WhatsApp Icon
BAZNAS RI: Petani Binaan di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan

BAZNAS RI melalui Program Lumbung Pangan mencatat keberhasilan besar dengan capaian panen raya jagung hingga 400 ton di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa zakat dapat dioptimalkan sebagai instrumen produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, dengan melibatkan 32 petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan. Mereka mengelola lahan seluas 50 hektare dengan hasil panen yang signifikan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan akses pasar yang lebih luas.

Dalam pengembangannya, BAZNAS RI juga memperluas program pertanian ke komoditas lain seperti padi di wilayah Masbagik dan Sikur, dengan melibatkan sekitar 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton. Pendekatan ini menunjukkan strategi terintegrasi dalam membangun ketahanan pangan berbasis zakat.

Keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah NTB.

Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program zakat produktif di sektor pertanian, sehingga mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Dukung Ketahanan Pangan, Petani Binaan BAZNAS di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, ia juga menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

 

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BAZNAS RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Balai Ternak, salah satunya yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi berbasis zakat yang menyasar langsung masyarakat mustahik di sektor peternakan.

Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI tersebut merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi serupa di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar capaian administratif. Ia memastikan bahwa implementasi Balai Ternak di NTB telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya dalam peningkatan ekonomi keluarga peternak.

Dalam pelaksanaannya, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik dengan total 57 ekor sapi Bali yang terdiri dari satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. BAZNAS RI juga mengalokasikan bantuan sekitar Rp806,25 juta, mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, penyediaan ternak, hingga sistem peternakan terintegrasi.

Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh para peternak, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi tambahan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengembangan Balai Ternak ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa di berbagai daerah, termasuk peluang penambahan titik di NTB. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam pandangan yang disampaikan melalui forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui intervensi pendidikan yang sistematis.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, mustahik memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, Menag juga menyinggung bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Balai Ternak Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik

BAZNAS RI memastikan kesiapan hewan kurban terbaik melalui program Balai Ternak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi peternakan di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.

Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS RI memastikan bahwa hewan ternak yang dikelola oleh para peternak binaan telah memenuhi kriteria dan layak untuk dikurbankan. Bahkan, berdasarkan laporan peternak, sapi-sapi yang tersedia sudah siap dipasarkan untuk kebutuhan ibadah kurban masyarakat.

Program Balai Ternak BAZNAS RI ini melibatkan 30 peternak mustahik dengan total populasi sekitar 57 ekor sapi Bali, yang terdiri dari pejantan, indukan, dan bakalan jantan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Selain memastikan kualitas ternak, BAZNAS RI juga mendorong peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengolahan limbah menjadi kompos dan biogas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membangun sistem peternakan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Dalam perspektif pemberdayaan zakat produktif, program Balai Ternak ini menjadi instrumen penting untuk mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan akses pasar, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui kesiapan hewan kurban ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya bahwa ibadah kurban tidak hanya memenuhi aspek spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sumber:
BAZNAS RI. “Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

BAZNAS Salurkan Perlengkapan Belajar di Empat Titik Sumatera Barat untuk Siswa Penyintas Banjir
BAZNAS Salurkan Perlengkapan Belajar di Empat Titik Sumatera Barat untuk Siswa Penyintas Banjir
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan paket perlengkapan belajar di empat titik berbeda di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari program Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS untuk mendukung siswa yang terdampak banjir. Inisiatif ini bertujuan memastikan kontinuitas pendidikan serta membantu anak-anak penyintas dalam kembali aktif ke bangku sekolah pascabencana. Distribusi paket perlengkapan belajar mencakup tas sekolah, buku tulis, alat tulis, dan perlengkapan pendidikan lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan siswa. Penyaluran bantuan dilakukan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota bersama pihak sekolah dan tokoh masyarakat di lokasi terdampak. BAZNAS RI menjelaskan bahwa penyediaan perlengkapan belajar merupakan bagian penting dari layanan kemanusiaan yang lebih luas, selain bantuan logistik dan layanan kesehatan, untuk mempercepat pemulihan sosial-ekonomi keluarga penyintas banjir. Dukungan ini diharapkan dapat mendorong siswa kembali bersekolah dengan semangat dan rasa percaya diri yang lebih baik. Proses distribusi didasarkan pada pendataan yang akurat serta kerja sama dengan pemerintah daerah setempat, sekolah, dan relawan lokal agar bantuan mencapai siswa yang paling membutuhkan. Pendekatan yang terkoordinasi ini memastikan bantuan diberikan secara tepat sasaran dan sesuai kondisi lapangan. Melalui program ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana secara komprehensif, termasuk melalui dukungan pendidikan yang menjadi fondasi penting bagi pembangunan masa depan anak-anak di komunitas terdampak. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Perlengkapan Belajar Disalurkan di Empat Titik Sumbar”, dipublikasikan 7 Januari 2026.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Beri Layanan Dukungan Psikososial bagi Siswa di Pidie Jaya, Aceh
BAZNAS Beri Layanan Dukungan Psikososial bagi Siswa di Pidie Jaya, Aceh
BAZNAS Republik Indonesia memberikan layanan dukungan psikososial kepada siswa di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah ini. Layanan ini dirancang untuk membantu siswa mengatasi tekanan emosional dan dampak psikologis yang timbul akibat bencana alam. Program dukungan psikososial mencakup sesi konseling, kegiatan bermain yang terarah (therapeutic play), serta pembinaan kelompok yang bertujuan memperkuat ketahanan mental anak. Intervensi ini difokuskan pada siswa dari sekolah dasar hingga menengah pertama yang menunjukkan tanda-tanda stres, kecemasan, atau gangguan konsentrasi akibat pengalaman traumatis selama dan setelah kejadian bencana. Layanan dilaksanakan oleh tim profesional BAZNAS yang telah dilatih khusus dalam pendekatan psikososial di situasi darurat. Intervensi tersebut dilakukan dengan pelibatan guru, orang tua, dan tenaga pendamping lokal untuk menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung proses pemulihan siswa secara menyeluruh. BAZNAS RI menyatakan bahwa dukungan psikososial merupakan komponen penting dalam respon bencana, karena kesehatan mental anak mempengaruhi kemampuan mereka untuk kembali beraktivitas normal, termasuk proses belajar di sekolah. Pendekatan holistik ini membantu siswa menemukan kembali rasa aman dan kepercayaan diri setelah mengalami kondisi yang penuh tekanan. Distribusi layanan psikososial ini dilaksanakan berkoordinasi dengan dinas pendidikan setempat, sekolah, serta lembaga kemanusiaan lain untuk memastikan pendekatan yang terintegrasi dan kebutuhan anak dapat dipenuhi secara tepat sasaran. Melalui program ini, BAZNAS RI menegaskan perannya dalam menyediakan layanan kemanusiaan yang komprehensif, tidak hanya pada aspek kebutuhan fisik dan material, tetapi juga pada kesejahteraan psikologis masyarakat terdampak bencana di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Beri Layanan Dukungan Psikososial bagi Siswa di Pidie Jaya, Aceh”, dipublikasikan 7 Januari 2026.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah untuk Masjid dan Musala Terdampak Banjir di Sumatera Barat
BAZNAS Salurkan Bantuan Peralatan Ibadah untuk Masjid dan Musala Terdampak Banjir di Sumatera Barat
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan bantuan peralatan ibadah kepada masjid dan musala yang terdampak banjir di Provinsi Sumatera Barat sebagai bagian dari kesiapan menyambut Ramadan 1447 Hijriah. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung aktivitas keagamaan masyarakat dan pemulihan layanan ibadah pascabencana. Penyaluran bantuan mencakup perlengkapan ibadah yang diperlukan, seperti sajadah, Al-Qur’an, perlengkapan kebersihan, serta sarana pendukung kegiatan keagamaan di tempat ibadah. Paket bantuan disalurkan melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota yang bekerja sama dengan pengurus masjid, musala, serta tokoh masyarakat di wilayah terdampak. BAZNAS RI memastikan bahwa proses distribusi dilakukan melalui pendataan kebutuhan yang akurat dan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah serta organisasi keagamaan setempat agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran. Pendekatan ini dilaksanakan dengan mempertimbangkan prioritas kebutuhan ibadah menjelang bulan suci Ramadan. Program bantuan peralatan ibadah ini merupakan bagian dari rangkaian layanan sosial BAZNAS yang bersifat responsif dan berkelanjutan. Melalui bantuan ini, BAZNAS berupaya memulihkan fungsi tempat ibadah yang sempat terganggu akibat bencana, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keterlibatan masyarakat dalam melaksanakan ibadah Ramadan. BAZNAS menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah yang dikelola secara profesional dapat memberikan manfaat yang luas di berbagai aspek kehidupan, termasuk pemulihan fasilitas ibadah. Dukungan terhadap masjid dan musala menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memperkuat kehidupan keagamaan sekaligus mendukung solidaritas sosial di tengah masyarakat terdampak bencana. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 6 Januari 2026.
BERITA08/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Bencana di Sumatra
BAZNAS Salurkan 13.000 Paket Logistik Keluarga bagi Penyintas Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan 13.000 paket logistik keluarga kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra sebagai bagian dari upaya kemanusiaan dalam masa tanggap darurat. Paket bantuan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas dan membantu mempercepat proses pemulihan pascabencana. Distribusi paket logistik keluarga mencakup kebutuhan pokok harian, seperti beras, bahan makanan siap masak, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Bantuan ini disalurkan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi terdampak untuk memastikan bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan secara tepat sasaran. BAZNAS RI menegaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan dengan pendekatan yang akuntabel dan transparan. Dalam proses distribusi, BAZNAS bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan lapangan, serta pemangku kepentingan setempat untuk memastikan setiap paket bantuan diterima langsung oleh keluarga yang berhak. Program bantuan logistik keluarga ini merupakan bagian dari rangkaian layanan kemanusiaan BAZNAS yang tidak hanya menyediakan bantuan darurat, tetapi juga mendukung stabilisasi kehidupan masyarakat pascagempa. Dengan tersalurnya sebanyak 13.000 paket logistik, BAZNAS berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi krisis dan pascabencana. Melalui upaya ini, BAZNAS RI menegaskan bahwa zakat, infak, dan sedekah dapat dimanfaatkan sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap kebutuhan mendesak masyarakat. Pendekatan terkoordinasi antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan mitra lokal menjadi kunci dalam memastikan bantuan memberikan manfaat nyata bagi penyintas bencana di berbagai wilayah Sumatra. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra”, dipublikasikan 6 Januari 2026.
BERITA06/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menghadirkan layanan kesehatan darurat bagi lebih dari 4.000 penyintas banjir di Pulau Sumatra sebagai bagian dari respon kemanusiaan terhadap bencana banjir dan tanah longsor. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan medis dasar serta dukungan kesehatan preventif di lokasi-lokasi terdampak. Layanan kesehatan diberikan melalui tim medis BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) bekerja sama dengan relawan setempat dan fasilitas kesehatan mitra. Pelayanan mencakup pemeriksaan umum, pengobatan, serta edukasi kesehatan kepada warga yang mengalami gangguan kesehatan pascagempa, seperti infeksi saluran pernapasan, keluhan kulit, dan masalah kesehatan lain akibat kondisi lingkungan pascabanjir. BAZNAS RI memastikan layanan kesehatan dilakukan secara mobile dan melalui posko kesehatan yang tersebar di titik-titik terdampak. Tim kesehatan juga menjangkau daerah-daerah dengan akses terbatas untuk memastikan seluruh warga yang membutuhkan mendapatkan pelayanan medis. Pendekatan ini dilaksanakan secara akuntabel dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah serta puskesmas setempat. Selain fokus pada penanganan kondisi medis akut, layanan kesehatan ini juga memuat kegiatan edukasi preventif yang ditujukan untuk mengurangi risiko penyakit menular dan menjaga kebersihan lingkungan di tengah pemulihan pascabencana. Edukasi tersebut meliputi penyuluhan kebersihan, pencegahan infeksi, dan pola hidup sehat yang dapat diterapkan oleh masyarakat. Melalui pelayanan kepada lebih dari 4.000 penyintas, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk menghadirkan layanan sosial yang menyeluruh, termasuk dalam aspek kesehatan yang menjadi bagian penting dari pemulihan masyarakat. Program ini menunjukkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen kemanusiaan yang responsif terhadap kebutuhan dasar warga terdampak bencana di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Berikan Layanan Kesehatan bagi Lebih dari 4.000 Penyintas Banjir di Sumatra”, dipublikasikan 5 Januari 2026.
BERITA06/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Paket Perlengkapan Belajar untuk Siswa Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Salurkan Paket Perlengkapan Belajar untuk Siswa Penyintas Banjir di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan paket perlengkapan belajar bagi siswa yang terdampak banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Program ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan yang dirancang untuk membantu anak-anak penyintas dalam melanjutkan aktivitas pendidikan pascabencana. Penyerahan paket perlengkapan belajar dilakukan melalui koordinasi antara BAZNAS RI dan jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten serta perangkat pendidikan di lokasi terdampak. Paket bantuan mencakup berbagai kebutuhan pendidikan dasar seperti tas sekolah, alat tulis, buku pelajaran, dan perlengkapan lain yang mendukung proses belajar mengajar. BAZNAS RI menegaskan bahwa dukungan pendidikan untuk penyintas bencana merupakan langkah penting dalam menjaga kesejahteraan anak dan mendorong kontinuitas pendidikan di tengah kondisi pemulihan pascabencana. Dengan tersedianya perlengkapan sekolah yang layak, diharapkan siswa dapat kembali bersekolah dengan rasa percaya diri dan kelancaran proses belajar. Proses distribusi paket perlengkapan belajar dilaksanakan secara tertib dan tepat sasaran melalui mekanisme yang terkoordinasi bersama pemerintah daerah, sekolah, serta relawan setempat. Pendekatan ini memastikan bantuan diterima langsung oleh siswa yang membutuhkan, terutama mereka yang masih menghadapi tantangan akibat dampak banjir. BAZNAS menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana melalui layanan sosial yang inklusif, sementara dukungan atas pendidikan anak merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi keluarga penyintas. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kembali ke Sekolah Bersama BAZNAS, Paket Perlengkapan Belajar Disalurkan untuk Siswa Penyintas Banjir Sumatra”, dipublikasikan 5 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 400 Paket Sembako bagi Nelayan Terdampak Bencana di Kota Pariaman
BAZNAS RI Salurkan 400 Paket Sembako bagi Nelayan Terdampak Bencana di Kota Pariaman
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana, BAZNAS RI menyalurkan 400 paket sembako kepada para nelayan di Kota Pariaman, Sumatera Barat. Bantuan ini ditujukan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga nelayan yang aktivitasnya terganggu akibat bencana hidrometeorologi. Paket sembako tersebut berasal dari sedekah konsumen Alfamart yang dihimpun melalui BAZNAS RI dan kemudian disalurkan melalui BAZNAS Kota Pariaman. Donasi masyarakat yang dikumpulkan dari aktivitas belanja harian ini diolah menjadi bantuan nyata yang langsung dirasakan manfaatnya oleh penerima. Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada para nelayan penerima manfaat di berbagai wilayah Kota Pariaman. Kehadiran bantuan sembako ini menjadi dukungan penting dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, terutama di tengah proses pemulihan pascabencana. Program ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara BAZNAS, pemerintah daerah, dan sektor swasta dalam memperkuat solidaritas sosial. Kolaborasi tersebut memungkinkan bantuan tersalurkan secara tepat sasaran dan menjangkau kelompok masyarakat yang paling membutuhkan. Melalui penyaluran bantuan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan kemanusiaan yang responsif, amanah, dan akuntabel. Dengan dukungan masyarakat dan para mitra, BAZNAS berharap semakin banyak warga terdampak bencana yang dapat terbantu dan bangkit kembali. Atribusi Sumber: Pemerintah Kota Pariaman, “Yota Balad Salurkan 400 Paket Sembako BAZNAS RI”, dipublikasikan 31 Desember 2025.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya untuk Bantu Korban Banjir
BAZNAS RI Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya untuk Bantu Korban Banjir
BAZNAS Republik Indonesia membangun fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) darurat di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh, sebagai bagian dari upaya kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan mendesak akan sarana sanitasi yang layak di tengah kondisi darurat pascabanjir. Pembangunan MCK darurat dilakukan di titik-titik lokasi yang sangat membutuhkan, terutama di lokasi pengungsian dan permukiman warga yang mengalami gangguan fasilitas sanitasi. Sarana ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dalam hal kebersihan diri dan keluarga, sekaligus mencegah munculnya risiko kesehatan yang sering menyertai kondisi pascabanjir. Dalam pelaksanaannya, tim BAZNAS Tanggap Bencana bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan relawan lokal. Pendekatan kolaboratif ini memastikan proses pembangunan MCK dapat berjalan efektif, aman, dan tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan. BAZNAS RI menilai bahwa penyediaan fasilitas sanitasi merupakan bagian penting dari layanan kemanusiaan, mengingat kondisi darurat cenderung menimbulkan tantangan besar dalam pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk akses air bersih dan sanitasi yang memadai. Kehadiran MCK darurat diharapkan dapat membantu meringankan beban warga terdampak serta menjaga kesehatan masyarakat di masa transisi pascabanjir. Seluruh kegiatan dibangun dan disalurkan berdasarkan prinsip transparansi dan akuntabilitas, selaras dengan tata kelola BAZNAS. Pendekatan ini menjamin bahwa bantuan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat serta tersalurkan secara tepat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Korban Banjir, BAZNAS RI Bangun MCK Darurat di Pidie Jaya”, dipublikasikan 3 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
BAZNAS RI Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan 160.000 liter air bersih untuk mendukung kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh. Bantuan ini hadir sebagai respons terhadap krisis air bersih yang muncul akibat gangguan pascahujan deras dan banjir di kawasan tersebut. Distribusi air bersih dilakukan oleh tim BAZNAS Tanggap Bencana bekerja sama dengan pemerintah daerah dan relawan lokal. Upaya ini mencakup pengiriman air ke titik-titik lokasi pengungsian, permukiman warga, serta fasilitas umum yang sangat membutuhkan pasokan air untuk kebutuhan harian seperti minum, memasak, dan kebersihan. Penyaluran 160.000 liter air bersih menjadi bagian dari rangkaian layanan kemanusiaan yang diselenggarakan BAZNAS RI di wilayah terdampak bencana di Aceh dan sekitarnya. Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan prioritas dalam fase darurat bencana, khususnya untuk menjaga kesehatan dan mencegah timbulnya penyakit akibat kualitas air yang buruk. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI memastikan distribusi air dilakukan secara terkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten, serta relawan di lapangan, sehingga setiap bantuan yang disalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Pendekatan ini juga mendukung efisiensi layanan serta akuntabilitas dalam manajemen tanggap darurat. BAZNAS menilai bahwa penyediaan air bersih merupakan layanan kemanusiaan penting yang harus segera dipenuhi untuk mengurangi beban warga terdampak bencana. Dukungan tersebut diharapkan membantu warga dalam menjalankan aktivitas harian secara lebih layak dan mencegah dampak kesehatan yang kerap menyertai kondisi darurat air. Seluruh proses penyaluran dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas untuk menjamin penggunaan bantuan sesuai kebutuhan masyarakat. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus berada di garis depan dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang adaptif dan responsif di tengah kondisi bencana. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Salurkan 160.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang”, dipublikasikan 3 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perbaiki 1.240 Rumah Mustahik di Berbagai Daerah Sepanjang 2025
BAZNAS RI Perbaiki 1.240 Rumah Mustahik di Berbagai Daerah Sepanjang 2025
Sepanjang tahun 2025, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia berhasil memperbaiki 1.240 rumah milik mustahik di berbagai wilayah Indonesia. Program ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam meningkatkan kualitas hunian dan kesejahteraan keluarga kurang mampu. Perbaikan rumah dilakukan di banyak daerah, mencakup wilayah perkotaan hingga pedesaan, sebagai respons nyata terhadap kebutuhan renovasi hunian para mustahik yang selama ini tinggal di rumah tidak layak huni. Kegiatan ini mencerminkan arah program BAZNAS dalam memberikan dampak langsung terhadap kondisi kehidupan masyarakat. Dalam pelaksanaan program perbaikan rumah mustahik, BAZNAS RI bekerja sama dengan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota serta pemangku kepentingan lokal. Pendekatan kolaboratif ini dilakukan untuk memastikan bahwa proses renovasi terlaksana secara akuntabel dan tepat sasaran, serta sesuai kebutuhan riil di lapangan. Program perbaikan rumah tidak hanya menyediakan dukungan fisik, tetapi juga membuka ruang pemberdayaan masyarakat setempat, termasuk melibatkan tenaga kerja lokal dalam proses pembangunan sehingga turut memberikan manfaat ekonomi bagi komunitas. BAZNAS RI menilai bahwa keberhasilan perbaikan 1.240 rumah pada 2025 menunjukkan komitmen lembaga dalam menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang nyata dan berkelanjutan. Upaya ini juga diharapkan berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup mustahik dan keluarganya, sekaligus memperkuat ketahanan sosial di komunitas penerima manfaat. Seluruh kegiatan perbaikan dilaksanakan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas, sesuai standar tata kelola BAZNAS. Pendekatan ini menjamin bahwa bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi mustahik serta dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Selama 2025, BAZNAS RI Berhasil Perbaiki 1.240 Rumah Mustahik di Berbagai Daerah Indonesia”, dipublikasikan 2 Januari 2026.
BERITA05/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Apresiasi Malam Dzikir Nasional Republika 2025
BAZNAS Apresiasi Malam Dzikir Nasional Republika 2025
BAZNAS Republik Indonesia menyampaikan penghargaan atas terselenggaranya Malam Dzikir Nasional Republika 2025, sebuah kegiatan keagamaan yang menyatukan jamaah dari berbagai daerah dalam suasana refleksi spiritual menjelang akhir tahun. Apresiasi ini disampaikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya memperkuat nilai keagamaan dan solidaritas sosial di tengah dinamika kehidupan masyarakat. Dalam rilis resmi BAZNAS RI, kegiatan ini dinilai memiliki makna penting dalam memperkuat semangat kebersamaan serta menumbuhkan ketenangan batin melalui amalan dzikir dan doa bersama. Momentum seperti ini dipandang sejalan dengan nilai-nilai zakat, infak, dan sedekah, yang juga menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama. BAZNAS menilai bahwa kegiatan keagamaan massal seperti Malam Dzikir Nasional memiliki potensi untuk memperkuat hubungan sosial dan spiritual di tengah masyarakat. Selain itu, acara tersebut dapat menjadi wahana edukasi nilai-nilai kebaikan dan motivasi untuk terus meningkatkan amal sosial menuju kesejahteraan umat. Sebagai lembaga yang berkecimpung dalam pengelolaan zakat dan pelayanan sosial keagamaan, BAZNAS mengapresiasi penyelenggaraan acara yang berhasil menghadirkan warga dari beragam latar belakang dalam suasana ibadah yang khidmat. BAZNAS berharap program seperti ini dapat terus berkontribusi dalam memperkuat nilai-nilai spiritual serta menjadikan amal kebaikan sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sosial masyarakat. Secara khusus, apresiasi ini juga menjadi dorongan bagi BAZNAS untuk terus mendukung kegiatan keagamaan dan kemanusiaan yang menumbuhkan nilai solidaritas dan kebersamaan, sekaligus memperkuat peran zakat dan filantropi Islam dalam pembangunan sosial di Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Apresiasi Malam Dzikir Nasional Republika 2025”, dipublikasikan 31 Desember 2025.
BERITA03/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Dinilai Tepat Sasaran dalam Penyaluran Zakat oleh Pemerintah Kota Semarang
BAZNAS Dinilai Tepat Sasaran dalam Penyaluran Zakat oleh Pemerintah Kota Semarang
Pemerintah Kota Semarang memberikan apresiasi terhadap penyaluran zakat yang dilakukan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), menilai proses distribusi zakat, infak, dan sedekah (ZIS) telah berlangsung tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat kurang mampu. Pernyataan ini disampaikan dalam forum koordinasi bersama Pemkot dan pihak terkait di Semarang. Pemerintah setempat menilai keberhasilan distribusi zakat BAZNAS ditandai dengan ketepatan identifikasi kelompok penerima manfaat, serta kecepatan respons terhadap kebutuhan rumah tangga dhuafa, pekerja informal, dan kelompok rentan lainnya. Pendekatan distribusi dianggap mampu menjawab kebutuhan sosial di berbagai wilayah Kota Semarang. Menurut evaluasi pemerintah kota, keterlibatan BAZNAS dalam kolaborasi dengan pemangku kepentingan, seperti pemerintah daerah dan organisasi masyarakat, memperkuat sinergi sosial yang berdampak pada penurunan beban ekonomi kelompok kurang mampu. Upaya ini dinilai mendukung strategi kesejahteraan lokal dan memperluas jangkauan layanan zakat secara terukur. Penilaian positif tersebut sekaligus mencerminkan kepercayaan berbagai pihak terhadap tata kelola distribusi zakat oleh BAZNAS, termasuk pemanfaatan data penerima manfaat yang akurat, pemantauan lapangan, serta keterbukaan informasi. Koordinasi intensif antara BAZNAS Kota Semarang dan unsur pemerintahan dinilai menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program zakat tersebut. Melalui kolaborasi ini, BAZNAS menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan kemanusiaan dan pemberdayaan sosial, selaras dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. Sinergi dengan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat fondasi penyaluran zakat yang adil dan tepat waktu bagi masyarakat yang membutuhkan. Atribusi Sumber: RRI, “Pemkot Semarang Nilai Penyaluran Zakat BAZNAS Tepat Sasaran”, dipublikasikan 1 Januari 2026.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Donasi Rp378 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Donasi Rp378 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Majalengka menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp378 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Penyaluran ini merupakan bentuk kepedulian lembaga zakat daerah bersama masyarakat setempat dalam merespon kebutuhan mendesak korban bencana. Dana donasi yang disampaikan kepada BAZNAS RI akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas, termasuk penyediaan paket logistik keluarga, dukungan kesehatan, serta bantuan untuk pemulihan sosial dan ekonomi di lokasi terdampak. Pendekatan pendistribusian bantuan dirancang mengutamakan ketepatan sasaran dan kebutuhan riil masyarakat penyintas. Proses penyerahan donasi dilakukan melalui mekanisme koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta pemerintah daerah setempat untuk memastikan bahwa bantuan dapat disalurkan secara cepat, tertib, dan akuntabel kepada warga yang membutuhkan. Kolaborasi ini turut melibatkan relawan lokal dan mitra strategis di lapangan untuk memperkuat efektivitas penanganan bencana. BAZNAS RI menilai bahwa sinergi antara BAZNAS daerah dan BAZNAS RI mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang kuat dalam merespons krisis kemanusiaan. Partisipasi aktif BAZNAS Kabupaten Majalengka dalam penghimpunan donasi menjadi salah satu contoh kerja kolektif untuk menghadirkan dukungan nyata bagi korban bencana di luar daerah asal. Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan sesuai dengan prinsip tata kelola zakat yang amanah dan transparan, serta berdasarkan data kebutuhan di lapangan. Melalui pendekatan yang akuntabel dan terkoordinasi, BAZNAS terus memperluas dampak layanan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Kabupaten Majalengka Salurkan Donasi Banjir Sumatra Rp378 Juta melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 31 Desember 2025.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kuningan Salurkan Donasi Rp800 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kuningan Salurkan Donasi Rp800 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Kuningan menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp800 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di beberapa wilayah di Pulau Sumatra. Donasi ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan lembaga lokal dalam merespons kebutuhan mendesak para korban bencana. Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Kuningan kepada Pimpinan BAZNAS RI. Dana yang terkumpul akan dikelola dan disalurkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar keluarga terdampak, termasuk bantuan logistik, peralatan rumah tangga, serta dukungan pemulihan sosial-ekonomi sesuai dengan prioritas kebutuhan di lokasi bencana. BAZNAS RI memastikan bahwa proses pendistribusian bantuan dilakukan lewat koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan di lapangan. Pendekatan ini dimaksudkan agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Donasi dari BAZNAS Kuningan ini mencerminkan peran strategis lembaga amil zakat di tingkat daerah dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan. Sinergi antara BAZNAS daerah dan BAZNAS RI menegaskan kontribusi zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang mampu menjawab tantangan kemanusiaan secara cepat dan akuntabel. Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan sesuai prinsip tata kelola zakat yang amanah dan transparan. Melalui kerja sama lintas lembaga dan pemberdayaan masyarakat, BAZNAS berkomitmen memperluas dampak bantuan kemanusiaan serta mendukung proses pemulihan komunitas terdampak bencana di Sumatra. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Korban Banjir Sumatra, BAZNAS Kuningan Salurkan Donasi Rp800 Juta Melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 30 Desember 2025.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp459 Juta
BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp459 Juta
BAZNAS Republik Indonesia bersama BAZNAS Kabupaten Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp459 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra. Bantuan ini diserahkan sebagai respons terhadap bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyaluran bantuan dilakukan oleh BAZNAS Kabupaten Bekasi melalui koordinasi dengan BAZNAS RI dan jaringan BAZNAS di daerah terdampak. Dana kemanusiaan tersebut digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar korban bencana, meliputi paket logistik keluarga, layanan kesehatan darurat, serta dukungan pemulihan sosial untuk membantu masyarakat dalam fase awal pemulihan pascabencana. Dalam mekanisme distribusi bantuan, BAZNAS RI menekankan pentingnya koordinasi yang terintegrasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta pemangku kepentingan setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan dapat tersalurkan secara cepat, tertib, dan tepat sasaran kepada warga yang membutuhkan. BAZNAS menilai bahwa keterlibatan lembaga amil zakat daerah bersama BAZNAS RI menunjukkan semangat sinergi dan solidaritas kemanusiaan di tingkat lokal dan nasional. Kolaborasi ini menjadi bukti bagaimana zakat, infak, dan sedekah dapat dimobilisasi secara efektif dalam konteks bencana untuk meringankan beban masyarakat dan mempercepat pemulihan sosial-ekonomi. Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan melalui mekanisme yang akuntabel dan transparan sesuai prinsip tata kelola zakat yang baik. Dengan demikian, amanah masyarakat yang dipercayakan melalui lembaga zakat tersampaikan secara optimal kepada para penerima manfaat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp459 Juta”, dipublikasikan 30 Desember 2025.
BERITA02/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk 116 Ribu Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk 116 Ribu Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan secara luas kepada sekitar 116 ribu korban bencana alam di Pulau Sumatra. Distribusi bantuan ini merupakan bagian dari respon berkelanjutan lembaga dalam menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak banjir, tanah longsor, dan bencana alam lainnya. Penyaluran bantuan kemanusiaan mencakup kebutuhan dasar seperti paket logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, serta bantuan lain yang ditujukan untuk menunjang kebutuhan harian warga terdampak. Layanan ini disalurkan melalui jaringan BAZNAS provinsi, kabupaten/kota, serta tim tanggap bencana di berbagai titik lokasi terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam proses pendistribusian, BAZNAS RI mengutamakan koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta pemangku kepentingan di lapangan untuk memastikan bantuan dapat tersalurkan secara tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan riil masyarakat. Pendekatan ini juga dilaksanakan dengan standar akuntabilitas dan transparansi lembaga. BAZNAS menilai bahwa dukungan kemanusiaan yang diberikan menjadi bagian penting dari upaya pemulihan komunitas pascabencana. Bantuan yang tersebar luas diharapkan dapat membantu meringankan beban korban, mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar, serta menjadi pondasi awal dalam proses pemulihan sosial-ekonomi masyarakat setempat. Melalui penyaluran bantuan kepada lebih dari 116 ribu penerima manfaat, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang menghadapi situasi darurat. BAZNAS juga menyatakan komitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak demi memperluas jangkauan layanan kemanusiaan di wilayah-wilayah yang membutuhkan dukungan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk 116 Ribu Korban Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 29 Desember 2025.
BERITA30/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Luncurkan ZAuto, ZMart, dan ZCoffee di Banyumas untuk Bangun Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS RI Luncurkan ZAuto, ZMart, dan ZCoffee di Banyumas untuk Bangun Kemandirian Ekonomi Umat
BAZNAS Republik Indonesia memperkuat pengembangan ekonomi produktif melalui peluncuran tiga unit usaha berbasis zakat produktif di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Unit usaha yang diluncurkan mencakup ZAuto, ZMart, dan ZCoffee. Inisiatif ini dirancang untuk membuka peluang ekonomi nyata bagi mustahik serta memperkuat kemandirian finansial komunitas yang menjadi fokus pemberdayaan. ZAuto dibentuk sebagai unit layanan usaha di sektor otomotif untuk mendukung kegiatan produktif masyarakat. ZMart dirancang sebagai pusat ritel yang mampu memfasilitasi UMKM lokal dalam pemasaran produk mereka. Sementara ZCoffee hadir sebagai ruang usaha kreatif yang tidak hanya memberi kesempatan berwirausaha, tetapi juga menguatkan ekosistem ekonomi berbasis komunitas. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, ketiga unit usaha tersebut dikembangkan melalui pendekatan yang terintegrasi dengan program pemberdayaan lainnya. Pendekatan ini tidak hanya menyediakan modal awal, tetapi juga mendukung mustahik melalui pelatihan teknis, pendampingan manajemen, dan pembelajaran operasional yang komprehensif. Harapannya, peserta program dapat mengelola usaha secara profesional dan berkelanjutan. BAZNAS RI menekankan bahwa keberlanjutan usaha menjadi faktor utama dalam program pemberdayaan ekonomi umat. Melalui pelatihan keterampilan, penguatan manajemen, dan akses terhadap jejaring pemasaran, unit-unit usaha tersebut diharapkan mampu bertahan dan berkembang dalam jangka panjang. Selain itu, kolaborasi antara BAZNAS pusat, BAZNAS daerah, serta mitra lokal menjadi kunci penting dalam menjamin dampak program yang meluas. Peluncuran ZAuto, ZMart, dan ZCoffee di Banyumas merupakan bagian dari komitmen BAZNAS untuk memaksimalkan peran zakat produktif sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi. Dengan pendekatan yang sistematis, terukur, dan berbasis komunitas, zakat diharapkan dapat memberikan manfaat nyata yang berkelanjutan bagi umat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bangun Kemandirian Ekonomi Umat, BAZNAS RI Luncurkan ZAuto, ZMart dan ZCoffee di Banyumas”, dipublikasikan 24 Desember 2025.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Perkuat Dakwah dan Strategi Fundraising Zakat Sambut Ramadan 1447 H
BAZNAS Perkuat Dakwah dan Strategi Fundraising Zakat Sambut Ramadan 1447 H
Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, BAZNAS Republik Indonesia memperkuat strategi dakwah dan penghimpunan zakat guna meningkatkan kontribusi filantropi Islam dalam menjawab kebutuhan sosial umat. Persiapan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk menyambut momentum ibadah yang memiliki potensi peningkatan partisipasi zakat dari masyarakat. Dalam rilis resminya, BAZNAS RI menyampaikan bahwa penguatan kegiatan dakwah sengaja dirancang untuk mendekatkan nilai zakat dengan kaum muslim, sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terkait hakikat zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial. Pendekatan ini diharapkan mendorong partisipasi lebih luas dalam berzakat, baik dari individu maupun lembaga. Strategi fundraising zakat yang diperkuat juga mencakup pengembangan kanal penghimpunan digital, pelatihan dan bimbingan bagi amil, serta integrasi kampanye zakat dengan pesan-pesan keagamaan yang relevan selama Ramadan. Langkah ini selaras dengan upaya mempercepat penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kegiatan sosial dan kemanusiaan. BAZNAS juga menekankan pentingnya sinergi antara penguatan dakwah dan fundraising zakat dengan program-program pemberdayaan mustahik. Melalui pendekatan yang berkelanjutan, diharapkan dampak sosial dari penghimpunan zakat dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan, termasuk melalui program layanan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi. Penguatan strategi ini dilaksanakan secara terintegrasi dengan jaringan BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan penghimpunan dan penyaluran zakat berjalan secara akuntabel, transparan, serta tepat sasaran menjelang dan selama Ramadan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Sambut Ramadan 1447 H, BAZNAS Perkuat Dakwah dan Strategi Fundraising Zakat”, dipublikasikan 23 Desember 2025.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BCA Syariah Perkuat Pemberdayaan UMKM Mustahik melalui Penyaluran Modal Usaha dan Pelatihan
BAZNAS RI dan BCA Syariah Perkuat Pemberdayaan UMKM Mustahik melalui Penyaluran Modal Usaha dan Pelatihan
BAZNAS Republik Indonesia bersama BCA Syariah memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui program kolaboratif yang menggabungkan penyaluran modal usaha dan pelatihan bagi mustahik pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Inisiatif ini dirancang untuk membantu meningkatkan kapasitas usaha, akses permodalan, dan keterampilan manajerial pelaku UMKM di berbagai wilayah. Sinergi antara BAZNAS dan BCA Syariah bertujuan menghadirkan dukungan komprehensif kepada mustahik yang memiliki potensi usaha namun masih menghadapi keterbatasan modal dan pengetahuan teknis. Program ini memberikan kesempatan kepada penerima manfaat untuk memperkuat bisnis mereka melalui dukungan permodalan yang terarah serta pelatihan yang relevan dengan kebutuhan operasional usaha. Penyaluran modal usaha dilakukan secara selektif kepada peserta yang telah melalui proses verifikasi dan pendampingan awal dari tim BAZNAS bersama mitra. Selain dukungan finansial, peserta juga mendapatkan pelatihan peningkatan kapasitas yang mencakup aspek pemasaran, pengelolaan keuangan, serta strategi pengembangan usaha agar mampu bersaing secara berkelanjutan. BAZNAS RI menilai bahwa pemberdayaan UMKM merupakan instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan mustahik secara jangka panjang. Dengan dukungan lembaga keuangan syariah seperti BCA Syariah, program pemberdayaan ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas, meningkatkan produktivitas usaha, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga mustahik. Kolaborasi ini juga mencerminkan peran strategis lembaga zakat nasional dalam memperluas dampak filantropi zakat, infak, dan sedekah pada sektor ekonomi produktif. BAZNAS berkomitmen untuk terus memperluas program pemberdayaan yang inklusif, akuntabel, dan berorientasi pada dampak sosial yang nyata bagi komunitas mustahik di seluruh Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS dan BCA Syariah Perkuat Pemberdayaan UMKM Mustahik melalui Penyaluran Modal Usaha dan Pelatihan”, dipublikasikan 23 Desember 2025.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Terima Penyerahan Zakat Perusahaan Rp1,22 Miliar dari PT Asuransi Ramayana Tbk
BAZNAS RI Terima Penyerahan Zakat Perusahaan Rp1,22 Miliar dari PT Asuransi Ramayana Tbk
BAZNAS Republik Indonesia menerima penyerahan zakat perusahaan sebesar Rp1,22 miliar dari PT Asuransi Ramayana Tbk sebagai bagian dari kontribusi sektor usaha dalam pengelolaan zakat nasional. Penyerahan zakat ini merupakan bentuk komitmen dunia usaha untuk mendukung program kemanusiaan dan kesejahteraan umat melalui lembaga zakat yang profesional. Penyerahan dilakukan secara simbolis kepada Pimpinan BAZNAS RI yang disaksikan oleh perwakilan pihak perusahaan serta jajaran pengurus BAZNAS. Donasi tersebut akan dikelola dan disalurkan sesuai dengan prinsip tata kelola zakat yang amanah, akuntabel, dan tepat sasaran kepada mustahik di berbagai daerah. BAZNAS RI menegaskan bahwa penyerahan zakat dari perusahaan seperti PT Asuransi Ramayana Tbk memiliki peran strategis dalam memperkuat basis penghimpunan zakat nasional. Sumbangan ini akan digunakan untuk mendukung program-program pemberdayaan ekonomi, bantuan kemanusiaan, serta layanan sosial lain yang berdampak langsung bagi masyarakat kurang mampu. Dalam mekanisme penanganannya, BAZNAS RI berkoordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota untuk memastikan distribusi zakat perusahaan dapat menjangkau mustahik sesuai kebutuhan prioritas dan berdasarkan data riil di lapangan. BAZNAS juga menilai bahwa sinergi dengan sektor korporasi seperti PT Asuransi Ramayana Tbk mencerminkan kepedulian dunia usaha terhadap penguatan kesejahteraan sosial melalui mekanisme zakat, infak, dan sedekah. Dukungan semacam ini menjadi dorongan penting bagi lembaga zakat nasional untuk memperluas dampak layanan kepada masyarakat yang membutuhkan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Terima Penyerahan Zakat Perusahaan Rp1,22 Miliar dari PT Asuransi Ramayana Tbk”, dipublikasikan 23 Desember 2025.
BERITA24/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.

Lihat Daftar Rekening →