Berita Terbaru
BAZNAS RI Peringati HUT ke-25 dengan Tema “Zakat Menguatkan Indonesia”
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 dengan menggelar tasyakuran dan doa bersama di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (20/1/2026). Perayaan ini mengusung tema “Zakat Menguatkan Indonesia”, yang dipilih untuk refleksi kontribusi zakat dalam memperkuat kesejahteraan sosial dan ekonomi umat di Indonesia.
Acara dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, Ph.D., Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, serta sejumlah pimpinan BAZNAS lintas periode dan pemangku kepentingan lainnya. Kehadiran tokoh lintas periode menunjukkan kesinambungan komitmen lembaga dalam menjalankan amanah pengelolaan zakat, infak, dan sedekah secara profesional dan transparan.
Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa tema “Zakat Menguatkan Indonesia” merefleksikan peran zakat dalam menjawab berbagai persoalan sosial bangsa, termasuk kemiskinan, dampak bencana, keterbatasan pendidikan, dan ketimpangan ekonomi yang masih menjadi tantangan nasional. Beliau memaparkan bahwa potensi zakat nasional yang besar dapat menjadi kekuatan strategis jika dihimpun dan dikelola secara optimal.
Data yang disebutkan dalam peringatan menunjukkan besarnya potensi zakat di Indonesia, yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp1.273 triliun, meskipun partisipasi muzaki yang terdata baru sebagian kecil dari jumlah penduduk Muslim di tanah air. Pernyataan ini menjadi dorongan bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menjadikan zakat sebagai gerakan kolektif, bukan sekadar slogan peringatan.
Momen HUT ke-25 ini juga dimaknai sebagai titik refleksi atas perjalanan dua setengah dekade BAZNAS dalam mengelola zakat sebagai instrumen pemberdayaan umat. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat sipil, dianggap penting untuk memperluas dampak program zakat yang bersifat produktif, inklusif, dan berkelanjutan.
Tema “Zakat Menguatkan Indonesia” tidak hanya diucapkan dalam tasyakuran, tetapi dipandang sebagai semangat kolektif yang mendorong perluasan penghimpunan, peningkatan tata kelola, serta perluasan program zakat yang mampu menjawab kebutuhan sosial masyarakat secara efektif di seluruh wilayah Indonesia.
Sumber:
MNCTRIJAYA.com, “HUT ke-25, BAZNAS RI Syiarkan ‘Zakat Menguatkan Indonesia’”, dipublikasikan 21 Januari 2026.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Ketua BAZNAS RI Ungkap Potensi Zakat Indonesia Capai Rp1.273 Triliun
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyatakan bahwa potensi dana zakat di Indonesia mencapai sekitar Rp1.273 triliun per tahun berdasarkan perhitungan terakhir yang disampaikan lembaga tersebut. Pernyataan ini disampaikan sebagai bagian dari refleksi peran zakat dalam memperkuat kesejahteraan sosial dan ekonomi bangsa.
Menurut Noor Achmad, angka potensi tersebut menunjukkan besarnya kontribusi yang bisa diberikan zakat terhadap upaya pengentasan kemiskinan, penguatan jaring pengaman sosial, dan pemberdayaan komunitas muslim di seluruh Indonesia. Meskipun angka potensi sangat besar, realisasi penghimpunan zakat masih jauh di bawah jumlah itu karena berbagai faktor seperti kesadaran muzaki, mekanisme penghimpunan, serta integrasi data.
Pernyataan Ketua BAZNAS ini menegaskan urgensi strategi penghimpunan zakat yang lebih optimal melalui kolaborasi intensif antara BAZNAS pusat, BAZNAS daerah, Unit Pengumpul Zakat (UPZ), serta kerja sama dengan pemerintah dan sektor swasta. Strategi tersebut mencakup penggunaan teknologi digital, peningkatan literasi zakat, dan pendekatan berbasis komunitas agar potensi yang besar itu dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kesejahteraan umat.
Dalam konteks ini, potensi zakat Indonesia yang terukur berada jauh di atas angka estimasi sebelumnya dari berbagai instansi lain yang menyebut potensi di kisaran ratusan triliun rupiah, yang menjadi dasar untuk memperkuat argumen bahwa zakat merupakan instrumen penting dalam pembangunan sosial nasional.
Pernyataan terkait potensi zakat ini sekaligus menjadi pengingat bahwa tantangan pengelolaan zakat bukan hanya soal jumlah potensi, tetapi juga tentang tata kelola yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan mustahik di berbagai wilayah di Indonesia.
Sumber:
MINA News, “Ketua BAZNAS Sebut Potensi Zakat Indonesia Capai Rp1.273 T”, dipublikasikan 21 Januari 2026.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
SIG Serahkan Dana Zakat Rp2,25 Miliar Kepada BAZNAS Kabupaten Tuban
Unit Pengumpul Zakat (UPZ) PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Pabrik Tuban menyerahkan dana zakat karyawan sebesar Rp2,25 miliar kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tuban. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Kantor BAZNAS Tuban pada Senin (19/1/2026) sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan dan karyawan terhadap kesejahteraan masyarakat.
Dana zakat yang diserahkan merupakan penghimpunan zakat penghasilan karyawan melalui mekanisme UPZ SIG Pabrik Tuban. Nominal ini menunjukkan kontribusi yang terus meningkat dari tahun sebelumnya, dengan partisipasi karyawan dalam memenuhi kewajiban zakat secara kolektif sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Pimpinan BAZNAS Kabupaten Tuban menyambut positif penyerahan zakat tersebut, menyatakan dana akan dikelola dan disalurkan melalui program kemanusiaan yang tepat sasaran. Penyaluran akan difokuskan kepada mustahik yang berhak, termasuk dukungan pemenuhan kebutuhan dasar, pemberdayaan masyarakat, serta layanan sosial lain yang diprioritaskan di wilayah setempat.
Kolaborasi antara SIG dan BAZNAS Tuban menggambarkan sinergi antara sektor usaha dan lembaga zakat dalam memperkuat peran zakat sebagai instrumen filantropi yang mampu menjawab tantangan sosial di tingkat lokal. Komitmen semacam ini diharapkan dapat memperluas dampak positif bagi masyarakat luas, sekaligus meningkatkan kesadaran berzakat di lingkungan korporasi dan komunitas pekerja.
Atribusi Sumber: “SIG Serahkan Dana Zakat Rp2,25 Miliar ke Baznas”, dipublikasikan 20 Januari 2026 oleh RRI.
BERITA21/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
Sinergi Zakat dan Pesantren Muhammadiyah: Pendidikan sebagai Kunci Memutus Rantai Kemiskinan
Upaya mengentaskan kemiskinan di Indonesia menuntut strategi yang lebih holistik, tidak hanya sekadar penyaluran bantuan material, tetapi juga pemberdayaan melalui pendidikan. Pandangan ini semakin diperkuat oleh sejumlah pihak yang menekankan pentingnya kolaborasi antara pengelola zakat dan lembaga pendidikan Islam seperti pesantren untuk mencapai pemutusan siklus kemiskinan secara berkelanjutan.
Sinergi antara zakat dan pendidikan pesantren muncul sebagai salah satu pendekatan strategis karena kedua elemen ini memiliki potensi besar dalam pemberdayaan sosial-ekonomi. Zakat, yang merupakan instrumen redistribusi kekayaan, dapat dimanfaatkan untuk mendukung akses pendidikan, penyediaan fasilitas pembelajaran, serta program beasiswa bagi santri atau warga kurang mampu. Sementara pesantren tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan religius, tetapi juga sebagai komunitas yang kuat dalam pembentukan karakter dan keterampilan bagi generasi muda.
Dalam konteks ini, pendidikan di pesantren dianggap sebagai kunci pemutusan rantai kemiskinan. Dengan menyediakan akses pendidikan berkualitas dan keterampilan yang relevan, pesantren membuka peluang bagi generasi muda untuk memperoleh kompetensi yang diperlukan dalam dunia kerja dan kewirausahaan. Kontribusi zakat dalam pendanaan pendidikan menjadi faktor pendukung yang memungkinkan lebih banyak pelajar dan santri untuk melanjutkan pendidikan tanpa terbebani keterbatasan finansial.
Kolaborasi semacam ini mencerminkan pemikiran bahwa solusi terhadap ketimpangan ekonomi dan sosial tidak dapat dilakukan parsial, melainkan membutuhkan kerjasama antara lembaga keagamaan, lembaga zakat, dan komunitas pendidikan. Sinergi zakat dan pesantren dapat memperkuat fondasi pemberdayaan yang menghantarkan pada kemandirian ekonomi, sekaligus mengikis akar penyebab kemiskinan dari hulu yaitu keterbatasan akses pendidikan.
Pendekatan kolaboratif ini menjadi relevan tidak hanya dalam konteks lokal atau regional, tetapi juga dalam skala nasional, tatkala Indonesia menghadapi tantangan untuk mencapai pertumbuhan sosial-ekonomi yang inklusif. Dengan memperkuat integrasi antara zakat dan pesantren, diharapkan rumusan baru pemberdayaan masyarakat akan semakin efektif dalam menciptakan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Sumber: Berita di RajaMedia/BeritaRIAU yang mengulas pentingnya sinergi zakat dan pesantren dalam pendidikan sebagai kunci memutus rantai kemiskinan di Indonesia. Rilis Senin, 19 Januari 2026 | 14:04 WIB.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Sukses Berdayakan Pedagang Makanan Kantin di Kota Bukittinggi dan Raup Omzet Rp40 Juta
BAZNAS Republik Indonesia berhasil mencatat capaian positif melalui program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan untuk pedagang makanan kantin di Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Dukungan yang difokuskan pada penguatan usaha mikro ini berhasil mendorong peserta program meraih omzet mencapai Rp40 juta, menandakan dampak nyata bagi peningkatan produktivitas dan kesejahteraan pelaku usaha.
Program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS memberikan kombinasi dukungan modal usaha, pembinaan keterampilan operasional, serta pendampingan dalam aspek pemasaran. Pendekatan komprehensif tersebut dirancang untuk memperkuat kemampuan pedagang dalam mengelola usaha mereka secara mandiri, sekaligus membuka peluang pengembangan usaha yang berkelanjutan.
Menurut rilis resmi BAZNAS RI, keberhasilan yang diraih pedagang makanan kantin tersebut mencerminkan efektivitas strategi zakat produktif yang diterapkan. Pembinaan intensif dan dukungan berkelanjutan tidak hanya meningkatkan kapasitas operasional usaha, tetapi juga memperluas akses pasar serta mendorong peningkatan daya saing di lingkungan usaha mikro.
Program pemberdayaan ini dilaksanakan melalui sinergi antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, dan pemangku kepentingan lokal di Kota Bukittinggi. Koordinasi tersebut memastikan bahwa dukungan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan riil pelaku usaha dan karakter pasar setempat, sekaligus memperkuat jaringan usaha berbasis komunitas.
BAZNAS RI menegaskan bahwa zakat produktif merupakan instrumen penting dalam agenda pemberdayaan ekonomi nasional. Dengan membantu pelaku usaha kecil untuk tumbuh dan mandiri, zakat tidak hanya menjawab kebutuhan konsumtif, tetapi juga mendorong perbaikan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi ekonomi lokal.
Melalui pencapaian omzet Rp40 juta oleh pedagang makanan kantin di Bukittinggi, BAZNAS RI berharap model pemberdayaan berbasis zakat ini dapat diterapkan secara lebih luas lagi di wilayah lain. Harapannya, lebih banyak pelaku usaha mikro yang dapat memperoleh manfaat nyata dari program pemberdayaan ekonomi yang bersifat inklusif dan berkelanjutan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS Sukses Berdayakan Pedagang Makanan Kantin di Kota Bukittinggi, Raup Omzet Rp40 Juta”, dipublikasikan 20 Januari 2026.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pulihkan Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia bersama Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Kolaborasi ini mencerminkan kepedulian lembaga pendidikan dan lembaga zakat dalam merespons kondisi darurat pascabencana serta membantu percepatan pemulihan sosial-ekonomi masyarakat.
Penyerahan bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI agar penyaluran dapat dilaksanakan secara terkoordinasi dan tepat sasaran. Bantuan yang disalurkan akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas, termasuk paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, serta layanan kemanusiaan lain sesuai dengan kebutuhan prioritas di lapangan.
BAZNAS RI memastikan bahwa setiap tahap distribusi bantuan dilaksanakan dengan prinsip akuntabel dan transparan melalui koordinasi intensif bersama jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di lokasi terdampak. Pendekatan ini melibatkan relawan lokal dan pemerintah daerah untuk memperkuat efektivitas distribusi serta memastikan bantuan sampai kepada penerima manfaat yang berhak.
Kolaborasi dengan Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi menunjukkan peran signifikan sektor pendidikan dalam gerakan filantropi nasional. Keterlibatan sekolah dan komunitas dalam aksi kemanusiaan menambah kekuatan kolektif dalam menjawab tantangan pemulihan pascabencana, sekaligus memperluas jaringan dukungan sosial bagi korban di Sumatra.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam situasi krisis dengan pendekatan layanan kemanusiaan yang profesional, terkoordinasi, dan berkelanjutan, demi memperluas dampak manfaat zakat, infak, dan sedekah kepada yang membutuhkan di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS RI, Sekolah Al-Azhar Syifa Budi Legenda Bekasi Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pulihkan Sumatra”, dipublikasikan 19 Janauari 2026.
BERITA20/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kota Mataram Peringati Isra Miraj Nabi Muhammad SAW dalam Rangka HUT ke-25 BAZNAS
BAZNAS Kota Mataram menyelenggarakan peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Aula Kantor BAZNAS Kota Mataram. Kegiatan ini berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh refleksi, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) BAZNAS ke-25.
Peringatan Isra Miraj tersebut diisi dengan tausiah oleh TGH. Muammar Nasrullah, Ketua MUI Kota Mataram. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya kesiapan setiap individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan, bukan dengan menghindari masalah, melainkan menghadapinya secara bijak dan bertanggung jawab. Salah satu kunci utama yang disampaikan adalah menjaga shalat agar selalu dilaksanakan dengan khusyuk, karena shalat menjadi sumber kekuatan spiritual dan ketenangan batin.
Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS Kota Mataram H. Djaswad, Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Wakil Ketua IV, serta seluruh Amil Pelaksana BAZNAS Kota Mataram. Kehadiran seluruh unsur pimpinan dan amil menunjukkan kebersamaan serta komitmen dalam meneladani nilai-nilai Isra Miraj sebagai pedoman dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tugas kelembagaan.
Melalui peringatan Isra Miraj yang bertepatan dengan HUT ke-25 BAZNAS ini, diharapkan seluruh insan BAZNAS Kota Mataram dapat semakin memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas ibadah, serta menanamkan semangat kesiapan menghadapi tantangan kerja dengan landasan spiritual yang kokoh. Momentum ini menjadi pengingat bahwa kekuatan utama dalam pengabdian kepada umat bersumber dari kedekatan kepada Allah SWT dan konsistensi dalam menjalankan shalat dengan penuh kekhusyukan.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram (Arif)
BAZNAS dan Pemda Salurkan Bantuan Rp250 Juta bagi Korban Bencana di Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia bersama pemerintah daerah menyalurkan bantuan kemanusiaan sebesar Rp250 juta untuk masyarakat yang terdampak bencana di beberapa wilayah Sumatra. Bantuan ini merupakan hasil kolaborasi sinergis antara lembaga zakat nasional dan pemerintahan lokal dalam merespons kebutuhan mendesak pascabencana banjir dan tanah longsor.
Penyaluran dana bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI, yang kemudian dikoordinasikan secara terstruktur dengan jaringan BAZNAS di provinsi dan kabupaten/kota terdampak. Dana tersebut dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas, termasuk paket logistik keluarga, dukungan layanan sosial, serta kebutuhan lain yang menjadi prioritas di lapangan.
BAZNAS RI menegaskan bahwa proses distribusi bantuan dilaksanakan secara akuntabel dan transparan, bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat dan relawan lokal untuk memastikan bantuan dapat diterima secara cepat, tertib, dan tepat sasaran. Pendekatan ini juga memperkuat koordinasi lintas pemangku kepentingan dalam situasi krisis kemanusiaan.
Kolaborasi antara BAZNAS dan pemerintah daerah menunjukkan bahwa sinergi lintas sektor dapat memperluas dampak bantuan kemanusiaan dan mempercepat proses pemulihan komunitas terdampak bencana. Sinergi ini mencerminkan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Melalui penyaluran bantuan Rp250 juta ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam masa tanggap darurat dan pemulihan pascabencana dengan pendekatan profesional dan berkelanjutan demi mewujudkan kesejahteraan sosial bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Kolaborasi Pemda dan BAZNAS, Bantuan Rp250 Juta Disalurkan untuk Korban Bencana Sumatra”, dipublikasikan 15 Januari 2026.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kabupaten Bogor Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp161 Juta untuk Aceh dan Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bogor menyalurkan donasi kemanusiaan senilai Rp161 juta kepada Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh dan beberapa wilayah lain di Pulau Sumatra. Donasi ini merupakan wujud kepedulian lembaga zakat daerah terhadap kondisi darurat sosial yang dialami masyarakat jauh dari wilayah asalnya.
Penyerahan donasi secara simbolis dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Bogor kepada pimpinan BAZNAS RI. Dana bantuan tersebut akan dikelola dan disalurkan melalui mekanisme BAZNAS untuk memenuhi kebutuhan dasar para penyintas bencana, termasuk paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, dan kebutuhan kemanusiaan lainnya berdasarkan prioritas di lapangan.
BAZNAS RI memastikan seluruh bantuan dikelola secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran melalui koordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak. Distribusi bantuan dilaksanakan bersama pemerintah daerah setempat dan relawan tanggap bencana guna menjamin bahwa bantuan sampai kepada masyarakat yang membutuhkan secara efektif dan efisien.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bogor dan BAZNAS RI mencerminkan peran kuat lembaga zakat dalam menghadirkan solidaritas sosial antarwilayah. Kolaborasi ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen filantropi yang responsif dalam menyikapi kondisi pascabencana, sekaligus memperluas jaringan layanan kemanusiaan nasional.
Melalui kerja sama lintas wilayah seperti ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana dengan pendekatan yang profesional, holistik, dan berkelanjutan demi memperluas wawasan serta dampak manfaat zakat nasional bagi penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS Pulihkan Sumatra, NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 juta”, dipublikasikan 15 Januari 2026.
BERITA19/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 Juta untuk Pulihkan Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia bersama NWDI (Network of Waqf and Development Initiative) menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp150 juta untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya kolaboratif dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh perwakilan NWDI kepada Pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi melalui jaringan BAZNAS di daerah-daerah terdampak bencana. Bantuan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga penyintas, termasuk bantuan logistik keluarga, serta dukungan layanan sosial dan kemanusiaan sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.
BAZNAS RI memastikan bahwa proses pendistribusian bantuan dilakukan secara akuntabel dan transparan, berkoordinasi dengan pemerintah daerah, relawan lokal, serta tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) di lokasi terdampak. Pendekatan ini ditujukan agar bantuan sampai kepada warga yang membutuhkan secara cepat dan tepat sasaran dalam masa tanggap darurat dan pemulihan awal.
Kolaborasi dengan NWDI mencerminkan peran sinergis antara lembaga zakat nasional dan mitra strategis internasional atau jaringan perwakafan dalam menjawab tantangan kemanusiaan. Sinergi ini memperluas cakupan layanan sosial zakat dan filantropi Islam, serta meningkatkan efektivitas respons terhadap kebutuhan masyarakat di tengah kondisi darurat.
Melalui dukungan ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana dengan layanan kemanusiaan yang profesional, terkoordinasi, dan berorientasi pada dampak nyata bagi kesejahteraan para penyintas di wilayah Sumatra.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama BAZNAS Pulihkan Sumatra, NWDI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Rp150 juta”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Riau Salurkan 3 Ton Beras dan Mushaf Al-Qur’an untuk Korban Bencana di Tapanuli Selatan
BAZNAS Provinsi Riau menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa 3 ton beras dan mushaf Al-Qur’an kepada masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Provinsi Sumatera Utara. Bantuan ini disalurkan melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) Provinsi Riau sebagai bentuk respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat yang tengah menghadapi dampak banjir dan tanah longsor.
Penyaluran bantuan merupakan amanah dari masyarakat Riau yang telah mempercayakan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah melalui BAZNAS. Tim BTB bertugas menyalurkan paket pangan dan mushaf ini secara langsung ke lokasi terdampak untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar serta mendukung aspek spiritual masyarakat pascabencana.
Pimpinan BTB Provinsi Riau menjelaskan bahwa bantuan ini diharapkan meringankan beban masyarakat di masa pemulihan, sekaligus memperkuat solidaritas antardaerah di tengah proses pemulihan pascabencana. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kerja sama BAZNAS Kabupaten Tapanuli Selatan dalam pendampingan distribusi bantuan sehingga pelaksanaannya berjalan tepat sasaran.
Dalam pernyataannya, BAZNAS Provinsi Riau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Riau atas kepercayaan yang telah diberikan kepada lembaga zakat untuk menyalurkan bantuan kemanusiaan ini. Bantuan beras dan mushaf diharapkan menjadi bagian dari dukungan nyata masyarakat Riau kepada saudara-saudaranya yang terdampak bencana.
Atribusi Sumber: ANTARA, “Baznas Riau salurkan bantuan 3 ton beras bagi korban bencana di Tapsel”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Kabupaten Bandung Barat Salurkan Bantuan Rp100 Juta untuk Korban Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI
BAZNAS Kabupaten Bandung Barat menyalurkan donasi kemanusiaan sebesar Rp100 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia untuk membantu masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra. Donasi ini menjadi wujud kepedulian lembaga zakat daerah terhadap kondisi darurat sosial yang dialami komunitas di luar wilayahnya.
Penyerahan donasi kepada BAZNAS RI dilakukan oleh perwakilan BAZNAS Kabupaten Bandung Barat untuk kemudian dikelola dan disalurkan secara terkoordinasi kepada penyintas bencana sesuai kebutuhan di lapangan. Dana bantuan ini akan dimanfaatkan untuk pemenuhan kebutuhan dasar penyintas seperti paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, dan bantuan kemanusiaan lain yang menjadi prioritas di berbagai titik terdampak.
BAZNAS RI menegaskan bahwa proses distribusi bantuan akan dilaksanakan melalui mekanisme akuntabel dan transparan, bekerja sama dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di wilayah terdampak serta relawan lapangan. Pendekatan ini dilakukan untuk memastikan bantuan dapat tepat sasaran dan memberikan manfaat yang optimal kepada masyarakat yang membutuhkan.
Sinergi antara BAZNAS Kabupaten Bandung Barat dan BAZNAS RI mencerminkan peran lembaga zakat dalam menghadirkan solidaritas sosial lintas daerah. Dukungan seperti ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen filantropi yang responsif terhadap kondisi kemanusiaan, terutama dalam situasi bencana alam.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat terdampak bencana dalam proses pemulihan, dengan pendekatan profesional, transparan, dan berkelanjutan demi memperluas dampak manfaat zakat nasional.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Melalui BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Bandung Barat Salurkan Bantuan Banjir Sumatra Sebesar Rp100 Juta”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah
BAZNAS Republik Indonesia menyalurkan 186.000 liter air bersih kepada warga yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara. Penyaluran air bersih ini merupakan bagian dari layanan kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang mengalami gangguan akses terhadap sumber air bersih akibat bencana alam.
Distribusi air bersih dilaksanakan secara bertahap melalui tim BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) yang bekerja sama dengan relawan lokal dan pihak berwenang di daerah terdampak. Upaya ini dirancang untuk memastikan penyediaan air minum dan kebutuhan sanitasi dasar dapat terpenuhi dengan baik, terutama di komunitas yang kesulitan memperoleh air bersih akibat kerusakan infrastruktur dan kontaminasi sumber air.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa layanan air bersih menjadi salah satu prioritas dalam tanggap darurat bencana, karena air bersih merupakan kebutuhan dasar yang berpengaruh langsung terhadap kesehatan dan kehidupan sehari-hari masyarakat. Distribusi dilakukan dengan pendekatan akuntabel dan terkoordinasi bersama pemerintah daerah, sehingga bantuan dapat diterima secara cepat dan tepat sasaran oleh warga yang membutuhkan.
Selain menyediakan air bersih, tim BAZNAS juga memberikan edukasi terkait pemanfaatan air yang aman dan higienis guna meminimalkan risiko gangguan kesehatan pascabanjir. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat mempertahankan kondisi kesehatan yang layak selama masa pemulihan.
Melalui distribusi 186.000 liter air bersih ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat yang terdampak bencana, menyediakan layanan sosial yang tidak hanya cepat, tetapi juga memiliki dampak nyata bagi kesejahteraan penyintas.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Distribusikan 186.000 Liter Air Bersih untuk Penyintas Bencana di Tapanuli Tengah”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA15/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Al-Azhar Syifa Budi Salurkan Donasi Rp196 Juta untuk Penyintas Banjir Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menerima donasi kemanusiaan sebesar Rp196 juta dari Yayasan Al-Azhar Syifa Budi untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di wilayah Sumatra. Donasi ini disalurkan melalui BAZNAS RI sebagai bentuk dukungan nyata dari lembaga pendidikan terhadap proses pemulihan pascabencana.
Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan Yayasan Al-Azhar Syifa Budi kepada Pimpinan BAZNAS RI, yang kemudian akan dikelola dan disalurkan kepada keluarga penyintas sesuai kebutuhan di lapangan. Dana bantuan akan digunakan untuk pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, serta layanan kemanusiaan lain yang menjadi prioritas di wilayah terdampak.
BAZNAS RI menegaskan bahwa seluruh bantuan dikelola melalui mekanisme yang akuntabel dan transparan, dengan koordinasi intensif bersama jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota di Sumatra. Pendekatan ini dilakukan agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran dan menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Sinergi antara BAZNAS dan Al-Azhar Syifa Budi mencerminkan partisipasi aktif sektor pendidikan dan lembaga masyarakat dalam aksi kemanusiaan. Dukungan semacam ini memperkuat peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang responsif terhadap situasi darurat, sekaligus memperluas jangkauan layanan kemanusiaan di berbagai wilayah terdampak bencana.
Melalui kolaborasi ini, BAZNAS RI menegaskan kembali komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat yang terdampak bencana dengan layanan sosial yang berkelanjutan, profesional, dan berorientasi pada dampak langsung bagi penerima manfaat.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bantu Penyintas Banjir Sumatra, Al-Azhar Syifa Budi Salurkan Donasi Rp196 Juta melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 14 Januari 2026.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Kalimantan Selatan Bersama Wakil Presiden RI
BAZNAS Republik Indonesia bekerja sama dengan Wakil Presiden Republik Indonesia menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak banjir di Kalimantan Selatan. Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya terpadu pemerintah dan lembaga zakat dalam merespon kebutuhan mendesak para penyintas bencana.
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung di lokasi terdampak dengan keterlibatan Wakil Presiden RI dan pimpinan BAZNAS RI. Bantuan yang diberikan kepada keluarga penyintas mencakup paket logistik keluarga, kebutuhan dasar, dan dukungan pemulihan sosial yang dirancang untuk meringankan beban masyarakat di masa tanggap darurat dan pascabencana.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa kolaborasi dengan wakil tertinggi negara dalam penyerahan bantuan mencerminkan sinergi antara pemerintah dan lembaga filantropi Islam dalam menghadirkan layanan kemanusiaan yang cepat dan tepat sasaran. Kerja sama ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarinstansi dalam proses distribusi bantuan di lapangan sehingga mencapai kelompok prioritas yang membutuhkan.
Distribusi bantuan dilaksanakan melalui mekanisme yang terkoordinasi antara BAZNAS pusat, jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta pemerintah daerah setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa bantuan diterima secara akuntabel dan sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat penyintas banjir, termasuk di daerah yang aksesnya sulit.
BAZNAS menilai bahwa kolaborasi lintas lembaga, termasuk keterlibatan Wakil Presiden RI dalam penanganan bencana, menjadi bagian penting dari upaya kemanusiaan skala nasional. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan sosial-ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan komunitas yang terdampak bencana alam.
Melalui penyaluran bantuan bersama Wakil Presiden RI, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat dalam situasi krisis melalui pendekatan yang profesional, akuntabel, dan berkelanjutan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Bersama Wapres RI, BAZNAS Salurkan Bantuan bagi Penyintas Banjir di Kalimantan Selatan”, dipublikasikan 13 Januari 2026.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Perkuat Kantor Digital Seluruh Daerah untuk Optimalkan Penghimpunan di Ramadhan
BAZNAS Republik Indonesia memperkuat infrastruktur kantor digital di seluruh daerah sebagai bagian dari persiapan optimal penghimpunan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) menjelang bulan suci Ramadhan 1447 H. Langkah ini ditempuh untuk menjawab tantangan penghimpunan di era digital sekaligus menghadirkan layanan lebih cepat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Penguatan kantor digital mencakup peningkatan sistem teknologi informasi, integrasi kanal pembayaran ZIS, serta pembekalan sumber daya amil di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Melalui transformasi digital ini, BAZNAS menargetkan perluasan jangkauan layanan penghimpunan serta kemudahan akses bagi muzaki yang ingin menunaikan zakat secara daring maupun luring.
Dalam rilis resminya, BAZNAS RI menyampaikan bahwa penguatan digitalisasi layanan merupakan respons terhadap tren perilaku masyarakat yang semakin memanfaatkan platform digital untuk bertransaksi. Integrasi kantor digital diharapkan mempercepat proses penghimpunan, meningkatkan transparansi pelaporan, serta memperluas potensi dana ZIS yang dihimpun saat Ramadhan.
Selain itu, penguatan digital juga melibatkan pelatihan teknis bagi amil di berbagai daerah. Pendekatan ini dimaksudkan agar setiap unit kerja mampu mengoperasikan sistem digital dengan baik serta memberikan layanan informatif bagi masyarakat yang ingin berzakat, baik melalui aplikasi, situs resmi, maupun kanal pembayaran elektronik yang terintegrasi.
BAZNAS menilai digitalisasi layanan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga upaya menciptakan ekosistem layanan zakat yang inklusif dan profesional. Dengan kantor digital yang kuat di seluruh daerah, BAZNAS berharap penghimpunan ZIS dapat meningkat signifikan, mendukung perluasan dampak program sosial dan kemanusiaan yang dijalankan.
Melalui strategi ini, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern, sekaligus memperkuat peran zakat dalam pembangunan sosial dan ekonomi umat di Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Optimalkan Penghimpunan di Ramadhan, BAZNAS RI Perkuat Kantor Digital Seluruh Daerah”, dipublikasikan 13 Januari 2026.
BERITA14/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Salurkan Donasi Banjir Sumatra
BAZNAS Republik Indonesia menerima donasi kemanusiaan dari Yayasan Pendidikan Al-Chasanah untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Donasi ini disalurkan sebagai bagian dari respon bersama terhadap kebutuhan mendesak penyintas bencana alam.
Penyerahan donasi dilakukan oleh perwakilan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah kepada Pimpinan BAZNAS RI. Dana yang diserahkan akan dikelola melalui mekanisme BAZNAS untuk penyaluran bantuan kepada keluarga terdampak melalui paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial-ekonomi, dan layanan kemanusiaan lain sesuai prioritas kebutuhan di lapangan.
BAZNAS RI memastikan proses pendistribusian bantuan dilaksanakan secara terkoordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, serta relawan di lokasi terdampak. Pendekatan ini dilakukan agar bantuan dapat diterima secara cepat, tertib, dan tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.
Sinergi antara BAZNAS dan Yayasan Pendidikan Al-Chasanah mencerminkan keterlibatan lembaga pendidikan dan dunia usaha dalam aksi kemanusiaan melalui filantropi zakat, infak, dan sedekah. Kolaborasi semacam ini memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang responsif dalam menanggapi situasi krisis serta memperluas dampak bantuan terhadap komunitas terdampak bencana.
Seluruh bantuan dikelola berdasarkan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh penerima manfaat. Melalui kerja sama lintas lembaga, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat penyintas bencana di berbagai wilayah Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Yayasan Pendidikan Al-Chasanah Salurkan Donasi Banjir Sumatra melalui BAZNAS RI”, dipublikasikan 12 Januari 2026.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS dan Apitindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pemulihan Sumatra
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia bersama Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Apitindo) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat yang terdampak bencana di Pulau Sumatra. Kolaborasi ini merupakan bagian dari aksi solidaritas lintas sektor dalam upaya mempercepat pemulihan pascabencana alam.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui mekanisme BAZNAS RI untuk memastikan distribusi tepat sasaran kepada keluarga penyintas banjir dan tanah longsor di beberapa provinsi di Sumatra. Bantuan yang disalurkan mencakup paket logistik keluarga, dukungan pemulihan sosial, serta kebutuhan dasar lainnya yang menjadi prioritas bagi warga terdampak.
BAZNAS RI menjelaskan bahwa sinergi dengan Apitindo bertujuan memperluas jangkauan layanan kemanusiaan dan meningkatkan respons terhadap kebutuhan masyarakat di daerah bencana. Dukungan dari komunitas pengusaha truk ini juga membantu memperlancar distribusi bantuan ke lokasi-lokasi yang sebelumnya sulit diakses.
Dalam pelaksanaan distribusi, BAZNAS RI berkoordinasi dengan jaringan BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota setempat, serta relawan tanggap bencana untuk memastikan bantuan diterima langsung oleh para penerima manfaat secara cepat dan tertib. Pendekatan ini dilaksanakan bersinergi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan sistem penyaluran yang akuntabel dan tepat sasaran.
Kolaborasi dengan Apitindo mencerminkan peran dunia usaha dalam mendukung aksi kemanusiaan melalui filantropi zakat, infak, dan sedekah. BAZNAS menilai hubungan kemitraan semacam ini menjadi kunci dalam memperluas dampak sosial di tengah tantangan pemulihan pascabencana.
Melalui penyaluran bantuan kemanusiaan bersama Apitindo, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus hadir mendampingi masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Indonesia dengan pendekatan yang profesional dan berkelanjutan.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “Pulihkan Sumatra, Apitindo Salurkan Bantuan Kemanusiaan Lewat BAZNAS RI”, dipublikasikan 12 Januari 2026.
BERITA13/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Banjir di Tapanuli Tengah
BAZNAS Republik Indonesia memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat terdampak banjir di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, sebagai bagian dari respons kemanusiaan terhadap bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut. Program layanan kesehatan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan medis dasar dan mendukung proses pemulihan fisik warga yang terdampak setelah bencana.
Layanan kesehatan ini mencakup pemeriksaan umum, pengobatan gratis, serta edukasi kesehatan bagi penyintas. Tim medis dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) beserta relawan terlatih dikerahkan untuk memberikan pemeriksaan dan tindakan medis yang diperlukan di lokasi-lokasi strategis, termasuk area yang mengalami keterbatasan akses fasilitas kesehatan akibat banjir.
BAZNAS RI memastikan bahwa seluruh proses layanan kesehatan dilakukan secara profesional dan terkoordinasi dengan pemerintah daerah serta fasilitas kesehatan setempat. Pendekatan kolaboratif ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan dan menjamin bahwa bantuan medis menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan di berbagai titik terdampak.
Program layanan kesehatan gratis ini dilaksanakan dengan tujuan mengurangi beban biaya pengobatan bagi keluarga penyintas serta mencegah potensial gangguan kesehatan pascabanjir, seperti penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan, maupun gangguan pencernaan. Edukasi kesehatan preventif juga diberikan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kondisi kesehatan di masa pemulihan.
Melalui layanan kesehatan ini, BAZNAS RI menegaskan peran zakat, infak, dan sedekah sebagai instrumen sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat di saat krisis. Pendekatan kemanusiaan yang responsif diharapkan mampu memberikan dampak yang berarti dan membantu mempercepat proses pemulihan penyintas banjir di Tapanuli Tengah.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Berikan Layanan Kesehatan Gratis bagi Penyintas Banjir di Tapanuli Tengah”, dipublikasikan 9 Januari 2026
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram
BAZNAS RI Luncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik
BAZNAS Republik Indonesia secara resmi meluncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi mustahik. Inisiatif ini bertujuan membuka peluang usaha produktif dan memperkuat kapasitas ekonomi keluarga penerima manfaat melalui model ritel yang berbasis pemberdayaan masyarakat.
Gerai ZMart merupakan salah satu unit usaha produktif yang dikembangkan BAZNAS RI untuk memberikan ruang usaha konkret kepada mustahik yang memiliki keterbatasan modal dan akses pasar. Keberadaan gerai ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran usaha sekaligus sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi pelaku ekonomi lokal.
Dalam rilisnya, BAZNAS RI menekankan bahwa peluncuran Gerai ZMart merupakan bagian dari strategi pemberdayaan ekonomi berbasis zakat yang terintegrasi. Melalui pendekatan ini, mustahik didorong tidak hanya menerima bantuan konsumtif, tetapi juga memperoleh dukungan nyata untuk mengembangkan usaha mereka, termasuk pelatihan keterampilan usaha serta akses jaringan pemasaran.
Proses pendirian Gerai ZMart di Kota Kediri melibatkan koordinasi antara BAZNAS RI, BAZNAS daerah, serta pemangku kepentingan lokal guna memastikan unit usaha dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif. Pendampingan operasional dan manajerial turut menjadi bagian dari program agar unit usaha dapat berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
BAZNAS RI percaya bahwa pemberdayaan ekonomi melalui unit usaha produktif seperti ZMart akan memperluas kesempatan mustahik untuk mandiri secara finansial serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi lokal. Model ini juga memperkuat peran zakat sebagai instrumen sosial yang memberikan solusi jangka panjang terhadap tantangan ketimpangan ekonomi.
Melalui peluncuran Gerai ZMart di Kota Kediri, BAZNAS RI menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan ekosistem zakat produktif yang inklusif, akuntabel, dan berdampak luas bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Atribusi Sumber: Rilis resmi BAZNAS RI, “BAZNAS RI Luncurkan Gerai ZMart di Kota Kediri, Dorong Kemandirian Ekonomi Mustahik”, dipublikasikan 9 Januari 2026
BERITA10/01/2026 | Humas BAZNAS Kota Mataram

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
