara cepat dan tepat.
Dalam pelaksanaannya, tim Rumah Sehat BAZNAS tidak hanya membantu evakuasi korban dari rangkaian kereta, tetapi juga memberikan pertolongan pertama di lokasi sebelum para korban dirujuk ke fasilitas kesehatan terdekat. Langkah ini mencerminkan sinergi antara BAZNAS dengan berbagai unsur petugas gabungan dalam menangani situasi darurat secara terkoordinasi dan efektif. Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa kehadiran tim di lokasi merupakan bentuk nyata kepedulian dan tanggung jawab dalam membantu masyarakat yang terdampak musibah.
Selain upaya penanganan medis, BAZNAS juga menyampaikan duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Lembaga ini menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan bantuan kemanusiaan, sekaligus memastikan seluruh korban memperoleh penanganan yang optimal melalui koordinasi dengan pihak terkait. Berdasarkan laporan awal, kecelakaan ini menyebabkan korban meninggal dunia serta puluhan korban luka yang telah dievakuasi untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Peran aktif BAZNAS dalam situasi darurat ini menjadi cerminan bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen sosial, tetapi juga sebagai kekuatan nyata dalam aksi kemanusiaan yang cepat, tanggap, dan berdampak. Melalui layanan seperti Rumah Sehat BAZNAS, nilai solidaritas dan kepedulian sosial terus diperkuat, menghadirkan harapan di tengah situasi sulit yang dihadapi masyarakat.
Sumber: BAZNAS RI. “Rumah Sehat BAZNAS Bantu Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur.” Dipublikasikan pada 28 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Lepas Penerima Manfaat Program Magang ke Jepang Bersama Kemnaker
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melepas para penerima manfaat Program Fasilitasi Magang ke Jepang sebagai bagian dari upaya memperluas akses kesempatan kerja dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat. Kegiatan pelepasan ini dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi, menandai langkah nyata kolaborasi antara lembaga zakat dan pemerintah dalam mendorong pemberdayaan mustahik melalui jalur profesional dan global.
Dalam program tersebut, sebanyak 213 peserta diberangkatkan untuk mengikuti magang di Jepang, dengan 31 orang di antaranya merupakan penerima manfaat dari Badan Amil Zakat Nasional. Program ini tidak hanya memberikan peluang kerja, tetapi juga menjadi sarana transformasi sosial, di mana para peserta diharapkan mampu meningkatkan taraf hidup serta berkontribusi lebih luas bagi masyarakat setelah menyelesaikan programnya.
Kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional dan Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menciptakan peluang pemberdayaan yang berkelanjutan. Melalui program ini, BAZNAS memberikan dukungan pembiayaan pada tahap awal pelatihan, sehingga peserta dari kalangan kurang mampu tetap memiliki kesempatan untuk mengikuti program magang internasional tersebut.
Lebih dari sekadar program pelatihan kerja, inisiatif ini mencerminkan visi besar dalam mendorong perubahan status mustahik menjadi muzaki, yaitu dari penerima manfaat menjadi pihak yang mampu memberi manfaat bagi orang lain. Dengan semangat tersebut, para peserta diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan pribadi dan keluarga, tetapi juga membawa nilai positif serta nama baik Indonesia di kancah internasional.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS Lepas Penerima Manfaat Program Magang ke Jepang Bersama Kemnaker RI.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat Lebih Mudah Melalui Platform SharingHappiness
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak masyarakat untuk menunaikan zakat melalui platform digital SharingHappiness sebagai langkah strategis dalam menghadirkan kemudahan sekaligus memperluas jangkauan kebermanfaatan bagi masyarakat. Inisiatif ini mencerminkan komitmen Badan Amil Zakat Nasional dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi guna mendukung layanan zakat yang lebih inklusif, adaptif, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui integrasi layanan zakat dalam platform SharingHappiness, masyarakat kini dapat menunaikan kewajiban secara fleksibel tanpa terikat ruang dan waktu. Kemudahan ini memungkinkan proses berzakat dilakukan secara digital hanya melalui perangkat pribadi, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh para penerima (mustahik). Pendekatan ini menjadi bagian dari transformasi digital yang terus dikembangkan untuk memperluas akses dan meningkatkan efisiensi pengelolaan zakat.
Selain memberikan kemudahan akses, upaya ini juga bertujuan untuk meningkatkan partisipasi publik dalam menunaikan zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Dengan sistem yang semakin transparan dan terintegrasi, kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat diharapkan terus tumbuh, sehingga potensi zakat nasional dapat dimaksimalkan sebagai kekuatan sosial yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar inovasi layanan, kolaborasi ini menghadirkan nilai inspiratif dalam membangun solidaritas sosial di era digital. Kemudahan berbagi melalui platform daring diharapkan mampu menumbuhkan semangat kepedulian dan gotong royong, menjadikan zakat tidak hanya sebagai kewajiban spiritual, tetapi juga sebagai instrumen nyata dalam memperkuat kesejahteraan dan keadilan sosial di Indonesia.
Sumber:BAZNAS RI. “BAZNAS RI Ajak Masyarakat Tunaikan Zakat Melalui SharingHappiness.” Dipublikasikan pada 27 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA29/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Petani Binaan di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan
BAZNAS RI melalui Program Lumbung Pangan mencatat keberhasilan besar dengan capaian panen raya jagung hingga 400 ton di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa zakat dapat dioptimalkan sebagai instrumen produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, dengan melibatkan 32 petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan. Mereka mengelola lahan seluas 50 hektare dengan hasil panen yang signifikan.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan akses pasar yang lebih luas.
Dalam pengembangannya, BAZNAS RI juga memperluas program pertanian ke komoditas lain seperti padi di wilayah Masbagik dan Sikur, dengan melibatkan sekitar 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton. Pendekatan ini menunjukkan strategi terintegrasi dalam membangun ketahanan pangan berbasis zakat.
Keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah NTB.
Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program zakat produktif di sektor pertanian, sehingga mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.
Sumber: BAZNAS RI. “Dukung Ketahanan Pangan, Petani Binaan BAZNAS di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan
BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.
Dalam forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.
Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.
Dalam perspektif nilai keislaman, ia juga menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.
Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.
Sumber: BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA28/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Balai Ternak Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik
BAZNAS RI memastikan kesiapan hewan kurban terbaik melalui program Balai Ternak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi peternakan di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.
Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS RI memastikan bahwa hewan ternak yang dikelola oleh para peternak binaan telah memenuhi kriteria dan layak untuk dikurbankan. Bahkan, berdasarkan laporan peternak, sapi-sapi yang tersedia sudah siap dipasarkan untuk kebutuhan ibadah kurban masyarakat.
Program Balai Ternak BAZNAS RI ini melibatkan 30 peternak mustahik dengan total populasi sekitar 57 ekor sapi Bali, yang terdiri dari pejantan, indukan, dan bakalan jantan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
Selain memastikan kualitas ternak, BAZNAS RI juga mendorong peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengolahan limbah menjadi kompos dan biogas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membangun sistem peternakan yang berkelanjutan di tingkat desa.
Dalam perspektif pemberdayaan zakat produktif, program Balai Ternak ini menjadi instrumen penting untuk mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan akses pasar, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta mencapai kemandirian ekonomi.
Melalui kesiapan hewan kurban ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya bahwa ibadah kurban tidak hanya memenuhi aspek spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.
Sumber: BAZNAS RI. “Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA24/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan
BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.
Dalam pandangan yang disampaikan melalui forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui intervensi pendidikan yang sistematis.
Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, mustahik memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.
Dalam perspektif nilai keislaman, Menag juga menyinggung bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.
Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.
Sumber: BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA24/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.
Lihat Daftar Rekening →