WhatsApp Icon
BAZNAS RI: Petani Binaan di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan

BAZNAS RI melalui Program Lumbung Pangan mencatat keberhasilan besar dengan capaian panen raya jagung hingga 400 ton di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa zakat dapat dioptimalkan sebagai instrumen produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, dengan melibatkan 32 petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan. Mereka mengelola lahan seluas 50 hektare dengan hasil panen yang signifikan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan akses pasar yang lebih luas.

Dalam pengembangannya, BAZNAS RI juga memperluas program pertanian ke komoditas lain seperti padi di wilayah Masbagik dan Sikur, dengan melibatkan sekitar 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton. Pendekatan ini menunjukkan strategi terintegrasi dalam membangun ketahanan pangan berbasis zakat.

Keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah NTB.

Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program zakat produktif di sektor pertanian, sehingga mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Dukung Ketahanan Pangan, Petani Binaan BAZNAS di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, ia juga menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

 

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BAZNAS RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Balai Ternak, salah satunya yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi berbasis zakat yang menyasar langsung masyarakat mustahik di sektor peternakan.

Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI tersebut merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi serupa di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar capaian administratif. Ia memastikan bahwa implementasi Balai Ternak di NTB telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya dalam peningkatan ekonomi keluarga peternak.

Dalam pelaksanaannya, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik dengan total 57 ekor sapi Bali yang terdiri dari satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. BAZNAS RI juga mengalokasikan bantuan sekitar Rp806,25 juta, mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, penyediaan ternak, hingga sistem peternakan terintegrasi.

Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh para peternak, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi tambahan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengembangan Balai Ternak ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa di berbagai daerah, termasuk peluang penambahan titik di NTB. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam pandangan yang disampaikan melalui forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui intervensi pendidikan yang sistematis.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, mustahik memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, Menag juga menyinggung bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Balai Ternak Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik

BAZNAS RI memastikan kesiapan hewan kurban terbaik melalui program Balai Ternak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi peternakan di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.

Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS RI memastikan bahwa hewan ternak yang dikelola oleh para peternak binaan telah memenuhi kriteria dan layak untuk dikurbankan. Bahkan, berdasarkan laporan peternak, sapi-sapi yang tersedia sudah siap dipasarkan untuk kebutuhan ibadah kurban masyarakat.

Program Balai Ternak BAZNAS RI ini melibatkan 30 peternak mustahik dengan total populasi sekitar 57 ekor sapi Bali, yang terdiri dari pejantan, indukan, dan bakalan jantan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Selain memastikan kualitas ternak, BAZNAS RI juga mendorong peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengolahan limbah menjadi kompos dan biogas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membangun sistem peternakan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Dalam perspektif pemberdayaan zakat produktif, program Balai Ternak ini menjadi instrumen penting untuk mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan akses pasar, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui kesiapan hewan kurban ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya bahwa ibadah kurban tidak hanya memenuhi aspek spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sumber:
BAZNAS RI. “Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

BAZNAS RI: Kinerja Pengelolaan Zakat Meningkat dan Berkontribusi Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
BAZNAS RI: Kinerja Pengelolaan Zakat Meningkat dan Berkontribusi Turunkan Angka Kemiskinan di Indonesia
BAZNAS RI terus menunjukkan peningkatan kinerja dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang berdampak positif terhadap penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Melalui penguatan tata kelola, pendistribusian, serta program pemberdayaan mustahik, BAZNAS RI berhasil memperluas manfaat zakat untuk membantu kelompok rentan keluar dari garis kemiskinan. Peningkatan kinerja pengelolaan zakat ini terlihat dari upaya peningkatan kualitas sistem, termasuk pemanfaatan alat ukur seperti Indeks Zakat Nasional (IZN) sebagai tolok ukur efektivitas dan akuntabilitas. Hal ini mencerminkan komitmen BAZNAS RI dalam menjalankan amanah masyarakat secara profesional serta terukur guna memperkuat dampak sosial dan ekonomi bagi penerima manfaat. BAZNAS RI menempatkan zakat sebagai instrumen penting dalam pembangunan sosial-ekonomi, sejalan dengan peran zakat sebagai alat redistribusi dan pemberdayaan berkelanjutan. Dalam praktiknya, dana zakat tidak hanya disalurkan untuk bantuan langsung, tetapi juga difokuskan pada program pemberdayaan ekonomi yang membantu mustahik memperoleh keterampilan, modal usaha, dan akses pasar agar mampu mandiri secara ekonomi. Langkah strategis BAZNAS RI ini mendapat dukungan dan pengakuan dari berbagai pihak yang melihat zakat sebagai instrumen signifikan dalam merespons tantangan kemiskinan nasional. Sinergi dengan pemerintah, pemangku kebijakan, serta lembaga terkait terus diperkuat untuk memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan selaras dengan agenda pembangunan nasional. Melalui pendekatan yang komprehensif, BAZNAS RI berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan dan memperkuat peran zakat sebagai solusi sosial yang berdampak luas dalam menekan angka kemiskinan di Indonesia. Sumber: BAZNAS RI. “Kinerja Pengelolaan Zakat Meningkat, BAZNAS Berhasil Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia.” Dipublikasikan pada 3 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Distribusikan 2.400 Pakaian bagi Pengungsi di Gaza dalam Program Ramadan untuk Palestina
BAZNAS RI Distribusikan 2.400 Pakaian bagi Pengungsi di Gaza dalam Program Ramadan untuk Palestina
BAZNAS RI kembali menegaskan komitmen kemanusiaannya di momentum suci Ramadan dengan menyalurkan 2.400 paket pakaian baru bagi para pengungsi di Gaza, Palestina. Bantuan ini merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang mempercayakan zakat, infak, dan sedekahnya untuk membantu saudara-saudara yang terdampak konflik berkepanjangan. Distribusi bantuan difokuskan pada kamp-kamp pengungsian yang dihuni kelompok rentan, khususnya anak-anak dan lansia. Penyaluran ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan sandang, tetapi juga menjaga martabat dan memberikan kenyamanan bagi para pengungsi di tengah keterbatasan. Melalui program “Ramadan untuk Palestina”, BAZNAS RI memastikan bahwa setiap amanah muzaki disalurkan secara tepat sasaran, terukur, dan berdampak nyata. Solidaritas umat Islam Indonesia menjadi kekuatan moral yang menggerakkan bantuan ini hingga sampai ke wilayah terdampak. BAZNAS RI juga menegaskan bahwa komitmen terhadap Palestina tidak berhenti pada bantuan sandang, melainkan terus berlanjut dalam bentuk dukungan kemanusiaan lainnya seperti bantuan pangan, layanan kesehatan, serta program sosial berkelanjutan sesuai kebutuhan lapangan. Semangat Ramadan menjadi penguat tekad bagi BAZNAS RI untuk terus menghadirkan harapan, mempererat ukhuwah lintas bangsa, dan memastikan kepedulian masyarakat Indonesia mampu dirasakan langsung oleh para pengungsi di Gaza. Sumber: BAZNAS RI. “Ramadan untuk Palestina, BAZNAS RI Distribusikan 2.400 Pakaian bagi Pengungsi di Gaza.” Dipublikasikan pada 3 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Mataram, Salurkan Berbagai Bantuan pada Hari Ke-2 Safari Ramadhan
BAZNAS Kota Mataram Kolaborasi dengan Pemerintah Kota Mataram, Salurkan Berbagai Bantuan pada Hari Ke-2 Safari Ramadhan
Dalam semangat berbagi dan memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan, BAZNAS Kota Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mendistribusikan zakat, infak, dan sedekah kepada masyarakat yang membutuhkan. Pada hari ke-2 Safari Ramadhan Pemerintah Kota Mataram, Selasa (3/3/2026) usai shalat Ashar, berbagai bantuan diserahkan secara langsung di Masjid Al-Mujahidin, Lingkungan Barito Perumnas, Kelurahan Tanjung Karang Permai, Kecamatan Sekarbela. Kegiatan ini merupakan kolaborasi strategis antara BAZNAS Kota Mataram dan Pemerintah Kota Mataram sebagai bentuk sinergi dalam memperkuat kesejahteraan umat. Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan untuk masjid, santunan bagi para merbot masjid, bantuan guru ngaji TPQ, bantuan majelis ta’lim, bantuan gerobak usaha, serta tambahan modal usaha bagi para pelaku UMKM. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Walikota Mataram H. Mohan Roliskana, didampingi oleh Wakil Walikota H. Mujiburrahman, Sekertaris Daerah H.Lalu Alwan Basri, serta Ketua BAZNAS Kota Mataram, H. Djaswad. turut hadir jajaran Forkopimda, para asisten, para Kepala OPD, serta para Staf Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Mataram. Sebagai lembaga resmi pengelola zakat di Kota Mataram, BAZNAS menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pendayagunaan dana umat secara produktif dan berkelanjutan. Bantuan modal usaha dan gerobak yang diberikan diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi mustahik, sehingga tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga memberdayakan. Ketua BAZNAS Kota Mataram menyampaikan bahwa momentum Safari Ramadhan menjadi sarana efektif untuk mendekatkan pelayanan zakat kepada masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa dana zakat yang dititipkan oleh para muzakki benar-benar kembali kepada umat dalam bentuk program yang tepat sasaran, transparan, dan berdampak nyata,” ujarnya. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS Kota Mataram berharap terbangun ekosistem sosial yang saling menguatkan antara pemerintah, lembaga zakat, dan masyarakat. Ramadhan bukan sekadar bulan ibadah spiritual, tetapi juga momentum memperluas kepedulian sosial dan memperkuat solidaritas antar sesama. BAZNAS Kota Mataram berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program pendistribusian dan pendayagunaan yang profesional, amanah, dan sesuai prinsip syariah, demi mewujudkan Kota Mataram yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
BERITA04/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
Walikota dan Wakil Walikota Mataram Serahkan Berbagai Bantuan dalam Safari Ramadhan Kolaborasi Dengan BAZNAS Kota Mataram
Walikota dan Wakil Walikota Mataram Serahkan Berbagai Bantuan dalam Safari Ramadhan Kolaborasi Dengan BAZNAS Kota Mataram
Dalam rangkaian Safari Ramadhan Pemerintah Kota Mataram yang berkolaborasi dengan BAZNAS Kota Mataram, berbagai bantuan diserahkan secara simbolis di Masjid Al-Jihad, Lingkungan Sukaraja Timur, Kelurahan Ampenan Tengah, Kecamatan Ampenan, pada Senin (2/3/2026) usai shalat Ashar. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Walikota Mataram H. Mohan Roliskana bersama Wakil Walikota Mataram H. Mujiburrahman, didampingi Sekertaris Daerah H. L. Alwan Basri, Ketua BAZNAS Kota Mataram H. Djaswad, para asisten, jajaran Forkopimda, para Kepala OPD, serta Staf Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Mataram dan para jamaah Masjid Al-Jihad. Dalam momentum Ramadhan yang penuh keberkahan ini, Walikota Mataram menyerahkan berbagai bentuk bantuan yang bersumber dari dana zakat, infak, dan sedekah masyarakat Kota Mataram yang dikelola oleh BAZNAS Kota Mataram. Bantuan tersebut meliputi bantuan untuk masjid, santunan marbot masjid, bantuan bagi guru ngaji TPQ, bantuan majelis taklim, bantuan gerobak usaha, serta bantuan tambahan modal usaha bagi pelaku UMKM. BAZNAS Kota Mataram memandang kehadiran dan keterlibatan aktif Walikota dan Wakil Walikota sebagai bentuk komitmen kuat Pemerintah Kota Mataram dalam memperkuat sinergi antara kebijakan pemerintah dan pengelolaan zakat. Safari Ramadhan ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan daerah hadir tidak hanya dalam aspek administratif, tetapi juga dalam memastikan kebermanfaatan langsung dirasakan masyarakat. Penyerahan bantuan yang dilakukan secara simbolis oleh Walikota Mataram mencerminkan perhatian dan kepedulian pemerintah terhadap penguatan fungsi masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat. Sementara itu, dukungan Wakil Walikota mempertegas keseriusan Pemerintah Kota Mataram dalam mendorong program-program sosial yang berkelanjutan dan berdampak nyata. BAZNAS Kota Mataram menegaskan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan merupakan amanah dari para muzaki yang harus dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui kolaborasi ini, zakat tidak hanya berfungsi sebagai instrumen ibadah, tetapi juga sebagai instrumen penguatan sosial dan ekonomi masyarakat. Safari Ramadhan ini menjadi momentum strategis untuk mempererat ukhuwah antara pemerintah, BAZNAS, dan masyarakat. Dengan sinergi yang terus diperkuat, BAZNAS Kota Mataram optimis bahwa program pemberdayaan dan penyaluran zakat akan semakin tepat sasaran, membawa keberkahan, serta mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat Kota Mataram.
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
BAZNAS RI dan HFI Perkokoh Mitigasi Bencana Berbasis Rumah Ibadat
BAZNAS RI dan HFI Perkokoh Mitigasi Bencana Berbasis Rumah Ibadat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Humanity First Indonesia (HFI) menjalin kerja sama strategis untuk memperkuat mitigasi bencana berbasis komunitas rumah ibadat. Kolaborasi ini difokuskan pada pengembangan kapasitas tempat ibadah sebagai wadah kesiapsiagaan dan respon terhadap bencana di wilayah rawan. Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara kedua lembaga yang bertujuan memperluas jaringan mitigasi bencana berbasis rumah ibadat, termasuk masjid dan gereja, di berbagai daerah. Rumah ibadat dipilih sebagai salah satu fokus utama karena perannya yang strategis sebagai pusat kegiatan sosial dan komunitas. Melalui program ini, BAZNAS RI dan HFI akan meningkatkan kapasitas pengurus rumah ibadat dalam hal kesiapsiagaan bencana, termasuk pelatihan evakuasi, pengelolaan risiko, serta penyusunan panduan respons darurat yang sesuai dengan karakteristik lokal. Model ini dirancang agar komunitas dapat bertindak cepat dan efektif saat terjadi bencana alam maupun krisis lainnya. Kolaborasi ini juga mencakup pembentukan jaringan relawan mitigasi bencana yang melibatkan jamaah dan pengurus rumah ibadat. Relawan akan dibekali pelatihan serta keterampilan praktis yang diperlukan untuk mendukung upaya tanggap darurat dan pemulihan pascabencana. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat lokal dalam menghadapi risiko bencana secara mandiri. BAZNAS RI dan HFI menilai bahwa pendekatan berbasis rumah ibadat memiliki potensi untuk menjangkau lebih banyak masyarakat di berbagai daerah, terutama di kawasan yang rawan bencana. Sinergi ini diharapkan dapat membangun budaya kesiapsiagaan berbasis komunitas yang kuat dan berkelanjutan. Melalui kerja sama ini, kedua lembaga berkomitmen turut mendukung upaya pengurangan risiko bencana dan memperkuat ketahanan masyarakat di Indonesia dengan pendekatan lokal yang komprehensif. Sumber:BAZNAS RI. “BAZNAS dan HFI Perkokoh Mitigasi Bencana Berbasis Rumah Ibadat.” Dipublikasikan pada 2 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Menag Tegaskan Zakat sebagai Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Menag Tegaskan Zakat sebagai Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan
Menteri Agama Republik Indonesia menegaskan pentingnya zakat sebagai salah satu rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh umat Muslim. Pernyataan ini disampaikan dalam forum resmi yang menekankan peran zakat dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi umat di tengah dinamika kehidupan kontemporer. Dalam paparannya, Menteri Agama menjelaskan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga instrumen penting dalam sistem ekonomi Islam yang berfungsi mengurangi kesenjangan sosial. Zakat dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial, mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang kurang mampu apabila dikelola secara profesional dan tepat sasaran. Penyampaian ini sekaligus menjadi ajakan bagi seluruh umat Islam untuk memahami ketentuan zakat secara komprehensif, termasuk penghitungan, waktu wajibnya, serta penerapan dalam konteks kehidupan modern. Pemahaman yang benar atas zakat dinilai penting agar kewajiban ini dapat ditunaikan dengan ikhlas dan sesuai dengan syariat. Menteri Agama juga menyoroti pentingnya lembaga pengelola zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel dalam mengelola dana umat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh penerima manfaat. Hal ini sejalan dengan upaya memperkuat kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat serta mendorong optimalisasi potensi zakat nasional. Sebagai bagian dari sistem pengelolaan zakat di Indonesia, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berperan dalam menghimpun, mengelola, dan menyalurkan zakat secara profesional sesuai dengan ketentuan syariat dan peraturan perundang-undangan. Upaya ini dinilai penting untuk memastikan dana zakat tersalurkan secara tepat sasaran kepada mustahik yang membutuhkan. Sumber:BAZNAS RI. “Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan.” Dipublikasikan pada 2 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA03/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Berdayakan Mustahik di Riau melalui Program ZChicken
BAZNAS RI Berdayakan Mustahik di Riau melalui Program ZChicken
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program ZChicken, yang terbukti mampu meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik binaan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Riau. Salah satu penerima manfaat program tersebut adalah Wulan, mustahik binaan yang menjalankan usaha ayam krispi di Kelurahan Buluh Kasap, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai. Melalui dukungan program ZChicken dari BAZNAS RI, Wulan berhasil mengembangkan usaha kuliner yang kini mampu menghasilkan omzet harian hingga Rp300 ribu sampai Rp700 ribu. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan mustahik. BAZNAS RI menilai program pemberdayaan berbasis zakat seperti ZChicken menjadi salah satu strategi efektif untuk membantu masyarakat meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan usaha produktif. Selain memberikan bantuan modal usaha, BAZNAS RI juga memberikan pendampingan berkelanjutan kepada para penerima manfaat. Pendampingan tersebut bertujuan memastikan usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan dan tidak hanya berhenti sebagai bantuan jangka pendek. Melalui proses pendampingan tersebut, Wulan juga mulai melakukan inovasi produk dengan menambahkan berbagai menu lain seperti nasi goreng, mi goreng, seblak, serta aneka camilan. Diversifikasi usaha ini turut membantu meningkatkan pendapatan harian dari usaha yang dijalankannya. BAZNAS RI menyatakan akan terus memperluas program ZChicken ke berbagai wilayah di Indonesia agar semakin banyak mustahik yang memperoleh kesempatan untuk membangun usaha mandiri. Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya pengentasan kemiskinan sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat. Sumber: BAZNAS RI. “Lewat Program ZChicken, BAZNAS RI Sukses Berdayakan Mustahik Binaan di Riau.” Dipublikasikan pada 2 Maret 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan untuk Anak Jalanan dan Tanamkan Empati bagi Palestina
BAZNAS RI Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan untuk Anak Jalanan dan Tanamkan Empati bagi Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan sebagai bagian dari kegiatan dakwah dan pembinaan keagamaan bagi anak-anak jalanan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Kolong, Ciputat, Tangerang Selatan, dengan melibatkan mahasiswa penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (BCB) dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sebanyak 200 anak jalanan mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh antusias. Program ini dirancang untuk menghadirkan suasana pembelajaran keagamaan yang menyenangkan sekaligus memberikan ruang pembinaan spiritual bagi anak-anak dari kelompok marginal yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan agama. Dalam pelaksanaannya, peserta tidak hanya mendapatkan pembelajaran dasar keislaman, tetapi juga diajak menumbuhkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan global. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menulis pesan penyemangat bagi anak-anak Palestina sebagai bentuk solidaritas dan empati lintas bangsa. Pesan-pesan tersebut kemudian dipajang sebagai simbol dukungan dan persaudaraan kemanusiaan. Program Pesantren 1000 Cahaya Ramadan tidak hanya dilaksanakan di Ciputat, tetapi juga digelar secara serentak di 233 titik yang tersebar di 30 provinsi di Indonesia dan 10 negara. Sasaran kegiatan meliputi berbagai kelompok rentan, seperti anak jalanan, anak disabilitas, anak yatim, korban bencana, hingga anak-anak pengungsi Palestina di beberapa negara Timur Tengah. Melalui program ini, BAZNAS RI berupaya memperluas jangkauan dakwah sekaligus menghadirkan pendidikan keagamaan yang inklusif bagi kelompok masyarakat yang kurang terjangkau. Selain meningkatkan pemahaman agama, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan nilai empati, solidaritas, dan kepedulian sosial di kalangan generasi muda. Kegiatan tersebut juga mencerminkan komitmen BAZNAS RI dalam memanfaatkan dana zakat tidak hanya untuk bantuan sosial, tetapi juga untuk penguatan pendidikan, literasi keagamaan, serta pembinaan karakter bagi anak-anak dari kelompok rentan di masyarakat. Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Gelar Pesantren 1000 Cahaya Ramadan, Berikan Edukasi Keagamaan dan Pesan Empati untuk Palestina bagi Anak Jalanan.” Dipublikasikan pada 28 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BPJPH Jalin Kerja Sama Strategis Pengelolaan Zakat dan Jaminan Produk Halal
BAZNAS RI dan BPJPH Jalin Kerja Sama Strategis Pengelolaan Zakat dan Jaminan Produk Halal
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kerja sama strategis dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Kantor BPJPH, Jakarta Timur, pada 27 Februari 2026. Kerja sama ini bertujuan memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan lainnya sekaligus mendukung penyelenggaraan jaminan produk halal di Indonesia. Melalui kerja sama tersebut, kedua lembaga sepakat membangun mekanisme kolaborasi dalam pengelolaan dana sosial keagamaan serta penguatan ekosistem halal nasional. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di lingkungan BPJPH untuk memfasilitasi para pegawai dalam menunaikan kewajiban zakat secara lebih mudah dan terorganisasi. Inisiatif ini dinilai sebagai langkah penting untuk mengoptimalkan potensi zakat dari sektor aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintahan. Melalui sistem pengumpulan yang terstruktur, zakat yang dihimpun diharapkan dapat dikelola secara profesional, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi para mustahik. Selain itu, kerja sama ini juga mendorong integrasi antara penguatan sektor halal dengan instrumen filantropi Islam. Dengan memanfaatkan jaringan BPJPH yang luas, termasuk auditor halal, penyelia, serta para pendamping proses produk halal di berbagai daerah, diharapkan gerakan zakat dapat berkembang lebih luas dan berdampak bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS RI dan BPJPH diharapkan dapat memperkuat peran ekonomi syariah dalam mendukung pembangunan sosial. Sinergi antara pengelolaan zakat dan pengembangan ekosistem halal diyakini mampu menciptakan dampak ganda, yaitu memperkuat pemberdayaan ekonomi umat sekaligus mendukung upaya pengentasan kemiskinan di Indonesia. Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI dan BPJPH Jalin Kerja Sama Strategis Pengelolaan Zakat dan Jaminan Produk Halal.” Dipublikasikan pada 28 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Gerai ZIfthar Ramadan di 27 Kota untuk Perkuat Gerakan Ekonomi Umat
BAZNAS RI Hadirkan Gerai ZIfthar Ramadan di 27 Kota untuk Perkuat Gerakan Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Gerai ZIfthar Ramadan sebagai bagian dari gerakan penguatan ekonomi umat dengan membuka akses pasar bagi pelaku usaha mikro binaan BAZNAS. Program ini diluncurkan secara resmi di Kelurahan Kebon Manggis, Matraman, Jakarta, pada 26 Februari 2026. Program ZIfthar Ramadan diselenggarakan secara serentak di 30 titik yang tersebar di 27 kabupaten/kota di 11 provinsi di Indonesia. Kehadiran gerai tersebut diharapkan menjadi sarana bagi pelaku UMKM binaan BAZNAS untuk memperluas pemasaran produk, khususnya pada momentum Ramadan ketika permintaan terhadap produk makanan dan minuman meningkat. Melalui program ini, BAZNAS RI menyediakan stand usaha secara gratis bagi para pelaku usaha mikro tanpa biaya sewa. Selain itu, para pelaku usaha juga mendapatkan berbagai bentuk pendampingan, seperti dukungan sertifikasi halal, peningkatan kualitas kemasan produk, serta penguatan kapasitas usaha agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Program ZIfthar Ramadan juga diharapkan dapat menciptakan sirkulasi ekonomi yang lebih aktif bagi para pelaku usaha mikro selama Ramadan. Kegiatan ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan pelaku usaha binaan, tetapi juga memperkenalkan produk mereka kepada konsumen baru yang berpotensi menjadi pelanggan tetap setelah Ramadan. Pelaksanaan program ini turut melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah serta pengurus BAZNAS daerah di lokasi pelaksanaan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi berbasis zakat sekaligus memperluas dampak program bagi masyarakat. Melalui program ZIfthar Ramadan, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk memanfaatkan dana zakat, infak, dan sedekah tidak hanya dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga dalam bentuk program pemberdayaan ekonomi yang mampu meningkatkan kemandirian mustahik. Sumber: BAZNAS RI. “Gerakan Ekonomi Umat, BAZNAS RI Hadirkan Gerai ZIfthar Ramadan di 27 Kota se-Indonesia.” Dipublikasikan pada 27 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Distribusikan Selimut bagi Warga Gaza di Tengah Musim Dingin
BAZNAS RI Distribusikan Selimut bagi Warga Gaza di Tengah Musim Dingin
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa selimut bagi warga Gaza, Palestina, sebagai upaya membantu masyarakat menghadapi kondisi musim dingin di tengah krisis kemanusiaan yang masih berlangsung. Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen BAZNAS RI dalam menyalurkan amanah masyarakat Indonesia untuk membantu warga Palestina yang terdampak konflik. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS RI mendistribusikan 300 selimut kepada warga di wilayah Kota Gaza. Bantuan ini diberikan untuk membantu menjaga kondisi fisik masyarakat yang menghadapi cuaca dingin ekstrem, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia. Penyaluran selimut diprioritaskan bagi warga yang saat ini tinggal di kamp-kamp pengungsian maupun bangunan sementara, setelah banyak tempat tinggal mereka mengalami kerusakan akibat konflik. Bantuan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan tambahan bagi masyarakat yang tengah menghadapi kondisi lingkungan yang sulit. Program bantuan ini merupakan bagian dari rangkaian aksi kemanusiaan BAZNAS RI untuk mendukung masyarakat Palestina. Melalui berbagai program bantuan, BAZNAS RI berupaya memastikan bahwa bantuan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan secara tepat sasaran kepada mereka yang membutuhkan. Selain menyalurkan bantuan darurat, BAZNAS RI juga terus mengajak masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi dalam aksi solidaritas kemanusiaan bagi Palestina. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak konflik serta memperkuat semangat kemanusiaan lintas negara. Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS Distribusikan Selimut untuk Warga Gaza di Tengah Musim Dingin.” Dipublikasikan pada 27 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berbuka bagi Warga Palestina di Gaza
BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berbuka bagi Warga Palestina di Gaza
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa hidangan berbuka puasa kepada masyarakat Palestina di wilayah Gaza selama Ramadan 1447 Hijriah. Bantuan ini diberikan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap warga Palestina yang tengah menghadapi krisis kemanusiaan. Dalam program tersebut, BAZNAS RI mendistribusikan 1.314 paket hidangan berbuka kepada masyarakat di Gaza. Bantuan ini diharapkan dapat membantu warga memenuhi kebutuhan pangan selama menjalankan ibadah puasa di tengah keterbatasan akses logistik dan kondisi kemanusiaan yang masih sulit. Penyaluran bantuan menjadi bagian dari komitmen BAZNAS RI untuk memastikan masyarakat Palestina tetap mendapatkan dukungan kemanusiaan, khususnya pada momentum Ramadan ketika kebutuhan pangan meningkat. Paket hidangan berbuka disalurkan melalui kerja sama dengan mitra kemanusiaan di lapangan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran. Situasi di Gaza yang masih diliputi konflik dan keterbatasan akses logistik menjadi tantangan tersendiri dalam proses distribusi bantuan. Meski demikian, BAZNAS RI terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan kemanusiaan dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang terdampak krisis kemanusiaan di berbagai belahan dunia. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat Palestina sekaligus menghadirkan semangat kebersamaan dan kepedulian di bulan suci Ramadan. Sumber: BAZNAS RI. “Berkah Ramadan untuk Palestina, BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berbuka di Gaza.” Dipublikasikan pada 26 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis untuk Jaga Kepercayaan Publik
BAZNAS RI Perkuat Sistem Pengawasan Berlapis untuk Jaga Kepercayaan Publik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Langkah ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) berjalan sesuai dengan prinsip syariat serta ketentuan peraturan perundang-undangan. BAZNAS RI menjelaskan bahwa dalam menjalankan tugasnya, lembaga tersebut berada dalam sistem pengawasan yang melibatkan berbagai mekanisme kontrol. Pengawasan tersebut mencakup pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan dari berbagai otoritas terkait sesuai ketentuan yang berlaku. Penguatan pengawasan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat, yang menyebutkan bahwa pemerintah melalui Menteri Agama memiliki peran dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan Lembaga Amil Zakat (LAZ). Dalam praktiknya, pengawasan terhadap BAZNAS dilakukan oleh sejumlah lembaga, antara lain Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Kantor Akuntan Publik (KAP), serta mekanisme pengawasan internal di lingkungan BAZNAS. Sistem tersebut dirancang untuk memastikan bahwa seluruh pengelolaan dana zakat berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik. BAZNAS RI juga membuka ruang penguatan sistem pengawasan di masa mendatang, termasuk kemungkinan pembentukan Dewan Pengawas sebagaimana terdapat pada sejumlah lembaga amil zakat. Langkah ini dinilai dapat memperkuat struktur pengawasan sekaligus meningkatkan akuntabilitas kelembagaan. Melalui penguatan sistem pengawasan tersebut, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menjaga amanah masyarakat. Penerapan tata kelola yang transparan dan akuntabel diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memastikan dana zakat tersalurkan secara tepat sasaran kepada para mustahik. Sumber: BAZNAS RI. “Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel.” Dipublikasikan pada 26 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp4,1 Miliar dari AEON Group untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatra
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp4,1 Miliar dari AEON Group untuk Pemulihan Pascabencana di Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima dan menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp4,1 miliar dari AEON Group yang melibatkan kontribusi pelanggan dan karyawan AEON di Indonesia serta Jepang. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung proses pemulihan masyarakat terdampak bencana alam di wilayah Pulau Sumatra. Bencana yang terjadi pada akhir Desember 2025 melanda sejumlah wilayah di Sumatra, khususnya Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada infrastruktur publik serta menghambat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, AEON Group bersama AEON 1% Club Foundation menggalang donasi dari pelanggan dan karyawan di Indonesia maupun Jepang. Dana yang terkumpul berasal dari berbagai unit usaha AEON Group, termasuk AEON Indonesia, AEON Mall Indonesia, AEON Credit Service Indonesia, AEON Fantasy Indonesia, dan AEON Delight Indonesia. Total bantuan yang diserahkan kepada BAZNAS RI terdiri dari donasi sebesar Rp307,3 juta dari AEON Group Indonesia, 27.727.548 yen dari AEON Jepang, serta 50.000 dolar AS dari AEON 1% Club Foundation, sehingga keseluruhan bantuan mencapai sekitar Rp4,1 miliar. BAZNAS RI merencanakan penggunaan bantuan tersebut untuk mendukung berbagai program pemulihan pascabencana, khususnya pada sektor pendidikan dan kesehatan. Program yang akan dilaksanakan antara lain renovasi dua unit sekolah dan tiga unit madrasah, penyediaan perlengkapan sekolah bagi 600 siswa, layanan kesehatan bagi masyarakat, serta distribusi paket logistik bagi 500 keluarga terdampak. BAZNAS RI juga menegaskan bahwa sejak awal terjadinya bencana di Sumatra, lembaga tersebut telah menyalurkan berbagai bantuan kemanusiaan melalui program tanggap darurat hingga tahap pemulihan. Kolaborasi dengan AEON Group menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan kehidupan sosial, ekonomi, dan pendidikan masyarakat terdampak. Melalui sinergi ini, BAZNAS RI berharap kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dunia usaha dan masyarakat internasional, dapat terus diperkuat untuk membantu pemulihan wilayah terdampak bencana serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang membutuhkan. Sumber: BAZNAS RI. “Sinergi Pelanggan, Karyawan AEON Group di Indonesia, dan Jepang Salurkan Bantuan Rp4,1 Miliar Pemulihan Pascabencana di Sumatra Melalui BAZNAS RI.” Dipublikasikan pada 26 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA02/03/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Layani Zakat di Kementerian Kehutanan untuk Dorong Gerakan Zakat di Lingkungan Pemerintahan
BAZNAS RI Layani Zakat di Kementerian Kehutanan untuk Dorong Gerakan Zakat di Lingkungan Pemerintahan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menghadirkan layanan penunaian zakat secara langsung di Kementerian Kehutanan RI sebagai upaya memperluas kemudahan berzakat bagi aparatur sipil negara (ASN) serta mendorong penguatan gerakan zakat di lingkungan pemerintahan. Layanan zakat tersebut diselenggarakan di Kantor Kementerian Kehutanan di Jakarta. Inisiatif ini memberikan kemudahan bagi pejabat dan pegawai kementerian untuk menunaikan kewajiban zakat secara langsung di lingkungan kerja, terutama pada momentum Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni turut menunaikan zakatnya melalui layanan yang disediakan BAZNAS RI. Kehadiran layanan zakat di lingkungan perkantoran kementerian diharapkan dapat menjadi contoh bagi instansi pemerintah lainnya dalam memperkuat budaya berzakat di kalangan aparatur negara. BAZNAS RI menilai langkah Kementerian Kehutanan yang memfasilitasi layanan zakat di kantor merupakan terobosan positif dalam mendekatkan layanan zakat kepada para muzaki di lingkungan ASN. Upaya tersebut juga menjadi bagian dari strategi jemput bola yang dilakukan BAZNAS untuk meningkatkan kemudahan akses layanan zakat. Selain menghadirkan layanan penunaian zakat, BAZNAS RI juga menyalurkan Paket Ramadan Bahagia kepada para mustahik yang diundang dalam kegiatan tersebut. Program ini merupakan bantuan paket kebutuhan pokok bagi keluarga prasejahtera, termasuk yatim dan dhuafa, agar dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih layak. BAZNAS RI juga menyiapkan berbagai program strategis selama Ramadan untuk memastikan dana zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat. Program-program tersebut mencakup berbagai sektor, mulai dari bantuan sosial hingga pemberdayaan ekonomi umat. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI berharap semangat kolaborasi dalam penguatan gerakan zakat dapat diperluas ke berbagai kementerian, lembaga negara, serta institusi lainnya, sehingga pengelolaan zakat dapat semakin optimal dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Layani Zakat di Kementerian Kehutanan, Dorong Gerakan Zakat di Lingkungan Pemerintahan.” Dipublikasikan pada 26 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA27/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Salurkan Bantuan Tambahan Modal Usaha Bakulan untuk 100 Warga di Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Salurkan Bantuan Tambahan Modal Usaha Bakulan untuk 100 Warga di Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui program pendayagunaan zakat. Pada Kamis (26/2), BAZNAS Kota Mataram menyalurkan Bantuan Tambahan Modal Usaha Bakulan kepada 100 warga Kota Mataram yang memiliki usaha kecil dan mikro. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor BAZNAS Kota Mataram ini disalurkan langsung oleh Para Staf Pelaksana Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS Kota Mataram. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS untuk memperkuat ketahanan ekonomi mustahik sekaligus mendorong mereka agar dapat mengembangkan usaha yang telah dijalankan. Melalui bantuan tambahan modal ini, para penerima manfaat diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha bakulan yang mereka kelola, memperluas peluang pendapatan, serta memperkuat kemandirian ekonomi keluarga. BAZNAS Kota Mataram meyakini bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif semata, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memberdayakan masyarakat. Dengan pendekatan pendayagunaan yang tepat, zakat diharapkan mampu menjadi instrumen untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik secara berkelanjutan. Program bantuan modal usaha ini juga menjadi bagian dari komitmen BAZNAS Kota Mataram dalam menghadirkan program-program produktif yang berdampak langsung pada masyarakat. Selain membantu penguatan usaha kecil, program ini juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat kemandirian, kerja keras, dan optimisme bagi para pelaku usaha mikro di Kota Mataram. BAZNAS Kota Mataram mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunaikan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS, sehingga semakin banyak program pemberdayaan yang dapat dihadirkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Dengan dukungan bersama, zakat dapat menjadi kekuatan besar dalam membangun kesejahteraan umat dan memperkuat solidaritas sosial di Kota Mataram.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
BAZNAS RI Bagikan Paket Pangan bagi Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa
BAZNAS RI Bagikan Paket Pangan bagi Warga Palestina di Masjid Al-Aqsa
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 225 paket pangan kepada warga Palestina di kawasan Masjid Al-Aqsa. Bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan internasional BAZNAS RI untuk membantu masyarakat yang terdampak konflik serta keterbatasan akses terhadap kebutuhan pangan. Paket pangan yang disalurkan berisi berbagai kebutuhan pokok keluarga yang disesuaikan dengan pola konsumsi masyarakat setempat. Penyaluran bantuan dilakukan melalui mitra kemanusiaan di lapangan agar distribusi dapat berjalan secara tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan. Penyaluran bantuan tersebut merupakan amanah masyarakat Indonesia yang dihimpun melalui dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh BAZNAS RI. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat Palestina yang menghadapi berbagai keterbatasan akibat kondisi konflik yang masih berlangsung. Situasi kemanusiaan di Palestina menyebabkan akses terhadap kebutuhan pangan di sejumlah wilayah menjadi terbatas. Oleh karena itu, dukungan bantuan dari berbagai pihak, termasuk lembaga kemanusiaan internasional, sangat dibutuhkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari. Melalui program ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat Palestina. Upaya tersebut juga menjadi wujud solidaritas masyarakat Indonesia terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan yang dihadapi rakyat Palestina. Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Bagikan Paket Pangan untuk Warga Palestina di Masjid Al Aqsa.” Dipublikasikan pada 26 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Luncurkan Program Zmart di Tegal, Brebes, dan Pemalang untuk Perkuat Ekonomi Mustahik
BAZNAS RI Luncurkan Program Zmart di Tegal, Brebes, dan Pemalang untuk Perkuat Ekonomi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meluncurkan program Zmart di Kota Tegal, Kabupaten Brebes, dan Kabupaten Pemalang sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik melalui pengembangan usaha ritel mikro. Program ini menjadi salah satu strategi BAZNAS RI dalam mendorong kemandirian ekonomi keluarga penerima manfaat. Peluncuran program tersebut dilakukan secara simbolis di Pendopo Ki Gede Sebayu, Kota Tegal, Jawa Tengah, pada 25 Februari 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS RI, pemerintah daerah, serta perwakilan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah tersebut. Program Zmart merupakan bantuan pemberdayaan ekonomi yang ditujukan bagi para pelaku usaha kecil, khususnya pemilik warung tradisional. Melalui program ini, para penerima manfaat memperoleh dukungan berupa modal usaha, perlengkapan dagang, penataan tampilan warung, serta pendampingan pengelolaan usaha agar usaha mereka lebih berkembang dan kompetitif. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI mengalokasikan anggaran sebesar Rp720 juta untuk program Zmart di tiga daerah tersebut. Setiap wilayah memperoleh bantuan sebesar Rp240 juta dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 30 mustahik di masing-masing daerah. Program ini juga dilengkapi dengan pendampingan usaha untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan warung serta memperkuat sistem logistik melalui integrasi dengan platform distribusi. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu para pelaku usaha kecil meningkatkan omzet sekaligus memperluas akses terhadap layanan keuangan agar lebih bankable. Secara nasional, program Zmart telah berkembang pesat sejak pertama kali diluncurkan. Hingga Januari 2026, tercatat 4.805 unit Zmart telah tersebar di 115 kabupaten/kota di 34 provinsi di Indonesia. Program ini menjadi salah satu bentuk pemanfaatan dana zakat untuk mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat secara produktif. Melalui program tersebut, BAZNAS RI berharap para penerima manfaat dapat meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga serta secara bertahap bertransformasi dari mustahik menjadi muzaki. Pendekatan pemberdayaan ini juga diharapkan dapat memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya melalui penguatan usaha mikro di tingkat keluarga. Sumber: BAZNAS RI. “Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS RI Luncurkan Zmart di Tegal, Brebes, dan Pemalang.” Dipublikasikan pada 25 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Program Z-Ifthar di Masjid Al-Falaah Tangsel untuk Perkuat Ekonomi Umat
BAZNAS RI Hadirkan Program Z-Ifthar di Masjid Al-Falaah Tangsel untuk Perkuat Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meresmikan program Z-Ifthar Ramadan di Masjid Al-Falaah, Perum Muslim Al-Falaah 3 Pamulang, Tangerang Selatan, pada 24 Februari 2026. Program ini dihadirkan sebagai upaya memperkuat syiar Ramadan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi umat berbasis masjid. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama RI. Program Z-Ifthar diharapkan dapat menghadirkan aktivitas Ramadan yang tidak hanya berfokus pada ibadah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar masjid. Melalui program ini, masjid didorong untuk berperan lebih luas sebagai pusat pelayanan umat. Selain menjadi tempat ibadah, masjid juga diharapkan mampu menjadi pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha mikro dan kecil di lingkungan sekitar. Program Z-Ifthar juga terintegrasi dengan program BAZNAS Microfinance Masjid (BMM) yang sebelumnya telah memberikan dukungan permodalan kepada para pelaku usaha mikro berbasis jamaah masjid. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat serta membuka peluang usaha bagi warga sekitar. Dalam pelaksanaannya, kegiatan Z-Ifthar menghadirkan bazar dan aktivitas ekonomi yang melibatkan pelaku usaha mikro dari lingkungan masjid. Kehadiran kegiatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pemasaran bagi produk-produk usaha jamaah serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha kecil. Program ini juga mendapat dukungan dari pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat yang menilai bahwa kolaborasi antara BAZNAS RI, Kementerian Agama, dan pengurus masjid memberikan dampak positif bagi pengembangan usaha masyarakat di sekitar kawasan masjid. Melalui program Z-Ifthar Ramadan, BAZNAS RI berharap masjid dapat semakin berperan sebagai pusat kegiatan sosial, dakwah, dan pemberdayaan ekonomi umat, sehingga keberadaan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi motor penggerak kesejahteraan masyarakat. Sumber: BAZNAS RI. “Perkuat Ekonomi Umat, BAZNAS RI Hadirkan Z-Ifthar di Masjid Al-Falaah Tangsel.” Dipublikasikan pada 25 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berkah Ramadan bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Tebet
BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berkah Ramadan bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Tebet
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyalurkan bantuan melalui program Hidangan Berkah Ramadan (HBR) kepada masyarakat prasejahtera di Kampung Pemulung (Gasong), Tebet, Jakarta, pada 24 Februari 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS RI untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat selama bulan suci Ramadan. Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS RI mendistribusikan sekitar 400 porsi makanan siap saji beserta takjil kepada warga yang tinggal di kawasan tersebut. Bantuan ini diberikan agar masyarakat yang berada dalam kondisi ekonomi terbatas tetap dapat menikmati hidangan berbuka puasa yang layak. Kampung Pemulung yang dikenal sebagai Kampung Gasong merupakan permukiman yang dihuni ratusan keluarga pemulung dengan kondisi sosial ekonomi yang terbatas. Lingkungan tersebut berada di kawasan perkotaan yang padat dan menjadi salah satu wilayah yang mencerminkan kesenjangan sosial di ibu kota. Program Hidangan Berkah Ramadan merupakan salah satu kegiatan rutin BAZNAS RI yang dilaksanakan setiap tahun di berbagai wilayah Indonesia. Penyalurannya tidak hanya menyasar daerah pedesaan, tetapi juga menjangkau kantong-kantong kemiskinan di wilayah perkotaan serta daerah dengan tingkat kerentanan sosial yang tinggi. Melalui program ini, BAZNAS RI berupaya memastikan bahwa dana zakat yang dihimpun dari masyarakat dapat disalurkan secara tepat sasaran untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat prasejahtera. Kehadiran program ini juga diharapkan dapat menghadirkan keberkahan Ramadan serta memperkuat semangat kepedulian sosial di tengah masyarakat. Sumber: BAZNAS RI. “BAZNAS RI Bagikan Hidangan Berkah Ramadan bagi Masyarakat Prasejahtera di Kampung Pemulung Tebet.” Dipublikasikan pada 25 Februari 2026 di situs resmi BAZNAS RI.
BERITA26/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.

Lihat Daftar Rekening →