WhatsApp Icon
BAZNAS RI: Petani Binaan di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung untuk Dukung Ketahanan Pangan

BAZNAS RI melalui Program Lumbung Pangan mencatat keberhasilan besar dengan capaian panen raya jagung hingga 400 ton di Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB). Keberhasilan ini menjadi bukti konkret bahwa zakat dapat dioptimalkan sebagai instrumen produktif dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS RI tersebut dilaksanakan di Kecamatan Pringgabaya, tepatnya di Desa Gunung Malang dan Desa Seruni, dengan melibatkan 32 petani mustahik yang tergabung dalam Kelompok Barokah Zakat Lumbung Pangan. Mereka mengelola lahan seluas 50 hektare dengan hasil panen yang signifikan.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan keberhasilan pengelolaan zakat dalam meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pangan nasional. Ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga pada peningkatan kapasitas petani dan akses pasar yang lebih luas.

Dalam pengembangannya, BAZNAS RI juga memperluas program pertanian ke komoditas lain seperti padi di wilayah Masbagik dan Sikur, dengan melibatkan sekitar 120 petani mustahik di lahan seluas 25 hektare dengan potensi panen mencapai 150 ton. Pendekatan ini menunjukkan strategi terintegrasi dalam membangun ketahanan pangan berbasis zakat.

Keberhasilan panen raya ini tidak terlepas dari sinergi antara BAZNAS RI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat di wilayah NTB.

Melalui capaian ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan program zakat produktif di sektor pertanian, sehingga mampu mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki serta memperkuat ketahanan pangan nasional secara berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Dukung Ketahanan Pangan, Petani Binaan BAZNAS di NTB Sukses Panen Raya 400 Ton Jagung.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui program beasiswa yang lebih masif dan berkelanjutan.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah strategis untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan pendidikan yang memadai, mustahik diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup serta keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, ia juga menekankan bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyampaikan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

 

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 24 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

28/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB untuk Perkuat Ketahanan Pangan

BAZNAS RI terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional melalui program Balai Ternak, salah satunya yang berlokasi di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB). Program ini menjadi bagian dari pengembangan ekonomi berbasis zakat yang menyasar langsung masyarakat mustahik di sektor peternakan.

Balai Ternak yang dikembangkan BAZNAS RI tersebut merupakan titik ke-59 dari total 70 lokasi serupa di berbagai daerah di Indonesia. Program ini dirancang tidak hanya sebagai bantuan, tetapi sebagai model pemberdayaan ekonomi berkelanjutan yang mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Ketua BAZNAS RI, Sodik Mudjahid, menegaskan bahwa program ini harus memberikan manfaat konkret, bukan sekadar capaian administratif. Ia memastikan bahwa implementasi Balai Ternak di NTB telah menunjukkan dampak nyata bagi para penerima manfaat, khususnya dalam peningkatan ekonomi keluarga peternak.

Dalam pelaksanaannya, program Balai Ternak di Lombok Tengah melibatkan 30 peternak mustahik dengan total 57 ekor sapi Bali yang terdiri dari satu pejantan, 29 indukan, dan 27 bakalan jantan. BAZNAS RI juga mengalokasikan bantuan sekitar Rp806,25 juta, mencakup pembangunan kandang, rumah pakan, rumah kompos, penyediaan ternak, hingga sistem peternakan terintegrasi.

Dampak ekonomi dari program ini mulai dirasakan oleh para peternak, dengan peningkatan pendapatan sekitar Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, ditambah potensi tambahan dari pengolahan kompos dan akses pemasaran yang lebih luas. Hal ini menunjukkan bahwa zakat dapat menjadi instrumen produktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Melalui pengembangan Balai Ternak ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperluas program serupa di berbagai daerah, termasuk peluang penambahan titik di NTB. Program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong transformasi mustahik menjadi muzaki melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber:
BAZNAS RI. “Perkuat Ketahanan Pangan, BAZNAS RI Hadirkan Balai Ternak di NTB.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Menag RI Minta Perkuat Beasiswa Mustahik untuk Putus Rantai Kemiskinan

BAZNAS RI didorong untuk memperkuat program beasiswa bagi mustahik sebagai langkah strategis dalam memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar dalam kegiatan BAZNAS Collaborative Leadership (BCL) 2026 di Pusdiklat Kementerian Agama, Ciputat, Tangerang Selatan.

Dalam pandangan yang disampaikan melalui forum tersebut, BAZNAS RI diharapkan tidak hanya berfokus pada bantuan ekonomi semata, tetapi juga mengedepankan pendekatan pendidikan. Menurut Menag, kemiskinan tidak hanya berkaitan dengan kekurangan materi, melainkan juga keterbatasan ilmu pengetahuan yang harus diatasi melalui intervensi pendidikan yang sistematis.

Menag RI Nasaruddin Umar menegaskan bahwa pemberian beasiswa hingga jenjang perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk memutus kemiskinan antargenerasi. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, mustahik memiliki peluang untuk meningkatkan kualitas hidup dan keluar dari lingkaran kemiskinan secara berkelanjutan.

Dalam perspektif nilai keislaman, Menag juga menyinggung bahwa kemiskinan tidak hanya dimaknai sebagai kekurangan harta, tetapi juga kekurangan ilmu. Oleh karena itu, program beasiswa dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam menciptakan generasi berilmu yang mampu membawa perubahan sosial bagi umat.

Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid menyatakan bahwa penguatan program beasiswa merupakan bagian penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia mustahik. Ia menilai bahwa peningkatan kualitas SDM akan berdampak langsung pada kemandirian penerima manfaat sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat.

Melalui penguatan program pendidikan berbasis zakat ini, BAZNAS RI optimistis dapat mencetak generasi unggul yang tidak hanya mampu keluar dari kemiskinan, tetapi juga berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan umat secara luas.

Sumber:
BAZNAS RI. “Putus Rantai Kemiskinan, Menag RI Minta BAZNAS Perkuat Beasiswa untuk Mustahik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI: Balai Ternak Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik

BAZNAS RI memastikan kesiapan hewan kurban terbaik melalui program Balai Ternak di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha 2026. Kesiapan tersebut ditegaskan langsung oleh Ketua BAZNAS RI Sodik Mudjahid saat meninjau lokasi peternakan di Desa Pagutan, Kecamatan Batukliang.

Dalam peninjauan tersebut, BAZNAS RI memastikan bahwa hewan ternak yang dikelola oleh para peternak binaan telah memenuhi kriteria dan layak untuk dikurbankan. Bahkan, berdasarkan laporan peternak, sapi-sapi yang tersedia sudah siap dipasarkan untuk kebutuhan ibadah kurban masyarakat.

Program Balai Ternak BAZNAS RI ini melibatkan 30 peternak mustahik dengan total populasi sekitar 57 ekor sapi Bali, yang terdiri dari pejantan, indukan, dan bakalan jantan. Program ini tidak hanya berfokus pada penyediaan hewan kurban, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.

Selain memastikan kualitas ternak, BAZNAS RI juga mendorong peningkatan kapasitas peternak melalui pelatihan teknis dan manajerial, termasuk pengolahan limbah menjadi kompos dan biogas. Pendekatan ini bertujuan menciptakan nilai tambah ekonomi sekaligus membangun sistem peternakan yang berkelanjutan di tingkat desa.

Dalam perspektif pemberdayaan zakat produktif, program Balai Ternak ini menjadi instrumen penting untuk mentransformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan dukungan modal, pendampingan, dan akses pasar, para peternak diharapkan mampu meningkatkan pendapatan serta mencapai kemandirian ekonomi.

Melalui kesiapan hewan kurban ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya bahwa ibadah kurban tidak hanya memenuhi aspek spiritual, tetapi juga menjadi bagian dari solusi sosial-ekonomi yang berkelanjutan, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Sumber:
BAZNAS RI. “Balai Ternak BAZNAS Lombok Tengah Siapkan Hewan Kurban Terbaik.” Dipublikasikan pada 23 April 2026 di situs resmi BAZNAS RI

24/04/2026 | Kontributor: Humas BAZNAS Kota Mataram

Berita Terbaru

BAZNAS RI dan BPKH Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan
BAZNAS RI dan BPKH Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan
Program peningkatan kualitas pendidikan Islam di Kalimantan diperkuat melalui sinergi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan kompetensi guru madrasah di wilayah Kalimantan sebagai upaya memperkuat kualitas pembelajaran dan pembinaan karakter siswa. Melalui kerja sama strategis tersebut, BAZNAS RI dan BPKH menyusun serangkaian kegiatan pelatihan serta pendampingan profesional untuk tenaga pendidik madrasah. Program ini mencakup materi pedagogi, manajemen kelas, serta pendekatan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan pendidikan Islam masa kini. Tujuan utamanya adalah meningkatkan mutu layanan pendidikan yang diterima oleh peserta didik di lingkungan madrasah. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, kegiatan sinergi ini juga bertujuan memperkuat peran lembaga zakat dan pengelola keuangan umat dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Peningkatan kompetensi guru dianggap sebagai salah satu faktor kunci dalam peningkatan mutu pendidikan secara berkelanjutan. Kolaborasi antara BAZNAS RI dan BPKH juga melibatkan koordinasi dengan pihak madrasah, pemerintah daerah, serta jaringan pendidikan Islam setempat. Pendekatan terpadu ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih kuat dan responsif terhadap tantangan pembelajaran kontemporer. Melalui program tersebut, BAZNAS RI menegaskan komitmen lembaga dalam memperluas dampak layanan pendidikan berbasis zakat, infak, dan sedekah, serta mendukung penguatan kualitas pendidikan Islam di berbagai daerah Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BPKH dan BAZNAS RI Bersinergi Tingkatkan Mutu Guru Madrasah di Kalimantan”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Bangun Rumah Sehat Baznas (RSB) di Bulukumba untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
BAZNAS RI Bangun Rumah Sehat Baznas (RSB) di Bulukumba untuk Perkuat Layanan Kesehatan Masyarakat
Upaya peningkatan akses layanan kesehatan bagi masyarakat terus diperkuat melalui pembangunan Rumah Sehat Baznas (RSB) di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Program ini menjadi bagian dari komitmen Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dalam menghadirkan layanan kesehatan gratis dan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu. Pembangunan RSB Bulukumba dirancang untuk memberikan layanan kesehatan dasar yang terjangkau, termasuk pemeriksaan kesehatan, layanan promotif dan preventif, serta dukungan kesehatan bagi kelompok rentan. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki keterbatasan akses fasilitas medis. Program RSB merupakan salah satu pilar pendayagunaan zakat di bidang kesehatan yang dijalankan BAZNAS secara nasional. Melalui pendekatan berbasis zakat, RSB tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas layanan medis, tetapi juga menjadi sarana edukasi kesehatan dan penguatan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat. Dalam pelaksanaannya, BAZNAS RI berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan setempat untuk memastikan pembangunan dan operasional RSB berjalan sesuai standar layanan kesehatan serta berkelanjutan. Sinergi ini diharapkan dapat memperkuat peran zakat sebagai instrumen pendukung pembangunan sosial, khususnya di sektor kesehatan. Melalui pembangunan RSB di Bulukumba, BAZNAS RI menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan kesehatan berbasis zakat dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Peduli Kesehatan Warga, BAZNAS RI Bangun RSB di Bulukumba”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Nasional melalui Kelas Hukum Vol. 10
BAZNAS RI Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Nasional melalui Kelas Hukum Vol. 10
Penguatan akuntabilitas dan kepastian hukum dalam pengelolaan zakat nasional terus menjadi perhatian Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Kelas Hukum Vol. 10, sebuah forum pembelajaran yang ditujukan untuk meningkatkan pemahaman hukum dan tata kelola zakat di lingkungan BAZNAS dan pemangku kepentingan terkait. Kelas Hukum ini dirancang sebagai ruang peningkatan kapasitas amil, khususnya dalam memahami aspek regulasi, kepatuhan hukum, serta mitigasi risiko dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Melalui forum ini, BAZNAS mendorong penguatan tata kelola yang sejalan dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan. Penyelenggaraan Kelas Hukum Vol. 10 juga menjadi bagian dari upaya sistematis BAZNAS dalam menjaga kepercayaan publik. Dengan pemahaman hukum yang memadai, amil diharapkan mampu menjalankan tugas pengelolaan zakat secara profesional, tertib administrasi, serta memiliki landasan hukum yang kuat dalam setiap proses pengambilan keputusan. Selain membahas aspek normatif, Kelas Hukum ini turut menyoroti praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan zakat nasional, termasuk penyelarasan kebijakan internal dengan dinamika regulasi yang terus berkembang. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat integritas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas layanan zakat kepada masyarakat. Melalui pelaksanaan Kelas Hukum Vol. 10, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan umat, sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan sosial nasional. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kelas Hukum Vol. 10, BAZNAS RI Perkuat Akuntabilitas Pengelolaan Zakat Nasional”, dipublikasikan 16 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan 1.900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumatera Utara dari Sedekah Konsumen Alfamidi
BAZNAS RI Salurkan 1.900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumatera Utara dari Sedekah Konsumen Alfamidi
Upaya pemulihan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara terus diperkuat melalui penyaluran 1.900 paket bantuan logistik keluarga yang dihimpun dari program sedekah konsumen Alfamidi. Bantuan tersebut dikelola dan disalurkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI sebagai bagian dari respon kemanusiaan di wilayah terdampak. Paket bantuan logistik disiapkan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas selama masa tanggap darurat, terutama di daerah yang mengalami keterbatasan akses akibat kerusakan infrastruktur. Setiap paket berisi kebutuhan pokok harian yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan lapangan. Proses distribusi dilakukan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, relawan tanggap bencana, serta pemerintah daerah setempat. Pendekatan ini memastikan bantuan dapat diterima secara tepat sasaran oleh masyarakat yang paling membutuhkan. Program sedekah konsumen Alfamidi menjadi contoh sinergi antara masyarakat, sektor ritel, dan lembaga zakat nasional dalam menghadirkan bantuan nyata bagi penyintas bencana. Kontribusi kecil yang diberikan secara kolektif terbukti mampu dihimpun menjadi dukungan logistik yang berdampak luas. Seluruh proses pengelolaan dan penyaluran bantuan dilaksanakan secara amanah, transparan, dan akuntabel sesuai prinsip tata kelola BAZNAS, sehingga manfaat sedekah dapat dirasakan langsung oleh para penyintas bencana di Sumatera Utara. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Dari Sedekah Konsumen Alfamidi, BAZNAS RI Salurkan 1.900 Paket Bantuan Logistik bagi Penyintas Bencana di Sumut”, dipublikasikan 15 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif pada KIP Awards 2025
BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif pada KIP Awards 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia kembali memperoleh predikat Lembaga Publik Informatif dalam ajang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Awards 2025. Penghargaan ini menegaskan komitmen BAZNAS dalam menjalankan keterbukaan informasi, akuntabilitas, dan pelayanan publik yang transparan. Dalam rilis resmi yang diterbitkan BAZNAS RI, predikat tersebut diberikan oleh Komisi Informasi Pusat berdasarkan evaluasi terhadap kualitas keterbukaan informasi publik lembaga tahun berjalan. BAZNAS menilai pencapaian ini sebagai pengakuan atas upaya konsisten dalam menyediakan informasi yang akurat, mudah diakses, dan sesuai prinsip transparansi kepada masyarakat luas. Sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak, dan sedekah, BAZNAS berkomitmen memastikan setiap program dan layanan yang dijalankan dapat dipertanggungjawabkan secara publik. Keterbukaan informasi publik dipandang sebagai bagian integral dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan dana umat serta memperluas akses kepada stakeholder untuk mengetahui arah kebijakan dan capaian kerja BAZNAS. Dalam proses penilaian KIP, BAZNAS dinilai unggul dalam beberapa aspek, termasuk kepatuhan pada Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik, penyajian konten informasi secara jelas dan terstruktur, serta kemampuan lembaga dalam merespon permohonan informasi masyarakat dengan cepat dan sopan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi BAZNAS untuk terus memperkuat tata kelola informasi publik melalui pengembangan kanal komunikasi digital, peningkatan kualitas konten, serta perluasan layanan informasi kepada masyarakat di seluruh penjuru Indonesia. Melalui keterbukaan dan akuntabilitas yang terus ditingkatkan, BAZNAS berharap dapat memperkuat dukungan publik terhadap peran zakat dalam membangun kesejahteraan sosial yang merata dan berkelanjutan. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Kembali Raih Predikat Lembaga Publik Informatif KIP 2025”, dipublikasikan 15 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Akulaku Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp200 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Bencana di Sumatra
Akulaku Salurkan Donasi Kemanusiaan Rp200 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Bencana di Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp200 juta dari Akulaku Group untuk mendukung penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Bantuan ini ditujukan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Donasi diserahkan oleh perwakilan Akulaku dan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan. BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kepedulian Akulaku dalam mendukung upaya kemanusiaan serta kepercayaan yang diberikan kepada BAZNAS sebagai lembaga penyalur bantuan. BAZNAS RI menjelaskan bahwa dampak bencana di Sumatra menyebabkan kerusakan infrastruktur, gangguan aktivitas ekonomi warga, serta meningkatnya kebutuhan logistik dan layanan dasar. Bantuan dari Akulaku akan digunakan untuk memperkuat distribusi bantuan darurat, pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, serta mendukung operasional layanan kemanusiaan di lokasi terdampak. Dalam penyalurannya, BAZNAS RI berkoordinasi dengan pemerintah daerah, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan akuntabel. Seluruh proses pengelolaan donasi dilaksanakan sesuai prinsip tata kelola BAZNAS yang menjunjung amanah, transparansi, dan kepatuhan terhadap regulasi. BAZNAS menilai kolaborasi dengan sektor teknologi finansial seperti Akulaku mencerminkan peran aktif dunia usaha dalam mendukung ketahanan sosial masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat memperluas jangkauan bantuan kemanusiaan dan memperkuat ekosistem filantropi berbasis zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, Akulaku Serahkan Donasi Kemanusiaan Rp200 Juta bagi Penyintas Bencana di Sumatra”, dipublikasikan 15 Desember 2025.
BERITA16/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp1,7 Miliar kepada IIQ untuk Dukung Fasilitas Belajar Para Penghafal Al-Quran
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Rp1,7 Miliar kepada IIQ untuk Dukung Fasilitas Belajar Para Penghafal Al-Quran
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menyerahkan bantuan senilai Rp1,7 miliar kepada Institut Ilmu Al-Quran (IIQ) Jakarta sebagai dukungan untuk pengembangan fasilitas belajar bagi para penghafal Al-Quran (hafiz). Penyerahan bantuan ini merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam memperkuat layanan pendidikan berbasis nilai Islam dan pemberdayaan generasi muda penghafal Al-Quran. Bantuan diserahkan oleh perwakilan BAZNAS RI kepada pimpinan IIQ dalam sebuah acara resmi yang dihadiri oleh jajaran pengurus kedua lembaga. BAZNAS menyampaikan bahwa dukungan ini akan digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan, termasuk ruang kelas, fasilitas asrama, dan perangkat pembelajaran yang mendukung proses penghafalan dan pemahaman Al-Quran secara efektif. Menurut rilis resmi BAZNAS RI, pendanaan tersebut diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi para santri penghafal Al-Quran, baik dari aspek kualitas fasilitas maupun keberlanjutan layanan pendidikan. Langkah ini sejalan dengan komitmen BAZNAS memperkuat kontribusi zakat, infak, dan sedekah dalam mengembangkan sumber daya manusia yang unggul dan berakhlakul karimah. Dalam pernyataannya, BAZNAS menegaskan bahwa investasi dalam pendidikan Al-Quran merupakan bagian dari strategi pemberdayaan komunitas yang berkelanjutan, khususnya untuk menciptakan generasi penerus yang berintegritas dan memiliki bekal spiritual kuat. Penyaluran bantuan ini juga menjadi wujud kerja sama antara lembaga zakat nasional dan institusi pendidikan Islam dalam mencapai tujuan bersama memperkuat ekosistem pendidikan berbasis keagamaan. IIQ Jakarta menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh BAZNAS RI. Bantuan ini dinilai akan mempercepat proses pengembangan fasilitas pendidikan serta memberikan motivasi tambahan bagi para santri dan pengajar untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran dan capaian akademik. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Serahkan Bantuan Rp1,7 Miliar ke IIQ Dukung Fasilitas Belajar Para Penghafal Al-Quran”, dipublikasikan 14 Desember 2025
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
UPZ Permata Bank Syariah Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar melalui BAZNAS RI untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
UPZ Permata Bank Syariah Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar melalui BAZNAS RI untuk Korban Bencana Alam di Sumatera
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menerima bantuan kemanusiaan sebesar Rp1,4 miliar dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Permata Bank Syariah untuk mendukung penanganan dampak bencana alam di sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Donasi ini diserahkan sebagai bentuk kepedulian dunia usaha terhadap masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor. Penyerahan dana dilakukan secara simbolis oleh perwakilan UPZ Permata Bank Syariah kepada Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan. BAZNAS menyampaikan penghargaan atas kepercayaan yang diberikan sebagai lembaga penyalur bantuan, serta menegaskan bahwa dukungan ini akan memperkuat layanan kemanusiaan di daerah terdampak. BAZNAS RI menjelaskan bahwa bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat telah menimbulkan kerusakan infrastruktur, terganggunya akses logistik, serta meningkatnya kebutuhan dasar bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal. Donasi dari UPZ Permata Bank Syariah akan dimanfaatkan untuk penyediaan bantuan darurat, logistik keluarga, serta kebutuhan lain yang dibutuhkan di lapangan. Dalam proses pendistribusian bantuan, BAZNAS RI melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah setempat, jaringan BAZNAS provinsi/kabupaten, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan tersalur secara cepat dan tepat sasaran. Penyaluran bantuan dilaksanakan secara akuntabel dengan mekanisme pelaporan yang transparan sesuai standar lembaga. BAZNAS menilai bahwa kolaborasi dengan sektor perbankan syariah seperti Permata Bank Syariah merupakan contoh nyata peran dunia usaha dalam menanggapi krisis kemanusiaan. Dukungan semacam ini dinilai penting untuk memperluas jangkauan layanan sosial sekaligus memperkuat ekosistem filantropi berbasis zakat, infak, dan sedekah di Indonesia. Melalui berbagai dukungan yang diterima, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana hingga tahap pemulihan awal dan memastikan bantuan yang diberikan membawa manfaat signifikan bagi penerima manfaat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, UPZ Permata Bank Syariah Salurkan Bantuan Rp1,4 Miliar untuk Bencana Alam di Sumatera”, dipublikasikan 12 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Bencana Sumatra dan 100 Eco Composter dari STAR AM
BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan untuk Bencana Sumatra dan 100 Eco Composter dari STAR AM
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menerima dukungan kemanusiaan dari STAR AM (Sekolah Tinggi Agama Rahmatan Lil Alamin) berupa bantuan bagi penyintas bencana di Sumatra serta 100 unit eco composter untuk mendukung program lingkungan berkelanjutan. Bantuan ini diserahkan langsung kepada BAZNAS RI sebagai wujud komitmen institusi pendidikan Islam dalam memperkuat kerja-kerja sosial dan kemanusiaan. BAZNAS RI menyampaikan apresiasi atas kepedulian STAR AM yang tidak hanya memberikan dukungan untuk penanganan bencana, tetapi juga membantu pengembangan program pemberdayaan dan pengelolaan lingkungan. Bantuan eco composter tersebut akan dimanfaatkan BAZNAS untuk memperkuat program edukasi pengelolaan sampah organik di berbagai wilayah binaan. Di tengah penanganan bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, BAZNAS RI terus memperluas kolaborasi dengan berbagai lembaga pendidikan, korporasi, dan organisasi sosial. Dukungan dari STAR AM menjadi bagian penting dari upaya mempercepat pemulihan masyarakat yang terdampak sekaligus memperkuat kampanye keberlanjutan lingkungan. BAZNAS RI menegaskan bahwa seluruh bantuan akan dikelola melalui mekanisme penyaluran yang akuntabel dan tepat sasaran. Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di berbagai wilayah Sumatra telah mengidentifikasi skala kebutuhan penyintas, mulai dari logistik keluarga hingga dukungan pemulihan awal. Bantuan yang diterima STAR AM akan diarahkan sesuai kebutuhan riil di lapangan. Melalui dukungan ini, STAR AM dan BAZNAS RI berharap semakin banyak institusi pendidikan dan komunitas akademik terlibat dalam aksi kemanusiaan dan program keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi lintas sektor diyakini dapat memperkuat ketahanan sosial sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Terima Bantuan Kemanusiaan Bencana Sumatra dan 100 Eco Composter dari STAR AM”, dipublikasikan 13 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Amil BAZNAS Berkontribusi dalam Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025
Amil BAZNAS Berkontribusi dalam Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025
Amil dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI ikut berpartisipasi dalam penulisan buku kolaboratif bagi para praktisi hubungan masyarakat (humas) pada tahun 2025. Partisipasi ini menunjukkan keterlibatan aktif BAZNAS dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik komunikasi lembaga kemasyarakatan berbasis zakat di tingkat nasional. Keterlibatan amil BAZNAS dalam proyek penulisan buku tersebut sejalan dengan upaya memperkuat kapasitas internal dan eksternal humas lembaga. Kontribusi ini juga mencerminkan komitmen BAZNAS untuk mendorong sinergi antarprofesional dalam bidang komunikasi organisasi, khususnya di ranah filantropi dan layanan sosial. Rilis resmi BAZNAS RI menjelaskan bahwa buku kolaboratif praktisi humas 2025 mengumpulkan kumpulan tulisan dari berbagai praktisi yang berasal dari lembaga pemerintahan, organisasi non-profit, dan sektor usaha. Kontribusi amil BAZNAS membahas berbagai praktik komunikasi strategis yang dijalankan oleh BAZNAS, mulai dari pengelolaan informasi publik, strategi keterlibatan stakeholder, hingga pendekatan digital dalam memperluas dampak pesan kemanusiaan kepada publik. Melalui kontribusi dalam buku ini, BAZNAS RI berharap pengalaman dan pelajaran yang dibagikan dapat menjadi referensi bagi praktisi lain dalam mengembangkan kemampuan komunikasi yang efektif, transparan, dan akuntabel. Partisipasi BAZNAS juga dinilai dapat memperkuat pemahaman mengenai bagaimana lembaga zakat memainkan peran strategis dalam menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan dan pembangunan sosial. BAZNAS menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga dalam penulisan buku praktik humas akan mendorong pertukaran pengetahuan, perluasan jejaring profesional, serta peningkatan kualitas layanan komunikasi publik di berbagai institusi. Hal ini dianggap penting dalam konteks memperkuat hubungan lembaga dengan masyarakat luas dan mendukung pengembangan komunikasi organisasi yang adaptif terhadap dinamika informasi kontemporer. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Amil BAZNAS Ikut Berkontribusi Penulisan Buku Kolaboratif Praktisi Humas 2025”, dipublikasikan pada 14 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Runner Salurkan Donasi Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
BAZNAS Runner Salurkan Donasi Kemanusiaan bagi Korban Bencana di Aceh dan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia melibatkan unit relawan BAZNAS Runner dalam penyaluran donasi kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari respons berkelanjutan BAZNAS terhadap kebutuhan mendesak di wilayah bencana. Dalam rilis resmi BAZNAS RI, disebutkan bahwa donasi yang disalurkan melalui BAZNAS Runner diberangkatkan secara terkoordinasi untuk menjangkau wilayah yang mengalami dampak berat akibat bencana alam. Tim relawan bergerak cepat untuk mendistribusikan bantuan logistik keluarga, layanan kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya yang diidentifikasi berdasarkan data lapangan terkini. BAZNAS Runner merupakan unit yang dibentuk untuk mempercepat penyaluran bantuan di daerah rawan bencana, sekaligus mendukung koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait lainnya. Melalui pendekatan responsif ini, BAZNAS berupaya memastikan bantuan dapat sampai kepada warga terdampak secara tepat waktu, khususnya di daerah dengan keterbatasan akses akibat infrastruktur yang rusak. Relawan BAZNAS Runner bekerja sama dengan tim lokal BAZNAS dan mitra kemanusiaan lain untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan efektif, aman, dan akuntabel. BAZNAS menegaskan bahwa segala bentuk bantuan dikelola melalui mekanisme yang transparan, sesuai standar operasional, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang paling memerlukan. Program bantuan ini menjadi bagian dari serangkaian layanan kemanusiaan yang digerakkan BAZNAS selama masa tanggap darurat dan pemulihan awal di Aceh dan wilayah Sumatra lainnya. Penyaluran bantuan mencerminkan komitmen BAZNAS dalam menghadirkan perlindungan sosial yang inklusif melalui sinergi antara lembaga zakat, relawan, dan mitra strategis. Melalui publikasi ini pada 14 Desember 2025, BAZNAS RI terus menegaskan arah layanan kemanusiaan yang terpadu dan responsif guna menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia. Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Runner Salurkan Donasi Kemanusiaan untuk Korban Bencana di Aceh dan Sumatra”, dipublikasikan 14 Desember 2025.
BERITA15/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
UPZ BP BUMN Salurkan Donasi Rp225 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra
UPZ BP BUMN Salurkan Donasi Rp225 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima dukungan kemanusiaan dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BP BUMN sebesar Rp225 juta. Donasi tersebut merupakan wujud solidaritas para karyawan BUMN bagi masyarakat yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Penyaluran bantuan dilakukan di Kantor BP BUMN Jakarta dan diterima langsung oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM. BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan UPZ BP BUMN, dan menegaskan bahwa dukungan tersebut memperkuat upaya penanganan bencana yang saat ini memiliki cakupan dampak cukup luas. BAZNAS menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga menjadi hal penting mengingat banyaknya wilayah yang terdampak dan rusaknya infrastruktur di beberapa daerah. BAZNAS juga memastikan penyaluran bantuan akan dilakukan secara akuntabel, tepat sasaran, dan sesuai kebutuhan lapangan, mulai dari distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga dukungan pemulihan pasca-bencana. BP BUMN melalui kepemimpinannya menyampaikan bahwa donasi ini merupakan amanah dari para karyawan yang menyalurkan zakat dan infaknya untuk membantu para penyintas. BP BUMN menilai bahwa penanganan bencana di Sumatra menghadapi tantangan berat akibat rusaknya jembatan, terputusnya jalur transportasi, gangguan listrik, serta luasnya wilayah yang terdampak. Kompleksitas ini menyebabkan bantuan kemanusiaan harus dilakukan dengan koordinasi intensif dan dukungan dari berbagai pihak. BP BUMN juga menyampaikan bahwa kondisi geografis Sumatra yang dipenuhi daerah rawan banjir dan lereng perbukitan memperberat upaya evakuasi dan distribusi bantuan. Karena itu, kolaborasi antara lembaga kemanusiaan dan negara dinilai sangat penting dalam mempercepat rehabilitasi infrastruktur, pemulihan layanan publik, serta pembangunan kembali fasilitas sosial masyarakat. Dalam kegiatan penyerahan donasi ini turut hadir Wakil Kepala II BP BUMN Tedi Bharata, Ketua UPZ BP BUMN Khoerur Roziqin, Kepala Divisi CSR BAZNAS RI Budi Setiawan, serta jajaran lainnya. Melalui kerja sama ini, diharapkan proses pemulihan di Aceh dan Sumatra dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang terdampak bencana.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Cloudera Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra melalui BAZNAS RI
Cloudera Salurkan Bantuan Kemanusiaan bagi Penyintas Banjir Aceh dan Sumatra melalui BAZNAS RI
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima bantuan kemanusiaan dari Cloudera, perusahaan teknologi dan analytics, untuk mendukung penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor. Bantuan tersebut diserahkan secara langsung di Kantor BAZNAS RI, Matraman, Jakarta. Penyerahan ini diterima oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan CFRM., yang menyampaikan penghargaan atas kepercayaan Cloudera dalam menyalurkan dukungannya melalui BAZNAS. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat yang masih berjuang memulihkan rumah dan lingkungan setelah bencana. Dalam laporan resmi BAZNAS, disebutkan bahwa ratusan relawan telah bergerak sejak hari pertama bencana terjadi. Layanan darurat seperti 117 posko bantuan, dapur umum, distribusi logistik, dan penyediaan air bersih telah dioperasikan di kawasan terdampak. Selain itu, BAZNAS juga menerjunkan tim kesehatan, psikososial, serta tenaga ahli di bidang kebencanaan dan rekonstruksi untuk mempercepat penanganan di lapangan. Upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi intensif dengan pemerintah daerah, BAZNAS provinsi/kabupaten, serta masyarakat setempat, terutama di wilayah yang sempat terisolasi akibat akses darat yang terputus. Cloudera Indonesia melalui jajaran pimpinan menyampaikan bahwa pemberian donasi ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial dan dukungan terhadap penanganan kebencanaan di Indonesia. Perusahaan menilai bahwa penyaluran melalui BAZNAS adalah langkah strategis untuk memastikan bantuan dapat menjangkau penyintas secara cepat dan tepat. Cloudera menegaskan bahwa kontribusi ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak dan diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan di daerah bencana. Perusahaan juga membuka peluang untuk memperkuat kerja sama kemanusiaan dengan BAZNAS RI pada program-program berikutnya. Melalui kolaborasi sektor swasta, lembaga kemanusiaan, dan relawan di lapangan, diharapkan penanganan bencana di Aceh dan Sumatra dapat dilakukan secara lebih efektif dan memberikan dampak signifikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Nobby Salurkan Bantuan Rp250 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Banjir di Sumatra
Nobby Salurkan Bantuan Rp250 Juta melalui BAZNAS RI untuk Penyintas Banjir di Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima dukungan kemanusiaan dari PT Basa Inti Persada (Nobby Official) senilai Rp250 juta untuk membantu penanganan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatra. Sebagian dari bantuan tersebut, yakni Rp50 juta yang masuk lebih awal, telah digunakan untuk mengoperasikan dapur umum dan menyediakan makanan siap saji bagi masyarakat terdampak. BAZNAS menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan Nobby, karena dinilai memperkuat upaya respon cepat di fase tanggap darurat. Dalam laporan resmi, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan menyatakan bahwa bantuan dari sektor usaha seperti Nobby menjadi energi tambahan bagi institusi dalam memperluas jangkauan layanan bagi penyintas bencana. BAZNAS juga menegaskan bahwa seluruh proses penyaluran bantuan dilakukan secara akuntabel, cepat, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat di titik-titik terdampak. Sebagai bagian dari koordinasi lapangan, BAZNAS terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, relawan, dan lembaga terkait untuk memastikan bantuan logistik, evakuasi, dapur umum, dan layanan pemulihan dapat tersedia sesuai kebutuhan masyarakat. Dari pihak Nobby, dukungan ini disebut lahir dari kepedulian terhadap kondisi masyarakat di wilayah yang tengah dilanda bencana. Perusahaan menilai bahwa keterlibatan dunia usaha merupakan tanggung jawab moral sekaligus bentuk solidaritas sosial untuk membantu mempercepat pemulihan masyarakat. Nobby juga menyatakan keyakinannya bahwa BAZNAS mampu menyalurkan bantuan secara tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi para penyintas. Dengan hadirnya kolaborasi antara BAZNAS, dunia usaha, dan para relawan, diharapkan penanganan bencana di Sumatra dapat berlangsung lebih cepat, terarah, dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan. BAZNAS juga mengajak lebih banyak pihak untuk terlibat dalam upaya kemanusiaan guna memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Sekjen WZWF di ICONZ-9: BAZNAS Menjadi Model Modernisasi Zakat Dunia
Sekjen WZWF di ICONZ-9: BAZNAS Menjadi Model Modernisasi Zakat Dunia
Sekretaris Jenderal World Zakat and Waqf Forum (WZWF), H.E. Datuk Dr. Ghazali Md, menyampaikan pandangan strategis mengenai masa depan filantropi global dalam The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Kamis (11/12/2025). Ia menegaskan kebutuhan mendesak akan arsitektur baru filantropi dunia sebagai respons atas meningkatnya ketimpangan dan krisis kemanusiaan, sekaligus menempatkan Indonesia melalui BAZNAS RI sebagai rujukan utama dalam modernisasi tata kelola zakat dan wakaf. Menurut Datuk Ghazali, dunia kini berada dalam situasi yang semakin rapuh. Ketimpangan distribusi kekayaan, eskalasi konflik, dampak perubahan iklim, dan tingginya kebutuhan kemanusiaan telah melampaui kapasitas banyak pemerintahan. Kondisi tersebut menuntut hadirnya kerangka nilai global yang lebih adil, inklusif, dan berorientasi pada tanggung jawab moral bersama. Di tengah dinamika tersebut, sistem keuangan sosial Islam dipandang memiliki potensi besar untuk menjadi solusi yang menyentuh akar persoalan. Ia menilai zakat dan wakaf bukan sekadar kewajiban keagamaan, tetapi instrumen publik yang mampu memperkuat sendi-sendi kesejahteraan sosial. Keberadaan Indonesia dan Malaysia sebagai dua negara dengan ekosistem zakat-wakaf paling maju di kawasan dinilai menjadi modal penting untuk mendorong transformasi global. Indonesia, khususnya, dipandang berhasil membangun model tata kelola modern melalui kerangka hukum yang kuat, transparansi pelaporan, serta jangkauan distribusi yang merata hingga ke wilayah pedesaan, pesantren, dan kawasan rentan. Posisi BAZNAS sebagai otoritas zakat nasional disebut sebagai keunggulan strategis yang tidak dimiliki banyak negara lain. Kapabilitas ini memungkinkan Indonesia memobilisasi zakat secara profesional untuk mendukung pembangunan, penguatan perlindungan sosial, serta respons terhadap berbagai peristiwa kemanusiaan. Peran Indonesia dalam penanganan krisis, termasuk di Palestina, Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, menjadi bukti bahwa zakat mampu berfungsi sebagai instrumen solidaritas yang melampaui batas-batas geografis. Capaian Indonesia dalam menyalurkan bantuan pangan ke Gaza melalui jalur Rafah pada 2025, serta pemberian dukungan psikososial dan bantuan tunai kepada puluhan ribu pengungsi Palestina, turut menegaskan kapasitas zakat sebagai instrumen kemanusiaan lintas negara. Menurut Datuk Ghazali, keberhasilan ini memperlihatkan bagaimana institusi zakat profesional dapat menyampaikan bantuan secara efektif bahkan di wilayah konflik berisiko tinggi. Dalam penutupannya, Datuk Ghazali mengajak seluruh pemangku kepentingan global untuk membangun kembali peradaban berdasarkan nilai kasih sayang, solidaritas, dan keadilan. Ia menilai bahwa filantropi modern harus menjadi jembatan antara iman dan etika universal, serta menjadi fondasi tata kelola kemanusiaan masa depan. ICONZ ke-9 terselenggara melalui kolaborasi BAZNAS RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dan Kementerian Agama, serta mendapat dukungan berbagai institusi nasional dan internasional seperti PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, dan Indiana University. Konferensi ini semakin menegaskan peran Indonesia sebagai pusat inovasi zakat dan wakaf dunia.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat Menuju 2045 pada ICONZ 2025
BAZNAS Perkuat Tata Kelola Zakat Menuju 2045 pada ICONZ 2025
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjadikan zakat sebagai instrumen strategis pembangunan nasional melalui penyelenggaraan Plenary Session 2 dan 3 The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Rabu (10/12/2025). Forum internasional ini mempertemukan para pemikir, praktisi, dan otoritas zakat dunia untuk membahas arah tata kelola zakat dalam konteks pembangunan sosial-ekonomi global. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec, menekankan strategi penguatan riset dan perencanaan zakat nasional sebagai fondasi kesejahteraan masyarakat. Ia memaparkan bahwa tata kelola zakat nasional harus bertumpu pada kepatuhan syariah, regulasi yang kuat, serta orientasi persatuan nasional. Prinsip tersebut diyakini menjadi dasar menuju sistem zakat yang kokoh dan berkelanjutan. Dalam paparannya, potensi zakat nasional yang mencapai Rp327 triliun dipandang sebagai kekuatan besar bagi pembangunan Indonesia apabila dikelola secara terpadu, profesional, dan berbasis data. Zakat, menurutnya, bukan sekadar instrumen pemerataan, melainkan salah satu pilar utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. BAZNAS juga memperkenalkan penguatan penggunaan National Zakat Index (NZI) sebagai instrumen evaluasi tata kelola zakat nasional. Dengan adopsi oleh 16 provinsi dan 173 kabupaten/kota, NZI menjadi indikator meningkatnya integrasi zakat dalam perencanaan pembangunan daerah sekaligus memperlihatkan harmonisasi filantropi Islam dengan arah kebijakan publik. Dari perspektif kawasan, Manajer PPZ dan Direktur Akademi Zakat Kuala Lumpur, Dr. Muhsin Nor Paizin, memaparkan perkembangan standardisasi tata kelola zakat di Malaysia. Melalui digitalisasi yang masif dan harmonisasi prosedur, Malaysia berhasil mencapai tingkat pembayaran zakat cashless hingga 70–80 persen. Capaian ini dinilai dapat menjadi referensi bagi negara-negara ASEAN dalam merancang layanan zakat modern dan mendorong peran zakat sebagai penguat ketahanan sosial regional. Sementara itu, Zakat Operations Lead Islamic Relief Worldwide, Mawlana Adil Bader, menyoroti dinamika tata kelola zakat di negara-negara dengan komunitas Muslim diaspora. Ketiadaan otoritas zakat negara membuat lembaga kemanusiaan berperan sebagai pengelola utama sehingga aspek tata kelola dan akuntabilitas menjadi sangat krusial. Ia menggarisbawahi pentingnya peningkatan kapasitas SDM zakat serta pengembangan standar global yang tetap menghormati konteks lokal. Indonesia dan Malaysia dinilai memiliki posisi strategis sebagai rujukan praktik zakat terbaik di dunia Muslim. Rangkaian sesi plenary menunjukkan bahwa zakat semakin dipahami sebagai instrumen strategis pembangunan sosial global, melampaui fungsi filantropi tradisional. Berbagai negara menghadapi tantangan yang berbeda, namun memiliki tujuan bersama: menghadirkan tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BERITA12/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
ICONZ Ke-9, Menag RI Dorong Peran Zakat Atasi Isu Global
ICONZ Ke-9, Menag RI Dorong Peran Zakat Atasi Isu Global
Konferensi Internasional Zakat ke-9 (ICONZ) yang diselenggarakan di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menegaskan kembali peran zakat dan ekosistem filantropi Islam dalam menjawab tantangan global. Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, menekankan bahwa zakat dan instrumen ZISWAF memiliki potensi besar untuk memperkuat upaya pemberantasan kemiskinan, meningkatkan kesejahteraan, serta memperluas solidaritas kemanusiaan lintas negara. Dalam pembukaan konferensi, Menteri Agama menyoroti besarnya kekuatan ekonomi filantropi Islam, tidak hanya dari zakat, tetapi juga dari infak, sedekah, wakaf, dan berbagai instrumen keuangan sosial syariah lainnya. Seluruh instrumen tersebut, jika dikelola secara terpadu, dapat memperkuat upaya penyelesaian persoalan kemiskinan dan memperluas manfaat sosial di tingkat nasional maupun global. Ia juga mengingatkan bahwa Islam memiliki perangkat ekonomi sosial yang jauh lebih luas, seperti dana dari sanksi atau denda keagamaan, DAM, fidyah, kafarat, wasiat, luqathah, aqiqah, diyat, hingga hiwalah. Di Indonesia, mekanisme pengelolaan berbagai instrumen ini dinilai lebih terpercaya karena adanya lembaga resmi seperti BAZNAS yang memiliki regulasi dan tata kelola yang jelas. Dalam rangka merancang transformasi global zakat dan filantropi Islam, Menteri Agama menekankan tiga pilar utama. Pertama, penguatan tata kelola kelembagaan, termasuk kerangka hukum yang adaptif, inovatif, dan tetap menjaga akuntabilitas serta kesesuaian dengan prinsip syariah. Pilar ini menuntut kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, akademisi, lembaga zakat, dan sektor swasta, karena persoalan kemiskinan tidak dapat diselesaikan sendirian. Kedua, inovasi programatik yang mampu menggeser orientasi bantuan dari sekadar konsumtif menjadi pemberdayaan yang berkelanjutan. Transformasi mustahik menjadi muzaki dianggap sebagai tolok ukur keberhasilan yang mencerminkan kualitas pemberdayaan dan perubahan sosial jangka panjang. Ketiga, memperluas dampak global dan kemanusiaan. Zakat dan ZISWAF dipandang sebagai wujud nyata solidaritas universal yang tidak dibatasi oleh geografis, identitas, atau latar belakang. Filantropi Islam diharapkan dapat terdistribusi secara efisien untuk membantu masyarakat di wilayah konflik, daerah bencana, dan negara-negara yang menghadapi kerentanan ekstrem. Penyelenggaraan ICONZ ke-9 menjadi wadah bagi lahirnya rekomendasi kebijakan yang konkret dan kolaboratif. Dengan keterlibatan tokoh zakat internasional, akademisi, dan lembaga riset, forum ini diharapkan menghasilkan arah strategis baru bagi pengelolaan zakat global yang lebih adaptif terhadap dinamika zaman. Konferensi ini terselenggara melalui kolaborasi antara BAZNAS RI, UIN Jakarta, dan Kementerian Agama, serta didukung oleh berbagai institusi nasional dan internasional, termasuk PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, dan Indiana University. Dukungan yang luas ini menunjukkan semakin kuatnya komitmen bersama dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen global untuk kemakmuran dan kemanusiaan.
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Apresiasi BAZNAS, Rektor UIN Dorong Penguatan Zakat Global di ICONZ ke-9
Apresiasi BAZNAS, Rektor UIN Dorong Penguatan Zakat Global di ICONZ ke-9
Konferensi internasional zakat terbesar di dunia, The 9th International Conference on Zakat (ICONZ), resmi digelar di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 9–11 Desember 2025. Pelaksanaan konferensi yang diselenggarakan oleh BAZNAS RI ini mendapat apresiasi kuat dari Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar, sebagai momentum penting dalam memperkuat peran zakat dalam pembangunan global. Pembukaan konferensi dilakukan oleh Menteri Agama RI, didampingi jajaran pimpinan BAZNAS RI, para akademisi, serta para tokoh zakat dan filantropi dari berbagai negara. Kehadiran para pemimpin dan pakar lintas sektor ini menandai keseriusan dunia internasional dalam merumuskan masa depan zakat dan perannya dalam kesejahteraan masyarakat global. Rektor UIN Jakarta menyampaikan penghargaan atas kepercayaan BAZNAS dalam memilih UIN sebagai tuan rumah. Menurutnya, ICONZ merupakan forum strategis yang mempertemukan pemangku kepentingan dari berbagai disiplin untuk membentuk arah baru tata kelola zakat dan filantropi, terutama pada era digital yang terus bergerak cepat. Pemanfaatan kecerdasan artifisial, analitik data, dan platform digital dinilai menjadi bagian penting dari upaya memperkuat transparansi, memperluas jangkauan, serta meningkatkan efektivitas distribusi zakat. Dalam pandangan UIN Jakarta, transformasi digital tidak boleh menghilangkan esensi zakat sebagai instrumen ilahi untuk mengatasi kemiskinan, memperluas keadilan sosial, dan melindungi kelompok rentan. Etika, nilai kemanusiaan, serta tujuan spiritual zakat harus tetap menjadi fondasi bagi setiap inovasi yang dikembangkan. ICONZ ke-9 diharapkan menjadi ruang lahirnya gagasan, rekomendasi strategis, dan kolaborasi global yang dapat memperkuat ekosistem zakat, baik di Indonesia maupun di dunia. Pertukaran wawasan antara akademisi, praktisi, dan pembuat kebijakan di konferensi ini diharapkan mendorong terciptanya tata kelola zakat yang lebih adaptif, responsif, dan berdampak jangka panjang. Zakat dan filantropi kini dipandang bukan hanya sebagai kewajiban keagamaan, tetapi juga sebagai pilar penting dalam pembangunan manusia dan upaya global mewujudkan kemakmuran bersama. Melalui ICONZ, UIN Jakarta menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi pada penguatan solidaritas global dan pemajuan kesejahteraan umat. Penelenggaraan ICONZ ke-9 ters possibleapan melalui kerja sama antara BAZNAS RI, UIN Jakarta, dan Kementerian Agama, serta mendapat dukungan dari berbagai lembaga seperti PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, hingga Indiana University. Kolaborasi luas ini menjadi simbol sinergi lintas institusi dalam membangun masa depan zakat yang lebih kuat dan lebih relevan bagi peradaban global.
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Menag RI Buka ICONZ ke-9: BAZNAS Tegaskan Peran Zakat dalam Aksi Kemanusiaan Global dan Kesejahteraan Umat
Menag RI Buka ICONZ ke-9: BAZNAS Tegaskan Peran Zakat dalam Aksi Kemanusiaan Global dan Kesejahteraan Umat
Menteri Agama RI Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar, MA., secara resmi membuka The 9th International Conference on Zakat (ICONZ) yang diselenggarakan BAZNAS RI bersama UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, di Auditorium Harun Nasution UIN, Rabu (10/12/2025).Konferensi bertema “Zakat & Philanthropy: Beyond Technology – Designing a Global Transform for Humanity and Shared Prosperity” ini menjadi forum strategis untuk memperkuat peran zakat dalam misi kemanusiaan global dan peningkatan kesejahteraan fakir miskin.Dalam sambutannya, Menag Nasaruddin mengatakan, zakat dan filantropi Islam bukan hanya kewajiban keagamaan, tetapi merupakan komponen vital dan tak terpisahkan dari pembangunan global "Zakat adalah fondasi kita. Filantropi berbasis iman adalah kekuatan kolektif kita. Misi kita hari ini, di ICONZ ke-9, adalah bagaimana kita bersama-sama merancang paradigma baru—sebuah arsitektur yang secara harmonis memadukan inovasi digital dengan nilai-nilai kemanusiaan serta tanggung jawab spiritual yang bersifat universal," jelasnya. Menag Nassarudin juga berharap agar ICONZ ini menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret dan strategis. "Kita memerlukan peta jalan yang praktis, yang dapat memandu para pembuat kebijakan maupun para pelaksana untuk memaksimalkan dampak nyata bagi masyarakat," ucapnya. Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA. menyampaikan, ICONZ ke-9 memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat pengembangan zakat global. BAZNAS menegaskan komitmen untuk menghadirkan zakat sebagai kekuatan perubahan sosial dan kemanusiaan, baik di tingkat nasional maupun internasional.“Semua agenda dan inovasi yang kami lakukan bermuara pada misi besar: memberikan perlindungan dan mengangkat kesejahteraan fakir miskin. Melalui ICONZ, kami memperkuat jejaring global agar zakat menjadi instrumen kemanusiaan yang mampu menjawab tantangan dunia,” ujarnya.Menurutnya, ICONZ ke-9 menjadi komitmen nyata BAZNAS RI dalam memperkuat peran zakat sebagai pilar kemanusiaan dunia, sekaligus memastikan perlindungan dan pemberdayaan fakir miskin tetap menjadi arus utama dalam setiap agenda zakat global.Kiai Noor juga berharap, ICONZ ke-9 ini dapat melahirkan rekomendasi strategis yang bisa diadopsi lembaga zakat di berbagai negara. “Dunia membutuhkan model tata kelola zakat yang lebih kuat, inklusif, dan mampu menjawab persoalan multidimensi. ICONZ menjadi ruang konsensus global untuk hal itu,” ujarnya.“BAZNAS berharap resolusi tersebut menjadi rujukan internasional dalam penguatan peran zakat sebagai instrumen kesejahteraan dunia,” ucapnya. Penyelenggaraan ICONZ tahun ini menghadirkan pembicara dari beragam negara, mencerminkan semangat kolaborasi global yang inklusif. Selain Indonesia, pembicara datang dari Malaysia, Turkiye, Arab Saudi, Qatar, Brunei Darussalam, Bangladesh, Nigeria, Yordania, Amerika Serikat, Inggris, Selandia Baru, Filipina, serta kawasan Afrika termasuk Afrika Selatan. Keterlibatan lembaga filantropi lintas agama seperti Buddha Tzu Chi Foundation memperkuat arah forum yang berlandaskan nilai kemanusiaan universal. Kolaborasi lintas keyakinan dan lintas negara ini menunjukkan bahwa isu fakir miskin dan krisis kemanusiaan adalah agenda bersama yang dapat diperjuangkan secara kolektif.ICONZ yang diselenggarakan pada 9-11 Desember 2025 membahas isu-isu strategis, mulai dari penguatan tata kelola zakat dunia, integrasi zakat–negara dalam kebijakan sosial, inovasi zakat digital dan AI, hingga best practices filantropi global dalam merespon kemiskinan dan krisis kemanusiaan. Turut hadir Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Dr. Zainulbahar Noor SE, M.EC., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan Dr. H. Rizaludin Kurniawan M.Si, CFRM., Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Dirzawa) Kemenag RI Prof. Dr. Waryono Abdul Ghafur, Rektor UIN Jakarta Prof. Asep Saepudin Jahar, MA., Ph.D., Ketua BAZNAS BAZIS DKI Jakarta Dr. Akhmad H. Abubakar, M.M., beserta jajaran dan akademisi.ICONZ ke-9 terselenggara melalui kolaborasi BAZNAS RI, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta dan Kementerian Agama, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak seperti PT Bank Syariah Indonesia, BSI Maslahat, Rumah Zakat, Transjakarta, INDEF, Universitas Tazkia, Universitas Paramadina, KNEKS, IAEI, dan Indiana University.
BERITA11/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Rapat Koordinasi dan Silaturrahim UPZ OPD Se-Kota Mataram Tahun 2025 Digelar, Penguatan Tata Kelola Pengumpulan Zakat Menuju Sistem Payroll
Rapat Koordinasi dan Silaturrahim UPZ OPD Se-Kota Mataram Tahun 2025 Digelar, Penguatan Tata Kelola Pengumpulan Zakat Menuju Sistem Payroll
Mataram - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Mataram menggelar Rapat Koordinasi dan Silaturrahim Unit Pengumpul Zakat (UPZ) OPD Se-Kota Mataram Tahun 2025 pada Senin, 8 Desember 2025 bertempat di Aula Rapat Kantor BAZNAS Kota Mataram. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi serta menyamakan persepsi seluruh UPZ di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan H. Mujahid Doni Supanra, Kepala Pelaksana H. Mahsin, serta Kepala Bagian Perencanaan, Keuangan, dan Pelaporan Rina Mardiana. Arah kebijakan dan penguatan strategi disampaikan oleh Wakil Ketua III Bidang Perencanaan, Keuangan dan Pelaporan, H. Saeful Mukmin selaku pihak yang memberikan pengarahan utama. Agenda rapat berfokus pada peralihan layanan pembayaran zakat dari sistem manual yang sebelumnya dilakukan melalui petugas UPZ, menuju Payroll System bekerja sama dengan Bank NTB Syariah. Perubahan ini merupakan bagian dari upaya peningkatan transparansi, akurasi, serta efektivitas dalam proses pengumpulan zakat di lingkungan pemerintahan Kota Mataram. Transformasi ke sistem payroll diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para muzakki ASN, memperkuat integritas pengelolaan dana zakat, serta memastikan distribusi yang lebih tepat sasaran. Selain itu, rapat koordinasi ini juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antar-UPZ, memperbaiki evaluasi kinerja, dan memantapkan komitmen dalam pelayanan umat. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, BAZNAS Kota Mataram menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, meningkatkan tata kelola, dan menghadirkan layanan pengumpulan zakat yang lebih modern, profesional, dan amanah demi kemaslahatan masyarakat Kota Mataram.
BERITA09/12/2025 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.

Lihat Daftar Rekening →