Berita Terbaru
BAZNAS dan Komunitas Runners QuScore Salurkan 9.000 Jersey untuk Bantu Korban Bencana di Sumatra dan Aceh
BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Komunitas Runners QuScore menyalurkan 9.000 jersey olahraga sebagai bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh. Inisiatif ini dilaksanakan sebagai bagian dari bentuk kepedulian komunitas dan dukungan terhadap proses pemulihan pascabencana.
Penyaluran jersey dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI yang mendistribusikan bantuan tersebut kepada keluarga penyintas di berbagai titik terdampak banjir dan tanah longsor. Jersey yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat fungsional dan menjadi simbol dukungan moral bagi para penerima manfaat yang tengah menghadapi masa pemulihan.
BAZNAS RI menegaskan bahwa kolaborasi dengan komunitas seperti Runners QuScore menunjukkan peran positif organisasi sosial dan komunitas dalam aksi kemanusiaan. Sinergi ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen yang dapat memperluas dampak sosial melalui dukungan unik dan kreatif di luar bentuk bantuan tradisional.
Distribusi bantuan jersey dilaksanakan dengan koordinasi yang terintegrasi bersama jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan di lapangan. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya sesuai dengan kondisi di lokasi terdampak.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Dukungan dari komunitas seperti QuScore menjadi contoh sinergi kreatif yang mampu memperkaya ragam layanan sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS, Komunitas Runners QuScore Salurkan 9.000 Jersey Bantu Korban Sumatra dan Aceh”, dipublikasikan 9 Januari 2026
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Banjar Salurkan Donasi Rp222 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Banjar menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp222 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Donasi ini menjadi bagian dari bentuk kepedulian lembaga zakat daerah kepada korban bencana di luar daerah asal.
Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kota Banjar kepada pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Dana bantuan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak, termasuk paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, serta layanan kemanusiaan lain sesuai batas kebutuhan prioritas.
BAZNAS RI memastikan bahwa seluruh proses pendistribusian bantuan dilakukan secara akuntabel dan transparan melalui koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak. Pendekatan ini dilaksanakan bersama pemerintah daerah setempat dan relawan untuk menjamin bantuan sampai kepada penerima manfaat secara tepat sasaran.
Sinergi antara BAZNAS Kota Banjar dan BAZNAS RI menunjukkan kemampuan lembaga zakat dalam menggerakkan solidaritas sosial lintas wilayah. Partisipasi aktif lembaga di tingkat daerah mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen filantropi yang efektif dalam merespons kondisi darurat dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
BAZNAS menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga zakat dan dukungan berbagai pihak menjadi kunci dalam memperluas dampak layanan kemanusiaan, khususnya di tengah upaya pemulihan pascabencana di Sumatra.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kota Banjar Salurkan Donasi Banjir Sumatra Sebesar Rp 222 Juta”, dipublikasikan 9 Januari 2026.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan PT Maybank Indonesia Finance Hadirkan Layanan Air Bersih sebagai Wujud Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan
BAZNAS Republik Indonesia bersama PT Maybank Indonesia Finance berkolaborasi dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari program kemanusiaan dan tanggung jawab sosial berkelanjutan. Inisiatif ini dilaksanakan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar air bersih yang merupakan hak fundamental masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami gangguan pascabencana alam.
Dalam kerja sama ini, PT Maybank Indonesia Finance memberikan dukungan konkret melalui penyediaan fasilitas dan sarana pendukung air bersih yang kemudian didistribusikan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di lokasi-lokasi terdampak. Bantuan air bersih difokuskan kepada komunitas yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur atau kontaminasi sumber air akibat banjir dan longsor.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa penyediaan layanan air bersih merupakan bagian dari pendekatan holistik dalam penanganan dampak bencana. Akses air bersih yang layak tidak hanya mencegah timbulnya gangguan kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan dasar masyarakat di masa pemulihan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan sektor swasta menjadi bagian penting dari strategi layanan kemanusiaan yang berkelanjutan.
Penyaluran layanan air bersih ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan prioritas masyarakat di lapangan. Pendekatan terintegrasi ini membantu memaksimalkan manfaat dari dukungan yang diberikan, serta meningkatkan efektivitas distribusi layanan.
BAZNAS menilai bahwa sinergi dengan mitra strategis seperti PT Maybank Indonesia Finance mencerminkan komitmen bersama dalam menjawab tantangan sosial kemanusiaan dengan pendekatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada dampak. Kolaborasi ini menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “PT Maybank Indonesia Finance Dukung Penyediaan Air Bersih Bersama BAZNAS sebagai Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan”, dipublikasikan 8 Januari 2026.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan UPZ KPK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir di Sumatra
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatra. Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial lembaga dan dukungan nyata bagi proses pemulihan pascabencana.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok harian dan dukungan logistik keluarga, sebagai respons terhadap kondisi darurat yang dihadapi penyintas bencana. Pendekatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memulihkan stabilitas kehidupan sehari-hari.
BAZNAS RI bekerja sama dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi terdampak, serta relawan lokal untuk memperkuat kecepatan dan ketepatan penyaluran bantuan. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah turut memastikan proses distribusi berjalan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Kolaborasi antara BAZNAS dan UPZ KPK mencerminkan sinergi antara lembaga zakat nasional dan unit pengumpul zakat di lingkungan institusi pemerintah dalam menjawab tantangan kemanusiaan. Sinergi tersebut juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya kemanusiaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan akuntabel.
BAZNAS menegaskan bahwa seluruh bantuan dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas guna menjamin amanah yang diberikan sampai kepada penerima manfaat yang berhak. Melalui kerja sama lintas lembaga, zakat menjadi instrumen sosial yang efektif dalam memperkuat ketahanan masyarakat terdampak bencana di Sumatra.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, UPZ KPK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir Sumatra”, dipublikasikan 7 Januari 2026.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Perlengkapan Belajar di Empat Titik Sumatera Barat untuk Siswa Penyintas Banjir
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan paket perlengkapan belajar di empat titik berbeda di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS untuk mendukung siswa yang terdampak banjir. Inisiatif ini bertujuan memastikan kontinuitas pendidikan serta membantu anak-anak penyintas dalam kembali aktif ke bangku sekolah pascabencana.
Distribusi paket perlengkapan belajar mencakup tas sekolah, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan pendidikan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota bersama pihak sekolah dan tokoh masyarakat di lokasi terdampak.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa penyediaan perlengkapan belajar merupakan bagian penting dari layanan kemanusiaan yang lebih luas, selain bantuan logistik dan layanan kesehatan, untuk mempercepat pemulihan sosial-ekonomi keluarga penyintas banjir. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong siswa kembali bersekolah dengan semangat dan rasa percaya diri yang lebih baik.
Proses distribusi didasarkan pada pendataan yang akurat serta kerja sama dengan pemerintah daerah setempat, sekolah, dan relawan lokal agar bantuan mencapai siswa yang paling membutuhkan. Pendekatan yang terkoordinasi ini memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan.
Melalui program ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana secara komprehensif, termasuk melalui dukungan pendidikan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan masa depan anak-anak di komunitas terdampak.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Perlengkapan Belajar Disalurkan di Empat Titik Sumbar”, dipublikasikan 7 Januari 2026.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Beri Layanan Dukungan Psikososial bagi Siswa di Pidie Jaya, Aceh
BAZNAS Republik Indonesia memberikan layanan dukungan psikososial kepada siswa di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah ini. Layanan ini dirancang untuk membantu siswa mengatasi tekanan emosional dan dampak psikologis yang timbul akibat bencana alam.
Program dukungan psikososial mencakup sesi konseling, kegiatan bermain yang terarah (therapeutic play), serta pembinaan kelompok yang bertujuan memperkuat ketahanan mental anak. Intervensi ini difokuskan pada siswa dari sekolah dasar hingga menengah pertama yang menunjukkan tanda-tanda stres, kecemasan, atau gangguan konsentrasi akibat pengalaman traumatis selama dan setelah kejadian bencana.
Layanan dilaksanakan oleh tim profesional BAZNAS yang telah dilatih khusus dalam pendekatan psikososial di situasi darurat. Intervensi tersebut dilakukan dengan pelibatan guru, orang tua, dan tenaga pendamping lokal untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung proses pemulihan siswa secara menyeluruh.
BAZNAS RI menyatakan bahwa dukungan psikososial merupakan komponen penting dalam respon bencana, karena kesehatan mental anak mempengaruhi kemampuan mereka untuk kembali beraktivitas normal, termasuk proses belajar di sekolah. Pendekatan holistik ini membantu siswa menemukan kembali rasa aman dan kepercayaan diri setelah mengalami kondisi yang penuh tekanan.
Distribusi layanan psikososial ini dilaksanakan berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat, sekolah, serta lembaga kemanusiaan lain untuk memastikan pendekatan yang terintegrasi dan kebutuhan anak dapat dipenuhi secara tepat sasaran.
Melalui program ini, BAZNAS RI menegaskan perannya dalam menyediakan layanan kemanusiaan yang komprehensif, tidak hanya pada aspek kebutuhan fisik dan material, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis masyarakat terdampak bencana di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Beri Layanan Dukungan Psikososial bagi Siswa di Pidie Jaya, Aceh”, dipublikasikan 7 Januari 2026.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah untuk Masjid dan Musala Terdampak Banjir di Sumatera Barat
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan bantuan peralatan ibadah kepada masjid dan musala yang terdampak banjir di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari kesiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas keagamaan masyarakat dan pemulihan layanan ibadah pascabencana.
Penyaluran bantuan mencakup perlengkapan ibadah yang diperlukan, seperti sajadah, Al-Qur’an, perlengkapan kebersihan, serta sarana pendukung kegiatan keagamaan di tempat ibadah. Paket bantuan disalurkan melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota yang bekerja sama dengan pengurus masjid, musala, serta tokoh masyarakat di wilayah terdampak.
BAZNAS RI memastikan bahwa proses distribusi dilakukan melalui pendataan kebutuhan yang akurat dan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta organisasi keagamaan setempat agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran. Pendekatan ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan prioritas kebutuhan ibadah menjelang bulan suci Ramadan.
Program bantuan peralatan ibadah ini merupakan bagian dari rangkaian layanan sosial BAZNAS yang bersifat responsif dan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berupaya memulihkan fungsi tempat ibadah yang sempat terganggu akibat bencana, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keterlibatan masyarakat dalam melaksanakan ibadah Ramadan.
BAZNAS menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dapat memberikan manfaat yang luas di berbagai aspek kehidupan, termasuk pemulihan fasilitas ibadah. Dukungan terhadap masjid dan musala menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus mendukung solidaritas sosial di tengah masyarakat terdampak bencana.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 6 Januari 2026.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan 13.000 paket logistik keluarga kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dalam masa tanggap darurat. Paket bantuan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas dan membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Distribusi paket logistik keluarga mencakup kebutuhan pokok harian, seperti beras, bahan makanan siap masak, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Bantuan ini disalurkan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi terdampak untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran.
BAZNAS RI menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan pendekatan yang akuntabel dan transparan. Dalam proses distribusi, BAZNAS bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan lapangan, serta pemangku kepentingan setempat untuk memastikan setiap paket bantuan diterima langsung oleh keluarga yang berhak.
Program bantuan logistik keluarga ini merupakan bagian dari rangkaian layanan kemanusiaan BAZNAS yang tidak hanya menyediakan bantuan darurat, tetapi juga mendukung stabilisasi kehidupan masyarakat pascagempa. Dengan tersalurnya sebanyak 13.000 paket logistik, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi krisis dan pascabencana.
Melalui upaya ini, BAZNAS RI menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Pendekatan terkoordinasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan mitra lokal menjadi kunci dalam memastikan bantuan memberikan manfaat nyata bagi penyintas bencana di berbagai wilayah Sumatra.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra”, dipublikasikan 6 Januari 2026.
BERITA06/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menghadirkan layanan kesehatan darurat bagi lebih dari 4.000 penyintas banjir di Pulau Sumatra sebagai bagian dari respon kemanusiaan terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan medis dasar serta dukungan kesehatan preventif di lokasi-lokasi terdampak.
Layanan kesehatan diberikan melalui tim medis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bekerja sama dengan relawan setempat dan fasilitas kesehatan mitra. Pelayanan mencakup pemeriksaan umum, pengobatan, serta edukasi kesehatan kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan pascagempa, seperti infeksi saluran pernapasan, keluhan kulit, dan masalah kesehatan lain akibat kondisi lingkungan pascabanjir.
BAZNAS RI memastikan layanan kesehatan dilakukan secara mobile dan melalui posko kesehatan yang tersebar di titik-titik terdampak. Tim kesehatan juga menjangkau daerah-daerah dengan akses terbatas untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan medis. Pendekatan ini dilaksanakan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah serta puskesmas setempat.
Selain fokus pada penanganan kondisi medis akut, layanan kesehatan ini juga memuat kegiatan edukasi preventif yang ditujukan untuk mengurangi risiko penyakit menular dan menjaga kebersihan lingkungan di tengah pemulihan pascabencana. Edukasi tersebut meliputi penyuluhan kebersihan, pencegahan infeksi, dan pola hidup sehat yang dapat diterapkan oleh masyarakat.
Melalui pelayanan kepada lebih dari 4.000 penyintas, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan sosial yang menyeluruh, termasuk dalam aspek kesehatan yang menjadi bagian penting dari pemulihan masyarakat. Program ini menunjukkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kemanusiaan yang responsif terhadap kebutuhan dasar warga terdampak bencana di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra”, dipublikasikan 5 Januari 2026.
BERITA06/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Paket Perlengkapan Belajar untuk Siswa Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan paket perlengkapan belajar bagi siswa yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Program ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan yang dirancang untuk membantu anak-anak penyintas dalam melanjutkan aktivitas pendidikan pascabencana.
Penyerahan paket perlengkapan belajar dilakukan melalui koordinasi antara BAZNAS RI dan jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten serta perangkat pendidikan di lokasi terdampak. Paket bantuan mencakup berbagai kebutuhan pendidikan dasar seperti tas sekolah, alat tulis, buku pelajaran, dan perlengkapan lain yang mendukung proses belajar mengajar.
BAZNAS RI menegaskan bahwa dukungan pendidikan untuk penyintas bencana merupakan langkah penting dalam menjaga kesejahteraan anak dan mendorong kontinuitas pendidikan di tengah kondisi pemulihan pascabencana. Dengan tersedianya perlengkapan sekolah yang layak, diharapkan siswa dapat kembali bersekolah dengan rasa percaya diri dan kelancaran proses belajar.
Proses distribusi paket perlengkapan belajar dilaksanakan secara tertib dan tepat sasaran melalui mekanisme yang terkoordinasi bersama pemerintah daerah, sekolah, serta relawan setempat. Pendekatan ini memastikan bantuan diterima langsung oleh siswa yang membutuhkan, terutama mereka yang masih menghadapi tantangan akibat dampak banjir.
BAZNAS menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana melalui layanan sosial yang inklusif, sementara dukungan atas pendidikan anak merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga penyintas.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Paket Perlengkapan Belajar Disalurkan untuk Siswa Penyintas Banjir Sumatra”, dipublikasikan 5 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 400 Paket Sembako bagi Nelayan Terdampak Bencana di Kota Pariaman
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, BAZNAS RI menyalurkan 400 paket sembako kepada para nelayan di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Bantuan ini ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga nelayan yang aktivitasnya terganggu akibat bencana hidrometeorologi.
Paket sembako tersebut berasal dari sedekah konsumen Alfamart yang dihimpun melalui BAZNAS RI dan kemudian disalurkan melalui BAZNAS Kota Pariaman. Donasi masyarakat yang dikumpulkan dari aktivitas belanja harian ini diolah menjadi bantuan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh penerima.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada para nelayan penerima manfaat di berbagai wilayah Kota Pariaman. Kehadiran bantuan sembako ini menjadi dukungan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama di tengah proses pemulihan pascabencana.
Program ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam memperkuat solidaritas sosial. Kolaborasi tersebut memungkinkan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kemanusiaan yang responsif, amanah, dan akuntabel. Dengan dukungan masyarakat dan para mitra, BAZNAS berharap semakin banyak warga terdampak bencana yang dapat terbantu dan bangkit kembali.
Atribusi Sumber:
Pemerintah Kota Pariaman, “Yota Balad Salurkan 400 Paket Sembako BAZNAS RI”, dipublikasikan 31 Desember 2025.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya untuk Bantu Korban Banjir
BAZNAS Republik Indonesia membangun fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) darurat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak akan sarana sanitasi yang layak di tengah kondisi darurat pascabanjir.
Pembangunan MCK darurat dilakukan di titik-titik lokasi yang sangat membutuhkan, terutama di lokasi pengungsian dan permukiman warga yang mengalami gangguan fasilitas sanitasi. Sarana ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam hal kebersihan diri dan keluarga, sekaligus mencegah munculnya risiko kesehatan yang sering menyertai kondisi pascabanjir.
Dalam pelaksanaannya, tim BAZNAS Tanggap Bencana bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan relawan lokal. Pendekatan kolaboratif ini memastikan proses pembangunan MCK dapat berjalan efektif, aman, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.
BAZNAS RI menilai bahwa penyediaan fasilitas sanitasi merupakan bagian penting dari layanan kemanusiaan, mengingat kondisi darurat cenderung menimbulkan tantangan besar dalam pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk akses air bersih dan sanitasi yang memadai. Kehadiran MCK darurat diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta menjaga kesehatan masyarakat di masa transisi pascabanjir.
Seluruh kegiatan dibangun dan disalurkan berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, selaras dengan tata kelola BAZNAS. Pendekatan ini menjamin bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat serta tersalurkan secara tepat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Korban Banjir, BAZNAS RI Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya”, dipublikasikan 3 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan 160.000 liter air bersih untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan ini hadir sebagai respons terhadap krisis air bersih yang muncul akibat gangguan pascahujan deras dan banjir di kawasan tersebut.
Distribusi air bersih dilakukan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan lokal. Upaya ini mencakup pengiriman air ke titik-titik lokasi pengungsian, permukiman warga, serta fasilitas umum yang sangat membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan harian seperti minum, memasak, dan kebersihan.
Penyaluran 160.000 liter air bersih menjadi bagian dari rangkaian layanan kemanusiaan yang diselenggarakan BAZNAS RI di wilayah terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya. Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan prioritas dalam fase darurat bencana, khususnya untuk menjaga kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit akibat kualitas air yang buruk.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI memastikan distribusi air dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten, serta relawan di lapangan, sehingga setiap bantuan yang disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Pendekatan ini juga mendukung efisiensi layanan serta akuntabilitas dalam manajemen tanggap darurat.
BAZNAS menilai bahwa penyediaan air bersih merupakan layanan kemanusiaan penting yang harus segera dipenuhi untuk mengurangi beban warga terdampak bencana. Dukungan tersebut diharapkan membantu warga dalam menjalankan aktivitas harian secara lebih layak dan mencegah dampak kesehatan yang kerap menyertai kondisi darurat air.
Seluruh proses penyaluran dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk menjamin penggunaan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus berada di garis depan dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang adaptif dan responsif di tengah kondisi bencana.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang”, dipublikasikan 3 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perbaiki 1.240 Rumah Mustahik di Berbagai Daerah Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia berhasil memperbaiki 1.240 rumah milik mustahik di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan keluarga kurang mampu.
Perbaikan rumah dilakukan di banyak daerah, mencakup wilayah perkotaan hingga pedesaan, sebagai respons nyata terhadap kebutuhan renovasi hunian para mustahik yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kegiatan ini mencerminkan arah program BAZNAS dalam memberikan dampak langsung terhadap kondisi kehidupan masyarakat.
Dalam pelaksanaan program perbaikan rumah mustahik, BAZNAS RI bekerja sama dengan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota serta pemangku kepentingan lokal. Pendekatan kolaboratif ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses renovasi terlaksana secara akuntabel dan tepat sasaran, serta sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Program perbaikan rumah tidak hanya menyediakan dukungan fisik, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan masyarakat setempat, termasuk melibatkan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan sehingga turut memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas.
BAZNAS RI menilai bahwa keberhasilan perbaikan 1.240 rumah pada 2025 menunjukkan komitmen lembaga dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang nyata dan berkelanjutan. Upaya ini juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mustahik dan keluarganya, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di komunitas penerima manfaat.
Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sesuai standar tata kelola BAZNAS. Pendekatan ini menjamin bahwa bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik serta dapat dipertanggungjawabkan secara publik.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Selama 2025, BAZNAS RI Berhasil Perbaiki 1.240 Rumah Mustahik di Berbagai Daerah Indonesia”, dipublikasikan 2 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Apresiasi Malam Dzikir Nasional Republika 2025
BAZNAS Republik Indonesia menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya Malam Dzikir Nasional Republika 2025, sebuah kegiatan keagamaan yang menyatukan jamaah dari berbagai daerah dalam suasana refleksi spiritual menjelang akhir tahun. Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat nilai keagamaan dan solidaritas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Dalam rilis resmi BAZNAS RI, kegiatan ini dinilai memiliki makna penting dalam memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan ketenangan batin melalui amalan dzikir dan doa bersama. Momentum seperti ini dipandang sejalan dengan nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah, yang juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama.
BAZNAS menilai bahwa kegiatan keagamaan massal seperti Malam Dzikir Nasional memiliki potensi untuk memperkuat hubungan sosial dan spiritual di tengah masyarakat. Selain itu, acara tersebut dapat menjadi wahana edukasi nilai-nilai kebaikan dan motivasi untuk terus meningkatkan amal sosial menuju kesejahteraan umat.
Sebagai lembaga yang berkecimpung dalam pengelolaan zakat dan pelayanan sosial keagamaan, BAZNAS mengapresiasi penyelenggaraan acara yang berhasil menghadirkan warga dari beragam latar belakang dalam suasana ibadah yang khidmat. BAZNAS berharap program seperti ini dapat terus berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta menjadikan amal kebaikan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat.
Secara khusus, apresiasi ini juga menjadi dorongan bagi BAZNAS untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan kemanusiaan yang menumbuhkan nilai solidaritas dan kebersamaan, sekaligus memperkuat peran zakat dan filantropi Islam dalam pembangunan sosial di Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Apresiasi Malam Dzikir Nasional Republika 2025”, dipublikasikan 31 Desember 2025.
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Dinilai Tepat Sasaran dalam Penyaluran Zakat oleh Pemerintah Kota Semarang
Pemerintah Kota Semarang memberikan apresiasi terhadap penyaluran zakat yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), menilai proses distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) telah berlangsung tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat kurang mampu. Pernyataan ini disampaikan dalam forum koordinasi bersama Pemkot dan pihak terkait di Semarang.
Pemerintah setempat menilai keberhasilan distribusi zakat BAZNAS ditandai dengan ketepatan identifikasi kelompok penerima manfaat, serta kecepatan respons terhadap kebutuhan rumah tangga dhuafa, pekerja informal, dan kelompok rentan lainnya. Pendekatan distribusi dianggap mampu menjawab kebutuhan sosial di berbagai wilayah Kota Semarang.
Menurut evaluasi pemerintah kota, keterlibatan BAZNAS dalam kolaborasi dengan pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, memperkuat sinergi sosial yang berdampak pada penurunan beban ekonomi kelompok kurang mampu. Upaya ini dinilai mendukung strategi kesejahteraan lokal dan memperluas jangkauan layanan zakat secara terukur.
Penilaian positif tersebut sekaligus mencerminkan kepercayaan berbagai pihak terhadap tata kelola distribusi zakat oleh BAZNAS, termasuk pemanfaatan data penerima manfaat yang akurat, pemantauan lapangan, serta keterbukaan informasi. Koordinasi intensif antara BAZNAS Kota Semarang dan unsur pemerintahan dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program zakat tersebut.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan dan pemberdayaan sosial, selaras dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat fondasi penyaluran zakat yang adil dan tepat waktu bagi masyarakat yang membutuhkan.
Atribusi Sumber: RRI, “Pemkot Semarang Nilai Penyaluran Zakat BAZNAS Tepat Sasaran”, dipublikasikan 1 Januari 2026.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Donasi Rp378 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp378 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian lembaga zakat daerah bersama masyarakat setempat dalam merespon kebutuhan mendesak korban bencana.
Dana donasi yang disampaikan kepada BAZNAS RI akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas, termasuk penyediaan paket logistik keluarga, dukungan kesehatan, serta bantuan untuk pemulihan sosial dan ekonomi di lokasi terdampak. Pendekatan pendistribusian bantuan dirancang mengutamakan ketepatan sasaran dan kebutuhan riil masyarakat penyintas.
Proses penyerahan donasi dilakukan melalui mekanisme koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta pemerintah daerah setempat untuk memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan secara cepat, tertib, dan akuntabel kepada warga yang membutuhkan. Kolaborasi ini turut melibatkan relawan lokal dan mitra strategis di lapangan untuk memperkuat efektivitas penanganan bencana.
BAZNAS RI menilai bahwa sinergi antara BAZNAS daerah dan BAZNAS RI mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang kuat dalam merespons krisis kemanusiaan. Partisipasi aktif BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam penghimpunan donasi menjadi salah satu contoh kerja kolektif untuk menghadirkan dukungan nyata bagi korban bencana di luar daerah asal.
Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan sesuai dengan prinsip tata kelola zakat yang amanah dan transparan, serta berdasarkan data kebutuhan di lapangan. Melalui pendekatan yang akuntabel dan terkoordinasi, BAZNAS terus memperluas dampak layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Donasi Banjir Sumatra Rp378 Juta melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 31 Desember 2025.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kuningan Salurkan Donasi Rp800 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Kuningan menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp800 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di beberapa wilayah di Pulau Sumatra. Donasi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan lembaga lokal dalam merespons kebutuhan mendesak para korban bencana.
Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Kuningan kepada Pimpinan BAZNAS RI. Dana yang terkumpul akan dikelola dan disalurkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar keluarga terdampak, termasuk bantuan logistik, peralatan rumah tangga, serta dukungan pemulihan sosial-ekonomi sesuai dengan prioritas kebutuhan di lokasi bencana.
BAZNAS RI memastikan bahwa proses pendistribusian bantuan dilakukan lewat koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan di lapangan. Pendekatan ini dimaksudkan agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Donasi dari BAZNAS Kuningan ini mencerminkan peran strategis lembaga amil zakat di tingkat daerah dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan. Sinergi antara BAZNAS daerah dan BAZNAS RI menegaskan kontribusi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang mampu menjawab tantangan kemanusiaan secara cepat dan akuntabel.
Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan sesuai prinsip tata kelola zakat yang amanah dan transparan. Melalui kerja sama lintas lembaga dan pemberdayaan masyarakat, BAZNAS berkomitmen memperluas dampak bantuan kemanusiaan serta mendukung proses pemulihan komunitas terdampak bencana di Sumatra.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Korban Banjir Sumatra, BAZNAS Kuningan Salurkan Donasi Rp800 Juta Melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 30 Desember 2025.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp459 Juta
BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp459 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra. Bantuan ini diserahkan sebagai respons terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Penyaluran bantuan dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Bekasi melalui koordinasi dengan BAZNAS RI dan jaringan BAZNAS di daerah terdampak. Dana kemanusiaan tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana, meliputi paket logistik keluarga, layanan kesehatan darurat, serta dukungan pemulihan sosial untuk membantu masyarakat dalam fase awal pemulihan pascabencana.
Dalam mekanisme distribusi bantuan, BAZNAS RI menekankan pentingnya koordinasi yang terintegrasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta pemangku kepentingan setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tertib, dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan.
BAZNAS menilai bahwa keterlibatan lembaga amil zakat daerah bersama BAZNAS RI menunjukkan semangat sinergi dan solidaritas kemanusiaan di tingkat lokal dan nasional. Kolaborasi ini menjadi bukti bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat dimobilisasi secara efektif dalam konteks bencana untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan sosial-ekonomi.
Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan melalui mekanisme yang akuntabel dan transparan sesuai prinsip tata kelola zakat yang baik. Dengan demikian, amanah masyarakat yang dipercayakan melalui lembaga zakat tersampaikan secara optimal kepada para penerima manfaat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp459 Juta”, dipublikasikan 30 Desember 2025.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk 116 Ribu Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan secara luas kepada sekitar 116 ribu korban bencana alam di Pulau Sumatra. Distribusi bantuan ini merupakan bagian dari respon berkelanjutan lembaga dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak banjir, tanah longsor, dan bencana alam lainnya.
Penyaluran bantuan kemanusiaan mencakup kebutuhan dasar seperti paket logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, serta bantuan lain yang ditujukan untuk menunjang kebutuhan harian warga terdampak. Layanan ini disalurkan melalui jaringan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta tim tanggap bencana di berbagai titik lokasi terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Dalam proses pendistribusian, BAZNAS RI mengutamakan koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta pemangku kepentingan di lapangan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Pendekatan ini juga dilaksanakan dengan standar akuntabilitas dan transparansi lembaga.
BAZNAS menilai bahwa dukungan kemanusiaan yang diberikan menjadi bagian penting dari upaya pemulihan komunitas pascabencana. Bantuan yang tersebar luas diharapkan dapat membantu meringankan beban korban, mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar, serta menjadi pondasi awal dalam proses pemulihan sosial-ekonomi masyarakat setempat.
Melalui penyaluran bantuan kepada lebih dari 116 ribu penerima manfaat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang menghadapi situasi darurat. BAZNAS juga menyatakan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi memperluas jangkauan layanan kemanusiaan di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk 116 Ribu Korban Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 29 Desember 2025.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
