Berita Terbaru
BAZNAS RI Fasilitasi Penyaluran Infak Kemanusiaan Palestina Tahap 2 dari LAZIS Al-Hamidiyah
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menerima penyaluran infak kemanusiaan Palestina tahap kedua dari LAZIS Al-Hamidiyah sebesar Rp42.791.875 sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Palestina yang terdampak krisis kemanusiaan.
Penyaluran infak tersebut merupakan bagian dari komitmen LAZIS Al-Hamidiyah dalam menghimpun dan menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui lembaga resmi pengelola zakat nasional. Melalui BAZNAS RI, bantuan kemanusiaan ini akan disalurkan untuk mendukung program bantuan bagi masyarakat Palestina sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
BAZNAS RI memastikan bahwa bantuan kemanusiaan yang diterima dikelola secara profesional, transparan, dan amanah, sehingga dapat memberikan manfaat optimal bagi penerima manfaat. Penyaluran bantuan kemanusiaan internasional ini juga menjadi bagian dari peran BAZNAS dalam memperluas solidaritas kemanusiaan umat Islam lintas negara.
Sinergi antara BAZNAS RI dan LAZIS Al-Hamidiyah menunjukkan pentingnya kolaborasi lembaga filantropi Islam dalam merespons isu kemanusiaan global. Melalui kerja sama tersebut, pengumpulan dan penyaluran infak kemanusiaan dapat dilakukan secara terkoordinasi dan tepat sasaran.
BAZNAS RI terus mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas kemanusiaan melalui zakat, infak, dan sedekah, sehingga bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan, baik di dalam maupun luar negeri, dapat tersalurkan secara berkelanjutan.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “LAZIS Al-Hamidiyah Salurkan Infak Kemanusiaan Palestina Tahap 2 melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 6 Februari 2026.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan Koperasi di Masjid Jami Annimah
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) bersama Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) menyalurkan bantuan pemberdayaan ekonomi kepada koperasi masjid di Masjid Jami Annimah sebagai bagian dari program penguatan ekonomi umat berbasis masjid.
Program ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia dalam mengembangkan koperasi masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi jamaah. Bantuan yang diberikan diarahkan untuk mendukung operasional koperasi serta memperkuat kapasitas usaha yang dijalankan oleh masyarakat sekitar masjid.
Melalui pendekatan pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas, koperasi masjid diharapkan dapat menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat peran masjid tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan ekonomi umat.
BAZNAS RI memastikan program pemberdayaan ini dilaksanakan dengan pendampingan dan penguatan kapasitas kelembagaan koperasi, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat. Kolaborasi antara BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia juga menunjukkan pentingnya sinergi lintas negara dalam memperluas dampak pemberdayaan ekonomi berbasis zakat dan filantropi Islam.
BAZNAS RI terus mendorong pengembangan program pemberdayaan ekonomi produktif melalui koperasi masjid sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan Koperasi di Masjid Jami Annimah”, dipublikasikan 6 Februari 2026.
BERITA09/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Salurkan Bantuan bagi Guru dan Tenaga Kependidikan SD/MI dan SMP/MTs
BAZNAS Kota Mataram kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui penyaluran bantuan bagi guru dan tenaga kependidikan di tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Mataram. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Kantor BAZNAS Kota Mataram pada Jumat, 6 Februari 2026.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Mataram H. Djaswad, Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, serta perwakilan dari Kementerian Agama Kota Mataram. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menjadi wujud sinergi antara lembaga zakat dan pemerintah dalam memperkuat peran pendidikan sebagai fondasi pembangunan masyarakat.
Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah yang difokuskan pada bidang pendidikan. BAZNAS Kota Mataram memandang bahwa guru dan tenaga kependidikan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Dukungan terhadap kesejahteraan mereka diharapkan dapat meningkatkan semangat pengabdian serta kualitas proses pembelajaran di sekolah dan madrasah.
Melalui program ini, BAZNAS Kota Mataram berupaya memastikan bahwa dana umat dapat memberikan manfaat yang nyata dan berkelanjutan, khususnya bagi para pendidik yang membutuhkan dukungan. Penyaluran bantuan tidak hanya dimaknai sebagai bantuan material, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial dan penghargaan atas dedikasi guru dan tenaga kependidikan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
BAZNAS Kota Mataram terus berkomitmen memperluas dampak program-program sosial kemasyarakatan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat. Dengan semangat gotong royong dan kepedulian, diharapkan kesejahteraan tenaga pendidik dapat semakin meningkat dan kualitas pendidikan di Kota Mataram semakin maju.
BERITA07/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Perkuat Kerja Sama Pemberdayaan Ekonomi Umat
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menjalin kerja sama strategis dengan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) dalam upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi umat melalui pengembangan program berbasis koperasi dan ekonomi syariah. Kolaborasi ini menjadi bagian dari penguatan sinergi regional dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Kerja sama antara BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia difokuskan pada pengembangan koperasi masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi jamaah dan komunitas. Melalui pendekatan pemberdayaan yang terintegrasi, koperasi masjid diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Kolaborasi lintas negara ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi umat dapat diperkuat melalui pertukaran pengalaman, pengetahuan, dan praktik terbaik dalam pengelolaan ekonomi berbasis komunitas. BAZNAS RI memandang kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam memperluas dampak program pemberdayaan ekonomi zakat yang berkelanjutan.
Selain memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi, kerja sama ini juga membuka peluang pengembangan program pemberdayaan ekonomi produktif lainnya yang berorientasi pada transformasi mustahik menjadi muzaki. Dengan sinergi yang kuat antara lembaga zakat dan gerakan koperasi, diharapkan ekosistem ekonomi umat dapat tumbuh lebih kokoh dan mandiri.
BAZNAS RI terus mendorong kolaborasi internasional sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia Kerja Sama Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat”, dipublikasikan 5 Februari 2026.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Resmikan ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang untuk Perkuat Ekonomi Mustahik
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) meresmikan ZCorner di Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang sebagai pusat pemberdayaan ekonomi bagi mustahik, khususnya pelaku usaha mikro dari kalangan mahasiswa dan civitas akademika kampus tersebut. Peresmian ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan BAZNAS dalam mendorong kemandirian ekonomi umat melalui program pemberdayaan produktif.
ZCorner UNWAHAS merupakan ZCorner BAZNAS ke-13 di Indonesia dan menghadirkan 10 tenant UMKM mahasiswa yang dikembangkan sebagai mustahik produktif. Para pelaku usaha tersebut bergerak di bidang kuliner dan produk kreatif yang diharapkan mampu tumbuh menjadi usaha mandiri dan berkelanjutan.
Melalui program ZCorner, BAZNAS RI tidak hanya menyediakan ruang usaha dan media pemasaran bagi UMKM mustahik, tetapi juga memberikan pendampingan, pembinaan kewirausahaan, serta dukungan fasilitas usaha seperti sistem pembayaran non-tunai, sertifikasi halal, dan promosi digital. Pendekatan ini menjadi bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi zakat yang berorientasi pada transformasi mustahik menjadi muzaki.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan Universitas Wahid Hasyim Semarang menunjukkan pentingnya sinergi antara lembaga zakat dan institusi pendidikan dalam menciptakan ekosistem kewirausahaan berbasis ekonomi syariah. Program ini diharapkan dapat menjadi ruang pembelajaran bisnis bagi mahasiswa sekaligus memperkuat keberdayaan ekonomi masyarakat.
BAZNAS RI terus mengembangkan program pemberdayaan ekonomi produktif melalui berbagai inovasi, termasuk ZCorner, sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan umat dan penguatan ekonomi masyarakat.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “Perkuat Ekonomi Mustahik, BAZNAS Resmikan ZCorner di Universitas Wahid Hasyim Semarang”, dipublikasikan 5 Februari 2026.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Fasilitasi Bantuan ANGKASA Malaysia untuk Penguatan Koperasi Masjid di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menerima bantuan dari Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (ANGKASA) sebesar 15.000 dolar AS atau sekitar Rp252 juta untuk mendukung penguatan koperasi masjid di Indonesia. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di kantor BAZNAS RI di Jakarta sebagai bagian dari kolaborasi lintas negara dalam pemberdayaan ekonomi umat.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung pengembangan koperasi masjid sebagai pusat kegiatan ekonomi jamaah dan masyarakat sekitar. Melalui program ini, koperasi masjid diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan serta memperkuat kemandirian ekonomi umat.
BAZNAS RI memastikan bantuan yang diterima akan dikelola secara amanah dan disalurkan kepada koperasi masjid yang membutuhkan, disertai dengan program pendampingan dan penguatan kapasitas kelembagaan. Upaya ini sejalan dengan komitmen BAZNAS dalam mendorong pemberdayaan ekonomi berbasis masjid sebagai bagian dari ekosistem filantropi Islam yang produktif.
Kolaborasi antara BAZNAS RI dan ANGKASA Malaysia menunjukkan pentingnya kerja sama regional dalam memperkuat peran zakat dan ekonomi syariah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan program pemberdayaan umat di masa mendatang.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “ANGKASA Malaysia Salurkan Bantuan untuk Koperasi Masjid Rp252 Juta melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 5 Februari 2026.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Fasilitasi Bantuan Pemkot dan BAZNAS Kota Tasikmalaya untuk Pemulihan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) menerima penyaluran bantuan kemanusiaan dari Pemerintah Kota Tasikmalaya bersama BAZNAS Kota Tasikmalaya dengan total nilai Rp173.536.250 untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Bantuan tersebut merupakan hasil penghimpunan dari masyarakat Kota Tasikmalaya yang disalurkan melalui BAZNAS Kota Tasikmalaya sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
BAZNAS RI memastikan bantuan yang diterima akan dikelola secara amanah dan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan. Dukungan ini menjadi bagian dari program penanganan bencana tahun 2026 yang difokuskan pada tahap pemulihan, termasuk penyediaan hunian sementara dan hunian tetap bagi para penyintas bencana.
Kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan BAZNAS menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam membantu saudara-saudara yang terdampak bencana. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak, sekaligus memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen solidaritas kemanusiaan.
BAZNAS RI terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam aksi kemanusiaan melalui pengelolaan bantuan yang profesional, transparan, dan tepat sasaran, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat yang membutuhkan.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, Pemkot dan BAZNAS Kota Tasikmalaya Salurkan Bantuan Rp173 Juta untuk Pulihkan Sumatra”, dipublikasikan 5 Februari 2026.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Fasilitasi Bantuan Kemanusiaan APPI dan iLeague untuk Pemulihan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) dan PT Liga Indonesia Baru (iLeague) senilai Rp340 juta untuk mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatra.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kepedulian komunitas sepak bola nasional yang dihimpun melalui berbagai kegiatan sosial dan penggalangan dana kemanusiaan. Melalui BAZNAS RI, bantuan ini akan disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir dan longsor di beberapa wilayah Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara.
BAZNAS RI memastikan bantuan kemanusiaan yang diterima akan didistribusikan secara tepat sasaran melalui koordinasi dengan pemerintah daerah serta jaringan BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Penyaluran bantuan menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mempercepat pemulihan pascabencana, mulai dari pemenuhan kebutuhan dasar hingga dukungan rehabilitasi sosial masyarakat terdampak.
Sinergi antara BAZNAS RI dan komunitas sepak bola nasional menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan dapat tumbuh dari berbagai sektor masyarakat. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat gerakan filantropi nasional sekaligus mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak bencana melalui pengelolaan bantuan yang profesional, transparan, dan amanah.
BAZNAS RI terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperluas kepedulian sosial melalui zakat, infak, sedekah, dan donasi kemanusiaan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS RI Pulihkan Sumatra, APPI dan iLeague Salurkan Bantuan Rp340 Juta”, dipublikasikan 4 Februari 2026.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Luncurkan Buku “25 Tahun Pengelolaan Zakat Nasional” sebagai Refleksi dan Penguatan Peran Zakat
Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI) meluncurkan buku berjudul “25 Tahun Pengelolaan Zakat Nasional” sebagai bagian dari momentum refleksi perjalanan kelembagaan dalam mengelola zakat di Indonesia selama seperempat abad. Peluncuran buku ini menjadi penanda komitmen BAZNAS dalam memperkuat literasi zakat sekaligus mendokumentasikan perkembangan pengelolaan zakat nasional secara komprehensif.
Buku tersebut memuat catatan transformasi kelembagaan BAZNAS, mulai dari penguatan tata kelola organisasi, perluasan jangkauan program pendayagunaan zakat, hingga kontribusi zakat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dokumentasi perjalanan ini menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan pengetahuan dan pengalaman pengelolaan zakat di Indonesia.
Penerbitan buku ini juga menjadi sarana refleksi atas perjalanan BAZNAS dalam membangun sistem pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel. Selama 25 tahun, zakat terus berkembang sebagai instrumen strategis dalam membantu pengentasan kemiskinan, penanggulangan bencana, pemberdayaan ekonomi umat, serta penguatan layanan sosial keagamaan.
Melalui peluncuran buku ini, BAZNAS RI berharap literasi masyarakat tentang zakat semakin meningkat, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi zakat nasional. Dokumentasi perjalanan pengelolaan zakat tersebut diharapkan menjadi referensi penting bagi pengembangan kebijakan dan praktik pengelolaan zakat di masa depan.
Momentum 25 tahun BAZNAS menjadi pengingat bahwa zakat tidak hanya berfungsi sebagai ibadah individual, tetapi juga sebagai instrumen pembangunan sosial yang mampu menghadirkan kebermanfaatan luas bagi masyarakat. Dengan dukungan para muzaki, mitra, dan seluruh elemen bangsa, BAZNAS RI terus berkomitmen menghadirkan pengelolaan zakat yang modern, terpercaya, dan berdampak berkelanjutan.
Atribusi Sumber: BAZNAS RI, “BAZNAS Luncurkan Buku 25 Tahun Pengelolaan Zakat Nasional”, dipublikasikan 4 Februari 2026.
BERITA06/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA untuk Permudah Pelaporan Zakat
BAZNAS Republik Indonesia meningkatkan efektivitas sistem pelaporan zakat dengan mengoptimalkan penggunaan aplikasi SiMBA (Sistem Informasi Manajemen Baznas). Penyempurnaan ini bertujuan memberikan kemudahan bagi muzaki, amil, dan unit pengumpul zakat dalam menyampaikan data penghimpunan dan pendayagunaan secara cepat, akurat, dan terintegrasi.
Dalam rilisnya, BAZNAS RI menjelaskan bahwa pembaruan aplikasi SiMBA mencakup fitur-fitur yang mempermudah proses input laporan, pemantauan real-time, serta pelaporan yang sesuai standar akuntabilitas lembaga zakat. Pengembangan ini didesain untuk mendukung transparansi dan responsif terhadap kebutuhan stakeholders, sehingga seluruh proses pelaporan dapat dipantau secara profesional dan akurat.
Optimalisasi SiMBA menjadi bagian dari strategi BAZNAS RI dalam memperkuat tata kelola zakat nasional, termasuk dalam memenuhi aspek pelaporan yang terpercaya sekaligus mempermudah pelibatan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di berbagai wilayah. Dengan sistem yang lebih efisien, data pelaporan akan lebih mudah diakses oleh pihak terkait dan dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pelayanan zakat lebih tepat sasaran.
BAZNAS RI juga memandang bahwa modernisasi sistem pelaporan merupakan respons terhadap kebutuhan perkembangan teknologi dan ekspektasi publik yang menghendaki kemudahan akses informasi serta transparansi dalam pengelolaan zakat, infak, dan sedekah. Hal ini sejalan dengan komitmen lembaga untuk terus meningkatkan integritas dan kualitas layanan kepada masyarakat.
Selain peningkatan fungsi pelaporan, SiMBA kini juga dilengkapi dengan mekanisme pemantauan progres program dan standar kinerja, sehingga setiap unit BAZNAS di daerah dapat mengukur capaian program serta mempertanggungjawabkan hasilnya secara sistematis. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan zakat nasional.
Melalui optimalisasi aplikasi SiMBA, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola zakat yang transparan, akuntabel, dan berdampak luas, sekaligus memberikan pengalaman pelaporan yang lebih efektif dan efisien bagi seluruh pemangku kepentingan di ekosistem zakat nasional.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Permudah Pelaporan, BAZNAS RI Optimalkan Aplikasi SiMBA”, dipublikasikan 4 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA05/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Apresiasi Dukungan Anggota Komisi VIII DPR RI dalam Pemulihan Pascabencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia mendapat apresiasi dari anggota Komisi VIII DPR RI atas peran aktif lembaga dalam mendukung proses pemulihan pascabencana di wilayah Sumatra. Pengakuan ini disampaikan dalam forum dialog bersama para pemangku kepentingan yang membahas capaian kinerja BAZNAS RI dalam penanganan dampak sosial dan ekonomi dari bencana alam.
Dalam pertemuan tersebut, anggota Komisi VIII DPR RI menilai respons BAZNAS RI cukup siginifikan melalui berbagai rangkaian bantuan kemanusiaan, evakuasi, layanan kesehatan, dukungan logistik, serta program pemberdayaan pascabencana yang telah menyentuh kebutuhan masyarakat terdampak. Menurut legislator ini, peran BAZNAS RI memberikan kontribusi nyata dalam menstabilkan kondisi sosial dan mempercepat proses pemulihan di berbagai titik wilayah Sumatra pascabencana.
Respon cepat BAZNAS RI dilihat sebagai bentuk efektivitas lembaga zakat nasional dalam menjalankan amanah publik dan filantropi Islam secara profesional dan akuntabel. Pendekatan yang melibatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta mitra strategis dinilai menjadi faktor penting dalam capaian tersebut. Upaya ini juga membuka ruang kerja sama lintas sektor guna memperluas dampak layanan kemanusiaan.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa layanan pascabencana tidak hanya berfokus pada kebutuhan jangka pendek tetapi juga pada strategi jangka panjang, yang mencakup pemberdayaan ekonomi, rehabilitasi fasilitas sosial, dan dukungan psikososial bagi keluarga terdampak. Pendekatan komprehensif ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan komunitas terhadap ancaman bencana berulang.
Legislatif yang hadir dalam diskusi tersebut menyatakan dukungan terhadap upaya penguatan kapasitas BAZNAS RI, termasuk penyediaan sumber daya, peningkatan kapasitas amil, dan pengembangan sistem penghimpunan yang lebih inklusif. Pernyataan ini dinilai memberi dorongan tambahan bagi BAZNAS RI untuk terus mengoptimalkan layanan kemanusiaan di seluruh Indonesia.
Melalui dialog tersebut, BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak bencana dengan pendekatan layanan yang profesional, transparan, dan berkelanjutan. Sinergi dengan Anggota Komisi VIII DPR RI serta pemangku kepentingan lain diharapkan semakin memperkuat upaya pemulihan sosial dan ekonomi di wilayah Sumatra dan wilayah lain yang memerlukan dukungan serupa.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Pemulihan Pascabencana di Sumatra, Anggota Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS RI”, dipublikasikan 4 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah Ramadan 2026 sebesar Rp 50 Ribu
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia menetapkan nilai zakat fitrah Ramadan 1447 H / 2026 M sebesar Rp 50.000 per jiwa. Ketetapan ini dikeluarkan setelah mempertimbangkan kebutuhan pokok di berbagai wilayah Indonesia dan bertujuan memberikan acuan yang jelas bagi umat Islam dalam memenuhi kewajiban zakat fitrah secara tepat dan sesuai syariat.
Dalam keterangan resminya, BAZNAS RI menjelaskan bahwa besaran zakat fitrah didasarkan pada standar kebutuhan pokok yang berlaku secara nasional, dengan tujuan agar nilai yang ditetapkan mencerminkan kontribusi yang relevan dengan harga bahan pangan pokok di masyarakat. Nilai ini sekaligus menjadi panduan bagi muzaki dalam menunaikan zakat fitrah baik melalui kanal penghimpunan BAZNAS maupun lembaga amil zakat resmi lainnya.
Penetapan zakat fitrah ini juga diperkuat dengan upaya sosialisasi kepada masyarakat dan jaringan BAZNAS di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, agar pemberian zakat fitrah dapat dilakukan secara tersistem dan tepat sasaran. BAZNAS RI menekankan bahwa sistem penghimpunan zakat yang baik akan membantu memaksimalkan distribusi bantuan bagi mustahik menjelang dan selama Ramadan.
BAZNAS RI mendorong seluruh umat Islam untuk menggunakan saluran resmi penghimpunan zakat, seperti layanan zakat digital, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), dan lembaga resmi yang bekerja sama dengan BAZNAS. Pendekatan ini dimaksudkan agar zakat fitrah yang ditunaikan dapat dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran bagi mereka yang berhak menerima.
Selain itu, penetapan nilai zakat fitrah ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan Ramadan 2026 yang dilaksanakan BAZNAS RI, termasuk kampanye literasi zakat, program unggulan Ramadan, serta target penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) nasional. Semua upaya tersebut dirancang untuk memperluas dampak sosial zakat di seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok rentan dan mustahik.
Dengan keputusan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk membantu masyarakat melaksanakan kewajiban zakat fitrah secara sah, tertib, dan bermanfaat besar bagi kesejahteraan umat, serta mendukung upaya perluasan layanan kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi berbasis zakat di Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Ramadan 2026, BAZNAS RI Tetapkan Zakat Fitrah Rp50 Ribu”, dipublikasikan 3 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Tanggap Bencana Terus Lakukan Evakuasi dan Penanganan Darurat Longsor di Bandung Barat
Tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia terus memperluas upaya evakuasi dan penanganan darurat di wilayah Bandung Barat, Jawa Barat, menyusul musibah longsor yang berdampak pada permukiman dan jalur transportasi warga. Penanganan dilakukan sejak kondisi darurat teridentifikasi untuk membantu masyarakat secara cepat dan tepat.
Evakuasi dilakukan bekerja sama dengan unsur pemerintah daerah, relawan lokal, serta aparat keamanan setempat untuk memindahkan warga dari lokasi yang paling berisiko akibat longsor. Fokus pendampingan diberikan kepada kelompok rentan, termasuk anak-anak, lansia, dan keluarga yang terisolir akibat putusnya akses jalan. Dalam proses ini, tim BTB juga membantu pemindahan barang-barang penting dan memberikan arahan keselamatan dasar bagi warga.
Selain evakuasi, BAZNAS RI menyiapkan bantuan logistik darurat dan kebutuhan dasar, seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, serta perlengkapan dasar lain bagi keluarga yang mengungsi atau tinggal di lokasi terdampak. Pendekatan ini dimaksudkan untuk meringankan beban kebutuhan pokok masyarakat yang mengalami gangguan akses layanan karena bencana.
BAZNAS menegaskan bahwa respons mulailah dari pendataan wilayah terdampak yang akurat serta koordinasi lintas lembaga, sehingga setiap tahap distribusi bantuan bisa terlaksana dengan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kegiatan pendampingan juga mencakup dukungan psikososial bagi warga yang mengalami trauma atau kehilangan akibat dampak longsor.
Tim BAZNAS Tanggap Bencana juga membuka jalur komunikasi langsung dengan pemerintah kabupaten, kecamatan, serta tokoh masyarakat untuk memastikan bahwa proses evakuasi dan bantuan berjalan selaras dengan rencana penanganan darurat yang lebih luas. Sinergi ini menjadi kunci dalam mempercepat pelayanan respon yang efektif bagi mereka yang sedang menghadapi situasi krisis.
Melalui aksi tanggap bencana di Bandung Barat, BAZNAS RI kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga filantropi yang responsif terhadap bencana alam, hadir secara cepat di lapangan, dan berupaya menyediakan layanan kemanusiaan yang profesional serta berdampak nyata bagi masyarakat terdampak.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Tanggap Bencana Terus Lakukan Evakuasi dan Penanganan Darurat Longsor Bandung Barat”, dipublikasikan 3 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan ZIS Ramadan 2026 Rp 515 Miliar
BAZNAS Republik Indonesia menetapkan target penghimpunan Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) sebesar Rp 515 miliar dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Target ini menjadi tolok ukur strategis dalam memperluas jangkauan layanan sosial-kemanusiaan dan pemberdayaan ekonomi umat selama bulan suci dan periode pascanya.
Dalam rilis resminya, BAZNAS RI menjelaskan bahwa target tersebut bukan sekadar angka kuantitatif, tetapi merupakan cerminan dari upaya kolektif untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam zakat dan filantropi Islam secara inklusif, profesional, dan terukur. Dana yang dihimpun ditujukan untuk memperkuat program bantuan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, dukungan psikososial, hingga pemberdayaan ekonomi mustahik di berbagai wilayah Indonesia.
BAZNAS RI menekankan bahwa target penghimpunan ZIS akan dicapai melalui berbagai strategi inovatif, termasuk digitalisasi penghimpunan, kemitraan dengan media massa, kolaborasi dengan dunia usaha dan lembaga keagamaan, serta kampanye edukatif dengan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” yang digulirkan menjelang Ramadan. Pendekatan ini diharapkan dapat mendorong kesadaran masyarakat untuk lebih aktif dalam menunaikan kewajiban zakat melalui kanal formal yang terintegrasi.
Selain itu, BAZNAS RI juga menyiapkan sistem pelaporan dan transparansi yang terstruktur untuk menjamin akuntabilitas penghimpunan dan pendayagunaan ZIS. Masyarakat muzaki akan dapat mengikuti perkembangan distribusi zakat yang dihimpun secara real-time melalui kanal resmi BAZNAS, sehingga partisipasi donatur dapat dipantau dengan jelas dan terpercaya.
Target ZIS Ramadan 2026 juga menjadi bagian dari upaya menyinergikan program unggulan Ramadan yang telah dipersiapkan oleh BAZNAS RI, termasuk dukungan layanan kemanusiaan darurat, penyediaan bantuan logistik, serta program produktif yang mendorong kemandirian ekonomi mustahik. Semua program ini dilaksanakan dengan prinsip layanan yang tepat sasaran, profesional, dan berorientasi dampak.
Melalui target penghimpunan sebesar Rp 515 miliar, BAZNAS RI berharap momentum Ramadan dapat menjadi pendorong utama untuk memperluas layanan filantropi zakat, meningkatkan kesejahteraan umat, serta memperkuat solidaritas sosial dalam menjawab tantangan kesejahteraan masyarakat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Targetkan Pengumpulan ZIS Ramadan 2026 Rp515 Miliar”, dipublikasikan 2 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA04/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Kampanyekan Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” Sambut Ramadan 2026
Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah (2026), Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia meluncurkan kampanye tagline nasional “Zakat Menguatkan Indonesia” sebagai dorongan kolektif untuk memaksimalkan peran zakat dalam mendorong kesejahteraan sosial, ekonomi umat, dan ketahanan bangsa. Kampanye tersebut menjadi bagian dari strategi komunikasi untuk memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat dalam penghimpunan zakat, infak, dan sedekah.
Tagline “Zakat Menguatkan Indonesia” dipilih sebagai refleksi bahwa zakat bukan hanya instrumen ritual keagamaan, tetapi juga alat redistribusi kesejahteraan yang berperan memperkuat solidaritas sosial, mengurangi ketimpangan, dan menjadi pelengkap upaya pembangunan nasional. Kampanye ini berupaya memadukan pesan spiritual dan sosial di momen Ramadan, sehingga setiap kontribusi zakat dapat dirasakan langsung oleh mustahik di berbagai daerah.
Dalam rilisnya, BAZNAS RI menyampaikan bahwa kampanye ini mencakup berbagai platform komunikasi, termasuk media digital, media massa, layanan penghimpunan digital, serta jejaring mitra strategis yang bertugas menyebarkan informasi edukatif mengenai arti dan mekanisme zakat yang benar. Langkah ini ditujukan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat luas serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi zakat nasional yang besar.
Kampanye tagline juga menjadi bagian dari rangkaian program unggulan Ramadan yang telah disiapkan oleh BAZNAS RI, termasuk berbagai layanan sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan ekonomi mustahik. Dengan tagline “Zakat Menguatkan Indonesia”, setiap aksi zakat diharapkan menjadi gaya hidup sosial yang memperkuat ketahanan keluarga dan komunitas, terutama dalam situasi sosial-ekonomi yang dinamis.
BAZNAS menilai bahwa kolaborasi dengan media massa, komunitas akademik, dunia usaha, serta elemen masyarakat lainnya menjadi kunci terselenggaranya kampanye ini secara efektif. Sinergi multipihak diharapkan dapat memperluas cakupan pesan zakat kepada seluruh lapisan masyarakat, sehingga momentum Ramadan dapat menjadi titik puncak partisipasi masyarakat dalam penghimpunan zakat yang profesional dan akuntabel.
Melalui kampanye “Zakat Menguatkan Indonesia”, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam penghimpunan dan pengelolaan zakat yang berdampak luas, menyentuh kehidupan sosial-ekonomi umat serta memperkuat jaringan solidaritas nasional demi kesejahteraan bersama.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Ramadan 2026, BAZNAS RI Kampanyekan Tagline ‘Zakat Menguatkan Indonesia’”, dipublikasikan 2 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan untuk Sejahterakan Mustahik
BAZNAS Republik Indonesia menyiapkan 29 program unggulan khusus menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari upaya memperluas dampak sosial ekonomi zakat bagi mustahik di seluruh Indonesia. Program-program ini dirancang untuk memperkuat layanan kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi, dan dukungan sosial yang relevan dengan kebutuhan masyarakat selama Ramadan dan pascaperiode suci.
Rangkaian program tersebut mencakup berbagai layanan yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, termasuk bantuan pangan, layanan kesehatan, pendidikan, dukungan psikososial, pemberdayaan usaha mikro, serta aktivitas sosial lain yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup mustahik. Setiap program dirancang dengan pendekatan profesional dan terkoordinasi agar memberikan manfaat nyata bagi penerima manfaat di berbagai wilayah.
BAZNAS RI menegaskan bahwa program Ramadan bukan hanya sekadar distribusi bantuan, tetapi merupakan bagian dari strategi pemberdayaan holistik yang memperhatikan aspek ketahanan ekonomi, sosial, dan spiritual umat. Program-program unggulan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang kurang beruntung serta membuka peluang bagi mereka untuk meningkatkan keterampilan dan kapasitas ekonomi.
Pelaksanaan program dilakukan melalui sinergi antara BAZNAS pusat, BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta mitra strategis seperti organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, sektor swasta, dan komunitas relawan. Pendekatan ini memastikan bahwa program Ramadan menjangkau berbagai segmen masyarakat secara efektif dan tepat sasaran, terutama di daerah yang memiliki tingkat kerentanan sosial tinggi.
Sebagian besar program unggulan juga akan melibatkan kegiatan kolaboratif, termasuk penguatan layanan zakat produktif, digitalisasi penghimpunan zakat, serta kampanye literasi zakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kewajiban zakat, infak, dan sedekah. Hal ini dilakukan sebagai upaya memperluas basis muzaki serta memperkuat dukungan terhadap layanan sosial yang lebih berkelanjutan.
Melalui persiapan 29 program unggulan Ramadan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah umat dengan layanan zakat yang profesional, akuntabel, dan berdampak luas demi memperkuat kesejahteraan mustahik dan memperkaya makna Ramadan sebagai momentum berbagi dan pemberdayaan sosial.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Sejahterakan Mustahik, BAZNAS Siapkan 29 Program Unggulan Ramadan”, dipublikasikan 3 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Jadikan Z-Talk Ajang Kolaborasi dengan Media untuk Perkuat Literasi Zakat
BAZNAS Republik Indonesia menghadirkan Z-Talk sebagai wadah diskusi kolaboratif antara lembaga zakat nasional dan pelaku media untuk memperkuat literasi zakat di tengah masyarakat. Z-Talk dirancang sebagai forum ide dan strategi bersama guna meningkatkan pemahaman publik tentang zakat dan peranannya dalam pembangunan sosial ekonomi nasional.
Acara ini mempertemukan perwakilan BAZNAS RI dengan sejumlah media nasional dan lokal untuk membahas berbagai isu strategis zakat, termasuk tantangan literasi, praktik penghimpunan, tata kelola transparan, serta perluasan pemanfaatan zakat untuk pemberdayaan mustahik. Diskusi bertujuan memetakan langkah bersama agar informasi tentang zakat dapat tersebar lebih luas dan akurat melalui media massa.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS RI menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat dengan media sebagai mitra informasi untuk menjembatani pengetahuan masyarakat tentang zakat produktif, tata kelola yang akuntabel, serta inovasi layanan zakat yang relevan dengan kebutuhan zaman. Pendekatan ini diharapkan dapat menyasar berbagai lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang semakin aktif di kanal digital.
Z-Talk juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan praktik baik antara BAZNAS RI serta praktisi media yang selama ini mempublikasikan berita dan informasi seputar zakat. Diskusi menghadirkan narasumber dari berbagai latar institusi untuk memperkaya perspektif serta strategi komunikasi zakat yang efektif dan informatif.
BAZNAS RI menyatakan bahwa literasi zakat tidak hanya penting bagi muzaki, tetapi juga bagi pemangku kebijakan, lembaga sosial, akademisi, dan publik luas. Dengan literasi yang kuat, keputusan terkait zakat dapat diambil berdasarkan pemahaman yang benar dan bermanfaat bagi pemberdayaan sosial yang berkelanjutan.
Melalui Z-Talk, BAZNAS RI berharap tercipta sinergi yang lebih kuat dengan media massa untuk menghadirkan konten yang edukatif dan inspiratif, sekaligus membantu mendorong partisipasi masyarakat dalam penghimpunan dan pemanfaatan zakat secara optimal demi kesejahteraan umat dan pembangunan nasional.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Z-Talk jadi Ajang Kolaborasi BAZNAS dan Media Perkuat Literasi Zakat”, dipublikasikan 2 Februari 2026. (baznas.go.id)
BERITA03/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS NTB Resmikan Gerai Kopi Filantropi Z-Coffee di Universitas Mataram
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meresmikan Gerai Kopi Filantropi “Z-Coffee” di lingkungan Universitas Mataram sebagai bagian dari program pemberdayaan ekonomi berbasis filantropi. Inisiatif ini dirancang untuk memberikan akses usaha produktif kepada mahasiswa dan masyarakat kampus sekaligus memperkuat literasi zakat produktif dan ekonomi sosial berbasis nilai.
Peresmian gerai kopi ini dihadiri oleh pimpinan BAZNAS NTB, pengurus kampus Universitas Mataram, serta mitra komunitas lokal. Z-Coffee tidak hanya menjadi tempat penyajian kopi berkualitas, tetapi juga wahana pembelajaran kewirausahaan dan pengalaman langsung bagi para pemuda untuk menerapkan konsep bisnis sambil memperkuat nilai-nilai sosial dalam ekonomi.
Dalam arahannya, pengurus BAZNAS NTB menjelaskan bahwa Z-Coffee merupakan bagian dari strategi zakat produktif yang memberikan peluang usaha kepada mustahik, mahasiswa, dan warga sekitar. Gerai ini diharapkan dapat menjadi sumber pendapatan berkelanjutan sekaligus memperluas dampak positif zakat, infak, dan sedekah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Program ini juga dilengkapi dengan pendampingan teknis usaha, pembinaan manajemen operasional, serta pelatihan kewirausahaan kepada tim pengelola gerai. Pendekatan ini dimaksudkan agar usaha kopi yang dijalankan dapat tumbuh dan mandiri secara ekonomi, berkontribusi pada peningkatan wawasan bisnis generasi muda, dan memperkuat ekosistem pemberdayaan ekonomi lokal.
BAZNAS NTB menilai bahwa kolaborasi antara lembaga zakat, kampus, dan warga komunitas mencerminkan sinergi yang produktif dalam menjawab tantangan pengangguran, keterbatasan akses peluang usaha, serta kebutuhan pembelajaran praktik ekonomi. Z-Coffee di Universitas Mataram diharapkan menjadi contoh model usaha sosial yang inovatif dan berkelanjutan.
Melalui peresmian ini, BAZNAS NTB mempertegas komitmennya untuk terus menghadirkan program pemberdayaan yang relevan, profesional, dan berdampak luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda, petani usaha kecil, dan pelaku ekonomi produktif di seluruh wilayah Nusa Tenggara Barat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS NTB, “BAZNAS NTB Resmikan Gerai Kopi Filantropi Z-Coffee di Universitas Mataram”, dipublikasikan 29 Januari 2026. (ntb.baznas.go.id)
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Pemda Pandeglang Salurkan Sedekah Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp100 Juta melalui BAZNAS RI
BAZNAS Republik Indonesia bersama Pemerintah Daerah dan BAZNAS Kabupaten Pandeglang menyalurkan donasi senilai Rp100 juta sebagai sedekah kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Pulau Sumatra. Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan lembaga pemerintah terhadap kondisi sosial kemanusiaan yang dipicu oleh banjir dan bencana alam lainnya.
Penyerahan donasi dilakukan secara simbolis oleh perwakilan Pemda Pandeglang dan pengurus BAZNAS Kabupaten Pandeglang kepada pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian dikelola melalui mekanisme resmi BAZNAS untuk disalurkan kepada penerima manfaat berdasarkan kebutuhan riil di lapangan. Dana bantuan akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan pokok keluarga terdampak, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, serta layanan kemanusiaan lain yang menjadi prioritas di wilayah terdampak bencana.
BAZNAS RI menegaskan bahwa seluruh proses distribusi bantuan ini dilaksanakan secara akuntabel dan transparan, berkoordinasi dengan jaringan BAZNAS di tingkat provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan lapangan. Pendekatan terintegrasi ini memastikan bantuan dapat disampaikan tepat sasaran, cepat, dan dengan dampak maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Kolaborasi antara Pemda, BAZNAS Kabupaten Pandeglang, dan BAZNAS RI mencerminkan sinergi lintas sektor dalam menjawab kebutuhan sosial yang muncul akibat bencana alam. Sinergi semacam ini diharapkan dapat memperluas cakupan layanan kemanusiaan, sekaligus memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap situasi kritis.
Melalui penyaluran sedekah kemanusiaan Rp100 juta ini, BAZNAS RI kembali menegaskan komitmennya untuk mendampingi masyarakat terdampak bencana dengan pendekatan layanan kemanusiaan yang profesional, terkoordinasi, dan berkelanjutan demi memperluas manfaat zakat nasional bagi yang paling membutuhkan di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Pemda dan BAZNAS Pandeglang Salurkan Sedekah Kemanusiaan Bencana Sumatra Rp100 Juta melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 30 Januari 2026. (baznas.go.id)
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan BPKH Resmikan Aula Ponpes Roudlotut Tholibin Senilai Rp1,9 Miliar
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meresmikan pembangunan Aula Serbaguna di Pondok Pesantren Roudlotut Tholibin, Jawa Timur, dengan nilai pembangunan mencapai Rp1,9 miliar. Peresmian fasilitas ini merupakan bagian dari upaya pemberdayaan umat melalui penguatan sarana pendidikan dan kegiatan sosial keagamaan.
Aula yang dibangun ini dirancang untuk menjadi ruang multifungsi yang dapat digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar, kajian keagamaan, pelatihan santri, serta berbagai kegiatan sosial-komunitas lain yang mendukung kesejahteraan dan pengembangan kapasitas generasi muda di lingkungan pesantren.
Peresmian dilakukan oleh perwakilan BPKH dan pimpinan BAZNAS RI, bersama jajaran pengurus ponpes, tokoh masyarakat, serta pihak terkait lainnya. Dalam kesempatan tersebut ditekankan bahwa kolaborasi antara BAZNAS dan BPKH mencerminkan sinergi antara lembaga zakat nasional dan pengelola keuangan haji dalam memperkuat layanan kemanusiaan dan pendidikan berbasis nilai.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa pembangunan fasilitas ini merupakan salah satu bentuk komitmen untuk memperluas dampak dana sosial keagamaan, seperti zakat, infak, sedekah, serta dana CSR yang dikelola secara profesional. Aula ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan, mendukung pengembangan kompetensi santri, dan menjadi pusat aktivitas positif bagi masyarakat sekitar.
Kedua lembaga juga menekankan pentingnya peningkatan kapasitas pesantren sebagai institusi pendidikan dan pembinaan moral, serta sebagai garda terdepan dalam membentuk karakter generasi yang unggul dan berdaya saing. Dengan hadirnya aula baru ini, pondok pesantren diharapkan memiliki sarana yang lebih representatif untuk mendukung berbagai program pendidikan dan pembinaan sosial yang lebih luas.
Melalui kerja sama lintas lembaga, BAZNAS RI dan BPKH berkomitmen memperkuat peran filantropi Islam dalam menjawab tantangan sosial dan pendidikan di Indonesia. Sinergi ini juga menjadi contoh nyata bagaimana dana umat dapat dimanfaatkan secara optimal untuk pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Khidmat untuk Umat: BPKH dan BAZNAS Resmikan Aula Ponpes Roudlotut Tholibin Senilai Rp1,9 Miliar”, dipublikasikan 30 Januari 2026. (baznas.go.id)
BERITA02/02/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram

Info Rekening Zakat
Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kota Mataram.
Lihat Daftar Rekening →