WhatsApp Icon
BAZNAS RI: Petani Binaan di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan

BAZNAS RI melalui Program Lumbung Pangan mencatat keberhasilan besar dengan capaian panen raya jagung hingga 400 ton di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa zakat dapat dioptimalkan sebagai instrumen produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, dengan melibatkan 32 petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan. Mereka mengelola lahan seluas 50 hektare dengan hasil panen yang signifikan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan akses pasar yang lebih luas.

Dalam pengembangannya, BAZNAS RI juga memperluas program pertanian ke komoditas lain seperti padi di wilayah Masbagik dan Sikur, dengan melibatkan sekitar 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton. Pendekatan ini menunjukkan strategi terintegrasi dalam membangun ketahanan pangan berbasis zakat.

Keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah NTB.

Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program zakat produktif di sektor pertanian, sehingga mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Dukung Ketahanan Pangan, Petani Binaan BAZNAS di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, ia juga menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

 

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BAZNAS RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Balai Ternak, salah satunya yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi berbasis zakat yang menyasar langsung masyarakat mustahik di sektor peternakan.

Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI tersebut merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi serupa di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar capaian administratif. Ia memastikan bahwa implementasi Balai Ternak di NTB telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya dalam peningkatan ekonomi keluarga peternak.

Dalam pelaksanaannya, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik dengan total 57 ekor sapi Bali yang terdiri dari satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. BAZNAS RI juga mengalokasikan bantuan sekitar Rp806,25 juta, mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, penyediaan ternak, hingga sistem peternakan terintegrasi.

Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh para peternak, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi tambahan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengembangan Balai Ternak ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa di berbagai daerah, termasuk peluang penambahan titik di NTB. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam pandangan yang disampaikan melalui forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui intervensi pendidikan yang sistematis.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, mustahik memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, Menag juga menyinggung bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Balai Ternak Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik

BAZNAS RI memastikan kesiapan hewan kurban terbaik melalui program Balai Ternak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi peternakan di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.

Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS RI memastikan bahwa hewan ternak yang dikelola oleh para peternak binaan telah memenuhi kriteria dan layak untuk dikurbankan. Bahkan, berdasarkan laporan peternak, sapi-sapi yang tersedia sudah siap dipasarkan untuk kebutuhan ibadah kurban masyarakat.

Program Balai Ternak BAZNAS RI ini melibatkan 30 peternak mustahik dengan total populasi sekitar 57 ekor sapi Bali, yang terdiri dari pejantan, indukan, dan bakalan jantan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Selain memastikan kualitas ternak, BAZNAS RI juga mendorong peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengolahan limbah menjadi kompos dan biogas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membangun sistem peternakan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Dalam perspektif pemberdayaan zakat produktif, program Balai Ternak ini menjadi instrumen penting untuk mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan akses pasar, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui kesiapan hewan kurban ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya bahwa ibadah kurban tidak hanya memenuhi aspek spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sumber:
BAZNAS RI. “Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

BAZNAS RI Distribusikan Zakat Produktif untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
BAZNAS RI Distribusikan Zakat Produktif untuk Percepat Pengentasan Kemiskinan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus mengoptimalkan distribusi zakat produktif sebagai bagian dari strategi percepatan pengentasan kemiskinan di daerah. Pendekatan ini difokuskan pada penguatan kemandirian ekonomi mustahik melalui dukungan usaha produktif yang berkelanjutan. Penyaluran zakat produktif tersebut dilaksanakan dalam kegiatan pentasharufan zakat di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Program ini mencakup berbagai skema pemberdayaan ekonomi yang bertujuan meningkatkan kapasitas usaha dan pendapatan keluarga mustahik, sehingga mampu memperbaiki kualitas hidup secara bertahap. BAZNAS RI menegaskan bahwa zakat produktif memiliki peran penting dalam mendukung upaya pemerintah daerah menurunkan angka kemiskinan. Melalui pendayagunaan zakat yang terarah, mustahik tidak hanya menerima bantuan sesaat, tetapi juga memperoleh akses permodalan dan sarana usaha untuk membangun kemandirian ekonomi. Pelaksanaan program zakat produktif di Banyumas berjalan melalui sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, dan pemerintah kabupaten. Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memastikan program tepat sasaran dan selaras dengan kebijakan pembangunan daerah, khususnya di bidang pengentasan kemiskinan. BAZNAS RI menilai bahwa penguatan zakat produktif merupakan langkah strategis untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pembangunan sosial yang berdampak nyata. Ke depan, BAZNAS akan terus memperluas cakupan dan kualitas program pemberdayaan agar semakin banyak mustahik yang mampu bertransformasi menuju kemandirian ekonomi. Atribusi Sumber: ANTARA, “Baznas RI: Distribusi zakat produktif percepat pengentasan kemiskinan”, dipublikasikan 22 Desember 2025.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Provinsi NTB Bersama BAZNAS Kota Mataram Salurkan Bantuan 20 Gerobak serta Modal Usaha bagi Mustahik
BAZNAS Provinsi NTB Bersama BAZNAS Kota Mataram Salurkan Bantuan 20 Gerobak serta Modal Usaha bagi Mustahik
BAZNAS Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama BAZNAS Kota Mataram menyalurkan bantuan 20 gerobak usaha serta modal usaha kepada para mustahik warga Kota Mataram sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis zakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor BAZNAS Kota Mataram pada Selasa (23/12/2025) pukul 10.00 WITA. Kegiatan penyaluran bantuan tersebut dihadiri oleh Ketua BAZNAS Provinsi NTB Dr. L. Muhammad Iqbal, Ketua BAZNAS Kota Mataram H. Djaswad, Wakil Ketua II Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan H. Saeful Mukmin, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Mataram H. Amir Wisuda, jajaran amil pelaksana, serta para mustahik penerima manfaat. Dalam pelaksanaan program ini, BAZNAS Kota Mataram berperan aktif dalam proses pendataan, verifikasi, dan pendampingan mustahik penerima bantuan. Peran tersebut menjadi kunci untuk memastikan bantuan tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan usaha yang dijalankan oleh para penerima manfaat di wilayah Kota Mataram. Program bantuan gerobak dan modal usaha ini merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi yang dijalankan secara kolaboratif antara BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kota Mataram. Melalui pendekatan ini, zakat dioptimalkan tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga sebagai instrumen penguatan ekonomi yang berkelanjutan. Penyerahan bantuan dilakukan secara langsung oleh pimpinan BAZNAS Provinsi NTB dan BAZNAS Kota Mataram kepada para mustahik penerima manfaat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas peluang pendapatan, serta mendorong kemandirian ekonomi mustahik secara bertahap. BAZNAS Kota Mataram menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan dan monitoring terhadap para penerima bantuan agar program pemberdayaan berjalan optimal. Sinergi antara BAZNAS provinsi, BAZNAS kota, dan pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat peran zakat dalam mendorong kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan transformasi mustahik menjadi muzakki.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
BAZNAS RI dan BPKH Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh
BAZNAS RI dan BPKH Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh
BAZNAS Republik Indonesia bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) menyalurkan ribuan paket sembako kepada warga yang terdampak bencana di Provinsi Aceh. Penyaluran ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan berkelanjutan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami gangguan akibat banjir dan tanah longsor. Distribusi paket sembako difokuskan pada pemenuhan bahan kebutuhan pokok keluarga, sebagai respons cepat terhadap kondisi kekurangan pascagempa dan bencana alam di berbagai daerah. Paket bantuan tersebut disiapkan berdasarkan pemetaan kebutuhan di lapangan untuk memastikan bahwa setiap warga yang terdaftar sebagai penerima manfaat mendapatkan dukungan sesuai kebutuhan yang paling mendesak. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI dan BPKH bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat serta jaringan relawan dan BAZNAS provinsi/kabupaten. Koordinasi ini bertujuan memperkuat mekanisme distribusi sehingga bantuan dapat disalurkan secara efektif, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS menegaskan bahwa seluruh bantuan disiapkan dan disalurkan secara akuntabel dengan mekanisme pelaporan yang transparan, sebagai bagian dari komitmen lembaga dalam memastikan dampak positif bagi penerima manfaat. Sinergi dengan BPKH ini mencerminkan peran kolaboratif antara lembaga zakat nasional dan mitra strategis dalam menghadirkan layanan sosial yang responsif terhadap bencana. Kolaborasi dalam penyediaan paket sembako ini juga diharapkan mendorong keterlibatan lebih luas dari berbagai pihak untuk memperkuat upaya kemanusiaan di tengah tantangan bencana alam. Dengan pendekatan yang terintegrasi, BAZNAS RI terus memperluas cakupan layanan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak di berbagai wilayah. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BPKH dan BAZNAS RI Salurkan Ribuan Paket Sembako bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh”, dipublikasikan 22 Desember 2025.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama Bakom RI Optimalkan Komunikasi Berdampak untuk Bantu 74.000 Penyintas Bencana di Sumatra
BAZNAS RI Bersama Bakom RI Optimalkan Komunikasi Berdampak untuk Bantu 74.000 Penyintas Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia memperkuat strategi komunikasi dalam penanganan bencana di Sumatra melalui kerja sama dengan Badan Komunikasi (Bakom) Republik Indonesia. Kolaborasi ini ditujukan untuk mengoptimalkan komunikasi berdampak dalam upaya penyaluran bantuan dan layanan kemanusiaan kepada lebih dari 74.000 penyintas bencana banjir dan tanah longsor di provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Dalam rilis resmi BAZNAS RI, disebutkan bahwa kolaborasi dengan Bakom RI bertujuan meningkatkan efektivitas penyampaian informasi terkait distribusi bantuan, kebutuhan masyarakat di lokasi terdampak, serta mekanisme layanan yang dijalankan BAZNAS. Pendekatan komunikasi ini diharapkan memperkuat koordinasi antar-stakeholder serta meningkatkan partisipasi publik dalam gerakan kemanusiaan. Melalui sinergi ini, BAZNAS memanfaatkan kanal komunikasi dan teknologi informasi untuk menjangkau publik yang lebih luas, khususnya dalam menyampaikan informasi tentang mekanisme bantuan, transparansi pendistribusian, serta capaian bantuan di lapangan. Optimalisasi komunikasi berdampak juga dimaksudkan untuk mendorong dukungan lebih besar dari masyarakat dan mitra strategis terhadap upaya pemulihan pascabencana. Koordinasi intensif dengan Bakom RI serta jaringan BAZNAS di Sumatra dan mitra kemanusiaan lainnya menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, layanan psikososial, dan dukungan pemulihan sosial-ekonomi dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkannya secara akurat dan tepat waktu. Pendekatan komunikasi berdampak diinisiasi sebagai refleksi komitmen BAZNAS dalam memperkuat keterbukaan informasi, memperluas partisipasi masyarakat, dan meningkatkan kualitas pelayanan kemanusiaan. Sinergi ini juga menjadi fondasi bagi perluasan layanan zakat, infak, dan sedekah dalam merespons persoalan sosial secara efektif dan berorientasi pada dampak nyata. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu 74.000 Penyintas Sumatra, BAZNAS Bersama Bakom RI Optimalkan Komunikasi Berdampak”, dipublikasikan 22 Desember 2025.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan Rp800 Juta dari Ketua Dewan Pembina APPSI Ahmad Muzani untuk Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan Rp800 Juta dari Ketua Dewan Pembina APPSI Ahmad Muzani untuk Korban Bencana di Sumatra
Ketua Dewan Pembina Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Ahmad Muzani, menyerahkan bantuan kemanusiaan senilai Rp800 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk mendukung penanganan dampak bencana di wilayah Sumatra. Donasi ini disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor serta dukungan terhadap program kemanusiaan yang dijalankan BAZNAS. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis kepada Pimpinan BAZNAS RI sebagai lembaga yang dipercaya mengelola dan menyalurkan amanah tersebut kepada para penyintas bencana. Bantuan ini akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak, seperti logistik keluarga, dukungan layanan kesehatan dasar, dan program pemulihan sosial yang sedang berjalan di sejumlah titik terdampak. Dalam pengelolaan donasi, BAZNAS RI memastikan proses penyaluran bantuan dilaksanakan secara akuntabel dan transparan sesuai dengan prinsip tata kelola zakat, infak, dan sedekah yang amanah. Koordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten, serta relawan di lapangan menjadi bagian penting agar bantuan dapat sampai kepada penerima manfaat secara tertib dan tepat sasaran. BAZNAS menilai kerja sama dengan pemangku kepentingan seperti Ketua Dewan Pembina APPSI mencerminkan dukungan lintas sektor terhadap upaya penanganan bencana dan pemulihan masyarakat. Sinergi semacam ini diharapkan dapat memperluas dampak layanan sosial berbasis filantropi Islam serta memperkuat kapasitas bantuan kemanusiaan di tengah tantangan yang dihadapi masyarakat pascabencana. Melalui bantuan ini, BAZNAS RI kembali menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana secara berkelanjutan, sambil memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak yang peduli terhadap kesejahteraan umat dan ketahanan sosial nasional. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS, Ketua Dewan Pembina APPSI Ahmad Muzani Berikan Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp800 Juta”, dipublikasikan 22 Desember 2025.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra melalui Sekolah Cendekia BAZNAS
BAZNAS RI Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatra melalui Sekolah Cendekia BAZNAS
BAZNAS Republik Indonesia melalui unit pendidikan Sekolah Cendekia BAZNAS menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Sumatra. Bantuan ini merupakan bagian dari respon kolektif lembaga terhadap kebutuhan mendesak penyintas banjir dan tanah longsor, dan dilaksanakan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama. Program bantuan yang dijalankan Sekolah Cendekia BAZNAS mencakup distribusi logistik keluarga, kebutuhan pokok harian, serta paket bantuan yang dirancang untuk menunjang kehidupan penyintas pada fase tanggap darurat. Penyaluran bantuan direncanakan untuk menjangkau sejumlah titik terdampak di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berdasarkan pemetaan kebutuhan riil di lapangan. Dalam proses penyaluran, BAZNAS RI bekerja sama dengan jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten serta relawan di lokasi bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran. Pendekatan koordinatif ini juga memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan organisasi kemanusiaan lain untuk mendukung upaya pemulihan sosial di tengah dinamika pascagempa dan banjir. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, pelibatan Sekolah Cendekia BAZNAS dalam kegiatan bantuan sosial ini tidak hanya menunjukkan komitmen lembaga dalam memperluas layanan kemanusiaan, tetapi juga mendorong keterlibatan komunitas pendidikan dalam aksi sosial yang berdampak nyata. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat karakter kepedulian siswa dan civitas akademika terhadap nilai-nilai solidaritas sosial. Seluruh bantuan disalurkan melalui mekanisme yang amanah, transparan, dan akuntabel, sesuai standar tata kelola BAZNAS. Dengan demikian, manfaat bantuan diharapkan dapat dirasakan langsung oleh keluarga yang tengah menghadapi masa sulit pascabencana, sekaligus mempercepat proses pemulihan dan stabilisasi kehidupan sosial di wilayah terdampak. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Peduli Sesama, Sekolah Cendekia BAZNAS Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Sumatra”, dipublikasikan 22 Desember 2025.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan Menag Salurkan Bantuan Prasarana Pendidikan untuk Madrasah di Pidie Jaya, Aceh
BAZNAS RI dan Menag Salurkan Bantuan Prasarana Pendidikan untuk Madrasah di Pidie Jaya, Aceh
BAZNAS Republik Indonesia bersama Menteri Agama RI menyalurkan bantuan sarana dan prasarana pendidikan kepada sejumlah madrasah di Kabupaten Pidie Jaya, Provinsi Aceh. Program ini dimaksudkan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan di lingkungan madrasah, terutama pascaperubahan akibat bencana alam yang melanda wilayah tersebut. Penyaluran bantuan difokuskan pada penyediaan fasilitas penunjang belajar yang dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran bagi siswa dan tenaga pendidik. Bantuan tersebut mencakup peralatan pendidikan, perlengkapan kelas, serta dukungan infrastruktur lain yang dianggap penting untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di madrasah. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI bekerja sama secara langsung dengan Kementerian Agama Republik Indonesia serta pemerintah daerah setempat guna memastikan bantuan tersalurkan tepat sasaran. Pendekatan kolaboratif ini juga memperkuat koordinasi lintas instansi dalam rangka mempercepat pemulihan layanan pendidikan pascabencana. Rilis resmi BAZNAS RI menyatakan bahwa bantuan prasarana pendidikan ini merupakan bagian dari program pemberdayaan pendidikan yang berkelanjutan. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat proses pembelajaran dan memberikan dampak positif bagi peningkatan mutu pendidikan di madrasah-madrasah yang menjadi penerima manfaat. Kolaborasi antara BAZNAS dan Kemenag mencerminkan upaya bersama dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan agama yang berkualitas. Langkah ini menjadi bagian dari strategi BAZNAS dalam memanfaatkan potensi zakat, infak, dan sedekah untuk menjawab kebutuhan fundamental masyarakat, khususnya dalam aspek pendidikan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama Menag, BAZNAS RI Salurkan Bantuan Prasarana Pendidikan untuk Madrasah di Pidie Jaya, Aceh”, dipublikasikan 20 Desember 2025.
BERITA23/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan bagi 74.287 Penerima Manfaat Terdampak Bencana di Sumatra
BAZNAS RI Salurkan Bantuan bagi 74.287 Penerima Manfaat Terdampak Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia berhasil menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada 74.287 penerima manfaat yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah di Pulau Sumatra. Distribusi bantuan ini mencakup dukungan logistik keluarga, layanan kesehatan darurat, serta bantuan pemulihan sosial-ekonomi sebagai bagian dari respon berkelanjutan terhadap dampak banjir dan tanah longsor. Program bantuan ini dilaksanakan melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah setempat dan relawan tanggap bencana. Pendekatan tersebut dirancang untuk memastikan bantuan disalurkan cepat, tepat sasaran, dan akuntabel, sesuai kebutuhan riil di lapangan. Dalam rilis resminya, BAZNAS RI menyatakan bahwa dukungan yang disalurkan merupakan akumulasi dari berbagai inisiatif filantropi, termasuk donasi masyarakat, kolaborasi sektor usaha, serta sinergi dengan lembaga mitra lainnya. Penyaluran bantuan mencakup paket logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, serta dukungan untuk pemulihan awal yang dapat membantu masyarakat kembali membangun kehidupan pascabencana. BAZNAS juga menekankan pentingnya transparansi dan tata kelola yang baik dalam pengelolaan bantuan. Seluruh proses penyaluran dilaksanakan dengan mekanisme pelaporan yang jelas serta pemantauan di lokasi dampak bencana, sehingga hubungan antara pemberi donasi dan penerima manfaat dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Komitmen BAZNAS dalam memperkuat layanan kemanusiaan ini mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang efektif dalam mendukung pembangunan sosial dan ketahanan masyarakat, khususnya di tengah situasi darurat dan pemulihan pascabencana. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Salurkan Bantuan untuk 74.287 Penerima Manfaat Terdampak Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 19 Desember 2025.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Dana Rp1,5 Miliar dari PT Link Net Tbk untuk Bantuan Bencana di Sumatra
BAZNAS RI Salurkan Dana Rp1,5 Miliar dari PT Link Net Tbk untuk Bantuan Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menerima dukungan dana kemanusiaan sebesar Rp1,5 miliar dari PT Link Net Tbk untuk memperkuat penanganan dampak bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra, termasuk Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Donasi ini diperuntukkan membantu pemenuhan kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor. Penyerahan dana dilakukan oleh perwakilan PT Link Net Tbk kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan. Dukungan tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan respon cepat bencana, seperti penyediaan logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, serta dukungan pemulihan sosial-ekonomi di titik-titik terdampak. Dalam proses pendistribusian, BAZNAS RI mengkoordinasikan bantuan ini dengan pemerintah daerah setempat, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, tertib, dan tepat sasaran. Pendekatan terintegrasi ini dijalankan guna menjamin bahwa setiap unit bantuan sesuai dengan kebutuhan realidade di lapangan. BAZNAS menilai kerjasama dengan sektor swasta seperti PT Link Net Tbk menunjukkan peran aktif dunia usaha dalam mendukung aksi kemanusiaan dan tanggap bencana. Sinergi ini juga mencerminkan kepedulian publik dalam memperluas dampak layanan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah. Seluruh bantuan dikelola dan disalurkan sesuai prinsip akuntabilitas dan transparansi, sebagai bagian dari komitmen BAZNAS untuk memastikan bahwa amanah masyarakat tersampaikan secara optimal kepada para penyintas bencana. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Sumatra, PT Link Net Tbk Salurkan Dana Rp1,5 Miliar melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 19 Desember 2025.
BERITA22/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Sampaikan Ucapan Selamat atas Predikat Pemda Terinformatif se-NTB
BAZNAS Kota Mataram Sampaikan Ucapan Selamat atas Predikat Pemda Terinformatif se-NTB
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Mataram atas capaian Predikat Pemerintah Daerah Terinformatif se-Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam ajang Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025. Predikat tersebut diraih setelah Pemerintah Kota Mataram memperoleh nilai tertinggi dalam penilaian keterbukaan informasi publik yang mencakup aspek transparansi, akuntabilitas, serta kemudahan akses informasi bagi masyarakat. Capaian ini menempatkan Kota Mataram sebagai daerah dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan informasi publik di tingkat provinsi. Baznas Kota Mataram menilai keberhasilan tersebut mencerminkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang terbuka, responsif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Keterbukaan informasi dinilai sebagai fondasi penting dalam membangun kepercayaan publik serta mendorong partisipasi masyarakat dalam proses pembangunan. Sebagai lembaga pengelola zakat yang bersinergi dengan pemerintah daerah, Baznas Kota Mataram memandang pencapaian ini selaras dengan prinsip pengelolaan zakat yang transparan dan akuntabel. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, termasuk di bidang sosial dan keagamaan. Baznas Kota Mataram berharap predikat Pemda Terinformatif ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan melalui penguatan sistem informasi, inovasi layanan digital, serta komunikasi publik yang inklusif, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat Kota Mataram.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Sampaikan Ucapan Selamat atas Raihan IGA Award 2025 Kota Sangat Inovatif
BAZNAS Kota Mataram Sampaikan Ucapan Selamat atas Raihan IGA Award 2025 Kota Sangat Inovatif
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Mataram atas keberhasilan meraih Indonesia Government Award (IGA) 2025 dalam kategori Klaster Kota Sangat Inovatif. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas komitmen Pemerintah Kota Mataram dalam menghadirkan inovasi yang berangkat dari permasalahan nyata di masyarakat, sekaligus mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan. Baznas Kota Mataram menilai capaian ini mencerminkan tata kelola pemerintahan daerah yang adaptif, solutif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Inovasi yang dihasilkan tidak hanya berdampak pada sektor administrasi pemerintahan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan kesejahteraan sosial dan pembangunan daerah. Sebagai lembaga pengelola zakat yang bermitra dengan pemerintah daerah, Baznas Kota Mataram memandang penghargaan tersebut sejalan dengan semangat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem pelayanan publik yang inklusif. Inovasi yang terus dikembangkan oleh Pemerintah Kota Mataram dinilai mampu menjadi inspirasi bagi lembaga sosial dan keagamaan untuk turut beradaptasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperluas manfaat bagi masyarakat. Baznas Kota Mataram berharap prestasi ini dapat menjadi pemacu semangat untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi baru yang berkelanjutan, memperkuat sinergi antara pemerintah dan pemangku kepentingan, serta mendorong terwujudnya Kota Mataram yang maju, berdaya saing, dan berkeadilan sosial.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Keperluan Pengungsi Bersama Menteri Agama RI Melalui Pemerintah Aceh
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Keperluan Pengungsi Bersama Menteri Agama RI Melalui Pemerintah Aceh
BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia menyalurkan bantuan keperluan dasar bagi para pengungsi di Provinsi Aceh melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat. Inisiatif ini merupakan bagian dari respons kemanusiaan terhadap dampak banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, sekaligus memperkuat pelayanan sosial berbasis zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap melalui Pemerintah Aceh untuk memastikan kebutuhan pokok pengungsi terpenuhi di titik evakuasi dan lokasi pengungsian sementara. Bantuan meliputi paket logistik keluarga, kebutuhan rumah tangga, serta dukungan lainnya yang penting bagi pemenuhan kebutuhan harian masyarakat terdampak. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, sinergi dengan Kementerian Agama RI dan Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi antarinstansi dalam mempercepat penanganan pascabencana. Kolaborasi ini bertujuan memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan mendukung upaya pemulihan sosial masyarakat yang masih menghadapi dampak bencana. BAZNAS juga memastikan bahwa seluruh bantuan dikelola secara akuntabel dan transparan sesuai standar operasional lembaga. Koordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan lapangan menjadi bagian integral dari mekanisme penyaluran bantuan. Kolaborasi lintas lembaga ini mencerminkan upaya bersama dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang responsif dan berkelanjutan. BAZNAS RI berkomitmen untuk terus bergerak bersama pemerintah dan mitra strategis lainnya dalam memberikan dukungan nyata bagi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat peran ZIS sebagai instrumen pemberdayaan sosial nasional. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Berbagi untuk Sesama, LOTTE Mart dan LOTTE Grosir Berkolaborasi dengan BAZNAS Salurkan Sedekah Total Rp327 Juta melalui Berbagai Inisiatif Sosial”, dipublikasikan 18 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Sedekah Total Rp327 Juta bersama LOTTE Mart dan LOTTE Grosir melalui Berbagai Inisiatif Sosial
BAZNAS RI Salurkan Sedekah Total Rp327 Juta bersama LOTTE Mart dan LOTTE Grosir melalui Berbagai Inisiatif Sosial
BAZNAS Republik Indonesia bersama LOTTE Mart dan LOTTE Grosir menyalurkan sedekah dengan nilai total Rp327 juta melalui sejumlah inisiatif sosial untuk mendukung kesejahteraan masyarakat. Kerja sama ini mencerminkan sinergi antara lembaga zakat nasional dan sektor ritel dalam memperluas jangkauan kegiatan kemanusiaan melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang profesional. Donasi yang dihimpun dari konsumen LOTTE Mart dan LOTTE Grosir tersebut disalurkan melalui beberapa program sosial yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar keluarga kurang mampu, respon bencana, serta pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini bertujuan memperkuat dukungan terhadap kehidupan sosial di berbagai komunitas yang membutuhkan, sekaligus mendorong partisipasi publik dalam kegiatan filantropi berbasis nilai zakat dan sedekah. Menurut rilis resmi BAZNAS, distribusi sedekah dilakukan secara akuntabel dan transparan sesuai standar tata kelola BAZNAS. Pendekatan yang digunakan memastikan bantuan menjangkau keluarga kurang mampu secara tepat sasaran melalui koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta mitra lokal di berbagai daerah. Kerja sama dengan LOTTE Mart dan LOTTE Grosir juga mencerminkan pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung agenda sosial melalui model filantropi modern. Partisipasi masyarakat—termasuk konsumen ritel yang menyisihkan sedekah melalui program ini—menjadi kekuatan kolektif dalam memperluas dampak bantuan ZIS di tingkat komunitas. Melalui kolaborasi strategis seperti ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan layanan kemanusiaan yang inklusif dan berdampak luas, sekaligus memperkuat ekosistem zakat nasional sebagai instrumen pembangunan sosial yang berkelanjutan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Berbagi untuk Sesama, LOTTE Mart dan LOTTE Grosir Berkolaborasi dengan BAZNAS Salurkan Sedekah Total Rp327 Juta melalui Berbagai Inisiatif Sosial”, dipublikasikan 18 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Turut Perkuat Kesehatan dan Pemulihan Masyarakat Dukung Program BNN
BAZNAS RI Turut Perkuat Kesehatan dan Pemulihan Masyarakat Dukung Program BNN
BAZNAS Republik Indonesia memperluas peran kemanusiaan melalui dukungan terhadap program yang dijalankan Badan Narkotika Nasional (BNN). Kolaborasi ini difokuskan pada penguatan layanan kesehatan, rehabilitasi, serta pemulihan sosial dalam upaya menjawab kebutuhan masyarakat yang menghadapi tantangan kesehatan dan sosial. Sinergi antara BAZNAS dan BNN mencerminkan komitmen untuk menciptakan pendekatan terpadu yang tidak hanya menjangkau aspek medis, tetapi juga aspek sosial-ekonomi bagi komunitas yang terdampak. BAZNAS mendukung berbagai tahapan program BNN, baik dalam peningkatan layanan kesehatan masyarakat maupun pemulihan sosial guna memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas di berbagai wilayah. Dalam pelaksanaan dukungan ini, BAZNAS menekankan pentingnya koordinasi dengan pemerintah daerah, mitra lembaga, serta jaringan layanan masyarakat untuk memastikan bahwa program berjalan secara efektif dan berorientasi pada hasil nyata di lapangan. Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan bagi kelompok rentan yang membutuhkan dukungan holistik. BAZNAS menilai bahwa keterlibatan dalam program-program seperti yang diinisiasi BNN merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang lebih luas, di mana zakat, infak, dan sedekah dapat difungsikan sebagai instrumen pemberdayaan sosial dan pendukung upaya kesehatan masyarakat. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan masyarakat secara menyeluruh di tengah dinamika tantangan sosial saat ini. Melalui dukungan ini, BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus bergerak bersama pemangku kepentingan lain dalam memperkuat layanan sosial yang inklusif dan berdampak, sekaligus memastikan bahwa setiap bantuan tersalurkan secara akuntabel dan tepat sasaran. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Dukung Program BNN, BAZNAS Turut Perkuat Kesehatan dan Pemulihan Masyarakat”, dipublikasikan 18 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Luncurkan Fitur “Cinta Zakat” di Aplikasi GoPay untuk Permudah Layanan ZIS
BAZNAS RI Luncurkan Fitur “Cinta Zakat” di Aplikasi GoPay untuk Permudah Layanan ZIS
BAZNAS Republik Indonesia meluncurkan fitur baru bernama “Cinta Zakat” di aplikasi pembayaran digital GoPay sebagai langkah strategis untuk mempermudah masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat, infak, dan sedekah (ZIS). Inisiatif ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi publik sekaligus memperluas akses layanan zakat secara digital. Fitur “Cinta Zakat” memungkinkan pengguna GoPay untuk menyalurkan donasi ZIS secara cepat, aman, dan transparan melalui perangkat digital mereka. Melalui integrasi teknologi ini, BAZNAS bertujuan menyesuaikan layanan filantropi Islam dengan tren ekonomi digital yang semakin berkembang, khususnya di kalangan generasi muda dan pengguna teknologi finansial. Menurut rilis resmi BAZNAS, pengembangan layanan ini merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk meningkatkan kemudahan dan kecepatan layanan ZIS. Fitur digital diharapkan dapat mengatasi kendala geografis dan administratif yang sering dihadapi dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, sehingga semakin banyak masyarakat dapat berpartisipasi secara aktif. BAZNAS menyampaikan bahwa penggunaan teknologi digital, seperti melalui aplikasi GoPay, akan memaksimalkan jangkauan layanan zakat dan memberikan pengalaman transaksi yang lebih efisien. Semua transaksi melalui fitur ini dirancang untuk mematuhi standar keamanan dan akuntabilitas yang ketat, serta mendukung transparansi pelaporan kepada para muzaki dan penerima manfaat. Kolaborasi antara BAZNAS RI dan GoPay juga mencerminkan tren sinergi antara lembaga zakat dan perusahaan teknologi finansial dalam menghadirkan solusi filantropi modern. Pendekatan ini diharapkan menjadi model kerja sama yang memperkuat ekosistem zakat digital di Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Permudah Layanan ZIS, BAZNAS RI Luncurkan Fitur Cinta Zakat di Aplikasi GoPay”, dipublikasikan 18 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Salurkan Bantuan Sosial Rp2 Miliar bagi Penyintas Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Salurkan Bantuan Sosial Rp2 Miliar bagi Penyintas Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat
BAZNAS Republik Indonesia menjalin kerja sama dengan Tempo Scan Group untuk menyalurkan bantuan sosial senilai Rp2 miliar kepada masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Donasi ini diharapkan dapat memperkuat layanan kemanusiaan bagi warga yang masih dalam proses pemulihan pascabencana alam. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Tempo Scan kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga penyintas, termasuk logistik keluarga, dukungan kesehatan dasar, dan bantuan pemulihan sosial-ekonomi di sejumlah titik terdampak. Dalam pelaksanaan penyaluran, BAZNAS RI mengintegrasikan dukungan ini dengan kegiatan tanggap bencana yang telah berjalan melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di lokasi-lokasi terdampak. Distribusi bantuan difokuskan pada ketepatan sasaran melalui koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, relawan lokal, serta jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota. Sinergi antara BAZNAS RI dan Tempo Scan Group mencerminkan dukungan dunia usaha terhadap penanganan bencana dan kegiatan kemanusiaan. Kolaborasi ini menunjukkan bagaimana sektor swasta dan lembaga zakat nasional dapat bersinergi dalam menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan, khususnya di masa pemulihan pascabencana. BAZNAS menyampaikan bahwa seluruh bantuan akan dikelola secara transparan dan akuntabel, sejalan dengan prinsip pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang amanah serta akuntabel. Melalui dukungan mitra strategis seperti Tempo Scan, BAZNAS berharap kemampuan layanan kemanusiaan dapat diperluas sehingga dampak bantuan terasa lebih signifikan bagi para penyintas di berbagai wilayah Sumatera. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Bersama Tempo Scan Salurkan Bantuan Sosial Rp2 Miliar bagi Penyintas Bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat”, dipublikasikan 18 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Pemulihan Pascabencana di Sumatra Menyambut Ramadhan
BAZNAS RI Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Pemulihan Pascabencana di Sumatra Menyambut Ramadhan
Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperkuat aksi kemanusiaan dan upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra. Langkah ini dimaknai sebagai perpaduan antara peningkatan kepedulian nilai ibadah dan pelayanan sosial kepada komunitas yang masih dalam proses pemulihan setelah bencana alam. Program yang digagas BAZNAS meliputi perluasan distribusi bantuan logistik keluarga, dukungan layanan kesehatan dasar, serta pendampingan sosial-ekonomi bagi warga yang terdampak banjir dan tanah longsor. Inisiatif ini juga dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak menjelang Ramadhan, sehingga para penyintas dapat menjalani ibadah dengan lebih tenang dan sejahtera. Sebagai bagian dari pelaksanaan program, BAZNAS memastikan koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan tanggap bencana agar semua bantuan tersalurkan dengan tertib dan tepat sasaran. Pendekatan terintegrasi ini menjadi dasar bagi BAZNAS untuk menjamin transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas dalam setiap tahap penyaluran bantuan. BAZNAS mengajak masyarakat, lembaga filantropi, dan sektor usaha untuk bersama-sama memperkuat solidaritas sosial di bulan suci Ramadhan. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperluas dampak bantuan kemanusiaan serta mempercepat proses pemulihan komunitas yang masih berjuang menghadapi dampak pascagempa. Dengan langkah ini, BAZNAS RI menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen pemberdayaan sosial yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat serta memperkuat ketahanan sosial di tengah dinamika tantangan kemanusiaan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Sambut Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Pemulihan Pascabencana di Sumatra”, dipublikasikan 17 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan dan Pulihkan Sumatra Pascabencana
BAZNAS RI Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan dan Pulihkan Sumatra Pascabencana
BAZNAS Republik Indonesia mengajak masyarakat luas untuk turut menyambut bulan suci Ramadhan dan pada saat yang sama memperkuat upaya pemulihan bagi warga yang terdampak bencana di Sumatra. Aksi ini dirancang sebagai kombinasi antara ibadah sosial dan dukungan kemanusiaan untuk membantu keluarga penyintas memulihkan kehidupan mereka menjelang Ramadhan. Sebagai bagian dari kampanye ini, BAZNAS mengimplementasikan program yang menggabungkan kegiatan berbasis nilai keagamaan dengan dukungan langsung kepada masyarakat terdampak banjir, tanah longsor, dan kerusakan infrastruktur. Pendekatan ini mencakup pendistribusian bantuan logistik keluarga, layanan kesehatan dasar, serta dukungan sosial-ekonomi untuk mempercepat pemulihan komunitas di berbagai wilayah Sumatra. Penyelenggaraan program tersebut juga dilandasi oleh semangat Ramadhan yang mendorong solidaritas, kepedulian sosial, dan berbagi kepada sesama. BAZNAS mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat umum, dunia usaha, serta lembaga kemanusiaan lain, untuk bersinergi dalam memperluas dampak bantuan dan memastikan bahwa mustahik mendapatkan dukungan yang berkelanjutan selama periode suci ini. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS memastikan seluruh proses bantuan dikendalikan secara akuntabel dan transparan. Koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, relawan lokal, dan mitra strategis menjadi prioritas agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan responsif terhadap kebutuhan riil di lapangan. Melalui kampanye ini, BAZNAS berharap Ramadhan tidak hanya menjadi momentum ibadah personal, tetapi juga menjadi motor penggerak kepedulian sosial yang memperkuat jaringan dukungan bagi komunitas pascabencana di Sumatra. Pendekatan ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sekaligus memperkokoh nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Ajak Masyarakat Sambut Ramadhan, Pulihkan Sumatra”, dipublikasikan 17 Desember 2025.
BERITA19/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan
BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan
BAZNAS Republik Indonesia meresmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, sebagai bagian dari pengembangan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis zakat. Program ini bertujuan memperkuat kapasitas ekonomi mustahik melalui akses pemberdayaan dan sumber produktif yang berkelanjutan. Peresmian fasilitas ini dilakukan dalam rangka memperluas dampak pemberdayaan zakat di tingkat komunitas. Kampung Zakat dirancang sebagai pusat kegiatan ekonomi lokal yang memfasilitasi pelatihan usaha, pemasaran produk UMKM, serta pemberian modal atau fasilitas pendukung lain yang dibutuhkan pelaku usaha kecil. Sementara itu, Balai Ternak diharapkan menjadi sumber penguatan produksi peternakan yang dapat memberikan pendapatan tambahan bagi keluarga mustahik di lingkungan sekitar. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI bekerja sama erat dengan pemerintah daerah setempat serta mitra strategis lain untuk memastikan fasilitas tersebut dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Sinergi ini mencerminkan upaya terintegrasi antara lembaga zakat dan pemangku kepentingan lokal dalam memajukan kesejahteraan masyarakat. Program Kampung Zakat dan Balai Ternak menjadi bagian dari strategi BAZNAS untuk menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan ekonomi yang efektif. Melalui pendekatan produktif dan berkelanjutan, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kapasitas usahanya, memperluas peluang kerja, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. BAZNAS RI menilai bahwa pemberdayaan melalui fasilitas produktif seperti ini memiliki potensi jangka panjang dalam menanggulangi kemiskinan dan membuka ruang partisipasi masyarakat dalam pembangunan ekonomi lokal. Dengan pendekatan yang akuntabel dan terukur, manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan secara langsung oleh penerima manfaat dan berkontribusi pada pembangunan sosial yang inklusif. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Resmikan Kampung Zakat dan Balai Ternak di Kuningan”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan BPKH Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan
BAZNAS RI dan BPKH Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan
Program peningkatan kualitas pendidikan Islam di Kalimantan diperkuat melalui sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru madrasah di wilayah Kalimantan sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Melalui kerja sama strategis tersebut, BAZNAS RI dan BPKH menyusun serangkaian kegiatan pelatihan serta pendampingan profesional untuk tenaga pendidik madrasah. Program ini mencakup materi pedagogi, manajemen kelas, serta pendekatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam masa kini. Tujuan utamanya adalah meningkatkan mutu layanan pendidikan yang diterima oleh peserta didik di lingkungan madrasah. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, kegiatan sinergi ini juga bertujuan memperkuat peran lembaga zakat dan pengelola keuangan umat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Peningkatan kompetensi guru dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kolaborasi antara BAZNAS RI dan BPKH juga melibatkan koordinasi dengan pihak madrasah, pemerintah daerah, serta jaringan pendidikan Islam setempat. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan responsif terhadap tantangan pembelajaran kontemporer. Melalui program tersebut, BAZNAS RI menegaskan komitmen lembaga dalam memperluas dampak layanan pendidikan berbasis zakat, infak, dan sedekah, serta mendukung penguatan kualitas pendidikan Islam di berbagai daerah Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BPKH dan BAZNAS RI Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA17/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.

Lihat Daftar Rekening →