Berita Terbaru
BAZNAS RI Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Pemulihan Pascabencana di Sumatra Menyambut Ramadhan
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperkuat aksi kemanusiaan dan upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra. Langkah ini dimaknai sebagai perpaduan antara peningkatan kepedulian nilai ibadah dan pelayanan sosial kepada komunitas yang masih dalam proses pemulihan setelah bencana alam.
Program yang digagas BAZNAS meliputi perluasan distribusi bantuan logistik keluarga, dukungan layanan kesehatan dasar, serta pendampingan sosial-ekonomi bagi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor. Inisiatif ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak menjelang Ramadhan, sehingga para penyintas dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang dan sejahtera.
Sebagai bagian dari pelaksanaan program, BAZNAS memastikan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan tanggap bencana agar semua bantuan tersalurkan dengan tertib dan tepat sasaran. Pendekatan terintegrasi ini menjadi dasar bagi BAZNAS untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam setiap tahap penyaluran bantuan.
BAZNAS mengajak masyarakat, lembaga filantropi, dan sektor usaha untuk bersama-sama memperkuat solidaritas sosial di bulan suci Ramadhan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperluas dampak bantuan kemanusiaan serta mempercepat proses pemulihan komunitas yang masih berjuang menghadapi dampak pascagempa.
Dengan langkah ini, BAZNAS RI menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika tantangan kemanusiaan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Pemulihan Pascabencana di Sumatra”, dipublikasikan 17 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan dan Pulihkan Sumatra Pascabencana
BAZNAS Republik Indonesia mengajak masyarakat luas untuk turut menyambut bulan suci Ramadhan dan pada saat yang sama memperkuat upaya pemulihan bagi warga yang terdampak bencana di Sumatra. Aksi ini dirancang sebagai kombinasi antara ibadah sosial dan dukungan kemanusiaan untuk membantu keluarga penyintas memulihkan kehidupan mereka menjelang Ramadhan.
Sebagai bagian dari kampanye ini, BAZNAS mengimplementasikan program yang menggabungkan kegiatan berbasis nilai keagamaan dengan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak banjir, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur. Pendekatan ini mencakup pendistribusian bantuan logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, serta dukungan sosial-ekonomi untuk mempercepat pemulihan komunitas di berbagai wilayah Sumatra.
Penyelenggaraan program tersebut juga dilandasi oleh semangat Ramadhan yang mendorong solidaritas, kepedulian sosial, dan berbagi kepada sesama. BAZNAS mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat umum, dunia usaha, serta lembaga kemanusiaan lain, untuk bersinergi dalam memperluas dampak bantuan dan memastikan bahwa mustahik mendapatkan dukungan yang berkelanjutan selama periode suci ini.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS memastikan seluruh proses bantuan dikendalikan secara akuntabel dan transparan. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, relawan lokal, dan mitra strategis menjadi prioritas agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan.
Melalui kampanye ini, BAZNAS berharap Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga menjadi motor penggerak kepedulian sosial yang memperkuat jaringan dukungan bagi komunitas pascabencana di Sumatra. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkokoh nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan, Pulihkan Sumatra”, dipublikasikan 17 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan
BAZNAS Republik Indonesia meresmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai bagian dari pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi mustahik melalui akses pemberdayaan dan sumber produktif yang berkelanjutan.
Peresmian fasilitas ini dilakukan dalam rangka memperluas dampak pemberdayaan zakat di tingkat komunitas. Kampung Zakat dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal yang memfasilitasi pelatihan usaha, pemasaran produk UMKM, serta pemberian modal atau fasilitas pendukung lain yang dibutuhkan pelaku usaha kecil. Sementara itu, Balai Ternak diharapkan menjadi sumber penguatan produksi peternakan yang dapat memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga mustahik di lingkungan sekitar.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI bekerja sama erat dengan pemerintah daerah setempat serta mitra strategis lain untuk memastikan fasilitas tersebut dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Sinergi ini mencerminkan upaya terintegrasi antara lembaga zakat dan pemangku kepentingan lokal dalam memajukan kesejahteraan masyarakat.
Program Kampung Zakat dan Balai Ternak menjadi bagian dari strategi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif. Melalui pendekatan produktif dan berkelanjutan, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas peluang kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.
BAZNAS RI menilai bahwa pemberdayaan melalui fasilitas produktif seperti ini memiliki potensi jangka panjang dalam menanggulangi kemiskinan dan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal. Dengan pendekatan yang akuntabel dan terukur, manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh penerima manfaat dan berkontribusi pada pembangunan sosial yang inklusif.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BPKH Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan
Program peningkatan kualitas pendidikan Islam di Kalimantan diperkuat melalui sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru madrasah di wilayah Kalimantan sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter siswa.
Melalui kerja sama strategis tersebut, BAZNAS RI dan BPKH menyusun serangkaian kegiatan pelatihan serta pendampingan profesional untuk tenaga pendidik madrasah. Program ini mencakup materi pedagogi, manajemen kelas, serta pendekatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam masa kini. Tujuan utamanya adalah meningkatkan mutu layanan pendidikan yang diterima oleh peserta didik di lingkungan madrasah.
Menurut rilis resmi BAZNAS RI, kegiatan sinergi ini juga bertujuan memperkuat peran lembaga zakat dan pengelola keuangan umat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Peningkatan kompetensi guru dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan BPKH juga melibatkan koordinasi dengan pihak madrasah, pemerintah daerah, serta jaringan pendidikan Islam setempat. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan responsif terhadap tantangan pembelajaran kontemporer.
Melalui program tersebut, BAZNAS RI menegaskan komitmen lembaga dalam memperluas dampak layanan pendidikan berbasis zakat, infak, dan sedekah, serta mendukung penguatan kualitas pendidikan Islam di berbagai daerah Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BPKH dan BAZNAS RI Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BPKH Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan
Program peningkatan kualitas pendidikan Islam di Kalimantan diperkuat melalui sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru madrasah di wilayah Kalimantan sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter siswa.
Melalui kerja sama strategis tersebut, BAZNAS RI dan BPKH menyusun serangkaian kegiatan pelatihan serta pendampingan profesional untuk tenaga pendidik madrasah. Program ini mencakup materi pedagogi, manajemen kelas, serta pendekatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam masa kini. Tujuan utamanya adalah meningkatkan mutu layanan pendidikan yang diterima oleh peserta didik di lingkungan madrasah.
Menurut rilis resmi BAZNAS RI, kegiatan sinergi ini juga bertujuan memperkuat peran lembaga zakat dan pengelola keuangan umat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Peningkatan kompetensi guru dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan BPKH juga melibatkan koordinasi dengan pihak madrasah, pemerintah daerah, serta jaringan pendidikan Islam setempat. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan responsif terhadap tantangan pembelajaran kontemporer.
Melalui program tersebut, BAZNAS RI menegaskan komitmen lembaga dalam memperluas dampak layanan pendidikan berbasis zakat, infak, dan sedekah, serta mendukung penguatan kualitas pendidikan Islam di berbagai daerah Indonesia.
Atribusi Sumber:
Rilis resmi BAZNAS RI, “BPKH dan BAZNAS RI Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bangun Rumah Sehat Baznas (RSB) di Bulukumba untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Upaya peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat melalui pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
Pembangunan RSB Bulukumba dirancang untuk memberikan layanan kesehatan dasar yang terjangkau, termasuk pemeriksaan kesehatan, layanan promotif dan preventif, serta dukungan kesehatan bagi kelompok rentan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses fasilitas medis.
Program RSB merupakan salah satu pilar pendayagunaan zakat di bidang kesehatan yang dijalankan BAZNAS secara nasional. Melalui pendekatan berbasis zakat, RSB tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan medis, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan dan penguatan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat.
Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat untuk memastikan pembangunan dan operasional RSB berjalan sesuai standar layanan kesehatan serta berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran zakat sebagai instrumen pendukung pembangunan sosial, khususnya di sektor kesehatan.
Melalui pembangunan RSB di Bulukumba, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan berbasis zakat dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Peduli Kesehatan Warga, BAZNAS RI Bangun RSB di Bulukumba”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Nasional melalui Kelas Hukum Vol. 10
Penguatan akuntabilitas dan kepastian hukum dalam pengelolaan zakat nasional terus menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kelas Hukum Vol. 10, sebuah forum pembelajaran yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan tata kelola zakat di lingkungan BAZNAS dan pemangku kepentingan terkait.
Kelas Hukum ini dirancang sebagai ruang peningkatan kapasitas amil, khususnya dalam memahami aspek regulasi, kepatuhan hukum, serta mitigasi risiko dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Melalui forum ini, BAZNAS mendorong penguatan tata kelola yang sejalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.
Penyelenggaraan Kelas Hukum Vol. 10 juga menjadi bagian dari upaya sistematis BAZNAS dalam menjaga kepercayaan publik. Dengan pemahaman hukum yang memadai, amil diharapkan mampu menjalankan tugas pengelolaan zakat secara profesional, tertib administrasi, serta memiliki landasan hukum yang kuat dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Selain membahas aspek normatif, Kelas Hukum ini turut menyoroti praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan zakat nasional, termasuk penyelarasan kebijakan internal dengan dinamika regulasi yang terus berkembang. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat integritas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan zakat kepada masyarakat.
Melalui pelaksanaan Kelas Hukum Vol. 10, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan umat, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial nasional.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kelas Hukum Vol. 10, BAZNAS RI Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Nasional”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 1.900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumatera Utara dari Sedekah Konsumen Alfamidi
Upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara terus diperkuat melalui penyaluran 1.900 paket bantuan logistik keluarga yang dihimpun dari program sedekah konsumen Alfamidi. Bantuan tersebut dikelola dan disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bagian dari respon kemanusiaan di wilayah terdampak.
Paket bantuan logistik disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas selama masa tanggap darurat, terutama di daerah yang mengalami keterbatasan akses akibat kerusakan infrastruktur. Setiap paket berisi kebutuhan pokok harian yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lapangan.
Proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, relawan tanggap bencana, serta pemerintah daerah setempat. Pendekatan ini memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
Program sedekah konsumen Alfamidi menjadi contoh sinergi antara masyarakat, sektor ritel, dan lembaga zakat nasional dalam menghadirkan bantuan nyata bagi penyintas bencana. Kontribusi kecil yang diberikan secara kolektif terbukti mampu dihimpun menjadi dukungan logistik yang berdampak luas.
Seluruh proses pengelolaan dan penyaluran bantuan dilaksanakan secara amanah, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip tata kelola BAZNAS, sehingga manfaat sedekah dapat dirasakan langsung oleh para penyintas bencana di Sumatera Utara.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Dari Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan 1.900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumut”, dipublikasikan 15 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif pada KIP Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali memperoleh predikat Lembaga Publik Informatif dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Awards 2025. Penghargaan ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam menjalankan keterbukaan informasi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang transparan.
Dalam rilis resmi yang diterbitkan BAZNAS RI, predikat tersebut diberikan oleh Komisi Informasi Pusat berdasarkan evaluasi terhadap kualitas keterbukaan informasi publik lembaga tahun berjalan. BAZNAS menilai pencapaian ini sebagai pengakuan atas upaya konsisten dalam menyediakan informasi yang akurat, mudah diakses, dan sesuai prinsip transparansi kepada masyarakat luas.
Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berkomitmen memastikan setiap program dan layanan yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Keterbukaan informasi publik dipandang sebagai bagian integral dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat serta memperluas akses kepada stakeholder untuk mengetahui arah kebijakan dan capaian kerja BAZNAS.
Dalam proses penilaian KIP, BAZNAS dinilai unggul dalam beberapa aspek, termasuk kepatuhan pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, penyajian konten informasi secara jelas dan terstruktur, serta kemampuan lembaga dalam merespon permohonan informasi masyarakat dengan cepat dan sopan.
Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui pengembangan kanal komunikasi digital, peningkatan kualitas konten, serta perluasan layanan informasi kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia.
Melalui keterbukaan dan akuntabilitas yang terus ditingkatkan, BAZNAS berharap dapat memperkuat dukungan publik terhadap peran zakat dalam membangun kesejahteraan sosial yang merata dan berkelanjutan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025”, dipublikasikan 15 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Akulaku Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp200 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Bencana di Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp200 juta dari Akulaku Group untuk mendukung penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Donasi diserahkan oleh perwakilan Akulaku dan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan. BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kepedulian Akulaku dalam mendukung upaya kemanusiaan serta kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS sebagai lembaga penyalur bantuan.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa dampak bencana di Sumatra menyebabkan kerusakan infrastruktur, gangguan aktivitas ekonomi warga, serta meningkatnya kebutuhan logistik dan layanan dasar. Bantuan dari Akulaku akan digunakan untuk memperkuat distribusi bantuan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, serta mendukung operasional layanan kemanusiaan di lokasi terdampak.
Dalam penyalurannya, BAZNAS RI berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Seluruh proses pengelolaan donasi dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola BAZNAS yang menjunjung amanah, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi.
BAZNAS menilai kolaborasi dengan sektor teknologi finansial seperti Akulaku mencerminkan peran aktif dunia usaha dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan dan memperkuat ekosistem filantropi berbasis zakat, infak, dan sedekah di Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, Akulaku Serahkan Donasi Kemanusiaan Rp200 Juta bagi Penyintas Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 15 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp1,7 Miliar kepada IIQ untuk Dukung Fasilitas Belajar Para Penghafal Al-Quran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyerahkan bantuan senilai Rp1,7 miliar kepada Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta sebagai dukungan untuk pengembangan fasilitas belajar bagi para penghafal Al-Quran (hafiz). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat layanan pendidikan berbasis nilai Islam dan pemberdayaan generasi muda penghafal Al-Quran.
Bantuan diserahkan oleh perwakilan BAZNAS RI kepada pimpinan IIQ dalam sebuah acara resmi yang dihadiri oleh jajaran pengurus kedua lembaga. BAZNAS menyampaikan bahwa dukungan ini akan digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk ruang kelas, fasilitas asrama, dan perangkat pembelajaran yang mendukung proses penghafalan dan pemahaman Al-Quran secara efektif.
Menurut rilis resmi BAZNAS RI, pendanaan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi para santri penghafal Al-Quran, baik dari aspek kualitas fasilitas maupun keberlanjutan layanan pendidikan. Langkah ini sejalan dengan komitmen BAZNAS memperkuat kontribusi zakat, infak, dan sedekah dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah.
Dalam pernyataannya, BAZNAS menegaskan bahwa investasi dalam pendidikan Al-Quran merupakan bagian dari strategi pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan, khususnya untuk menciptakan generasi penerus yang berintegritas dan memiliki bekal spiritual kuat. Penyaluran bantuan ini juga menjadi wujud kerja sama antara lembaga zakat nasional dan institusi pendidikan Islam dalam mencapai tujuan bersama memperkuat ekosistem pendidikan berbasis keagamaan.
IIQ Jakarta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS RI. Bantuan ini dinilai akan mempercepat proses pengembangan fasilitas pendidikan serta memberikan motivasi tambahan bagi para santri dan pengajar untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran dan capaian akademik.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Serahkan Bantuan Rp1,7 Miliar ke IIQ Dukung Fasilitas Belajar Para Penghafal Al-Quran”, dipublikasikan 14 Desember 2025
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
UPZ Permata Bank Syariah Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar melalui BAZNAS RI untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menerima bantuan kemanusiaan sebesar Rp1,4 miliar dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Permata Bank Syariah untuk mendukung penanganan dampak bencana alam di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Donasi ini diserahkan sebagai bentuk kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor.
Penyerahan dana dilakukan secara simbolis oleh perwakilan UPZ Permata Bank Syariah kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan. BAZNAS menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan sebagai lembaga penyalur bantuan, serta menegaskan bahwa dukungan ini akan memperkuat layanan kemanusiaan di daerah terdampak.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menimbulkan kerusakan infrastruktur, terganggunya akses logistik, serta meningkatnya kebutuhan dasar bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Donasi dari UPZ Permata Bank Syariah akan dimanfaatkan untuk penyediaan bantuan darurat, logistik keluarga, serta kebutuhan lain yang dibutuhkan di lapangan.
Dalam proses pendistribusian bantuan, BAZNAS RI melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan tersalur secara cepat dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan dilaksanakan secara akuntabel dengan mekanisme pelaporan yang transparan sesuai standar lembaga.
BAZNAS menilai bahwa kolaborasi dengan sektor perbankan syariah seperti Permata Bank Syariah merupakan contoh nyata peran dunia usaha dalam menanggapi krisis kemanusiaan. Dukungan semacam ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan sosial sekaligus memperkuat ekosistem filantropi berbasis zakat, infak, dan sedekah di Indonesia.
Melalui berbagai dukungan yang diterima, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana hingga tahap pemulihan awal dan memastikan bantuan yang diberikan membawa manfaat signifikan bagi penerima manfaat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, UPZ Permata Bank Syariah Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Bencana Alam di Sumatera”, dipublikasikan 12 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Bencana Sumatra dan 100 Eco Composter dari STAR AM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menerima dukungan kemanusiaan dari STAR AM (Sekolah Tinggi Agama Rahmatan Lil Alamin) berupa bantuan bagi penyintas bencana di Sumatra serta 100 unit eco composter untuk mendukung program lingkungan berkelanjutan. Bantuan ini diserahkan langsung kepada BAZNAS RI sebagai wujud komitmen institusi pendidikan Islam dalam memperkuat kerja-kerja sosial dan kemanusiaan.
BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas kepedulian STAR AM yang tidak hanya memberikan dukungan untuk penanganan bencana, tetapi juga membantu pengembangan program pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan. Bantuan eco composter tersebut akan dimanfaatkan BAZNAS untuk memperkuat program edukasi pengelolaan sampah organik di berbagai wilayah binaan.
Di tengah penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, BAZNAS RI terus memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, korporasi, dan organisasi sosial. Dukungan dari STAR AM menjadi bagian penting dari upaya mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak sekaligus memperkuat kampanye keberlanjutan lingkungan.
BAZNAS RI menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikelola melalui mekanisme penyaluran yang akuntabel dan tepat sasaran. Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di berbagai wilayah Sumatra telah mengidentifikasi skala kebutuhan penyintas, mulai dari logistik keluarga hingga dukungan pemulihan awal. Bantuan yang diterima STAR AM akan diarahkan sesuai kebutuhan riil di lapangan.
Melalui dukungan ini, STAR AM dan BAZNAS RI berharap semakin banyak institusi pendidikan dan komunitas akademik terlibat dalam aksi kemanusiaan dan program keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor diyakini dapat memperkuat ketahanan sosial sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra dan 100 Eco Composter dari STAR AM”, dipublikasikan 13 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Amil BAZNAS Berkontribusi dalam Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025
Amil dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI ikut berpartisipasi dalam penulisan buku kolaboratif bagi para praktisi hubungan masyarakat (humas) pada tahun 2025. Partisipasi ini menunjukkan keterlibatan aktif BAZNAS dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik komunikasi lembaga kemasyarakatan berbasis zakat di tingkat nasional.
Keterlibatan amil BAZNAS dalam proyek penulisan buku tersebut sejalan dengan upaya memperkuat kapasitas internal dan eksternal humas lembaga. Kontribusi ini juga mencerminkan komitmen BAZNAS untuk mendorong sinergi antarprofesional dalam bidang komunikasi organisasi, khususnya di ranah filantropi dan layanan sosial.
Rilis resmi BAZNAS RI menjelaskan bahwa buku kolaboratif praktisi humas 2025 mengumpulkan kumpulan tulisan dari berbagai praktisi yang berasal dari lembaga pemerintahan, organisasi non-profit, dan sektor usaha. Kontribusi amil BAZNAS membahas berbagai praktik komunikasi strategis yang dijalankan oleh BAZNAS, mulai dari pengelolaan informasi publik, strategi keterlibatan stakeholder, hingga pendekatan digital dalam memperluas dampak pesan kemanusiaan kepada publik.
Melalui kontribusi dalam buku ini, BAZNAS RI berharap pengalaman dan pelajaran yang dibagikan dapat menjadi referensi bagi praktisi lain dalam mengembangkan kemampuan komunikasi yang efektif, transparan, dan akuntabel. Partisipasi BAZNAS juga dinilai dapat memperkuat pemahaman mengenai bagaimana lembaga zakat memainkan peran strategis dalam menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan dan pembangunan sosial.
BAZNAS menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga dalam penulisan buku praktik humas akan mendorong pertukaran pengetahuan, perluasan jejaring profesional, serta peningkatan kualitas layanan komunikasi publik di berbagai institusi. Hal ini dianggap penting dalam konteks memperkuat hubungan lembaga dengan masyarakat luas dan mendukung pengembangan komunikasi organisasi yang adaptif terhadap dinamika informasi kontemporer.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Amil BAZNAS Ikut Berkontribusi Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025”, dipublikasikan pada 14 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Runner Salurkan Donasi Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melibatkan unit relawan BAZNAS Runner dalam penyaluran donasi kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari respons berkelanjutan BAZNAS terhadap kebutuhan mendesak di wilayah bencana.
Dalam rilis resmi BAZNAS RI, disebutkan bahwa donasi yang disalurkan melalui BAZNAS Runner diberangkatkan secara terkoordinasi untuk menjangkau wilayah yang mengalami dampak berat akibat bencana alam. Tim relawan bergerak cepat untuk mendistribusikan bantuan logistik keluarga, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang diidentifikasi berdasarkan data lapangan terkini.
BAZNAS Runner merupakan unit yang dibentuk untuk mempercepat penyaluran bantuan di daerah rawan bencana, sekaligus mendukung koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Melalui pendekatan responsif ini, BAZNAS berupaya memastikan bantuan dapat sampai kepada warga terdampak secara tepat waktu, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses akibat infrastruktur yang rusak.
Relawan BAZNAS Runner bekerja sama dengan tim lokal BAZNAS dan mitra kemanusiaan lain untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif, aman, dan akuntabel. BAZNAS menegaskan bahwa segala bentuk bantuan dikelola melalui mekanisme yang transparan, sesuai standar operasional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang paling memerlukan.
Program bantuan ini menjadi bagian dari serangkaian layanan kemanusiaan yang digerakkan BAZNAS selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya. Penyaluran bantuan mencerminkan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif melalui sinergi antara lembaga zakat, relawan, dan mitra strategis.
Melalui publikasi ini pada 14 Desember 2025, BAZNAS RI terus menegaskan arah layanan kemanusiaan yang terpadu dan responsif guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Runner Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra”, dipublikasikan 14 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
UPZ BP BUMN Salurkan Donasi Rp225 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima dukungan kemanusiaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BP BUMN sebesar Rp225 juta. Donasi tersebut merupakan wujud solidaritas para karyawan BUMN bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Penyaluran bantuan dilakukan di Kantor BP BUMN Jakarta dan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UPZ BP BUMN, dan menegaskan bahwa dukungan tersebut memperkuat upaya penanganan bencana yang saat ini memiliki cakupan dampak cukup luas.
BAZNAS menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi hal penting mengingat banyaknya wilayah yang terdampak dan rusaknya infrastruktur di beberapa daerah. BAZNAS juga memastikan penyaluran bantuan akan dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan lapangan, mulai dari distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan pemulihan pasca-bencana.
BP BUMN melalui kepemimpinannya menyampaikan bahwa donasi ini merupakan amanah dari para karyawan yang menyalurkan zakat dan infaknya untuk membantu para penyintas. BP BUMN menilai bahwa penanganan bencana di Sumatra menghadapi tantangan berat akibat rusaknya jembatan, terputusnya jalur transportasi, gangguan listrik, serta luasnya wilayah yang terdampak. Kompleksitas ini menyebabkan bantuan kemanusiaan harus dilakukan dengan koordinasi intensif dan dukungan dari berbagai pihak.
BP BUMN juga menyampaikan bahwa kondisi geografis Sumatra yang dipenuhi daerah rawan banjir dan lereng perbukitan memperberat upaya evakuasi dan distribusi bantuan. Karena itu, kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dan negara dinilai sangat penting dalam mempercepat rehabilitasi infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta pembangunan kembali fasilitas sosial masyarakat.
Dalam kegiatan penyerahan donasi ini turut hadir Wakil Kepala II BP BUMN Tedi Bharata, Ketua UPZ BP BUMN Khoerur Roziqin, Kepala Divisi CSR BAZNAS RI Budi Setiawan, serta jajaran lainnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan proses pemulihan di Aceh dan Sumatra dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Cloudera Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Cloudera, perusahaan teknologi dan analytics, untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung di Kantor BAZNAS RI, Matraman, Jakarta.
Penyerahan ini diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan CFRM., yang menyampaikan penghargaan atas kepercayaan Cloudera dalam menyalurkan dukungannya melalui BAZNAS. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat yang masih berjuang memulihkan rumah dan lingkungan setelah bencana.
Dalam laporan resmi BAZNAS, disebutkan bahwa ratusan relawan telah bergerak sejak hari pertama bencana terjadi. Layanan darurat seperti 117 posko bantuan, dapur umum, distribusi logistik, dan penyediaan air bersih telah dioperasikan di kawasan terdampak. Selain itu, BAZNAS juga menerjunkan tim kesehatan, psikososial, serta tenaga ahli di bidang kebencanaan dan rekonstruksi untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, BAZNAS provinsi/kabupaten, serta masyarakat setempat, terutama di wilayah yang sempat terisolasi akibat akses darat yang terputus.
Cloudera Indonesia melalui jajaran pimpinan menyampaikan bahwa pemberian donasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan dukungan terhadap penanganan kebencanaan di Indonesia. Perusahaan menilai bahwa penyaluran melalui BAZNAS adalah langkah strategis untuk memastikan bantuan dapat menjangkau penyintas secara cepat dan tepat.
Cloudera menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak dan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di daerah bencana. Perusahaan juga membuka peluang untuk memperkuat kerja sama kemanusiaan dengan BAZNAS RI pada program-program berikutnya.
Melalui kolaborasi sektor swasta, lembaga kemanusiaan, dan relawan di lapangan, diharapkan penanganan bencana di Aceh dan Sumatra dapat dilakukan secara lebih efektif dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Nobby Salurkan Bantuan Rp250 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Banjir di Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima dukungan kemanusiaan dari PT Basa Inti Persada (Nobby Official) senilai Rp250 juta untuk membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Sebagian dari bantuan tersebut, yakni Rp50 juta yang masuk lebih awal, telah digunakan untuk mengoperasikan dapur umum dan menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak.
BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan Nobby, karena dinilai memperkuat upaya respon cepat di fase tanggap darurat. Dalam laporan resmi, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan menyatakan bahwa bantuan dari sektor usaha seperti Nobby menjadi energi tambahan bagi institusi dalam memperluas jangkauan layanan bagi penyintas bencana. BAZNAS juga menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan secara akuntabel, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di titik-titik terdampak.
Sebagai bagian dari koordinasi lapangan, BAZNAS terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan, dan lembaga terkait untuk memastikan bantuan logistik, evakuasi, dapur umum, dan layanan pemulihan dapat tersedia sesuai kebutuhan masyarakat.
Dari pihak Nobby, dukungan ini disebut lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah yang tengah dilanda bencana. Perusahaan menilai bahwa keterlibatan dunia usaha merupakan tanggung jawab moral sekaligus bentuk solidaritas sosial untuk membantu mempercepat pemulihan masyarakat. Nobby juga menyatakan keyakinannya bahwa BAZNAS mampu menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi para penyintas.
Dengan hadirnya kolaborasi antara BAZNAS, dunia usaha, dan para relawan, diharapkan penanganan bencana di Sumatra dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS juga mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan guna memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Sekjen WZWF di ICONZ-9: BAZNAS Menjadi Model Modernisasi Zakat Dunia
Sekretaris Jenderal World Zakat and Waqf Forum (WZWF), H.E. Datuk Dr. Ghazali Md, menyampaikan pandangan strategis mengenai masa depan filantropi global dalam The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (11/12/2025). Ia menegaskan kebutuhan mendesak akan arsitektur baru filantropi dunia sebagai respons atas meningkatnya ketimpangan dan krisis kemanusiaan, sekaligus menempatkan Indonesia melalui BAZNAS RI sebagai rujukan utama dalam modernisasi tata kelola zakat dan wakaf.
Menurut Datuk Ghazali, dunia kini berada dalam situasi yang semakin rapuh. Ketimpangan distribusi kekayaan, eskalasi konflik, dampak perubahan iklim, dan tingginya kebutuhan kemanusiaan telah melampaui kapasitas banyak pemerintahan. Kondisi tersebut menuntut hadirnya kerangka nilai global yang lebih adil, inklusif, dan berorientasi pada tanggung jawab moral bersama. Di tengah dinamika tersebut, sistem keuangan sosial Islam dipandang memiliki potensi besar untuk menjadi solusi yang menyentuh akar persoalan.
Ia menilai zakat dan wakaf bukan sekadar kewajiban keagamaan, tetapi instrumen publik yang mampu memperkuat sendi-sendi kesejahteraan sosial. Keberadaan Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara dengan ekosistem zakat-wakaf paling maju di kawasan dinilai menjadi modal penting untuk mendorong transformasi global. Indonesia, khususnya, dipandang berhasil membangun model tata kelola modern melalui kerangka hukum yang kuat, transparansi pelaporan, serta jangkauan distribusi yang merata hingga ke wilayah pedesaan, pesantren, dan kawasan rentan.
Posisi BAZNAS sebagai otoritas zakat nasional disebut sebagai keunggulan strategis yang tidak dimiliki banyak negara lain. Kapabilitas ini memungkinkan Indonesia memobilisasi zakat secara profesional untuk mendukung pembangunan, penguatan perlindungan sosial, serta respons terhadap berbagai peristiwa kemanusiaan. Peran Indonesia dalam penanganan krisis, termasuk di Palestina, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi bukti bahwa zakat mampu berfungsi sebagai instrumen solidaritas yang melampaui batas-batas geografis.
Capaian Indonesia dalam menyalurkan bantuan pangan ke Gaza melalui jalur Rafah pada 2025, serta pemberian dukungan psikososial dan bantuan tunai kepada puluhan ribu pengungsi Palestina, turut menegaskan kapasitas zakat sebagai instrumen kemanusiaan lintas negara. Menurut Datuk Ghazali, keberhasilan ini memperlihatkan bagaimana institusi zakat profesional dapat menyampaikan bantuan secara efektif bahkan di wilayah konflik berisiko tinggi.
Dalam penutupannya, Datuk Ghazali mengajak seluruh pemangku kepentingan global untuk membangun kembali peradaban berdasarkan nilai kasih sayang, solidaritas, dan keadilan. Ia menilai bahwa filantropi modern harus menjadi jembatan antara iman dan etika universal, serta menjadi fondasi tata kelola kemanusiaan masa depan.
ICONZ ke-9 terselenggara melalui kolaborasi BAZNAS RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Kementerian Agama, serta mendapat dukungan berbagai institusi nasional dan internasional seperti PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, dan Indiana University. Konferensi ini semakin menegaskan peran Indonesia sebagai pusat inovasi zakat dan wakaf dunia.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat Menuju 2045 pada ICONZ 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjadikan zakat sebagai instrumen strategis pembangunan nasional melalui penyelenggaraan Plenary Session 2 dan 3 The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025). Forum internasional ini mempertemukan para pemikir, praktisi, dan otoritas zakat dunia untuk membahas arah tata kelola zakat dalam konteks pembangunan sosial-ekonomi global.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, menekankan strategi penguatan riset dan perencanaan zakat nasional sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Ia memaparkan bahwa tata kelola zakat nasional harus bertumpu pada kepatuhan syariah, regulasi yang kuat, serta orientasi persatuan nasional. Prinsip tersebut diyakini menjadi dasar menuju sistem zakat yang kokoh dan berkelanjutan.
Dalam paparannya, potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun dipandang sebagai kekuatan besar bagi pembangunan Indonesia apabila dikelola secara terpadu, profesional, dan berbasis data. Zakat, menurutnya, bukan sekadar instrumen pemerataan, melainkan salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
BAZNAS juga memperkenalkan penguatan penggunaan National Zakat Index (NZI) sebagai instrumen evaluasi tata kelola zakat nasional. Dengan adopsi oleh 16 provinsi dan 173 kabupaten/kota, NZI menjadi indikator meningkatnya integrasi zakat dalam perencanaan pembangunan daerah sekaligus memperlihatkan harmonisasi filantropi Islam dengan arah kebijakan publik.
Dari perspektif kawasan, Manajer PPZ dan Direktur Akademi Zakat Kuala Lumpur, Dr. Muhsin Nor Paizin, memaparkan perkembangan standardisasi tata kelola zakat di Malaysia. Melalui digitalisasi yang masif dan harmonisasi prosedur, Malaysia berhasil mencapai tingkat pembayaran zakat cashless hingga 70–80 persen. Capaian ini dinilai dapat menjadi referensi bagi negara-negara ASEAN dalam merancang layanan zakat modern dan mendorong peran zakat sebagai penguat ketahanan sosial regional.
Sementara itu, Zakat Operations Lead Islamic Relief Worldwide, Mawlana Adil Bader, menyoroti dinamika tata kelola zakat di negara-negara dengan komunitas Muslim diaspora. Ketiadaan otoritas zakat negara membuat lembaga kemanusiaan berperan sebagai pengelola utama sehingga aspek tata kelola dan akuntabilitas menjadi sangat krusial. Ia menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas SDM zakat serta pengembangan standar global yang tetap menghormati konteks lokal. Indonesia dan Malaysia dinilai memiliki posisi strategis sebagai rujukan praktik zakat terbaik di dunia Muslim.
Rangkaian sesi plenary menunjukkan bahwa zakat semakin dipahami sebagai instrumen strategis pembangunan sosial global, melampaui fungsi filantropi tradisional. Berbagai negara menghadapi tantangan yang berbeda, namun memiliki tujuan bersama: menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
