Berita Terbaru
BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB untuk Perkuat Ketahanan Pangan
BAZNAS RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Balai Ternak, salah satunya yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi berbasis zakat yang menyasar langsung masyarakat mustahik di sektor peternakan.
Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI tersebut merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi serupa di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar capaian administratif. Ia memastikan bahwa implementasi Balai Ternak di NTB telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya dalam peningkatan ekonomi keluarga peternak.
Dalam pelaksanaannya, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik dengan total 57 ekor sapi Bali yang terdiri dari satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. BAZNAS RI juga mengalokasikan bantuan sekitar Rp806,25 juta, mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, penyediaan ternak, hingga sistem peternakan terintegrasi.
Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh para peternak, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi tambahan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui pengembangan Balai Ternak ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa di berbagai daerah, termasuk peluang penambahan titik di NTB. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: BAZNAS RI. “Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA24/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat
BAZNAS RI menyatakan bahwa program Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir merupakan langkah nyata dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Desa Warloka Pesisir, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. Program ini diluncurkan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan berbasis ekonomi syariah dan filantropi.
Dalam peluncuran program tersebut, Wakil Ketua BAZNAS RI Dr. H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. menegaskan bahwa inisiatif Kampung Nelayan bukan sekadar seremoni, melainkan solusi konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan. Ia menilai program ini menghadirkan harapan baru agar masyarakat dapat hidup lebih mandiri dan berdaya secara ekonomi.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Bank Syariah Indonesia (BSI) dinilai memiliki kesamaan visi dalam membangun ekosistem pemberdayaan umat. Kehadiran lembaga keuangan syariah di tingkat desa membuka akses pembiayaan, pendampingan usaha, serta penguatan kapasitas ekonomi bagi nelayan kecil yang selama ini menghadapi keterbatasan akses dan modal.
Program Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir tidak hanya memberikan bantuan fisik seperti perahu dan fasilitas pendukung, tetapi juga mencakup pelatihan, pendampingan usaha, serta penguatan kelembagaan ekonomi lokal seperti koperasi. Pendekatan ini dirancang agar masyarakat tidak hanya bergantung pada hasil tangkapan harian, tetapi mampu membangun usaha yang lebih stabil dan berkelanjutan.
BAZNAS RI menilai bahwa program ini sejalan dengan misi zakat produktif, yaitu mengubah mustahik (penerima zakat) menjadi muzaki (pemberi zakat). Dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, zakat, infak, dan sedekah dapat memberikan dampak jangka panjang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui inisiatif ini, BAZNAS RI berharap model Kampung Nelayan dapat direplikasi di berbagai wilayah pesisir lainnya di Indonesia, sehingga zakat tidak hanya menjadi bantuan sosial, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Sumber: BAZNAS RI. “Wakil Ketua BAZNAS RI: Kampung Nelayan BSI Warloka Pesisir Dorong Kemandirian Ekonomi.” Dipublikasikan pada 22 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA23/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Hadirkan Layanan Kesehatan bagi 1.500 Warga Palestina
BAZNAS RI bersama Tempo Scan Group menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi 1.500 warga Palestina, dengan fokus utama pada kelompok rentan seperti ibu, anak, dan lansia di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung di Gaza.
Program kemanusiaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dipusatkan di kamp-kamp pengungsian di wilayah Deir Al-Balah dan Khan Yunis, yang menjadi tempat tinggal sementara ribuan warga terdampak konflik. Kehadiran layanan ini menjadi respons terhadap keterbatasan akses fasilitas kesehatan yang dialami masyarakat setempat.
Layanan kesehatan yang diberikan dalam program ini mencakup pemeriksaan kesehatan umum, layanan klinik dasar, serta perawatan mata dan gigi. Selain itu, masyarakat juga mendapatkan obat-obatan secara gratis melalui kerja sama dengan Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa, guna memastikan keberlanjutan proses pengobatan.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa program ini merupakan respons atas kebutuhan mendesak masyarakat Palestina terhadap layanan medis. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut adalah amanah dari masyarakat Indonesia yang harus disalurkan secara tepat sasaran dan profesional.
Menurut BAZNAS RI, kolaborasi dengan Tempo Scan menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan, khususnya di wilayah dengan akses terbatas. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung rakyat Palestina melalui berbagai program sosial.
Melalui program layanan kesehatan ini, BAZNAS RI mengajak masyarakat Indonesia untuk terus menunjukkan solidaritas dan kepedulian terhadap rakyat Palestina melalui zakat, infak, dan sedekah agar bantuan kemanusiaan dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
Sumber: BAZNAS RI. “Sasar Kelompok Rentan, BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Berikan Layanan Kesehatan bagi 1.500 Warga Palestina.” Dipublikasikan pada 22 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA23/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Halal Bihalal POROZ, Zakat Harus Jadi Instrumen Utama Kesejahteraan Umat
BAZNAS RI menegaskan bahwa zakat harus ditempatkan sebagai instrumen utama dalam mewujudkan kesejahteraan umat, bukan sekadar kewajiban ibadah individual. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid dalam kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Organisasi Pengelola Zakat (POROZ) di Gedung PBNU, Jakarta.
Dalam forum silaturahmi tersebut, BAZNAS RI menekankan pentingnya transformasi cara pandang terhadap zakat. Zakat tidak hanya dipahami sebagai distribusi kepada delapan asnaf, tetapi juga sebagai instrumen fiskal dalam ekonomi syariah yang berperan dalam mendistribusikan kekayaan secara adil dari muzaki kepada mustahik.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menjelaskan bahwa pengelolaan zakat harus diarahkan pada sistem yang lebih luas dan berdampak, yakni menciptakan keadilan ekonomi. Menurutnya, zakat memiliki potensi besar untuk menjadi solusi struktural dalam mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BAZNAS RI juga menyoroti pentingnya pemanfaatan data dalam pengelolaan zakat, di mana kelompok masyarakat pada desil ekonomi bawah difokuskan sebagai basis mustahik, sementara kelompok menengah menjadi potensi muzaki. Pendekatan berbasis data ini diyakini mampu meningkatkan ketepatan sasaran distribusi zakat secara nasional.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama Waryono Abdul Ghafur menekankan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan zakat. Ia menilai bahwa zakat di Indonesia masih belum menjadi prioritas utama, sehingga membutuhkan penguatan sinergi antar lembaga untuk mengoptimalkan potensinya.
Melalui momentum Halal Bihalal POROZ ini, BAZNAS RI berharap kolaborasi antar lembaga pengelola zakat semakin kuat, sehingga zakat dapat benar-benar berfungsi sebagai instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan umat dan memperkuat ekonomi syariah nasional.
Sumber: BAZNAS RI. “Halal Bihalal POROZ, Ketua BAZNAS RI: Zakat Harus Jadi Instrumen Utama Kesejahteraan Umat.” Dipublikasikan pada 18 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 dengan Akses Mudah di Semua Kanal
BAZNAS RI menghadirkan program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 dengan menghadirkan kemudahan akses di berbagai kanal, baik digital maupun offline, sehingga masyarakat dapat menunaikan ibadah kurban secara mudah, cepat, dan tepercaya. Integrasi layanan ini mencakup platform digital, e-commerce, hingga kerja sama dengan kasir ritel untuk memperluas jangkauan partisipasi publik.
Melalui inovasi layanan tersebut, BAZNAS RI menegaskan bahwa kurban tidak hanya menjadi ibadah ritual, tetapi juga instrumen sosial ekonomi yang mampu memberikan dampak luas. Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa potensi ekonomi kurban di Indonesia sangat besar dan dapat menjadi kekuatan dalam meningkatkan kesejahteraan umat jika dikelola secara optimal.
Program Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026 dirancang dengan konsep dampak berlapis (multiplier effect), di mana manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh penerima daging kurban, tetapi juga oleh para peternak kecil di desa. Hewan kurban yang disalurkan berasal dari program pemberdayaan peternak binaan BAZNAS, sehingga setiap transaksi kurban turut menggerakkan ekonomi desa dan meningkatkan kemandirian mustahik.
Dari sisi distribusi, BAZNAS RI memastikan penyaluran kurban menjangkau wilayah-wilayah prioritas seperti daerah terpencil, tertinggal, rawan pangan, dan wilayah terdampak bencana, bahkan hingga ke Palestina melalui kerja sama mitra internasional. Strategi ini dilakukan untuk mengurangi ketimpangan distribusi daging kurban antarwilayah dan memperluas manfaat bagi masyarakat yang paling membutuhkan.
BAZNAS RI juga menetapkan target ambisius pada 2026, yakni pengelolaan sekitar 1 juta ekor domba/kambing dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun. Target ini mencerminkan upaya serius dalam mengoptimalkan potensi kurban nasional sekaligus memperkuat peran zakat dan filantropi Islam dalam pembangunan sosial ekonomi.
Dengan prinsip pengelolaan profesional “3A” (Aman Syari, Aman Regulasi, Aman NKRI), BAZNAS RI memastikan bahwa pelaksanaan kurban tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga transparan, akuntabel, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat luas.
Melalui program ini, BAZNAS RI mengajak masyarakat menjadikan ibadah kurban sebagai sarana menghadirkan keberkahan yang lebih luas—tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga menjadi solusi nyata dalam memperkuat solidaritas sosial dan pemberdayaan ekonomi umat di seluruh Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “Akses Mudah di Semua Kanal, BAZNAS RI Hadirkan Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026.” Dipublikasikan pada 17 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama Bappenas Optimalkan Data Sosial Ekonomi Nasional untuk Pemerataan ZIS
BAZNAS RI memperkuat sinergi dengan Kementerian PPN/Bappenas melalui pemanfaatan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai instrumen strategis untuk mengoptimalkan potensi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta memastikan pemerataan distribusinya di seluruh Indonesia.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Bappenas tersebut dibahas dalam audiensi di Gedung Bappenas, Jakarta, yang dihadiri Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid dan Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy. Pertemuan ini menegaskan pentingnya integrasi data nasional dalam memperkuat tata kelola zakat berbasis bukti (data-driven policy).
Melalui pemanfaatan DTSEN, BAZNAS RI memperoleh akses data yang mencakup kelompok mustahik (penerima zakat) dan muzaki (pemberi zakat). Data ini dinilai sebagai aset strategis dalam meningkatkan efektivitas penghimpunan sekaligus memastikan penyaluran ZIS lebih tepat sasaran dan berdampak luas.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menegaskan bahwa potensi zakat Indonesia sangat besar dan berasal dari berbagai sektor, mulai dari pemerintah, BUMN, TNI-Polri, hingga sektor usaha seperti pertanian, perdagangan, jasa, dan profesi. Ia juga menyoroti potensi zakat dari diaspora Indonesia di luar negeri yang dapat dioptimalkan melalui penguatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di perwakilan RI.
Sementara itu, Bappenas menyatakan dukungannya terhadap pemanfaatan DTSEN dengan tetap memperhatikan aspek regulasi dan legalitas data. Integrasi data nasional dinilai sangat memungkinkan dilakukan selama memiliki dasar hukum yang jelas, serta dapat meningkatkan efektivitas pengumpulan dan pemerataan distribusi ZIS secara nasional.
Dalam konteks nasional, potensi zakat Indonesia diperkirakan mencapai sekitar Rp327 triliun, namun realisasinya masih sekitar 10 persen. Oleh karena itu, optimalisasi melalui integrasi data, teknologi, dan kolaborasi lintas sektor menjadi langkah kunci untuk meningkatkan capaian penghimpunan dan dampak sosial zakat.
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk menjadikan zakat sebagai instrumen strategis dalam pembangunan nasional, tidak hanya sebagai bantuan sosial, tetapi juga sebagai solusi sistemik untuk pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Bersama Bappenas Optimalkan Data Sosial Ekonomi Nasional untuk Pemerataan ZIS.” Dipublikasikan pada 17 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Terima Keppres, Kepengurusan Baru Siap Perkuat Peran Strategis Zakat Nasional
BAZNAS RI resmi menerima Keputusan Presiden (Keppres) tentang pengangkatan pimpinan periode 2026–2031, yang menjadi landasan hukum bagi kepengurusan baru dalam menjalankan tugas pengelolaan zakat di tingkat nasional. Penyerahan Keppres tersebut dilakukan di Gedung Kementerian Agama RI, Jakarta, sebagai bagian dari penguatan kelembagaan zakat di Indonesia.
Dengan diterimanya Keppres tersebut, BAZNAS RI menegaskan kesiapan untuk memperkuat peran strategis zakat sebagai instrumen pembangunan ekonomi umat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa kepengurusan baru memiliki komposisi yang solid dan terdiri dari berbagai latar belakang keahlian, mulai dari sektor pemerintahan, keuangan, hingga digitalisasi.
Komposisi kepengurusan yang beragam tersebut dinilai menjadi modal penting dalam meningkatkan kinerja lembaga, sekaligus mendorong inovasi dalam pengelolaan zakat. BAZNAS RI akan memfokuskan upaya pada penguatan peran zakat dalam pembangunan ekonomi umat serta peningkatan nilai keadilan sosial di Indonesia.
Dalam arah kebijakan ke depan, BAZNAS RI juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik dengan kementerian, lembaga, maupun sektor swasta. Sinergi ini diharapkan dapat mengoptimalkan penghimpunan dan pendayagunaan zakat sehingga memberikan dampak nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, struktur kepengurusan baru mencakup berbagai bidang strategis seperti pengumpulan, distribusi, pemberdayaan, keuangan, digitalisasi, hingga pengawasan dan pengendalian. Hal ini menunjukkan upaya BAZNAS RI dalam memperkuat tata kelola lembaga agar lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Melalui kepengurusan baru ini, BAZNAS RI berharap dapat menghadirkan terobosan-terobosan strategis dalam pengelolaan zakat nasional, sehingga zakat dapat berperan lebih optimal sebagai solusi dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat di Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “Terima Keppres, Kepengurusan Baru BAZNAS Siap Perkuat Peran Strategis Zakat Nasional.” Dipublikasikan pada 15 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA21/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Distribusikan Bantuan Makanan untuk Penyintas Gempa Flores Timur
BAZNAS RI bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 800 porsi makanan siap saji kepada para penyintas gempa bumi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan ini diberikan sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat pada masa tanggap darurat pascabencana.
Melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB), lembaga ini mendirikan dapur umum di lokasi pengungsian, tepatnya di Desa Terong dan Desa Hamahala, Kecamatan Adonara Timur. Dari dapur umum tersebut, makanan didistribusikan secara langsung kepada para penyintas, dan jumlahnya terus bertambah sesuai kebutuhan di lapangan.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pangan menjadi prioritas utama dalam fase tanggap darurat. Ia menyampaikan bahwa kehadiran tim BTB bertujuan memastikan para penyintas mendapatkan makanan yang layak serta berada dalam kondisi yang aman.
Selain penyaluran bantuan makanan, tim BAZNAS RI juga melakukan asesmen lapangan untuk memantau kebutuhan mendesak lainnya, sekaligus membantu proses evakuasi dan pembersihan puing-puing bangunan yang terdampak gempa. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan yang diberikan tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Gempa bumi yang terjadi pada 9 April 2026 tersebut menyebabkan kerusakan pada sedikitnya 224 rumah warga dan beberapa fasilitas umum, serta mengakibatkan sekitar 1.100 warga mengungsi di berbagai titik pengungsian. Kondisi ini mendorong BAZNAS RI untuk terus memperkuat respons kemanusiaan di wilayah terdampak.
Melalui program bantuan ini, BAZNAS RI berharap dapat meringankan beban para penyintas sekaligus mendukung proses pemulihan pascabencana. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk turut mendoakan dan memberikan dukungan bagi para korban agar dapat bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Distribusikan Bantuan Makanan untuk Penyintas Gempa Flores Timur.” Dipublikasikan pada 14 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA16/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Dorong Transformasi Digital ZIS di Forum Global WaqfTech 2026
BAZNAS RI mewakili Indonesia mendorong penguatan sistem terpadu antara zakat, infak, sedekah (ZIS), dan wakaf melalui transformasi digital dalam forum internasional Global WaqfTech Conference and Exhibition 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia. Langkah ini diarahkan untuk meningkatkan penghimpunan dana serta memperluas dampak sosial filantropi Islam di tingkat global.
Dalam forum internasional tersebut, Deputi I Bidang Pengumpulan BAZNAS RI M. Arifin Purwakananta menegaskan bahwa penguatan fundraising digital menjadi strategi utama dalam menjawab perkembangan teknologi yang semakin pesat. Digitalisasi dinilai mampu meningkatkan partisipasi masyarakat sekaligus memperluas jangkauan manfaat zakat dan wakaf.
Transformasi digital yang diusung BAZNAS RI mencakup pemanfaatan teknologi dalam pengumpulan dana, peningkatan transparansi dan sistem pelaporan, serta optimalisasi pengalaman donatur. Upaya ini diharapkan dapat membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat ekosistem filantropi Islam yang modern dan akuntabel.
Dalam perspektif integrasi instrumen keuangan sosial Islam, BAZNAS RI juga menawarkan model sinergi antara zakat dan wakaf. Zakat diposisikan sebagai solusi jangka pendek untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sementara wakaf dikembangkan sebagai sumber pembiayaan jangka panjang, khususnya untuk pembangunan infrastruktur dan pendidikan.
Gagasan yang disampaikan BAZNAS RI tersebut mendapatkan respons positif dari peserta forum global, termasuk para regulator, akademisi, dan praktisi zakat dan wakaf dari berbagai negara. Forum ini sendiri menjadi wadah kolaborasi internasional untuk membangun sistem wakaf berbasis digital yang lebih terstruktur, transparan, dan berkelanjutan.
Melalui partisipasi dalam Global WaqfTech 2026, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi digital dalam pengelolaan zakat dan wakaf, sehingga keduanya dapat menjadi instrumen strategis dalam pembangunan sosial serta peningkatan kesejahteraan umat secara global.
Sumber: BAZNAS RI. “Optimalkan Potensi ZIS, Indonesia Dorong Transformasi Digital di Global WaqfTech 2026.” Dipublikasikan pada 13 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 15.000 Paket Sembako bagi Masyarakat Palestina
BAZNAS RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 15.000 paket sembako yang berasal dari masyarakat Indonesia kepada warga Palestina di Jalur Gaza. Bantuan tersebut telah diterima oleh masyarakat dengan penuh rasa haru di tengah kondisi krisis kemanusiaan yang masih berlangsung.
Bantuan yang dihimpun melalui BAZNAS RI tersebut sebelumnya telah dilepas secara resmi pada Februari 2026 sebagai bentuk komitmen solidaritas Indonesia terhadap rakyat Palestina. Setelah melalui proses pengiriman dan koordinasi lintas negara, bantuan akhirnya dapat tersalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di Gaza.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan distribusi bantuan tersebut. Ia menegaskan bahwa bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang harus disalurkan secara bertanggung jawab dan tepat sasaran kepada penerima manfaat.
Dalam proses penyalurannya, BAZNAS RI bekerja sama dengan mitra internasional, termasuk lembaga kemanusiaan di Mesir seperti Misr Alkhoir, guna memastikan distribusi bantuan dapat menjangkau wilayah terdampak secara efektif. Kolaborasi lintas negara ini menjadi kunci dalam memastikan bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Masyarakat Gaza menyambut bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur, mengingat kondisi keterbatasan pangan yang masih terjadi akibat konflik berkepanjangan. Kehadiran paket sembako ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar dan meringankan beban kehidupan sehari-hari warga.
Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan amanah zakat, infak, dan sedekah masyarakat Indonesia secara berkelanjutan bagi rakyat Palestina. BAZNAS juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam aksi solidaritas kemanusiaan guna membantu saudara-saudara di Palestina.
Sumber: BAZNAS RI. “Bantuan 15.000 Paket Sembako BAZNAS Diterima Masyarakat Palestina.” Dipublikasikan pada 13 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Berbagi untuk Pemulihan Sumatra melalui Charity Padel Tournament
BAZNAS RI bersama komunitas olahraga padel menggelar Charity Padel Tournament sebagai upaya mengajak masyarakat berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan untuk membantu pemulihan korban bencana di wilayah Sumatra. Kegiatan ini menjadi bentuk inovasi dalam menggabungkan olahraga dengan gerakan filantropi yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Kegiatan kolaboratif ini diselenggarakan bersama berbagai pihak, seperti komunitas padel, All in One Indonesia, Asosiasi Padel, dan Smash Padel, yang berlangsung di Jakarta. Turnamen tersebut diikuti oleh berbagai komunitas dan menjadi wadah penggalangan dana kemanusiaan melalui aktivitas olahraga yang positif dan inklusif.
Dalam pelaksanaan turnamen, seluruh hasil dan hadiah pertandingan dialokasikan untuk kegiatan sosial melalui BAZNAS RI, khususnya untuk membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra dan Aceh. Hal ini menunjukkan bahwa olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana berbagi dan solidaritas sosial.
Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi positif antara olahraga dan aksi kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa seluruh peserta pada hakikatnya adalah pemenang karena turut berkontribusi dalam membantu sesama melalui kegiatan tersebut.
BAZNAS RI juga berharap kegiatan seperti Charity Padel Tournament dapat menjadi inspirasi dan gerakan kebaikan yang terus berkembang di berbagai daerah. Dengan melibatkan komunitas dan generasi muda, program ini diharapkan mampu memperluas partisipasi publik dalam aksi sosial serta memperkuat semangat gotong royong dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Sumber: BAZNAS RI. “Pulihkan Sumatra, BAZNAS RI Bersama Komunitas Padel Ajak Masyarakat Berbagi Lewat Charity Padel Tournament.” Dipublikasikan pada 11 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan Kemenhaj Dukung Fasilitasi Tata Kelola Dam oleh BAZNAS
BAZNAS RI mendapatkan dukungan dari Kementerian Haji (Kemenhaj) dalam upaya memperkuat fasilitasi dan tata kelola dam (denda haji) agar dapat dikelola secara lebih optimal dan sesuai dengan prinsip syariah serta tata kelola yang profesional. Dukungan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemanfaatan dam sebagai bagian dari ekosistem zakat dan filantropi Islam.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Kemenhaj tersebut diarahkan untuk memastikan proses pengumpulan, pengelolaan, hingga penyaluran dam dapat berjalan lebih terstruktur, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya para mustahik.
Dalam perspektif penguatan tata kelola, BAZNAS RI menilai bahwa dam memiliki potensi besar untuk diintegrasikan dengan program sosial dan pemberdayaan. Dengan sistem pengelolaan yang baik, dam tidak hanya menjadi kewajiban ibadah, tetapi juga dapat memberikan dampak sosial yang signifikan bagi kesejahteraan umat.
Melalui dukungan Kemenhaj, pengelolaan dam diharapkan dapat semakin terstandarisasi, baik dari sisi regulasi, distribusi, maupun pengawasan. Hal ini penting untuk menjaga akuntabilitas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan dana keagamaan oleh lembaga resmi seperti BAZNAS.
BAZNAS RI juga menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya secara profesional. Sinergi dengan berbagai kementerian dan lembaga diharapkan dapat memperkuat peran zakat sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: BAZNAS RI. “Kemenhaj Dukung Fasilitasi Tata Kelola Dam oleh BAZNAS.” Dipublikasikan pada 10 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA14/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama Al-Salah Medical Complex Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Palestina
BAZNAS RI bersama Al-Salah Medical Complex menghadirkan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat Gaza, Palestina, sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kemanusiaan yang masih berlangsung. Program ini telah memberikan manfaat kepada 1.161 jiwa selama periode Maret hingga April 2026 melalui layanan medis yang terpusat di kawasan Gaza Tengah.
Kolaborasi kemanusiaan ini diwujudkan melalui operasional klinik medis di Al-Salah Medical Complex, Al-Maghazi, yang didukung tenaga medis profesional. Layanan yang diberikan mencakup pemeriksaan kesehatan umum seperti pengecekan tekanan darah dan gula darah, serta pengobatan berbagai penyakit yang umum dialami masyarakat.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Palestina. Ia menegaskan bahwa layanan kesehatan gratis ini mendapat respons positif dari masyarakat setempat yang sangat membutuhkan akses layanan medis.
Layanan kesehatan yang diberikan juga meliputi penanganan penyakit kulit, flu, luka, serta konsultasi medis dasar hingga layanan spesialis. Selain itu, pasien turut menerima obat-obatan secara gratis guna memastikan proses pemulihan dapat berjalan dengan baik di tengah keterbatasan fasilitas kesehatan akibat konflik.
Program ini difokuskan bagi masyarakat terdampak konflik, termasuk para pengungsi yang memiliki keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan. Kehadiran layanan medis ini menjadi bagian dari ikhtiar BAZNAS RI dalam menjaga kondisi kesehatan masyarakat Palestina di tengah situasi krisis berkepanjangan.
Melalui program kemanusiaan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan bantuan yang berdampak langsung bagi masyarakat Palestina. Dukungan dari masyarakat Indonesia melalui zakat, infak, dan sedekah diharapkan dapat terus memperkuat berbagai program kemanusiaan yang berkelanjutan.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Bersama Al-Salah Medical Complex Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis bagi Masyarakat Palestina.” Dipublikasikan pada 8 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat untuk Kesejahteraan Desa
BAZNAS RI bersama Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) memperkuat sinergi strategis dalam mengintegrasikan program zakat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini disepakati dalam pertemuan kedua lembaga di Jakarta sebagai langkah konkret menghadirkan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi berbasis desa.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Kemendes PDT tersebut mencakup berbagai program strategis, di antaranya pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa sebagai motor utama penghimpunan zakat di tingkat akar rumput. Selain itu, sinergi juga diarahkan pada sektor produktif seperti pengembangan program Balai Ternak BAZNAS serta penguatan ekonomi masyarakat melalui koperasi desa.
Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa program “Desa Zakat” akan dijadikan model percontohan dalam implementasi kolaborasi ini. Kabupaten Ciamis ditetapkan sebagai role model awal, yang selanjutnya akan direplikasi di daerah lain seperti Kabupaten Serang untuk memperluas dampak program.
Melalui integrasi program ini, BAZNAS RI akan memanfaatkan basis data dan jaringan Kemendes PDT hingga ke tingkat desa untuk memastikan penyaluran zakat lebih tepat sasaran dan berdampak langsung. Pembentukan UPZ Desa dinilai sebagai strategi kunci dalam membangun ekosistem zakat yang kuat dan berkelanjutan di tingkat lokal.
Menteri Desa PDT, Yandri Susanto, mengapresiasi sinergi ini dan menilai bahwa kolaborasi dengan BAZNAS sejalan dengan visi pembangunan desa yang berorientasi pada kemandirian ekonomi masyarakat. Ia menegaskan bahwa integrasi program zakat dapat memperkuat pemberdayaan masyarakat desa melalui pengelolaan dana filantropi yang lebih optimal dan terarah.
Melalui penguatan kolaborasi ini, BAZNAS RI berharap zakat tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga menjadi kekuatan utama dalam membangun kemandirian ekonomi desa. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata di seluruh Indonesia.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI dan Kemendes PDT Integrasikan Program Zakat Untuk Kesejahteraan Desa.” Dipublikasikan pada 8 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan MUI Bersinergi Pulihkan Aceh dan Sumatra melalui Program Sedekah Pendidikan
BAZNAS RI bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) menjalin kerja sama strategis dalam program sedekah pendidikan sebagai upaya membantu pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Kolaborasi ini diawali dengan penyerahan dana sebesar Rp600 juta dari MUI kepada BAZNAS RI untuk disalurkan kepada para penyintas bencana.
Sinergi antara BAZNAS RI dan MUI tersebut difokuskan pada dukungan sektor pendidikan, khususnya bagi anak-anak korban bencana serta lembaga pendidikan yang terdampak. Bantuan ini diarahkan untuk membantu biaya pendidikan sekaligus mendukung pemulihan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan akibat bencana.
Pimpinan BAZNAS RI, H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., menyampaikan bahwa dana yang diterima akan disalurkan secara tepat sasaran kepada para penerima manfaat di tiga provinsi tersebut. Ia juga menegaskan bahwa BAZNAS memiliki tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang berpengalaman dan bersertifikasi internasional, sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan secara profesional dan efektif.
Kolaborasi ini juga diperkuat dengan dukungan tim kemanusiaan MUI, yakni Muslim Disaster Rescue, yang diharapkan dapat memperkuat respons kebencanaan dan memperluas jangkauan bantuan. Sinergi dua lembaga ini dinilai memiliki potensi besar dalam menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat terdampak bencana.
Menurut perwakilan MUI, Mabroer, program “Sedekah Pendidikan” secara khusus menyasar anak-anak korban bencana serta lembaga pendidikan swasta seperti madrasah dan pesantren yang seringkali mengalami kesulitan dalam proses pemulihan pascabencana. Bantuan ini diharapkan menjadi stimulus agar lembaga pendidikan tersebut dapat segera bangkit dan kembali beroperasi.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI berharap program tidak hanya berhenti pada penanganan kebencanaan, tetapi juga berkembang ke berbagai program sosial lainnya. Sinergi dengan MUI diharapkan dapat memperkuat dakwah zakat sekaligus memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya dalam pemulihan sektor pendidikan di daerah terdampak bencana.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI dan MUI Bersinergi Pulihkan Aceh dan Sumatra melalui Program Sedekah Pendidikan.” Dipublikasikan pada 8 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA09/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama Bappenas Perkuat Sinergi Optimalkan Potensi Zakat Indonesia
BAZNAS RI bersama Kementerian PPN/Bappenas memperkuat sinergi strategis dalam upaya mengoptimalkan potensi zakat nasional sebagai instrumen penting dalam mendukung pembangunan dan pengentasan kemiskinan di Indonesia. Kolaborasi ini menjadi langkah konkret dalam mengintegrasikan pengelolaan zakat dengan arah kebijakan pembangunan nasional.
Sinergi antara BAZNAS RI dan Bappenas tersebut menekankan pentingnya integrasi program zakat dengan perencanaan pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Dengan pendekatan ini, zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan sosial, tetapi juga menjadi bagian dari sistem pembangunan yang terstruktur dan berkelanjutan.
Dalam perspektif pembangunan nasional, BAZNAS RI menilai bahwa potensi zakat Indonesia yang sangat besar perlu dioptimalkan melalui kolaborasi lintas sektor. Berdasarkan berbagai kajian, potensi zakat nasional mencapai ratusan triliun rupiah, namun realisasinya masih perlu ditingkatkan melalui penguatan tata kelola, literasi, serta kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.
Kolaborasi ini juga menekankan pentingnya pemanfaatan data dan teknologi, termasuk integrasi dengan basis data pemerintah seperti sistem perencanaan dan data sosial ekonomi. Dengan dukungan data yang akurat, penyaluran zakat diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan mampu memberikan dampak signifikan dalam menurunkan angka kemiskinan serta mengurangi kesenjangan sosial.
Melalui penguatan sinergi ini, BAZNAS RI dan Bappenas berkomitmen untuk menjadikan zakat sebagai salah satu pilar pembiayaan sosial yang melengkapi peran APBN. Dengan tata kelola yang profesional, transparan, dan terintegrasi, zakat diharapkan dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Bersama Bappenas Perkuat Sinergi Optimalkan Potensi Zakat Indonesia.” Dipublikasikan pada 7 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA08/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Pimpinan BAZNAS RI Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Ekosistem Zakat Berkelanjutan
BAZNAS RI melalui Pimpinan BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, Ph.D. mengajak generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk mengambil peran strategis dalam membangun ekosistem zakat yang berkelanjutan. Ajakan tersebut disampaikan dalam Seminar Nasional Zakat bertajuk “Peran Generasi Muda dalam Membangun Ekosistem Zakat Berkelanjutan” yang berlangsung di UIN Sunan Kudus, Jawa Tengah.
Dalam forum tersebut, BAZNAS RI menekankan bahwa mahasiswa tidak hanya menjadi penerima manfaat (mustahik), tetapi harus memiliki orientasi menjadi pemberi (muzaki) sekaligus agen perubahan dalam ekosistem filantropi Islam. Hal ini dipandang sebagai kunci dalam membangun masa depan ekonomi syariah yang kuat dan mandiri.
Lebih lanjut, Pimpinan BAZNAS RI Mokhamad Mahdum menegaskan bahwa generasi muda memiliki pilihan penting dalam hidupnya, yakni tetap menjadi objek atau bertransformasi menjadi subjek perubahan. Ia mendorong mahasiswa untuk memiliki visi besar dalam berzakat dan menjadikan zakat sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi bangsa dan umat.
BAZNAS RI juga menyoroti pentingnya literasi zakat di kalangan masyarakat. Mahasiswa diharapkan dapat berperan sebagai penyambung informasi dan edukasi kepada masyarakat luas mengenai kewajiban zakat serta perbedaan antara zakat, infak, dan sedekah. Kurangnya pemahaman masyarakat menjadi salah satu tantangan utama dalam optimalisasi penghimpunan zakat nasional.
Dalam konteks perkembangan digital, BAZNAS RI mengungkapkan bahwa tren infak digital yang mencapai sekitar Rp9–10 miliar per bulan didominasi oleh generasi muda. Potensi ini dinilai sebagai modal sosial yang besar untuk mendorong generasi muda menjadi motor utama dalam penguatan ekonomi syariah di masa depan.
Melalui penguatan peran mahasiswa tersebut, BAZNAS RI berharap ekosistem zakat dapat berkembang secara lebih profesional, terintegrasi, dan berdampak luas. Generasi muda diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari gerakan zakat, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam menciptakan perubahan sosial dan ekonomi yang berkelanjutan.
Sumber: BAZNAS RI. “Pimpinan BAZNAS RI Ajak Mahasiswa Jadi Penggerak Ekosistem Zakat Berkelanjutan.” Dipublikasikan pada 7 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA08/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Berhasil Tembus PTN Lewat SNBP 2026
BAZNAS RI kembali menunjukkan keberhasilan program pendidikan melalui Sekolah Cendekia BAZNAS (SCB) dengan capaian membanggakan, yakni sembilan santri berhasil lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026. Pencapaian ini menjadi bukti nyata kualitas pendidikan berbasis zakat yang dikelola secara profesional dan berdampak luas.
Keberhasilan para santri tersebut mendapat apresiasi dari Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, yang menyampaikan rasa syukur atas capaian ini. Ia menilai bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi antara dukungan para muzaki dan optimalisasi pengelolaan zakat yang tepat sasaran dalam bidang pendidikan.
Menurut BAZNAS RI, capaian ini juga menegaskan bahwa zakat memiliki peran strategis dalam membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga dhuafa. Melalui program pendidikan seperti Sekolah Cendekia BAZNAS, zakat tidak hanya bersifat bantuan sosial, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa Sekolah Cendekia BAZNAS dirancang sebagai lembaga pendidikan unggulan berbasis asrama yang mengintegrasikan pendidikan akademik, pembinaan karakter, kewirausahaan, serta kepemimpinan. Program ini bertujuan mencetak generasi unggul yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga berakhlak mulia dan siap menjadi bagian dari solusi bagi umat.
Adapun sembilan santri yang berhasil lolos ke PTN melalui SNBP 2026 adalah:
Hersyathia Safara Zahra (IPB University – Biologi)
Cahaya Dewi Bahriati (IPB University – Teknik dan Manajemen Lingkungan)
Keyla Bilqis Ashilah (IPB University – Ilmu Keluarga dan Konsumen)
Novita Sari (IPB University – Teknologi Produksi dan Pengembangan Masyarakat)
Zaskia Faras (Universitas Indonesia – Administrasi Perkantoran)
Nur Azijah (Universitas Cendrawasih – Manajemen)
Firda Sari (Universitas Cendrawasih – Akuntansi)
Muhammad Fachri Yurisman (IPB University – Fisika)
Ghazi Ahmad Rifai (Universitas Pendidikan Indonesia – Ilmu Ekonomi dan Keuangan Islam)
Melalui capaian ini, BAZNAS RI berharap semakin banyak santri yang dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri melalui berbagai jalur seleksi. Hal ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS dalam menjadikan zakat sebagai solusi strategis untuk pengentasan kemiskinan melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan generasi muda.
Sumber: BAZNAS RI. “Santri Sekolah Cendekia BAZNAS Berhasil Tembus PTN Lewat SNBP 2026.” Dipublikasikan pada 7 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA08/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Terima Bantuan Natura Senilai Rp378 Juta dari MR D.I.Y. Indonesia untuk Masyarakat Rentan
BAZNAS RI menerima bantuan natura senilai Rp378,54 juta dari MR D.I.Y. Indonesia sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat rentan dan prasejahtera di Indonesia. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan perusahaan kepada Ketua BAZNAS RI di Gedung BAZNAS RI, Jakarta.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan MR D.I.Y. Indonesia ini diwujudkan dalam bentuk paket perlengkapan rumah tangga yang akan didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut ditujukan khususnya bagi keluarga prasejahtera dan pekerja informal yang memiliki keterbatasan penghasilan.
Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan apresiasi atas kepercayaan MR D.I.Y. Indonesia dalam menyalurkan bantuan melalui BAZNAS. Ia menegaskan bahwa seluruh bantuan akan disalurkan secara amanah, transparan, dan tepat sasaran sesuai prinsip pengelolaan zakat yang dijalankan BAZNAS.
Bantuan yang disalurkan tersebut akan menjangkau sekitar 1.000 penerima manfaat, yang terdiri dari keluarga prasejahtera dan pekerja rentan. Program ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan perlengkapan rumah tangga yang esensial sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
Perwakilan MR D.I.Y. Indonesia menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Melalui kolaborasi dengan BAZNAS RI, bantuan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan kesejahteraan penerima manfaat.
Melalui sinergi ini, BAZNAS RI berharap kerja sama dengan dunia usaha dapat terus diperkuat guna memperluas jangkauan program sosial dan mempercepat upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.
Sumber:
BAZNAS RI. “Berbagi Kebaikan, MR D.I.Y. Indonesia Serahkan Bantuan Natura Senilai Rp378 Juta melalui BAZNAS RI.” Dipublikasikan pada 6 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA07/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama BCA Sekuritas Salurkan Santunan untuk Anak Yatim
BAZNAS RI bersama BCA Sekuritas menyalurkan santunan kepada puluhan anak yatim di Panti Asuhan Al Muanah Paskam sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan sinergi antara lembaga zakat dan sektor swasta dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS RI, Jakarta.
Kolaborasi kemanusiaan ini mencerminkan komitmen bersama dalam memperluas manfaat zakat, infak, dan sedekah agar dapat dirasakan langsung oleh penerima manfaat. Melalui kerja sama ini, bantuan disalurkan secara amanah dan tepat sasaran kepada anak-anak yatim sebagai kelompok yang membutuhkan perhatian khusus.
Direktur Pendayagunaan dan Layanan UPZ dan CSR BAZNAS RI, Eka Budhi Sulistyo, menyampaikan harapan agar bantuan yang diberikan dapat menjadi jalan keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat, khususnya jajaran direksi dan karyawan BCA Sekuritas yang telah menunjukkan kepedulian sosialnya. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara lembaga zakat dan dunia usaha dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.
Sekretaris Utama BAZNAS RI, Subhan Cholid, menilai kegiatan santunan ini sebagai bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan yang mampu mempererat hubungan kepedulian antarsesama. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut sehingga memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Perwakilan BCA Sekuritas, Fenny Susanti, mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan untuk berbagi dengan anak-anak yatim. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan anugerah sekaligus kesempatan untuk memberikan manfaat nyata bagi masa depan para penerima bantuan serta menumbuhkan semangat optimisme dalam menjalani kehidupan.
Melalui kegiatan santunan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memfasilitasi penyaluran zakat secara profesional, transparan, dan berdampak luas. Sinergi dengan berbagai pihak diharapkan dapat terus diperkuat agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program-program sosial yang dijalankan.
Sumber:
BAZNAS RI. “Bersama BAZNAS RI, BCA Sekuritas Beri Santunan untuk Anak Yatim.” Dipublikasikan pada 2 April 2026 di situs resmi BAZNAS R
BERITA06/04/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.
Lihat Daftar Rekening →