WhatsApp Icon
BAZNAS RI: Petani Binaan di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan

BAZNAS RI melalui Program Lumbung Pangan mencatat keberhasilan besar dengan capaian panen raya jagung hingga 400 ton di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa zakat dapat dioptimalkan sebagai instrumen produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, dengan melibatkan 32 petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan. Mereka mengelola lahan seluas 50 hektare dengan hasil panen yang signifikan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan akses pasar yang lebih luas.

Dalam pengembangannya, BAZNAS RI juga memperluas program pertanian ke komoditas lain seperti padi di wilayah Masbagik dan Sikur, dengan melibatkan sekitar 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton. Pendekatan ini menunjukkan strategi terintegrasi dalam membangun ketahanan pangan berbasis zakat.

Keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah NTB.

Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program zakat produktif di sektor pertanian, sehingga mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Dukung Ketahanan Pangan, Petani Binaan BAZNAS di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, ia juga menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

 

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BAZNAS RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Balai Ternak, salah satunya yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi berbasis zakat yang menyasar langsung masyarakat mustahik di sektor peternakan.

Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI tersebut merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi serupa di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar capaian administratif. Ia memastikan bahwa implementasi Balai Ternak di NTB telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya dalam peningkatan ekonomi keluarga peternak.

Dalam pelaksanaannya, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik dengan total 57 ekor sapi Bali yang terdiri dari satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. BAZNAS RI juga mengalokasikan bantuan sekitar Rp806,25 juta, mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, penyediaan ternak, hingga sistem peternakan terintegrasi.

Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh para peternak, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi tambahan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengembangan Balai Ternak ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa di berbagai daerah, termasuk peluang penambahan titik di NTB. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam pandangan yang disampaikan melalui forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui intervensi pendidikan yang sistematis.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, mustahik memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, Menag juga menyinggung bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Balai Ternak Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik

BAZNAS RI memastikan kesiapan hewan kurban terbaik melalui program Balai Ternak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi peternakan di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.

Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS RI memastikan bahwa hewan ternak yang dikelola oleh para peternak binaan telah memenuhi kriteria dan layak untuk dikurbankan. Bahkan, berdasarkan laporan peternak, sapi-sapi yang tersedia sudah siap dipasarkan untuk kebutuhan ibadah kurban masyarakat.

Program Balai Ternak BAZNAS RI ini melibatkan 30 peternak mustahik dengan total populasi sekitar 57 ekor sapi Bali, yang terdiri dari pejantan, indukan, dan bakalan jantan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Selain memastikan kualitas ternak, BAZNAS RI juga mendorong peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengolahan limbah menjadi kompos dan biogas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membangun sistem peternakan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Dalam perspektif pemberdayaan zakat produktif, program Balai Ternak ini menjadi instrumen penting untuk mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan akses pasar, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui kesiapan hewan kurban ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya bahwa ibadah kurban tidak hanya memenuhi aspek spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sumber:
BAZNAS RI. “Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

BAZNAS Sukses Berdayakan Pedagang Makanan Kantin di Kota Bukittinggi dan Raup Omzet Rp40 Juta
BAZNAS Sukses Berdayakan Pedagang Makanan Kantin di Kota Bukittinggi dan Raup Omzet Rp40 Juta
BAZNAS Republik Indonesia berhasil mencatat capaian positif melalui program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan untuk pedagang makanan kantin di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Dukungan yang difokuskan pada penguatan usaha mikro ini berhasil mendorong peserta program meraih omzet mencapai Rp40 juta, menandakan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pelaku usaha. Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS memberikan kombinasi dukungan modal usaha, pembinaan keterampilan operasional, serta pendampingan dalam aspek pemasaran. Pendekatan komprehensif tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan pedagang dalam mengelola usaha mereka secara mandiri, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, keberhasilan yang diraih pedagang makanan kantin tersebut mencerminkan efektivitas strategi zakat produktif yang diterapkan. Pembinaan intensif dan dukungan berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kapasitas operasional usaha, tetapi juga memperluas akses pasar serta mendorong peningkatan daya saing di lingkungan usaha mikro. Program pemberdayaan ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, dan pemangku kepentingan lokal di Kota Bukittinggi. Koordinasi tersebut memastikan bahwa dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil pelaku usaha dan karakter pasar setempat, sekaligus memperkuat jaringan usaha berbasis komunitas. BAZNAS RI menegaskan bahwa zakat produktif merupakan instrumen penting dalam agenda pemberdayaan ekonomi nasional. Dengan membantu pelaku usaha kecil untuk tumbuh dan mandiri, zakat tidak hanya menjawab kebutuhan konsumtif, tetapi juga mendorong perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi ekonomi lokal. Melalui pencapaian omzet Rp40 juta oleh pedagang makanan kantin di Bukittinggi, BAZNAS RI berharap model pemberdayaan berbasis zakat ini dapat diterapkan secara lebih luas lagi di wilayah lain. Harapannya, lebih banyak pelaku usaha mikro yang dapat memperoleh manfaat nyata dari program pemberdayaan ekonomi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Sukses Berdayakan Pedagang Makanan Kantin di Kota Bukittinggi, Raup Omzet Rp40 Juta”, dipublikasikan 20 Januari 2026.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pulihkan Sumatra
BAZNAS Bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pulihkan Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Kolaborasi ini mencerminkan kepedulian lembaga pendidikan dan lembaga zakat dalam merespons kondisi darurat pascabencana serta membantu percepatan pemulihan sosial-ekonomi masyarakat. Penyerahan bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI agar penyaluran dapat dilaksanakan secara terkoordinasi dan tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas, termasuk paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, serta layanan kemanusiaan lain sesuai dengan kebutuhan prioritas di lapangan. BAZNAS RI memastikan bahwa setiap tahap distribusi bantuan dilaksanakan dengan prinsip akuntabel dan transparan melalui koordinasi intensif bersama jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi terdampak. Pendekatan ini melibatkan relawan lokal dan pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas distribusi serta memastikan bantuan sampai kepada penerima manfaat yang berhak. Kolaborasi dengan Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi menunjukkan peran signifikan sektor pendidikan dalam gerakan filantropi nasional. Keterlibatan sekolah dan komunitas dalam aksi kemanusiaan menambah kekuatan kolektif dalam menjawab tantangan pemulihan pascabencana, sekaligus memperluas jaringan dukungan sosial bagi korban di Sumatra. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi krisis dengan pendekatan layanan kemanusiaan yang profesional, terkoordinasi, dan berkelanjutan, demi memperluas dampak manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada yang membutuhkan di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS RI, Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pulihkan Sumatra”, dipublikasikan 19 Janauari 2026.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Rangka HUT ke-25 BAZNAS
BAZNAS Kota Mataram Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Rangka HUT ke-25 BAZNAS
BAZNAS Kota Mataram menyelenggarakan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Kota Mataram. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh refleksi, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-25. Peringatan Isra Miraj tersebut diisi dengan tausiah oleh TGH. Muammar Nasrullah, Ketua MUI Kota Mataram. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya kesiapan setiap individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, bukan dengan menghindari masalah, melainkan menghadapinya secara bijak dan bertanggung jawab. Salah satu kunci utama yang disampaikan adalah menjaga shalat agar selalu dilaksanakan dengan khusyuk, karena shalat menjadi sumber kekuatan spiritual dan ketenangan batin. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Mataram H. Djaswad, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, serta seluruh Amil Pelaksana BAZNAS Kota Mataram. Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan amil menunjukkan kebersamaan serta komitmen dalam meneladani nilai-nilai Isra Miraj sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas kelembagaan. Melalui peringatan Isra Miraj yang bertepatan dengan HUT ke-25 BAZNAS ini, diharapkan seluruh insan BAZNAS Kota Mataram dapat semakin memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan semangat kesiapan menghadapi tantangan kerja dengan landasan spiritual yang kokoh. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan utama dalam pengabdian kepada umat bersumber dari kedekatan kepada Allah SWT dan konsistensi dalam menjalankan shalat dengan penuh kekhusyukan.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
BAZNAS dan Pemda Salurkan Bantuan Rp250 Juta bagi Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS dan Pemda Salurkan Bantuan Rp250 Juta bagi Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia bersama pemerintah daerah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp250 juta untuk masyarakat yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara lembaga zakat nasional dan pemerintahan lokal dalam merespons kebutuhan mendesak pascabencana banjir dan tanah longsor. Penyaluran dana bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI, yang kemudian dikoordinasikan secara terstruktur dengan jaringan BAZNAS di provinsi dan kabupaten/kota terdampak. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, termasuk paket logistik keluarga, dukungan layanan sosial, serta kebutuhan lain yang menjadi prioritas di lapangan. BAZNAS RI menegaskan bahwa proses distribusi bantuan dilaksanakan secara akuntabel dan transparan, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan relawan lokal untuk memastikan bantuan dapat diterima secara cepat, tertib, dan tepat sasaran. Pendekatan ini juga memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam situasi krisis kemanusiaan. Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat memperluas dampak bantuan kemanusiaan dan mempercepat proses pemulihan komunitas terdampak bencana. Sinergi ini mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Melalui penyaluran bantuan Rp250 juta ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana dengan pendekatan profesional dan berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan sosial bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kolaborasi Pemda dan BAZNAS, Bantuan Rp250 Juta Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatra”, dipublikasikan 15 Januari 2026.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp161 Juta untuk Aceh dan Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp161 Juta untuk Aceh dan Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bogor menyalurkan donasi kemanusiaan senilai Rp161 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dan beberapa wilayah lain di Pulau Sumatra. Donasi ini merupakan wujud kepedulian lembaga zakat daerah terhadap kondisi darurat sosial yang dialami masyarakat jauh dari wilayah asalnya. Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Bogor kepada pimpinan BAZNAS RI. Dana bantuan tersebut akan dikelola dan disalurkan melalui mekanisme BAZNAS untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana, termasuk paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, dan kebutuhan kemanusiaan lainnya berdasarkan prioritas di lapangan. BAZNAS RI memastikan seluruh bantuan dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak. Distribusi bantuan dilaksanakan bersama pemerintah daerah setempat dan relawan tanggap bencana guna menjamin bahwa bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara efektif dan efisien. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bogor dan BAZNAS RI mencerminkan peran kuat lembaga zakat dalam menghadirkan solidaritas sosial antarwilayah. Kolaborasi ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen filantropi yang responsif dalam menyikapi kondisi pascabencana, sekaligus memperluas jaringan layanan kemanusiaan nasional. Melalui kerja sama lintas wilayah seperti ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana dengan pendekatan yang profesional, holistik, dan berkelanjutan demi memperluas wawasan serta dampak manfaat zakat nasional bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS Pulihkan Sumatra, NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 juta”, dipublikasikan 15 Januari 2026.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 Juta untuk Pulihkan Sumatra
BAZNAS dan NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 Juta untuk Pulihkan Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia bersama NWDI (Network of Waqf and Development Initiative) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp150 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana. Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan NWDI kepada Pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS di daerah-daerah terdampak bencana. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas, termasuk bantuan logistik keluarga, serta dukungan layanan sosial dan kemanusiaan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan. BAZNAS RI memastikan bahwa proses pendistribusian bantuan dilakukan secara akuntabel dan transparan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di lokasi terdampak. Pendekatan ini ditujukan agar bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal. Kolaborasi dengan NWDI mencerminkan peran sinergis antara lembaga zakat nasional dan mitra strategis internasional atau jaringan perwakafan dalam menjawab tantangan kemanusiaan. Sinergi ini memperluas cakupan layanan sosial zakat dan filantropi Islam, serta meningkatkan efektivitas respons terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi darurat. Melalui dukungan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana dengan layanan kemanusiaan yang profesional, terkoordinasi, dan berorientasi pada dampak nyata bagi kesejahteraan para penyintas di wilayah Sumatra. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS Pulihkan Sumatra, NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 juta”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras dan Mushaf Al-Qur’an untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras dan Mushaf Al-Qur’an untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 3 ton beras dan mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Bantuan ini disalurkan melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi dampak banjir dan tanah longsor. Penyaluran bantuan merupakan amanah dari masyarakat Riau yang telah mempercayakan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Tim BTB bertugas menyalurkan paket pangan dan mushaf ini secara langsung ke lokasi terdampak untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar serta mendukung aspek spiritual masyarakat pascabencana. Pimpinan BTB Provinsi Riau menjelaskan bahwa bantuan ini diharapkan meringankan beban masyarakat di masa pemulihan, sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah di tengah proses pemulihan pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan dalam pendampingan distribusi bantuan sehingga pelaksanaannya berjalan tepat sasaran. Dalam pernyataannya, BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau atas kepercayaan yang telah diberikan kepada lembaga zakat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ini. Bantuan beras dan mushaf diharapkan menjadi bagian dari dukungan nyata masyarakat Riau kepada saudara-saudaranya yang terdampak bencana. Atribusi Sumber: ANTARA, “Baznas Riau salurkan bantuan 3 ton beras bagi korban bencana di Tapsel”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kabupaten Bandung Barat Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bandung Barat Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bandung Barat menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp100 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Donasi ini menjadi wujud kepedulian lembaga zakat daerah terhadap kondisi darurat sosial yang dialami komunitas di luar wilayahnya. Penyerahan donasi kepada BAZNAS RI dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Bandung Barat untuk kemudian dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi kepada penyintas bencana sesuai kebutuhan di lapangan. Dana bantuan ini akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas seperti paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, dan bantuan kemanusiaan lain yang menjadi prioritas di berbagai titik terdampak. BAZNAS RI menegaskan bahwa proses distribusi bantuan akan dilaksanakan melalui mekanisme akuntabel dan transparan, bekerja sama dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak serta relawan lapangan. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung Barat dan BAZNAS RI mencerminkan peran lembaga zakat dalam menghadirkan solidaritas sosial lintas daerah. Dukungan seperti ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen filantropi yang responsif terhadap kondisi kemanusiaan, terutama dalam situasi bencana alam. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana dalam proses pemulihan, dengan pendekatan profesional, transparan, dan berkelanjutan demi memperluas dampak manfaat zakat nasional. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bandung Barat Salurkan Bantuan Banjir Sumatra Sebesar Rp100 Juta”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan 186.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami gangguan akses terhadap sumber air bersih akibat bencana alam. Distribusi air bersih dilaksanakan secara bertahap melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bekerja sama dengan relawan lokal dan pihak berwenang di daerah terdampak. Upaya ini dirancang untuk memastikan penyediaan air minum dan kebutuhan sanitasi dasar dapat terpenuhi dengan baik, terutama di komunitas yang kesulitan memperoleh air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan kontaminasi sumber air. BAZNAS RI menjelaskan bahwa layanan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam tanggap darurat bencana, karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Distribusi dilakukan dengan pendekatan akuntabel dan terkoordinasi bersama pemerintah daerah, sehingga bantuan dapat diterima secara cepat dan tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan. Selain menyediakan air bersih, tim BAZNAS juga memberikan edukasi terkait pemanfaatan air yang aman dan higienis guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan pascabanjir. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan kondisi kesehatan yang layak selama masa pemulihan. Melalui distribusi 186.000 liter air bersih ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, menyediakan layanan sosial yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan penyintas. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Al-Azhar Syifa Budi Salurkan Donasi Rp196 Juta untuk Penyintas Banjir Sumatra
BAZNAS dan Al-Azhar Syifa Budi Salurkan Donasi Rp196 Juta untuk Penyintas Banjir Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp196 juta dari Yayasan Al-Azhar Syifa Budi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Sumatra. Donasi ini disalurkan melalui BAZNAS RI sebagai bentuk dukungan nyata dari lembaga pendidikan terhadap proses pemulihan pascabencana. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan Yayasan Al-Azhar Syifa Budi kepada Pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian akan dikelola dan disalurkan kepada keluarga penyintas sesuai kebutuhan di lapangan. Dana bantuan akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, serta layanan kemanusiaan lain yang menjadi prioritas di wilayah terdampak. BAZNAS RI menegaskan bahwa seluruh bantuan dikelola melalui mekanisme yang akuntabel dan transparan, dengan koordinasi intensif bersama jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di Sumatra. Pendekatan ini dilakukan agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS dan Al-Azhar Syifa Budi mencerminkan partisipasi aktif sektor pendidikan dan lembaga masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Dukungan semacam ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap situasi darurat, sekaligus memperluas jangkauan layanan kemanusiaan di berbagai wilayah terdampak bencana. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak bencana dengan layanan sosial yang berkelanjutan, profesional, dan berorientasi pada dampak langsung bagi penerima manfaat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Penyintas Banjir Sumatra, Al-Azhar Syifa Budi Salurkan Donasi Rp196 Juta melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Kalimantan Selatan Bersama Wakil Presiden RI
BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Kalimantan Selatan Bersama Wakil Presiden RI
BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Wakil Presiden Republik Indonesia menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah dan lembaga zakat dalam merespon kebutuhan mendesak para penyintas bencana. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di lokasi terdampak dengan keterlibatan Wakil Presiden RI dan pimpinan BAZNAS RI. Bantuan yang diberikan kepada keluarga penyintas mencakup paket logistik keluarga, kebutuhan dasar, dan dukungan pemulihan sosial yang dirancang untuk meringankan beban masyarakat di masa tanggap darurat dan pascabencana. BAZNAS RI menjelaskan bahwa kolaborasi dengan wakil tertinggi negara dalam penyerahan bantuan mencerminkan sinergi antara pemerintah dan lembaga filantropi Islam dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat dan tepat sasaran. Kerja sama ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarinstansi dalam proses distribusi bantuan di lapangan sehingga mencapai kelompok prioritas yang membutuhkan. Distribusi bantuan dilaksanakan melalui mekanisme yang terkoordinasi antara BAZNAS pusat, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta pemerintah daerah setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan diterima secara akuntabel dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat penyintas banjir, termasuk di daerah yang aksesnya sulit. BAZNAS menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga, termasuk keterlibatan Wakil Presiden RI dalam penanganan bencana, menjadi bagian penting dari upaya kemanusiaan skala nasional. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sosial-ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan komunitas yang terdampak bencana alam. Melalui penyaluran bantuan bersama Wakil Presiden RI, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam situasi krisis melalui pendekatan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Kalimantan Selatan”, dipublikasikan 13 Januari 2026.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perkuat Kantor Digital Seluruh Daerah untuk Optimalkan Penghimpunan di Ramadhan
BAZNAS RI Perkuat Kantor Digital Seluruh Daerah untuk Optimalkan Penghimpunan di Ramadhan
BAZNAS Republik Indonesia memperkuat infrastruktur kantor digital di seluruh daerah sebagai bagian dari persiapan optimal penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H. Langkah ini ditempuh untuk menjawab tantangan penghimpunan di era digital sekaligus menghadirkan layanan lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat. Penguatan kantor digital mencakup peningkatan sistem teknologi informasi, integrasi kanal pembayaran ZIS, serta pembekalan sumber daya amil di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Melalui transformasi digital ini, BAZNAS menargetkan perluasan jangkauan layanan penghimpunan serta kemudahan akses bagi muzaki yang ingin menunaikan zakat secara daring maupun luring. Dalam rilis resminya, BAZNAS RI menyampaikan bahwa penguatan digitalisasi layanan merupakan respons terhadap tren perilaku masyarakat yang semakin memanfaatkan platform digital untuk bertransaksi. Integrasi kantor digital diharapkan mempercepat proses penghimpunan, meningkatkan transparansi pelaporan, serta memperluas potensi dana ZIS yang dihimpun saat Ramadhan. Selain itu, penguatan digital juga melibatkan pelatihan teknis bagi amil di berbagai daerah. Pendekatan ini dimaksudkan agar setiap unit kerja mampu mengoperasikan sistem digital dengan baik serta memberikan layanan informatif bagi masyarakat yang ingin berzakat, baik melalui aplikasi, situs resmi, maupun kanal pembayaran elektronik yang terintegrasi. BAZNAS menilai digitalisasi layanan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga upaya menciptakan ekosistem layanan zakat yang inklusif dan profesional. Dengan kantor digital yang kuat di seluruh daerah, BAZNAS berharap penghimpunan ZIS dapat meningkat signifikan, mendukung perluasan dampak program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan. Melalui strategi ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sekaligus memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat di Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Optimalkan Penghimpunan di Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Kantor Digital Seluruh Daerah”, dipublikasikan 13 Januari 2026.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Salurkan Donasi Banjir Sumatra
BAZNAS dan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Salurkan Donasi Banjir Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menerima donasi kemanusiaan dari Yayasan Pendidikan Al-Chasanah untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Donasi ini disalurkan sebagai bagian dari respon bersama terhadap kebutuhan mendesak penyintas bencana alam. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah kepada Pimpinan BAZNAS RI. Dana yang diserahkan akan dikelola melalui mekanisme BAZNAS untuk penyaluran bantuan kepada keluarga terdampak melalui paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, dan layanan kemanusiaan lain sesuai prioritas kebutuhan di lapangan. BAZNAS RI memastikan proses pendistribusian bantuan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan di lokasi terdampak. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat diterima secara cepat, tertib, dan tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan. Sinergi antara BAZNAS dan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah mencerminkan keterlibatan lembaga pendidikan dan dunia usaha dalam aksi kemanusiaan melalui filantropi zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi semacam ini memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang responsif dalam menanggapi situasi krisis serta memperluas dampak bantuan terhadap komunitas terdampak bencana. Seluruh bantuan dikelola berdasarkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh penerima manfaat. Melalui kerja sama lintas lembaga, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat penyintas bencana di berbagai wilayah Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Salurkan Donasi Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 12 Januari 2026.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Apitindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Sumatra
BAZNAS dan Apitindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Apitindo) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Sumatra. Kolaborasi ini merupakan bagian dari aksi solidaritas lintas sektor dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana alam. Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI untuk memastikan distribusi tepat sasaran kepada keluarga penyintas banjir dan tanah longsor di beberapa provinsi di Sumatra. Bantuan yang disalurkan mencakup paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, serta kebutuhan dasar lainnya yang menjadi prioritas bagi warga terdampak. BAZNAS RI menjelaskan bahwa sinergi dengan Apitindo bertujuan memperluas jangkauan layanan kemanusiaan dan meningkatkan respons terhadap kebutuhan masyarakat di daerah bencana. Dukungan dari komunitas pengusaha truk ini juga membantu memperlancar distribusi bantuan ke lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses. Dalam pelaksanaan distribusi, BAZNAS RI berkoordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota setempat, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh para penerima manfaat secara cepat dan tertib. Pendekatan ini dilaksanakan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan sistem penyaluran yang akuntabel dan tepat sasaran. Kolaborasi dengan Apitindo mencerminkan peran dunia usaha dalam mendukung aksi kemanusiaan melalui filantropi zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS menilai hubungan kemitraan semacam ini menjadi kunci dalam memperluas dampak sosial di tengah tantangan pemulihan pascabencana. Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bersama Apitindo, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia dengan pendekatan yang profesional dan berkelanjutan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Pulihkan Sumatra, Apitindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan Lewat BAZNAS RI”, dipublikasikan 12 Januari 2026.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Banjir di Tapanuli Tengah
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Banjir di Tapanuli Tengah
BAZNAS Republik Indonesia memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, sebagai bagian dari respons kemanusiaan terhadap bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut. Program layanan kesehatan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan medis dasar dan mendukung proses pemulihan fisik warga yang terdampak setelah bencana. Layanan kesehatan ini mencakup pemeriksaan umum, pengobatan gratis, serta edukasi kesehatan bagi penyintas. Tim medis dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) beserta relawan terlatih dikerahkan untuk memberikan pemeriksaan dan tindakan medis yang diperlukan di lokasi-lokasi strategis, termasuk area yang mengalami keterbatasan akses fasilitas kesehatan akibat banjir. BAZNAS RI memastikan bahwa seluruh proses layanan kesehatan dilakukan secara profesional dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah serta fasilitas kesehatan setempat. Pendekatan kolaboratif ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan dan menjamin bahwa bantuan medis menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan di berbagai titik terdampak. Program layanan kesehatan gratis ini dilaksanakan dengan tujuan mengurangi beban biaya pengobatan bagi keluarga penyintas serta mencegah potensial gangguan kesehatan pascabanjir, seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, maupun gangguan pencernaan. Edukasi kesehatan preventif juga diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kondisi kesehatan di masa pemulihan. Melalui layanan kesehatan ini, BAZNAS RI menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di saat krisis. Pendekatan kemanusiaan yang responsif diharapkan mampu memberikan dampak yang berarti dan membantu mempercepat proses pemulihan penyintas banjir di Tapanuli Tengah. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Banjir di Tapanuli Tengah”, dipublikasikan 9 Januari 2026
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Luncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS RI Luncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS Republik Indonesia secara resmi meluncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik. Inisiatif ini bertujuan membuka peluang usaha produktif dan memperkuat kapasitas ekonomi keluarga penerima manfaat melalui model ritel yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Gerai ZMart merupakan salah satu unit usaha produktif yang dikembangkan BAZNAS RI untuk memberikan ruang usaha konkret kepada mustahik yang memiliki keterbatasan modal dan akses pasar. Keberadaan gerai ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran usaha sekaligus sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi pelaku ekonomi lokal. Dalam rilisnya, BAZNAS RI menekankan bahwa peluncuran Gerai ZMart merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang terintegrasi. Melalui pendekatan ini, mustahik didorong tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga memperoleh dukungan nyata untuk mengembangkan usaha mereka, termasuk pelatihan keterampilan usaha serta akses jaringan pemasaran. Proses pendirian Gerai ZMart di Kota Kediri melibatkan koordinasi antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, serta pemangku kepentingan lokal guna memastikan unit usaha dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Pendampingan operasional dan manajerial turut menjadi bagian dari program agar unit usaha dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan. BAZNAS RI percaya bahwa pemberdayaan ekonomi melalui unit usaha produktif seperti ZMart akan memperluas kesempatan mustahik untuk mandiri secara finansial serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Model ini juga memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang memberikan solusi jangka panjang terhadap tantangan ketimpangan ekonomi. Melalui peluncuran Gerai ZMart di Kota Kediri, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem zakat produktif yang inklusif, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Luncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik”, dipublikasikan 9 Januari 2026
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Komunitas Runners QuScore Salurkan 9.000 Jersey untuk Bantu Korban Bencana di Sumatra dan Aceh
BAZNAS dan Komunitas Runners QuScore Salurkan 9.000 Jersey untuk Bantu Korban Bencana di Sumatra dan Aceh
BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Komunitas Runners QuScore menyalurkan 9.000 jersey olahraga sebagai bantuan kemanusiaan untuk warga terdampak bencana di wilayah Sumatra dan Aceh. Inisiatif ini dilaksanakan sebagai bagian dari bentuk kepedulian komunitas dan dukungan terhadap proses pemulihan pascabencana. Penyaluran jersey dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI yang mendistribusikan bantuan tersebut kepada keluarga penyintas di berbagai titik terdampak banjir dan tanah longsor. Jersey yang disalurkan diharapkan dapat memberikan manfaat fungsional dan menjadi simbol dukungan moral bagi para penerima manfaat yang tengah menghadapi masa pemulihan. BAZNAS RI menegaskan bahwa kolaborasi dengan komunitas seperti Runners QuScore menunjukkan peran positif organisasi sosial dan komunitas dalam aksi kemanusiaan. Sinergi ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen yang dapat memperluas dampak sosial melalui dukungan unik dan kreatif di luar bentuk bantuan tradisional. Distribusi bantuan jersey dilaksanakan dengan koordinasi yang terintegrasi bersama jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan di lapangan. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat diterima langsung oleh masyarakat yang membutuhkannya sesuai dengan kondisi di lokasi terdampak. Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong partisipasi berbagai elemen masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Dukungan dari komunitas seperti QuScore menjadi contoh sinergi kreatif yang mampu memperkaya ragam layanan sosial dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat terdampak bencana di Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS, Komunitas Runners QuScore Salurkan 9.000 Jersey Bantu Korban Sumatra dan Aceh”, dipublikasikan 9 Januari 2026
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Banjar Salurkan Donasi Rp222 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Banjar Salurkan Donasi Rp222 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kota Banjar menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp222 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Donasi ini menjadi bagian dari bentuk kepedulian lembaga zakat daerah kepada korban bencana di luar daerah asal. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kota Banjar kepada pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian dikelola dan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Dana bantuan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga terdampak, termasuk paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, serta layanan kemanusiaan lain sesuai batas kebutuhan prioritas. BAZNAS RI memastikan bahwa seluruh proses pendistribusian bantuan dilakukan secara akuntabel dan transparan melalui koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak. Pendekatan ini dilaksanakan bersama pemerintah daerah setempat dan relawan untuk menjamin bantuan sampai kepada penerima manfaat secara tepat sasaran. Sinergi antara BAZNAS Kota Banjar dan BAZNAS RI menunjukkan kemampuan lembaga zakat dalam menggerakkan solidaritas sosial lintas wilayah. Partisipasi aktif lembaga di tingkat daerah mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen filantropi yang efektif dalam merespons kondisi darurat dan memperkuat ketahanan sosial masyarakat. BAZNAS menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga zakat dan dukungan berbagai pihak menjadi kunci dalam memperluas dampak layanan kemanusiaan, khususnya di tengah upaya pemulihan pascabencana di Sumatra. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kota Banjar Salurkan Donasi Banjir Sumatra Sebesar Rp 222 Juta”, dipublikasikan 9 Januari 2026.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan PT Maybank Indonesia Finance Hadirkan Layanan Air Bersih sebagai Wujud Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan
BAZNAS dan PT Maybank Indonesia Finance Hadirkan Layanan Air Bersih sebagai Wujud Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan
BAZNAS Republik Indonesia bersama PT Maybank Indonesia Finance berkolaborasi dalam penyediaan layanan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana sebagai bagian dari program kemanusiaan dan tanggung jawab sosial berkelanjutan. Inisiatif ini dilaksanakan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar air bersih yang merupakan hak fundamental masyarakat, terutama di wilayah yang mengalami gangguan pascabencana alam. Dalam kerja sama ini, PT Maybank Indonesia Finance memberikan dukungan konkret melalui penyediaan fasilitas dan sarana pendukung air bersih yang kemudian didistribusikan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di lokasi-lokasi terdampak. Bantuan air bersih difokuskan kepada komunitas yang mengalami keterbatasan akses air bersih akibat kerusakan infrastruktur atau kontaminasi sumber air akibat banjir dan longsor. BAZNAS RI menjelaskan bahwa penyediaan layanan air bersih merupakan bagian dari pendekatan holistik dalam penanganan dampak bencana. Akses air bersih yang layak tidak hanya mencegah timbulnya gangguan kesehatan, tetapi juga memperkuat ketahanan dasar masyarakat di masa pemulihan. Oleh karena itu, kolaborasi dengan sektor swasta menjadi bagian penting dari strategi layanan kemanusiaan yang berkelanjutan. Penyaluran layanan air bersih ini dilaksanakan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kebutuhan prioritas masyarakat di lapangan. Pendekatan terintegrasi ini membantu memaksimalkan manfaat dari dukungan yang diberikan, serta meningkatkan efektivitas distribusi layanan. BAZNAS menilai bahwa sinergi dengan mitra strategis seperti PT Maybank Indonesia Finance mencerminkan komitmen bersama dalam menjawab tantangan sosial kemanusiaan dengan pendekatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada dampak. Kolaborasi ini menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “PT Maybank Indonesia Finance Dukung Penyediaan Air Bersih Bersama BAZNAS sebagai Wujud Komitmen Tanggung Jawab Sosial Berkelanjutan”, dipublikasikan 8 Januari 2026.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan UPZ KPK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS dan UPZ KPK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir di Sumatra
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatra. Bantuan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial lembaga dan dukungan nyata bagi proses pemulihan pascabencana. Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan mencakup kebutuhan pokok harian dan dukungan logistik keluarga, sebagai respons terhadap kondisi darurat yang dihadapi penyintas bencana. Pendekatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan membantu memulihkan stabilitas kehidupan sehari-hari. BAZNAS RI bekerja sama dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi terdampak, serta relawan lokal untuk memperkuat kecepatan dan ketepatan penyaluran bantuan. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah turut memastikan proses distribusi berjalan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Kolaborasi antara BAZNAS dan UPZ KPK mencerminkan sinergi antara lembaga zakat nasional dan unit pengumpul zakat di lingkungan institusi pemerintah dalam menjawab tantangan kemanusiaan. Sinergi tersebut juga memperkuat partisipasi masyarakat dalam upaya kemanusiaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan akuntabel. BAZNAS menegaskan bahwa seluruh bantuan dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas guna menjamin amanah yang diberikan sampai kepada penerima manfaat yang berhak. Melalui kerja sama lintas lembaga, zakat menjadi instrumen sosial yang efektif dalam memperkuat ketahanan masyarakat terdampak bencana di Sumatra. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, UPZ KPK Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Penyintas Banjir Sumatra”, dipublikasikan 7 Januari 2026.
BERITA09/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.

Lihat Daftar Rekening →